Apakah Kamu Tahu Inilah Beberapa Manfaat, Khasiat, & Kegunaan Cuka Apel untuk Diet dan Kesehatan

by admin
0 comment

Cuka apel sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang. Cuka apel merupakan cuka yang dibuat dari fermentasi sari buah apel. Biasanya cuka apel digunakan untuk bumbu salad, atau dapat juga dibuat minuman. Cuka apel dibuat dengan cara menghancurkan dan memeras buah apel hingga menghasilkan sari atau ekstrak apel. Kemudian bakteri dan ragi ditambahkan untuk memfermentasi sari apel tersebut, sehingga kandungan gula dalam sari apel dapat diubah menjadi alkohol. Selanjutnya dilakukan proses fermentasi kedua dengan cara menambahkan bakteri Acetobacter sp. untuk mengubah kandungan alkohol menjadi cuka dan menghasilkan rasa asam pada cuka apel.

Saat ini cuka apel terkenal karena manfaatnya untuk kesehatan dan kecantikan kulit wajah. Namun ternyata manfaatnya tidak hanya itu, cuka apel juga memiliki manfaat untuk memelihara dan menurunkan berat badan serta menjaga kesehatan secara umum. Lalu, apa saja manfaat cuka apel untuk diet dan kesehatan? Serta bagaimana cara mendapatkan manfaat tersebut? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut ini.

  1. Cuka apel dapat mencegah penumpukan lemak pada tubuh

Kondisi kelebihan berat badan (overweight) dan obesitas merupakan kondisi tubuh dimana terdapat penumpukkan lemak berlebih pada jaringan di bawah kulit. Penumpukkan lemak terjadi akibat energi dari makanan yang kita makan tidak digunakan untuk aktivitas dan metabolisme di dalam tubuh. Kelebihan energi ini kemudian disimpan dalam bentuk lemak. Semakin banyak makanan yang kita makan dan semakin sedikit aktivitas fisik yang dilakukan, maka lemak akan semakin menumpuk di dalam tubuh, menyebabkan kelebihan berat badan dan obesitas.

Salah satu manfaat dari cuka apel adalah kemampuannya untuk mencegah penumpukan lemak pada tubuh. Penelitian menunjukkan kandungan acetic acid dalam cuka apel mampu mencegah penumpukan lemak. Hal ini akan sangat baik untuk keberhasilan diet Anda.

  • Cuka apel dapat meningkatkan metabolisme tubuh

Jika Anda merasa gagal diet dan berat badan tidak kunjung menurun, padahal sudah mengurangi porsi makan dan berolah raga, mungkin penyebabnya berkaitan dengan metabolisme tubuh. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, energi diperlukan untuk proses metabolisme tubuh. Ketika metabolisme tubuh meningkat maka akan semakin banyak energi yang terbakar, sehingga meminimalisir penumpukan lemak di tubuh.

Manfaat cuka apel berikutnya adalah mampu meningkatkan metabolisme tubuh ini. Penelitian menunjukkan partisipan yang mengonsumsi 1 – 2 sendok makan cuka apel setiap harinya mengalami penurunan berat badan sekitar 2 – 4 pon setelah 3 bulan. Hal ini dikarenakan kemampuan cuka apel untuk meningkatkan proses metabolisme di dalam tubuh.

  • Cuka apel dapat membuat lebih kenyang

Manfaat cuka apel untuk diet selanjutnya adalah kemampuan cuka apel untuk membuat kita merasa lebih kenyang. Penelitian menunjukan bahwa konsumsi cuka apel dapat membuat para partisipannya merasa lebih kenyang setelah makan. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi Anda yang sedang dalam program diet. Ketika merasa lebih kenyang setelah makan maka kita akan terhindar dari kelaparan dan keinginan untuk ngemil atau makan berlebih setelahnya. Dengan porsi makan yang cukup maka diet akan berhasil dan berat badan akan terkontrol.

  • Cuka apel dapat menurunkan tekanan darah

Cuka apel juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa cuka apel dapat menurunkan tekanan darah dengan cara menghambat enzim yang bekerja meyempitkan pembuluh darah. Konstriksi atau penyempitan darah ini akan menyebabkan hambatan sirkulasi darah menjadi lebih tinggi, sehingga memaksa jantung untuk memompakan darah dengan lebih kuat. Hal ini kemudian dapat menyebabkan kondisi tekanan darah tinggi atau yang dikenal juga dengan hipertensi.

  • Cuka apel dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah

Hiperlipidemia atau tingginya kadar kolesterol di dalam darah merupakan salah satu faktor resiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan plak pada pembuluh darah, membuat saluran pembuluh darah menjadi lebih sempit, dan dapat memicu terjadinya sumbatan di pembuluh darah. Ketika sumbatan ini terjadi di pembuluh darah koroner jantung maka akan dapat menyebabkan penyakit jantung koroner atau penyakit jantung lainnya.

Salah satu manfaat dari cuka apel adalah mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Penelitian menunjukkan konsumsi cuka apel secara rutin dapat menurunkan kolesterol dan trigliserida dalam darah, serta mengurangi resiko penyakit jantung. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi salad dengan saus cuka apel memiliki resiko penyakit jantung yang lebih rendah dibandingkan wanita yang tidak mengonsumsi salad cuka apel.

  • Cuka apel dapat mengatasi sakit perut dan diare

Cuka apel juga dikenal dapat mengatasi masalah perut seperti sakit perut dan diare. Kemampuan antibiotik dalam cuka apel dapat mengobati diare dan infeksi bakteri lainnya. Selain itu, pakar kesehatan juga menyatakan bahwa cuka apel mengandung pektin, yaitu senyawa yang dapat meredakan spasme pada saluran cerna, sehingga dapat mengurangi sakit perut dan diare.

  • Cuka apel dapat meredakan sakit tenggorokan

Sakit tenggorokan memang sangat mengganggu dan dapat menghambat komunikasi dengan orang sekitar. Salah satu manfaat cuka apel adalah dapat meredakan sakit tenggorokan ini. Sejak zaman dahulu cuka apel dipercaya dapat membunuh bakteri dan kuman. Cuka apel memfasilitasi lingkungan yang asam sehingga membuat bakteri dan kuman tidak dapat bertahan di dalamnya.

Cara yang paling populer untuk mendapatkan berbagai manfaat dari cuka apel dalah dengan melarutkan 1 – 2 sendok makan (15 – 30 mL) cuka apel dengan segelas air (300 mL), kemudian diminum. Anda juga dapat mencampurkan cuka apel dengan minyak zaitun, kemudian menggunakan campuran tersebut sebagai saus untuk salad sayuran. Khusus untuk meredakan sakit tenggorokan, selain diminum dengan air, cuka apel juga dapat digunakan sebagai cairan untuk berkumur. Caranya campurkan ¼ cup cuka apel dengan ¼ cup air hangat, kemudian kumur-kumur di pangkal tenggorokan lalu buang.

Selanjutnya, sebelum mengonsumsi cuka apel sebaiknya Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut ini.

  • Cuka apel tidak boleh diminum langsung, namun harus diencerkan. Kandungannya yang sangat tinggi asam dapat merusak enamel gigi ketika dikonsumsi langsung tanpa diencerkan. Usahakan untuk mengonsumsi dengan cara diencerkan atau dijadikan saus untuk salad.
  • Jika Anda sedang menggunakan obat-obatan diuretik, seperti pada pasien dengan tekanan darah tinggi atau penyakit ginjal, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi cuka apel. Hal ini dikarenakan kemungkinan terjadinya penurunan kadar kalium dalam darah akibat konsumsi cuka apel. Penurunan kadar kalium akibat cuka apel ini dapat memperparah kondisi hipokalemi yang dapat terjadi akibat konsumsi obat-obatan diuretik.

Manfaat cuka apel untuk diet dan kesehatan sangat banyak dan terbukti efektif. Untuk itu bagi Anda yang sedang dalam program penurunan berat badan atau ingin memelihara kesehatan, Anda wajib mencoba menggunakan cuka apel ini. Pastikan mengonsumsi cuka apel dalam jumlah yang disarankan dan tidak berlebihan ya. Selamat mencoba.

Related Posts

Leave a Comment