2.000 Langkah Untuk Menurunkan Resiko Serangan Jantung dan Stroke

by admin
0 comment

Peneliti mengatakan bahwa berjalan ekstra 2.000 langkah setiap hari dapat membantu menurunkan resiko menderita serangan jantung dan stroke sampai 8 persen. Hal ini setara dengan berjalan kaki dengan kecepatan biasa selama 20 menit setiap hari seperti yang dikemukakan sebuah penelitian di The Lancet Medical Journal. Bahkan, Dr. Thomas Yates dari Diabetes Research Unit di Leicester University sebagai ketua penelitian mengemukakan bahwa berjalan ekstra 4.000 langkah atau berjalan sekitar 40 menit sama halnya seperti mengonsumsi statin. Statin adalah obat yang dapat menurunkan kolestrol darah.

“Berjalan ekstra 4.000 langkah setiap hari dapat menurunkan resiko cardiovascular sampai 16-20 persen, yaitu sama saja seperti mengonsumsi statin. Bedanya, statin memiliki efek samping dan hanya dapat menurunkan kolestrol darah sedangkan berjalan memiliki manfaat kesehatan yang jauh lebih tinggi,” tambah Dr Yates.

Penelitian dilakukan terhadap 9.306 orang dewasa dari 40 negara. Mereka memiliki impaired glucose tolerance (IGT) yang dapat menyebabkan diabetes atau faktor resiko penyakit jantung lainnya.

Dengan menggunakan pedometer, peneliti mencatat aktivitas berjalan sehari-hari dengan merata-ratakan jumlah langkah yang ditempuh setiap hari selama seminggu. Semuanya dilakukan pada awal penelitian dan 12 bulan berikutnya.

Peneliti menganalisis hubungan antara jumlah langkah yang ditempuh setiap hari dan resiko mengalami gangguan cardiovascular setelah mempertimbangkan faktor lainnya seperti indeks masa tubuh, status merokok, diet, riwayat klinis, dan penggunaan obat. Dicatat sebanyak 531 kejadian cardiovascular seperti serangan jantung terjadi.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki level aktivitas yang lebih besar saat awal penelitian memiliki level resiko yang lebih rendah, serta menempuh langkah lebih banyak selama setahun penelitian dapat menurunkan resiko ke depannya. Ditemukan bahwa setiap penambahan 2.000 langkah yang ditempuh setiap hari selama satu tahun setara dengan 20 menit berjalan biasa dalam sehari untuk menurunkan resiko kejadian cardiovascular seperti serangan jantung dan stroke sampai 8 persen.

Dr. Yates mengemukakan bahwa satu dari delapan orang terkena dampak dari kontrol gula darah yang buruk, sehingga mereka beresiko mengalami gangguan jantung. “Ini adalah penelitian pertama yang mengkuantifikasi secara spesifik sampai sejauh mana perubahan dari perilaku berjalan kaki dapat memodifikasi resiko terkena gangguan jantung, stroke, dan kematian karena cardiovascular.”

Julie Ward sebagai Suster Kardiak Senior dari British Heart Foundation mengemukakan, “Memperbanyak olahraga memiliki banyak manfaat kesehatan dan membantu menurunkan gangguan cardiovascular. Hal ini penitng terutama untuk penderita diabetes karena mereka memiliki resiko terkena serangan jantung dan stroke yang lebih tinggi.”

“Kita semua harusnya melakukan olahraga biasa dengan intens selama 150 menit setiap minggu. Bisa berbentuk aktivitas apa saja yang dapat membuat tubuh lebih hangat, terengah-engah, dan detak jantung lebih cepat dari normal.”

Related Posts

Leave a Comment