Apa Saja Manfaat, Khasiat, & Kegunaan Pisang untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Menyusui

by admin
0 comment

Siapa yang tak kenal dengan buah pisang. Buah berwarna kuning ini memiliki banyak varian jenisnya. Buah pisang dapat kita temukan dengan mudah di warung, toko buah, dan minimarket. Menurut klasifikasi ilmiah, buah pisang termasuk ke dalam suku Musaceae. Tumbuhan pisang dapat tumbuh dengan subur di daerah beriklim tropis panas dan lembab. Pusat keragaman pisang berada di daerah Asia Tenggara, dan Australia tropis. Buah pisang tumbuh berkelompok-kelompok dan menjari atau disebut dengan sisir. Sebagian besar buah pisang akan berwarna kuning jika matang, namun ada juga yang berwarna merah, hijau, ungu, atau hitam.

Pisang merupakan buah yang memiliki kalori tinggi. Dalam 100 gram buah pisang terdapat sekitar 136 kalori yang semuanya berasal dari karbohidrat. Kalori ini lebih tinggi dua kali lipat dibanding apel yang hanya mengandung 54 kalori. Energi dari karbohidrat dalam pisang lebih mudah diserap dibandingkan karbohidrat pada nasi. Pisang juga kaya akan provitamin A dan vitamin B6, serta mengandung vitamin B lain seperti tiamin, riboflavin, dan niasin dalam jumlah yang lebih sedikit. Pisang juga kaya akan mineral penting seperti kalium, fosfor, kalsium, magnesium, dan zat besi.

Kandungan pisang sangat beragam dan bergizi tinggi. Hal ini menjadikan buah pisang sebagai buah yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satu kelompok yang disarankan untuk rutin mengonsumsi pisang adalah ibu hamil dan ibu menyusui. Pisang dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat pisang untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui tersebut? Serta bagaimana pisang dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Mari kita bahas dalam uraian berikut.

  1. Pisang dapat mencegah dan mengatasi anemia

Anemia akibat kekurangan zat besi pada ibu hamil merupakan masalah yang sangat sering terjadi. Diperkirakan satu dari empat ibu hamil tidak mendapatkan asupan zat besi yang cukup selama kehamilan. Pada saat hamil terjadi perubahan fisiologis pada tubuh, dimana terjadi peningkatan kadar sel darah merah dan volume plasma darah. Namun peningkatan volume plasma darah lebih tinggi daripada peningkatan sel darah merah, sehingga volume sel darah merah menjadi lebih sedikit. Jika hal ini diperparah dengan kurangnya asupan zat besi, maka akan menghasilkan anemia.

Anemia dapat menyebabkan berbagai masalah pada kehamilan. Anemia yang terjadi pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, berat bayi lahir rendah, dan kematian bayi saat persalinan. Sementara anemia pada akhir kehamilan dapat meningkatkan resiko perdarahan pasca bersalin pada ibu, serta meningkatkan resiko terjadinya infeksi saat persalinan dan pasca persalinan pada ibu dan bayi.

Untuk mengatasi dan mencegah terjadinya anemia, ibu hamil dengan kadar hemoglobin rendah disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau dikenal obat penambah darah. Selain itu, dapat juga dibantu dengan mengonsumsi buah pisang. Buah pisang mengandung zat besi yang cukup tinggi, yaitu sekitar 2 mg per 100 gram pisang. Kandungan zat besi pada pisang 10 kali lebih banyak daripada apel. Zat besi ini memiliki peran penting dalam meningkatkan produksi hemoglobin dan sel darah merah, sehingga dapat mencegah dan mengatasi anemia.

  • Pisang dapat meredakan mual muntah selama kehamilan

Mual dan muntah merupakan keluhan kehamilan yang paling banyak terjadi pada trimester pertama kehamilan. Diperkirakan hampir 50% ibu hamil mengalami mual selama kehamilan. Perubahan fisiologis yang menyebabkan mual dan muntah tidak diketahui secara pasti, namun penelitian menyatakan kadar hormon estrogen, progesteron, dan hCG yang lebih tinggi, serta kekurangan vitamin B6 dapat berkontribusi terhadap munculnya mual dan muntah. Gejala mual muntah biasanya terjadi hingga memasuki trimester kedua kehamilan.

Untuk meredakan gejala mual dan muntah, ibu disarankan untuk makan sedikit-sedikit tapi sering untuk mencegah perut benar-benar kosong. Ibu juga disarankan untuk mengonsumsi pisang, karena mengandung vitamin B6 yang tinggi. Dalam 100 gram pisang terdapat sekitar 0,5 mg vitamin B6. Asupan vitamin B6 yang cukup dapat mengurangi gejala mual muntah selama kehamilan.

  • Pisang dapat mencegah kecacatan pada bayi

Pisang memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi. Asam folat sangat penting untuk perkembangan otak dan tulang belakang bayi. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan bayi lahir prematur dan meningkatkan resiko terjadinya kecacatan pada bayi, seperti neural tube defect. Neural tube defect misalnya kelainan pada bayi dimana bayi tidak memiliki sebagian otaknya, penyakit spina bifida, atau kelainan pada otak dan tulang belakang lainnya.

  • Pisang dapat meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan

Kelelahan merupakan keluhan yang banyak dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Pada trimester pertama kehamilan, kelelahan dapat disebabkan oleh berbagai perubahan fisik seperti kebutuhan oksigen yang meningkat dan aktivitas metabolisme yang meningkat sebagai akibat dari peningkatan kadar progesteron, serta perubahan psikologis seperti mood swings. Sementara itu, kelelahan pada trimester ketiga dapat diakibatkan oleh gangguan tidur karena peningkatan berat badan dan sulit menemukan posisi nyaman, ketidaknyamanan fisik seperti heartburn, dan insomnia akibat mood swings dan cemas.

Salah satu cara untuk mengatasi kelelahan adalah dengan mengonsumsi makanan gizi seimbang serta meningkatkan energi. Buah pisang merupakan buah yang tinggi karbohidrat dan lebih cepat diserap oleh tubuh dibandingkan nasi. Oleh karena itu, buah pisang dapat memberikan energi lebih banyak dalam waktu yang singkat dan dapat mengurangi kelelahan.

  • Pisang dapat melancarkan pencernaan

Konstipasi atau susah buang air besar merupakan masalah yang paling sering terjadi pada ibu hamil. Konstipasi disebabkan oleh peningkatan kadar hormon progesteron dalam tubuh yang dapat menurunkan kontraktilitas saluran cerna, melambatkan laju makanan dan sisa makanan, serta meningkatkan penyerapan air di usus besar. Selain itu, konstipasi juga dapat disebabkan karena ibu yang kurang bergerak, kurang asupan serat, dan akibat konsumsi suplemen penambah zat besi dan kalsium. Ukuran rahim yang semakin besar juga dapat menekan usus besar sehingga menyebabkan nyeri dan kembung pada perut.

Buah pisang merupakan buah yang kaya akan serat dan kalium. Serat dan kalium ini sangat bermanfaat untuk sistem pencernaan, membantunya berfungsi dengan normal dan lancar. Pisang juga kaya akan pektin, yang bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi pencernaan. Imbangi juga dengan konsumsi air yang cukup, dan beraktivitas fisik seperti senam hamil dan olah raga ringan.

  • Pisang baik untuk produksi ASI

Buah pisang merupakan buah yang enak dan kaya akan vitamin dan mineral. Kandungannya yang tinggi kalori akan menghilangkan rasa lapar yang sering muncul selama masa menyusui. Selain itu buah pisang juga mengandung kalium yang banyak sehingga keseimbangan cairan dan elektrolit ibu dapat terjaga dengan baik. Dengan demikian, ibu tidak akan terhindar dari dehidrasi dan produksi ASI tetap melimpah.

Buah pisang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Pastikan ibu menyediakan buah pisang di rumah untuk dikonsumsi selama masa kehamilan dan menyusui.

Related Posts

Leave a Comment