Apa Saja Manfaat, Khasiat, & Kegunaan Daun Binahong untuk Asam Urat yang Belum Banyak Diketahui

by admin
0 comment

Daun binahong merupakan salah satu tanaman yang dapat kita jumpai di sekitar kita. Tanaman binahong atau yang memiliki nama latin Anredera cordifolia  ini merupakan jenis tumbuhan menjalar dengan batang yang kecil dan lunak. Daun tumbuhan binahong tumbuh secara tunggal. Tanaman binahong dapat tumbuh subur di dataran tinggi maupun dataran rendah. Konon tanaman binahong ini merupakan tanaman yang berasal dari Korea dan telah dikenal dan dikonsumsi oleh bangsa Tiongkok, Korea, dan Taiwan sejah ribuan tahun yang lalu. Di Indonesia, tanaman ini sudah ada sejak zaman dahulu, namun baru akhir-akhir ini digunakan sebagai tanaman obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, baik ringan maupun berat.

Salah satu penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan daun binahong adalah penyakit asam urat. Sebenarnya apakah penyakit asam urat itu? Bagaimana tanda dan gejalanya? Bagaimana pengobatan penyakit asam urat? Dan bagaimana daun binahong dapat mengatasi masalah asam urat? Mari kita bahas satu per satu melalui penjelasan berikut.

Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat atau dalam istilah medis dikenal dengan gout atau gouty arthritis merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan pengendapan asam urat yang menyebabkan nyeri dan peradangan pada sendi. Biasanya sendi yang terkena adalah sendi di kaki, seperti jempol kaki, pergelangan kaki, namun tidak menutup kemungkinan di sendi lain di seluruh tubuh. Gout dapat terjadi berulang, dan penderita bisa bebas dari gejala gout bertahun-tahun di antara dua serangan gout. Biasanya penyakit gout diderita oleh laki-laki berusia lebih dari 30 tahun dan wanita yang telah memasuki masa menopause.

Penyebab Asam Urat

Penyakit asam urat atau gout, terbagi menjadi gout primer dan sekunder. Pada penyakit gout primer penyebab pastinya tidak diketahui, namun dapat disebabkan oleh kelainan genetik dalam metabolisme purin sehingga produksi asam urat menjadi berlebih, atau dapat juga disebabkan oleh penumpukkan asam urat di dalam tubuh.

Sementara itu, gout sekunder terjadi akibat penyakit lain, seperti obesitas, diabetes melitus, tekanan darah tinggi atau penyakit jantung, dimana terjadi pemecahan asam nukleat dalam tubuh sehingga menyebabkan hyperuricemia atau kadar asam urat yang tinggi di dalam darah, atau dapat juga disebabkan oleh penggunaan obat-obatan yang menyebabkan pengeluran asam urat ke luar tubuh menjadi menurun.

Proses Terjadinya Asam Urat

Ketika kadar asam urat dalam darah dan cairan tubuh lainnya menjadi tinggi, maka asam urat akan mengalami kristalisasi dan mengendap di jaringan tubuh, terutama sendi, dan membentuk benjolan bernama tophi. Adanya kristal asam urat kemudian akan memicu respon inflamasi atau peradangan dalam tubuh, menyebabkan netrofil memakan kristal asam urat. Netrofil ini merupakan salah satu jenis sel darah putih yang bertanggung jawab dalam proses inflamasi. Selanjutnya, netrofil akan mengeluarkan lisosom. Lisosom ini kemudian menyebabkan kerusakan pada jaringan sendi dan memicu respon inflamasi lainnya.

Fase Penyakit Asam Urat

  1. Hyperuricemia tanpa gejala

Pada awal perjalanan penyakit, individu yang menderita penyakit gout biasanya tidak mengeluhkan gejala apapun. Kadar asam urat dalam darahnya tinggi melebihi 6,8 mg/dL, namun asam urat ini belum mengalami kristalisasi sehingga tidak ada gejala yang dirasakan. Seiring dengan perkembangan penyakit, gout dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan pembentukan batu di ginjal.

  • Serangan gout akut

Serangan gout pertama biasanya terjadi tiba-tiba dan memuncak dengan cepat. Meskipun hanya menyerang satu atau beberapa sendi, biasanya serangan pertama ini akan sangat menyakitkan. Sendi yang terkena akan terasa panas, bengkak, dan kemerahan, kadang-kadang juga disertai dengan demam.

  • Periode intercritical

Periode intercritical adalah periode tanpa gejala di antara serangan-serangan gout. Biasanya penderita asam urat atau gout memiliki periode ini selama 6 bulan hingga 2 tahun. Namun serangan gout selanjutnya biasanya cenderung lebih lama dan lebih berat dibanding serangan awal. Serangan gout selanjutnya biasanya melibatkan lebih banyak sendi yang terkena, mulai dari sendi di kaki hingga sendi di lengan, serta biasanya disertai dengan demam.

  • Gout kronis

Fase terakhir dari penyakit asam urat atau gout adalah fase kronis, yang ditandai dengan nyeri sendi terus-menerus, munculnya tophi atau benjolan kristal asam urat pada sendi, kartilago, tendon, dan jaringan lunak lainnya. Tophi muncul di sendi jari, tangan, lutut, kaki, pergelangan tangan, telinga, dan sendi lainnya. Kulit yang menutupi tophi bisa mengalami luka, dan mengeluarkan nanah berwarna putih yang terdiri dari kristal asam urat.

Tanda dan Gejala Asam Urat

Tanda dan gejala asam urat di antaranya yaitu nyeri sendi, munculnya tophi,kulit sekitar sendi yang terkena berwarna kemerahan dan hangat, serta pembengkakan pada sendi akibat penumpukan asam urat dan iritasi karena inflamasi atau peradangan.

Komplikasi Asam Urat

Komplikasi asam urat atau gout di antaranya yaitu kerusakan dan kecacatan pada sendi, tekanan darah tinggi, adanya albumin dalam urin (albuminuria), serta kerusakan dan disfungsi ginjal akibat penumpukan asam urat di ginjal.

Pengobatan Asam Urat

Pengobatan asam urat atau gout bertujuan untuk mengobati serangan akut sesegera mungkin, mencegah serangan berulang, dan mencegah komplikasi. Pada fase akut biasanya diberikan obat-obatan non steroid (NSAID) dan colchicine, sedangkan pada fase kronis diberikan allopurinol, colchicine, obat penurun kadar asam urat, dan pembatasan makanan tinggi purin.

Daun Binahong untuk Asam Urat

Selain dengan obat-obatan, penyakit asam urat atau gout juga dapat diatasi dengan menggunakan daun binahong. Daun binahong mengandung nutrien dan zat-zat penting, yang salah satunya bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat di dalam darah. Rutin mengonsumsi daun binahong dapat membuat asam urat dalam darah turun hingga ke rentang yang normal dan penyakit asam urat tidak semakin parah. Untuk memanfaatkan daun binahong untuk mengobati asam urat, Anda dapat mengolah daun binahong dan mengonsumsi air rebusannya. Caranya yaitu sebagai berikut.

  • Siapkan sekitar 30 gram daun binahong yang telah dikeringkan
  • Rebus daun binahong tersebut dengan 1 liter air
  • Biarkan mendidih hingga tersisa sekitar 3 gelas (600 mL)
  • Minum air rebusan 3 kali sehari, masing-masing 1 gelas (200 mL)

Pastikan Anda mengonsumsi air rebusan daun binahong secara rutin. Jangan lupa juga untuk mengistirahatkan sendi yang sakit, kompres hangat atau dingin pada sendi, perbanyak minum air hingga 2 liter per hari untuk mencegah terjadinya batu pada ginjal, dan hindari makanan yang tinggi purin seperti hati, sarden, lentil, dan minuman beralkohol terutama beer dan anggur. Jika Anda sedang dalam penanganan dokter dan mendapat terapi obat-obatan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ketika akan mengonsumsi air rebusan daun binahong. Pastikan tidak ada interaksi antara obat yang dikonsumsi dengan air rebusan daun binahong yang dikonsumsi.

Related Posts

Leave a Comment