Apa Saja Manfaat, Khasiat, & Kegunaan Buah Alpukat untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Bayi ?

by admin
0 comment

Masa kehamilan merupakan masa yang penting bagi ibu dan calon bayi. Pada masa ini, segala sesuatu yang terjadi pada ibu akan berpengaruh terhadap kondisi bayi yang dikandungnya. Ketika ibu sehat maka bayi juga akan sehat, begitupun ketika kesehatan ibu terganggu maka kesehatan janin pun akan terganggu.

Salah satu yang paling mempengaruhi kondisi kesehatan ibu adalah makanan. Makanan merupakan sumber nutrisi dan energi bagi seluruh proses dan metabolisme pada tubuh ibu. Nutrisi ini juga akan tersalurkan ke bayi melalui plasenta. Sehingga apa yang ibu makan akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan bayi.

Makanan yang baik untuk kesehatan selama masa kehamilan ada buah dan sayur. Buah alpukat merupakan salah satu buah yang dikenal bermanfaat jika dikonsumsi selama masa kehamilan. Kandungan tinggi vitamin, mineral, dan antioksidan dalam buah alpukat dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu selama kehamilan, sehingga ibu dan bayi senantiasa sehat maksimal. Untuk mengatahui lebih lanjut mengenai manfaat buah alpukat untuk kesehatan ibu hamil dan bayi, simak penjelasan berikut ini ya.

  1. Alpukat merupakan sumber asam folat

Asam folat merupakan salah satu nutrisi penting selama kehamilan. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan kecacatan pada bayi seperti kelainan pada tulang belakang dan spina bifida. Oleh karena itu, asam folat yang cukup sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan organ bayi di dalam rahim. Alpukat dapat memenuhi kebutuhan asam folat tersebut. Dalam satu buah alpukat setidaknya terdapat 10 mcg asam folat.

  • Alpukat dapat mengatasi anemia pada ibu

Anemia merupakan kondisi kekurangan hemoglobin dalam darah. Hemoglobin merupakan senyawa yang sangat penting, yang berfungsi mengikat oksigen sehingga oksigen dapat diedarkan ke seluruh tubuh ibu dan disalurkan ke tubuh bayi. Ketika hemoglobin kurang maka janin beresiko mengalami hipoksia atau kekurangan oksigen. Hipoksia ini sangat berbahaya karena dapat mengancam keselamatan bayi.

Alpukat merupakan buah yang kaya akan zat besi. Zat besi ini merupakan komponen utama dalam pembentukan hemoglobin, sehingga asupan zat besi yang cukup dapat mengatasi dan mencegah anemia. Konsumsi alpukat sebagai sumber zat besi sangat disarankan dan baik untuk ibu hamil, terutama yang beresiko mengalami anemia.

  • Alpukat dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi merupakan masalah yang banyak dialami oleh ibu hamil, terutama ketika memasuki trimester ketiga kehamilan. Salah satu solusi untuk masalah ini adalah dengan mengonsumsi buah yang tinggi akan serat dan alpukat adalah salah satunya. Serat dalam alpukat dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengatasi konstipasi atau susah buang air besar.

  • Alpukat dapat meredakan morning sickness

Morning sickness merupakan salah satu gejala yang sering dialami ibu hamil terutama pada awal-awal kehamilan. Morning sickness dirasakan seperti mual-mual dan tidak nyaman pada perut terutama di pagi hari. Salah satu cara untuk meredakan gejala ini adalah dengan mengonsumsi buah alpukat. Kandungan vitamin C dan B6 dalam buah alpukat bermanfaat untuk meredakan morning sickness. Oleh karena itu disarankan untuk mengonsumsi buah alpukat setelah pertama kali bangun tidur. Selain itu, hindari juga untuk bangun tidur langsung saat pagi hari, usahakan untuk tidak membuat pergerakan tiba-tiba untuk menghindari mual.

  • Alpukat dapat memelihara kadar kolesterol dan gula darah dalam rentang normal

Alpukat juga bermanfaat untuk memelihara kadar kolesterol dan gula darah agar selalu berada pada rentang normal. Buah alpukat mengandung minyak yang di dalamnya terdapat oleic acid dan linoleic acid. Kedua senyawa asam ini sangat baik untuk mencegah kolesterol tinggi. Konsumsi buah alpukat yang rutin setiap hari dapat mengontrol kolesterol dan gula darah selama masa kehamilan.

  • Alpukat dapat meredakan kram kaki

Kram kaki merupakan masalah kesehatan yang cukup banyak dirasakan selama kehamilan. Biasanya kram kaki ini disebabkan oleh penurunan kadar kalium dalam tubuh. Buah alpukat adalah salah satu buah yang tinggi kalium, bahkan kandungan kaliumnya lebih banyak dibandingkan pisang. Kandungan kalium dan kalsium dalam buah alpukat dapat membantu meredakan masalah kram kaki pada ibu hamil.

  • Alpukat dapat mengoptimalkan perkembangan otak bayi

Choline merupakan salah satu nutrisi penting untuk perkembangan otak dan saraf-saraf pada bayi. Buah alpukat memiliki kandungan choline yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tersebut. Dalam satu cup buah alpukat setidaknya terdapat sekitar 22 mg choline yang penting untuk perkembangan bayi.

  • Alpukat dapat membantu penyerapan nutrien lain

Tidak hanya menjadi sumber nutrien yang baik, buah alpukat juga dapat membantu sistem pencernaan tubuh untuk menyerap nutrien dari makanan dengan lebih optimal. Buah alpukat dapat membantu penyerapan vitamin larut lemak yang terdapat dalam sejumlah makanan, seperti ubi manis, sayuran berdaun hijau, dan wortel.

  • Alpukat mencegah peningkatan berat badan berlebih pada ibu

Alpukat merupakan sumber serat yang baik. Serat ini bermanfaat untuk menurunkan resiko terjadinya peningkatan berat badan melebihi berat badan normal pada ibu. Hampir 25% serat dapat dicerna tubuh dan membantu bakteri baik dalam saluran cerna untuk memaksimalkan proses metabolisme tubuh. Dengan begitu, berat badan ibu akan terkontrol dan dalam rentang normal sehingga tidak menimbulkan penyulit saat persalinan.

  1. Alpukat dapat menjaga tekanan darah tetap normal

Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat menjadi salah satu gejala dari preeklamsia. Preeklamsia merupakan masalah serius pada ibu hamil. Pada kondisi terburuk preeklamsia dapat mengakibatkan perlunya terminasi kehamilan dan tentunya dapat mengancam keselamatan bayi. Alpukat merupakan sumber monounsaturated fat yang baik, yang dapat melindungi terhadap berbagai penyakit jantung dan dapat menurunkan tekanan darah. Konsumsi alpukat secara rutin dapat menjaga tekanan darah ibu tetap normal dan terhindar dari preeklamsia.

  1. Alpukat merupakan sumber omega 3

Omega 3 merupakan nutrien penting untuk kesehatan ibu dan bayi. Omega 3 diperlukan untuk perkembangan sistem saraf bayi, termasuk otak dan matanya. Bayi mendapatkan asupan omega 3 dari ibu sehingga ibu harus mendapatkan cukup omega 3 dari makanan yang dimakannya. Selain itu, DHA dalam omega 3 juga dapat mengurangi resiko terjadinya kelahiran prematur. Buah alpukat merupakan buah yang mengandung omega 3 dan omega 6, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi selama masa kehamilan.

Meskipun kaya akan segudang manfaat, alpukat tetap tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Menurut dokter Andrew Orr, seorang spesialis reproduksi dan gizi, alpukat tidak boleh dimakan secara berlebihan. Alpukat memiliki kandungan lemak baik yang tinggi, protein, enzim, asam amino dan vitamin penting lainnya. Kalori uah alpukat setara dengan makanan berat, namun perbedaannya alpukat dapat diolah menjadi berbagai sajian. Sebaiknya alpukat dikonsumsi sekali dalam sehari sebanyak setengah buah, dan sebaiknya digunakan sebagai sarapan. Pastikan ibu mengonsumsi buah alpukat setiap hari dalam jumlah yang disarankan agar mendapatkan manfaatnya secara optimal.

Related Posts

Leave a Comment