Apa Saja Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Menyusui

by admin
0 comment

Minyak zaitun merupakan salah satu minyak herbal yang sudah tidak asing lagi. Minyak zaitun dapat dengan mudah kita temui di berbagai minimarket atau pasar. Minyak zaitun dihasilkan dari proses pengolahan buah zaitun atau Olea europaea. Pohon buah zaitun ini berasal dari daerah Mediterania dan sudah dimanfaatkan sejak 8.000 tahun sebelum masehi. Namun seiring dengan perkembangan zaman pohon buah zaitun kini banyak dibudidayakan di berbagai negara.

Dalam praktik sehari-hari, mungkin kebanyakan dari kita mengetahui kegunaan minyak zaitun sebagai minyak untuk memasak, menggoreng, atau sebagai campuran saus salad. Namun ternyata minyak zaitun juga memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk untuk kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Kira-kira apa saja manfaat minyak zaitun untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana cara memanfaatkan minyak zaitun untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Simak penjelasannya dalam penjelasan berikut ya.

  1. Minyak zaitun dapat memaksimalkan perkembangan janin di dalam rahim

Pembentukan dan perkembangan organ janin dalam rahim dimulai saat memasuki hari ke 15 setelah pembuahan. Pada minggu ketiga kehamilan, perkembangan otak, tulang belakang, jantung, dan saluran cerna mulai terjadi. Jantung mulai berdetak saat memasuki usia lima minggu, disertai dengan mulai berkembangnya mata dan telinga. Selanjutnya pada minggu keenam kehamilan, paru-paru dan rangka tulang mulai terbentuk. Jantung dan sirkulasi lengkap pada usia 8 minggu. Sementara alat kelamin mulai berkembang pada usia 9 – 12 minggu. Selanjutnya perkembangan berlanjut hingga bayi siap dilahirkan pada minggu ke 38 atau lebih.

Selama masa perkembangan janin tersebut, ibu wajib mengonsumsi makanan bergizi tinggi untuk memfasilitasi perkembangan janin yang optimal. Salah satu yang disarankan untuk dikonsumsi ibu selama masa kehamilan adalah minyak zaitun. Minyak zaitun sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi dalam minyak zaitun sangat baik untuk perkembangan jantung bayi. Hasil penelitian juga menunjukkan konsumsi minyak zaitun selama masa kehamilan dapat memaksimalkan perkembangan dan fungsi otak, serta meningkatkan kemampuan belajar bayi.

  • Minyak zaitun dapat mengurangi stretch marks pada ibu hamil

Stretch marks atau dalam istilah medis dikenal dengan striae gravidarum adalah garis-garis atau coretan tidak beraturan yang berwarna merah hingga coklat yang muncul di perut, payudara, dan pantat pada ibu hamil. Stretch marks paling terlihat pada usia kehamilan 6 – 7 bulan. Stretch marks dihasilan dari penurunan kekuatan jaringan ikat akibat peningkatan kadar adrenal steroid di dalam tubuh ibu, serta disebabkan oleh pertumbuhan janin.

Seiring dengan perkembangan janin, otot-otot pinggang dan perut, termasuk kulitnya meregang untuk mengakomodasi pertumbuhan bayi sehingga muncul stretch marks. Biasanya stretch mark lebih banyak terjadi pada ibu muda, ibu dengan bayi yang lebih besar, dan ibu dengan indeks masa tubuh yang tinggi. Selain itu, ibu yang sejak sebelum kehamilan sudah memiliki stretch mark pada payudara dan paha, atau memiliki riwayat keluarga dengan striae gravidarum lebih beresiko mengalami stretch marks.

Manfaat minyak zaitun selanjutnya adalah mampu mengurangi stretch marks ini. Jika ibu rutin mengaplikasikan minyak zaitun ke area perut setiap hari, maka bisa jadi ibu tidak akan mengalami stretch marks, atau jika muncul stretch marks sekalipun biasanya stretch marks tersebut tidak terlalu banyak dan dalam beberapa kasus, bisa menghilang dengan penggunaan rutin. Untuk itu, sangat disarankan bagi ibu hamil untuk mengaplikasikan minyak zaitun ke perut setiap hari.

  • Minyak zaitun baik untuk meningkatkan refleks pada bayi

Pergerakan atau motorik bayi baru lahir sangat dipengaruhi oleh usia gestasi (usia kehamilan saat lahir) dan dapat dilihat dari postur, tonus otot, koordinasi, dan pergerakan. Hal tersebut memungkinkan bayi baru lahir untuk mengontrol dan mengkoordinasikan gerakannya. Ketika distimulasi, bayi baru lahir dengan motorik yang baik akan menunjukkan pergerakan yang ritmik dan spontan. Salah satu gerakan motorik bayi adalah gerakan refleks. Gerakan refleks ini dapat menggambarkan fungsi dan perkembangan saraf bayi. Ketidakadaan atau refleks yang abnormal, refleks yang terus menerus ada melebihi waktu normalnya, atau kembalinya refleks tertentu pada anak atau dewasa dapat mengindikasikan adanya penyakit atau kondisi patologis. Contohnya adalah refleks menghisap yang dapat dikaji dengan cara menyentuh bibir bayi dengan jari. Bayi akan membuka mulutnya dan mulai menghisap.

Manfaat minyak zaitun selanjutnya adalah mampu meningkatkan refleks normal pada bayi. Penelitian menunjukkan ibu yang mengonsumsi minyak zaitun secara rutin selama masa kehamilan memiliki bayi yang refleks motoriknya lebih baik dibanding dengan bayi dari ibu yang tidak mengonsumsi minyak zaitun selama kehamilannya. Oleh karena itu, ibu disarankan untuk mengonsumsi minyak zaitun secara rutin.

  • Minyak zaitun dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh ibu

Kehamilan seringkali membuat kekebalan tubuh ibu menurun, sehingga ibu rentan terkena berbagai penyakit infeksi. Untuk mengatasi masalah ini, ibu dapat menggunakan minyak zaitun. Minyak zaitun terbukti dapat meningkatkan kekebalan tubuh ibu. Hal ini dikarenakan kandungan minyak zaitun yang tinggi akan vitamin A. Vitamin A membantu membangun kekebalan tubuh yang kuat, sehingga melindungi ibu dari penyakit infeksi. Selain itu vitamin A juga baik untuk kesehatan mata, sehingga dengan mengonsumsi minyak zaitun secara rutin mata ibu akan terjaga kesehatannya dan pertumbuhan mata janin pun menjadi optimal.

  • Minyak zaitun dapat mengurangi nyeri pada puting susu ibu menyusui

Manfaat selanjutnya dari minyak zaitun adalah kemampuannya untuk mengurangi nyeri pada puting susu ibu menyusui. Minyak zaitun memiliki manfaat untuk mempertahankan kelembaban, anti nyeri, dan anti peradangan atau inflamasi, sehingga mencegah area kulit sekitar puting susu pecah-pecah, iritasi, dan nyeri. Hal tersebut dapat membuat ibu merasa lebih nyaman selama proses menyusui dan kebutuhan nutrisi bayi pun dapat terpenuhi dengan baik. Untuk mendapatkan manfaat ini, ibu dapat mengoleskan 1 – 2 tetes minyak zaitun ke puting payudara setiap setelah menyusui.

  • Minyak zaitun merupakan sumber lemak baik

Pada 6 bulan awal setelah lahir, ASI merupakan sumber nutrisi penting dan satu-satunya bagi bayi. Selama masa ini, ibu harus mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi agar ASI yang diproduksinya juga mengandung banyak nutrisi dan mampu memenuhi kebutuhan bayi. Salah satu nutrien penting untuk perkembangan otak bayi dan kualitas ASI adalah lemak baik. Lemak baik ini contohnya adalah asam lemak omega 3.

Minyak zaitun memiliki kandungan asam lemak omega 3, termasuk jenis alpha-linoleic acid (ALA) dan docosahexaenoic acid atau DHA. ALA bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi, sedangkan DHA bermanfaat untuk perkembangan otak bayi, menjaga kesehatan retina mata, dan dapat meningkatkan sistem imun bayi. Konsumsi minyak zaitun secara rutin dapat memberikan ASI yang maksimal dan kaya akan omega 3 untuk kesehatan bayi.

Minyak zaitun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Oleh karena itu, disarankan ibu hamil dan ibu menyusui untuk mengonsumsi minyak zaitun secara rutin. Minyak zaitun dapat digunakan untuk memasak atau lebih baik lagi dikonsumsi sebagai saus untuk salad. Pastikan ibu menyediakan minyak zaitun di rumah ya dan dapatkan manfaatnya untuk kesehatan.

Related Posts

Leave a Comment