Author

admin

Susu kedelai mungkin sudah tidak asing bagi kita, namun jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kedelai masih belum sepopuler susu sapi. Pada dasarnya, susu kedelai bukanlah susu, melainkan sari kacang kedelai yang berwarna putih kekuningan menyerupai susu. Susu kedelai atau dikenal juga dengan susu soya, dibuat dengan cara merendam dan menghaluskan kacang kedelai kemudian dididihkan dan disaring dari ampasnya. Susu kedelai menjadi minuman yang biasa dikonsumsi di Eropa dan Amerika Utara. Biasanya susu kedelai dihidangkan untuk sarapan pagi dan disajikan bersama dengan roti atau biskuit.

Rasa susu kedelai sangat dipengaruhi oleh bahan kacang kedelai yang digunakan. Namun secara umum rasanya tidak jauh berbeda dengan susu sapi. Kandungan nutrisi di dalam susu kedelai juga tidak kalah dari susu sapi biasa, bahkan susu kedelai lebih rendah lemak, rendah kalori, lebih tinggi kalsium, lebih tinggi vitamin A dibandingkan dengan susu sapi. Selain itu, susu kedelai juga mengandung sedikit serat dan tidak mengandung kolesterol. Susu kedelai juga menjadi pilihan utama bagi para vegetarian dan orang yang memiliki intoleransi terhadap laktosa susu sapi.

Susu kedelai dikenal sebagai susu kesehatan dan aman dikonsunsumsi semua kalangan, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Susu kedelai dipercaya memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan ibu selama masa kehamilan dan masa menyusui. Kira-kira apa saja manfaat susu kedelai untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana susu kedelai bisa bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut ini.

  1. Susu kedelai dapat mencegah kecacatan otak dan tulang belakang pada bayi

Perkembangan otak dan tulang belakang terjadi pada awal kehamilan, yaitu pada 3 – 4 minggu pertama. Infeksi, trauma, dan malnutrisi pada periode ini dapat menyebabkan kelainan pada perkembangan otak dan tulang belakang.

Kelainan bawaan pada otak dan tulang belakang bayi dikenal dengan neural tube defects. Neural tube defects merupakan kelainan bawaan yang paling sering terjadi pada bayi. Diperkirakan 3.000 kelahiran setiap tahun mengalami komplikasi neural tube defects. Kelainan yang termasuk neural tube defects di antaranya yaitu cacat lahir dengan celah pada tulang belakang (spina bifida), ukuran otak kecil atau sebagian otak hilang (anencephaly), penonjolan otak keluar dari tengkorak (encephalocele), dan kelainan otak dan tulang belakang lainnya.

Susu kedelai sangat tinggi akan kandungan asam folat. Penelitian menunjukkan pemberian suplemen asam folat dan pemenuhan kebutuhan asam folat pada masa sebelum kehamilan dan saat kehamilan dapat menurunkan resiko terjadinya neural tube defects hingga 50%. Oleh karena itu konsumsi susu kedelai secara rutin dapat memaksimalkan perkembangan otak dan tulang belakang bayi, serta mencegah terjadinya kelainan neural tube defects.

  • Susu kedelai dapat membantu pembentukan organ-organ janin

Susu kedelai memiliki kandungan protein yang tinggi. Protein sangat penting untuk pertumbuhan sel-sel dan organ pada tubuh janin. Dengan konsumsi susu kedelai yang rutin setiap hari, maka pembentukan organ-organ janin akan maksimal dan janin dapat lahir dengan normal. Beberapa protein yang dapat ditemukan dalam susu kedelai di antaranya yaitu lysin, glycine, isoleucine, arginine, dan threonine. Protein ini sangat bermanfaat bagi perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan.

  • Susu kedelai merupakan sumber omega 3 yang baik

Omega 3 merupakan asam lemak yang sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan. Sayangnya, tubuh tidak dapat memproduksi omega 3 sehingga hanya dapat diperoleh dari makanan atau minuman. Salah satu minuman yang kaya akan omega 3 adalah susu kedelai. DHA dan EPA adalah jenis omega 3 yang paling bermanfaat untuk ibu dan janin. EPA membantu perkembangan jantung, sistem imun, dan respon inflamasi pada janin. Sementara itu, DHA membantu pertumbuhan dan kerkembangan otak, mata, dan sistem saraf pusat. Selain itu, EPA dan DHA juga terbukti dapat mencegah terjadinya kelahiran prematur, menurunkan resiko penyakit preeklamsia pada ibu, dan dapat meningkatkan berat badan lahir bayi. Ibu disarankan untuk mengonsumsi susu kedelai setiap hari untuk mendapatkan manfaat omega 3.

  • Susu kedelai dapat mencegah terjadinya depresi postpartum

Setelah melahirkan, terjadi penurunan drastis kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh ibu. Hal ini dapat berkontribusi terhadap gangguan mood pasca persalinan (postpartum). Semakin drastis penurunan kadar hormon tersebut, semakin rentan ibu mengalami gangguan mood.

50% – 90% ibu yang baru melahirkan mengalami baby blues. Baby blues merupakan gejala depresi ringan seperti kecemasan, mudah tersinggung, mood swing, cengeng, sensitif, merasa kewalahan, dan kelelahan hebat. Biasanya baby blues mencapai puncaknya pada hari ke 4 dan ke 5 pasca persalinan, dan mereda pada hari ke 10. Baby blues biasanya akan hilang dengan sendirinya dan tidak memerlukan penanganan lebih lanjut, namun jika gejala baby blues terus dirasakan hingga 6 minggu dan semakin parah, maka ibu dikatakan mengalami depresi postpartum. Depresi postpartum inilah yang memerlukan pengobatan dan terapi dari psikiater. Dalam kondisi yang parah, depresi postpartum dapat berkembang menjadi postpartum psikosis, dimana ibu mengalami halusinasi dan delusi, serta seringkali berkeinginan untuk menyakiti diri sendiri atau bayi.

Defisiensi atau kekurangan omega 3 dapat meningkatkan resiko terjadinya depresi postpartum pada ibu. Oleh karena itu, ibu sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan atau minuman kaya omega 3 seperti susu kedelai pada saat kehamilan dan setelah melahirkan. Konsumsi susu kedelai bermanfaat untuk mencegah terjadinya depresi postpartum pada ibu.

  • Susu kedelai dapat menjaga kesehatan tulang ibu

Susu kedelai memiliki kandungan kalsium yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari kalsium dalam susu sapi. Kalsium merupakan mineral penting yang wajib dipenuhi selama masa menyusui. Bayi membutuhkan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Kalsium ini didapatkan bayi dari ibu melalui ASI. Jika ibu mengalami defisiensi atau kekurangan kalsium, maka tubuh ibu akan berusaha memenuhi kebutuhan kalsium bayi dengan cara mengambil cadangan kalsium dari tulang. Jika dibiarkan, hal ini akan berbahaya karena tulang ibu akan menjadi rapuh, keropos, dan mudah patah. Oleh karena itu, ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi minuman tinggi kalsium seperti susu kedelai agar kebutuhan kalsium dirinya dan bayi dapat terpenuhi tanpa merusak tulang ibu.

Susu kedelai ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Ibu dapat mengonsumsi 1 – 2 gelas susu kedelai setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya. Namun jika ibu memiliki alergi terhadap kacang kedelai, sebaiknya hindari meminum susu kedelai. Susu kedelai aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui selama tidak dikonsumsi secara berlebihan. Sangat jarang ditemukan efek samping negatif dari konsumsi susu kedelai. Namun jika ibu ragu dengan keamanan mengonsumsi susu kedelai pada masa kehamilan, ada baiknya untuk mendiskusikan hal tersebut dengan dokter kandungan ibu sebelum memasukkan susu kedelai ke dalam menu harian ibu.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Susu beruang sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Susu dengan gambar beruang di depannya ini memiliki merk Bear Brand. Susu beruang atau Bear Brand merupakan susu sapi steril yang dimiliki oleh Nestle. Susu beruang dijual di hampir seluruh wilayah Asia Tenggara. Susu beruang dibuat dengan cara mengolah susu sapi melalui proses sterilisasi, kemudian diawetkan dengan suhu tinggi melebihi titik didihnya. Hal tersebut menjadikan susu beruang akan tetap awet di dalam kemasan kalengnya meski tanpa ditambahkan bahan pengawet buatan. Selama kemasannya tidak rusak, susu beruang akan terjaga kualitasnya hingga dikonsumsi oleh masyarakat.

Susu beruang atau Bear Brand memiliki nutrisi yang sangat banyak di dalamnya, seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin A dan nutrisi penting lainnya. Susu beruang sangat direkomendasikan untuk semua kalangan, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Susu beruang memiliki manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat susu beruang untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui tersebut? Serta bagaimana susu beruang dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Simak penjelasannya dalam uraian berikut ini.

  1. Susu merupakan sumber vitamin D yang baik

Vitamin D merupakan salah satu vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin D sangat penting dalam masa kehamilan. Ibu hamil harus memenuhi kebutuhan vitamin D untuk mendukung kesehatan dirinya dan perkembangan bayinya. Asupan vitamin D yang cukup dapat mencegah terjadinya kelahiran bayi prematur dan mencegah infeksi pada ibu dan bayi. Penelitian menunjukkan vitamin D berperan penting dalam fungsi kekebalan tubuh, pembelahan sel yang sehat, dan baik untuk kesehatan tulang. Vitamin D juga penting untuk penyerapan dan metabolisme kalsium dan fosfor.

Susu beruang memiliki kandungan vitamin D yang tinggi. Konsumsi susu beruang selama masa kehamilan dapat memberikan berbagai manfaat dari vitamin D yang baik untuk kesehatan ibu dan perkembangan janin. Susu beruang juga dikemas tanpa bahan pengawet dan bahan tambahan lain, sehingga kandungan vitamin D di dalamnya maksimal dan mencukupi kebutuhan ibu.

  • Susu beruang dapat mengurangi kram pada kaki

Kram pada kaki merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu hamil. Biasanya kram pada kaki ini terjadi ketika memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan dan disebabkan oleh penekanan pada saraf dan pembuluh darah di area pinggang akibat rahim dan janin yang membesar. Asupan nutrisi yang kurang mineral kalsium dan magnesium juga dapat menyebabkan kram pada kaki. Selain itu, peregangan atau stretching yang tiba-tiba pada otot kaki juga berperan dalam menyebabkan kram pada kaki.

Susu beruang memiliki kandungan mineral penting seperti kalsium dan magnesium. Kedua mineral tersebut dapat mengurangi kram pada kaki. Selain itu, ibu juga bisa mengompres otot kaki yang kram dengan menggunakan air hangat untuk membantu merilekskan otot kaki. Hindari melakukan stretching tiba-tiba pada kaki, hindari berjalan berlebihan, berdiri terlalu lama dan duduk dengan menyilangkan kaki. Ibu juga disarankan untuk mengangkat kaki saat duduk untuk mengurangi penekanan pada daerah pinggang.

  • Susu beruang dapat memaksimalkan pertumbuhan organ-organ bayi

Vitamin A merupakan vitamin larut lemak yang disimpan di dalam hati. Vitamin A sangat diperlukan oleh ibu hamil. Dalam satu hari ibu hamil membutuhkan sekitar 770 mcg vitamin A. Vitamin A ini bermanfaat untuk perkembangan janin di dalam rahim, termasuk perkembangan jantung, paru, ginjal, mata, tulang, sistem sirkulasi, pernapasan, dan sistem saraf pusat. Susu beruang memiliki kandungan vitamin A di dalamnya dan dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin A harian ibu. Dengan demikian, konsumsi susu beruang dapat membantu memaksimalkan perkembangan organ-organ pada janin.

  • Susu beruang dapat meredakan heartburn

Heartburn adalah sensasi terbakar pada dada yang terjadi akibat dinding kerongkongan yang iritasi. Heartburn disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron yang menyebabkan relaksasi pada cardiac sphincter, yaitu otot yang membatasi antara lambung dan kerongkongan. Ketika cardiac sphincter mengalami relaksasi maka cairan dari lambung dapat naik hingga ke kerongkongan. Cairan lambung yang bersifat asam dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan menyebabkan nyeri dan sensasi terbakar. Nyeri pada dada ini bisa menjalar hingga ke leher dan tenggorokan, serta semakin parah ketika ibu hamil berbaring, membungkuk, dan memakai pakaian yang ketat. Ukuran perut yang semakin besar juga dapat menghambat pengosongan lambung, sehingga makanan berada dalam lambung dalam waktu yang lebih lama.

Susu beruang memiliki sifat menyejukkan dan berperan sebagai antacid atau penetral asam lambung, sehingga dapat meredakan heartburn. Ibu hamil dapat mengonsumsi susu beruang untuk mengatasi masalah perut dan asam lambung. Selain itu, ibu hamil juga disarankan untuk tidak berbaring hingga 1 – 3 jam setelah makan untuk mencegah naiknya cairan lambung, makan secara perlahan dan tidak terlalu banyak, serta hindari makanan penyebab asam lambung tinggi seperti coklat, makanan pedas, kopi, dan peppermint. Ibu juga harus mengunyah makanan hingga lembut, dan mengurangi makanan berlemak untuk mencegah peningkatan tekanan pada lambung.

  • Susu beruang dapat meningkatkan intelegensi bayi

Susu beruang memiliki kandungan iodine di dalamnya. Iodine ini terbukti dapat memaksimalkan perkembangan otak janin. Selain itu, iodine juga dapat meningkatkan IQ bayi, sehingga kelak anak akan memiliki tingkat intelegensi yang baik dan dapat dengan mudah mempelajari berbagai hal, serta berprestasi ketika memasuki usia sekolah. Konsumsi susu beruang sejak ibu hamil dapat memaksimalkan potensi bayi dan meningkatkan intelegensi bayi.

  • Susu beruang dapat menjaga kesehatan tulang ibu selama masa menyusui

Bayi disarankan untuk mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan. Selama 6 bulan ini bayi bergantung pada nutrisi yang terkandung di dalam ASI ibu. Bayi memerlukan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Kalsium ini didapat dari ASI. Jika ibu tidak mengonsumsi kalsium yang cukup untuk dirinya dan bayi, maka tubuh ibu akan mengambil cadangan kalsium dari tulang untuk diberikan kepada bayi. Kondisi ini jika dibiarkan dalam waktu yang lama akan mengganggu kesehatan tulang ibu. Tulang ibu akan menjadi rapuh, keropos, dan mudah sekali patah. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu untuk mendapatkan kalsium yang cukup dari makanan dan minuman yang dikonsumsinya.

Susu beruang merupakan susu sapi steril yang mengandung banyak nutrisi, terutama kalsium. Kalsium ini sangat penting untuk ibu pada masa menyusui. Konsumsi susu beruang sebanyak 2 – 3 gelas sehari pada masa menyusui dapat memenuhi kebutuhan kalsium ibu dan bayi, memfasilitasi perkembangan tulang dan gigi bayi, serta dapat menjaga kesehatan tulang ibu.

Susu beruang ternyata memiliki banyak sekali manfaat untuk ibu hamil dan menyusui. Susu beruang dapat dikonsumsi 2 – 3 gelas sehari pada masa hamil dan menyusui. Pastikan ibu menyediakan susu beruang di rumah ya dan konsumsi secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Semangka merupakan buah segar yang banyak disukai oleh kebanyakan orang. Semangka atau Citrullus lanatus merupakan tumbuhan yang tumbuh merambat dan berasal dari Afrika Selatan. Namun saat ini sudah banyak dibudidayakan di berbagai negara di dunia yang beriklim tropis dan subtropis. Buah semangka memiliki kulit buah yang berwarna hijau dengan daging buah berwarna merah atau kuning dan memiliki banyak biji berwarna hitam. Rasanya manis dan segar. Buah semangka dapat dimakan langsung atau diolah menjadi jus atau dicampur dalam salad buah.

Buah semangka memiliki kandungan air yang tinggi, yaitu mencapai 91% dari keseluruhan buah. Mengandung 6% gula dan rendah lemak. Dalam 100 gram buah semangka hanya terdapat sekitar 30 kalori dengan berbagai macam vitamin. Vitamin paling tinggi dalam buah semangka yaitu vitamin C sebanyak 8,1 mg atau 10% dari kebutuhan harian. Buah semangka juga mengandung karotenoid dan likopen, serta beberapa mineral penting seperti megnesium, kalium, dan zat besi.

Buah semangka memiliki kandungan zat gizi yang baik untuk kesehatan, termasuk jika dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Buah semangka dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu dan bayi. Apa saja manfaat buah semangka untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Bagaimana buah semangka bisa bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Yuk kita simak penjelasannya berikut ini.

  1. Buah semangka dapat meredakan dan mengatasi heartburn

Heartburn merupakan sensasi terbakar pada dada akibat iritasi pada kerongkongan. Heartburn pada ibu hamil disebabkan oleh tingginya kadar hormon progesteron yang mangakibatkan relaksasi pada cardiac sphincter, yaitu otot yang membatasi antara lambung dan kerongkongan. Relaksasinya cardiac sphincter ini menyebabkan cairan lambung naik ke kerongkongan. Karena cairan lambung ini bersifat asam, maka dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar. Heartburn terjadi pada 70% ibu hamil, terutama paling sering terjadi ketika memasuki trimester ketiga kehamilan. Nyeri heartburn dapat menjalar hingga ke leher dan tenggorokan. Nyeri semakin parah ketika ibu hamil berbaring, membungkuk, atau memakai pakaian ketat.

Buah semangka merupakan buah yang menyejukkan bagi lambung dan saluran cerna. Buah semangka dapat mengatasi dan meredakan gejala heartburn. Kandungan buah semangka yang tinggi air dan sejuk dapat mengurasi sensasi terbakar dan nyeri pada dada dengan cepat. Selain itu, hindari juga tidur pada waktu 1 – 3 jam setelah makan, hindari makanan yang dapat menstimulasi pengeluaran asam lambung berlebih seperti makanan pedas, coklat, kopi, sida, dan peppermint, serta hindari makan dengan porsi terlalu besar.

  • Buah semangka dapat mengurangi pembengkakan

Pembengkakan merupakan masalah yang sering terjadi pada ibu hamil. Pembengkakan terjadi akibat peningkatan hormon dan volume darah di dalam tubuh ibu. Natrium dan air lebih banyak disimpan di dalam tubuh dan rasa haus juga meningkat. Pembengkakan paling sering terjadi di area tungkai dan kaki, serta semakin parah jika berdiri atau duduk lama.

Buah semangka merupakan buah yang tinggi akan air. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi sumbatan pada vena dan otot, sehingga membantu mengurangi pembengkakan. Ibu juga disarankan untuk mengangkat kaki lebih tinggi dari hati untuk mengurangi pembengkakan, hindari berdiri atau duduk dalam waktu yang lama, serta berbaring ke sebelah kiri untuk mencegah rahim menekan pembuluh darah vena besar di dekat jantung. Selain itu, ibu juga harus menghindari makanan tinggi natrium seperti keripik, kerupuk, dan camilan asin.

  • Buah semangka dapat mencegah dehidrasi

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak air selama kehamilan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan kontraksi prematur dan meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi prematur. Buah semangka merupakan buah yang kaya akan air. Kandungan air dalam buah semangka mencapai 91% dari total keseluruhan buahnya. Mengonsumsi buah semangka merupakan cara yang menyenangkan dan mudah untuk tetap terhidrasi dengan baik. Badan ibu akan terasa lebih sehat dan segar dengan buah semangka.

  • Buah semangka dapat mengurangi kram pada kaki

Kram pada kaki merupakan masalah yang sering terjadi pada ibu hamil, terutama ketika memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan. Kram pada kaki ini dapat disebabkan oleh rahim dan janin yang menekan saraf dan pembuluh darah di sekitar area pinggang. Selain itu kram pada kaki juga dapat disebabkan oleh kurangnya asupan beberapa mineral tertentu seperti kalsium dan magnesium. Meregangkan otot tungkai secara tiba-tiba juga dapat menyebabkan kram pada kaki.

Buah semangka memiliki kandungan yang tinggi akan magnesium. Dalam 100 gram buah semangka terdapat sekitar 10 mg magnesium. Konsumsi buah semangka setiap hari dapat memenuhi kebutuhan magnesium harian dan mengurangi terjadinya kram pada kaki. Ibu juga dapat mengurangi kram kaki dengan cara mengompres otot yang mengalami kram dengan air hangat. Hindari meregangkan tungkai secara tiba-tiba dan berjalan secara berlebihan. Angkat kaki saat duduk untuk mengurangi tekanan.

  • Buah semangka dapat membantu melancarkan pencernaan

Konstipasi atau susah buang air besar merupakan masalah yang banyak terjadi pada ibu hamil. Konstipasi dapat disebabkan oleh peningkatan kadar hormon progesteron selama masa kehamilan. Peningkatan progesteron dapat menurunkan kontraktilitas saluran cerna, memperlambat pergerakan sisa makanan di usus besar, dan meningkatkan penyerapan cairan di usus besar, menjadikan feses menjadi kering, padat, dan sulit dikeluarkan. Faktor lain yang berkontribusi terhadap munculnya keluhan konstipasi pada ibu hamil adalah kurangnya asupan serat, kurangnya cairan, kurang aktivitas fisik, konsumsi suplemen zat besi dan kalsium. Ukuran rahim dan janin yang membesar juga dapat menekan usus dan menyebabkan ketidaknyamanan di perut.

Buah semangka merupakan buah yang tinggi serat dan tinggi air. Serat bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, melunakkan feses, dan memudahkan buang air besar. Kandungan air dalam buah semangka juga mempermudah pergerakan makanan dan sisa makanan di dalam usus. Buah semangka sangat efektif untuk mengatasi konstipasi pada ibu hamil. Selain itu, imbangi juga dengan aktivitas fisik, seperti senam hamil dan olah raga ringan setiap hari.

  • Buah semangka dapat melindungi bayi dari penyakit

Selama 6 bulan pertama, bayi mendapatkan nutrisi dari ibu dalam bentuk ASI. Kandungan nutrisi dalam ASI sangat dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh ibu. Oleh karena itu, ibu diharuskan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi dan kaya akan vitamin dan mineral. Salah satu nutrisi penting untuk bayi adalah vitamin C. Vitamin C bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi bayi dari penyakit. Buah semangka merupakan buah yang kaya akan vitamin C, sehingga baik untuk dikonsumsi ibu menyusui agar bayinya tidak mudah sakit. Kebutuhan vitamin C yang tercukupi akan membuat bayi lebih sehat dan tidak mudah sakit.

Buah semangka ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Pastikan ibu selalu menyediakan buah semangka di rumah untuk dikonsumsi setiap harinya, dan dapatkan tubuh sehat bagi ibu dan buah hati.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Kurma tentunya sudah tidak asing lagi bagi setiap orang. Biasanya buah kurma banyak ditemui di berbagai toko buah dan minimarket terutama pada bulan Ramadhan. Kurma memiliki nama latin Phoenix dactylifera, merupakan tanaman sejenis palm yang buahnya dapat dimakan. Pohon kurma berasal dari daerah Mesir dan Mesopotamia, namun saat ini sudah banyak dibudidayakan di Afrika, Timur Tengah, Asia dan wilayah tropis atau subtropis lainnya.

Pohon kurma dapat tumbuh hingga mencapai tinggi sekitar 15 – 25 m. Daunnya memiliki panjang 3 – 5 m dan berduri pada tangkai daunnya. Buah kurma berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 3 – 7 cm dan diameternya sekitar 2 – 3 cm. Pada saat masih muda buah kurma berwarna merah cerah hingga kuning terang dan berwarna kecoklatan ketika sudah matang. Rasanya sangat manis dan mengandung 75% gula setelah dikeringkan.

Buah kurma mengandung berbagai nutrisi penting. Buah kurma tinggi akan vitamin B3, B5 dan B6, serta mengandung vitamin A, B, C, E, dan K dalam jumlah yang sedikit. Buah kurma juga mengandung mineral penting, terutama kalium, magnesium, dan zat besi.

Saat ini, buah kurma banyak diambil ekstraknya dan diproduksi dalam bentuk sari kurma. Seperti buah kurma asli, sari kurma ini mengandung banyak nutrisi penting. Oleh karena itu, sari kurma banyak digunakan untuk pengobatan dan pemeliharaan kesehatan. Salah satunya sari kurma ini sangat baik untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat sari kurma untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Bagaimana kurma bisa bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Yuk simak penjelasannya dalam pembahasan berikut ini.

  1. Sari kurma merupakan sumber energi yang baik

Kelelahan dan lemas merupakan masalah yang sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Kelelahan ini terus dialami oleh ibu meskipun sudah tidur cukup di malam hari. Kelelahan pada trimester pertama kehamilan biasanya terjadi akibat berbagai perubahan fisik seperti peningkatan kebutuhan oksigen, peningkatan hormon progesteron dan relaxin, peningkatan metabolisme tubuh, dan perubahan psikososial seperti mood swings dan peran ganda. Sedangkan kelelahan pada trimester ketiga disebabkan oleh gangguan tidur akibat peningkatan berat badan dan ibu kesulitan menemukan posisi nyaman untuk tidur, ketidaknyamanan fisik seperti heartburn, dan insomnia akibat mood swings, kecemasan, dan kurang aktivitas fisik.

Kelelahan pada ibu hamil dapat diatasi dengan tidur cukup, menyelingi aktivitas dengan istirahat, dan konsumsi makanan minuman bergizi seimbang. Salah satunya yaitu dengan mengonsumsi sari kurma. Sari kurma dapat memberikan energi lebih banyak pada ibu. Sari kurma juga lebih mudah diserap tubuh sehingga dapat memberikan energi lebih cepat.

  • Sari kurma dapat mencegah anemia pada ibu hamil

Anemia merupakan kondisi terjadinya penurunan volume sel darah merah di dalam darah. Anemia dapat mengakibatkan berkurangnya kapasitas darah untuk mengangkut oksigen ke organ-organ vital ibu dan janin. Anemia paling sering terjadi akibat kekurangan zat besi. Diperkirakan satu dari empat ibu hamil tidak dapat memenuhi kebutuhan zat besi hariannya.

Anemia dapat membahayakan ibu dan janin. Anemia pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko bayi lahir prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan kematian saat persalinan. Ketika bayi dalam kandungan kekurangan zat besi, bayi akan mengambil zat besi ibu dan membahayakan keselamatan ibu. Sementara itu, anemia pada akhir kehamilan dapat meningkatkan resiko perdarahan pada ibu, dan infeksi saat persalinan atau setelah persalinan pada ibu dan bayi.

Sari buah kurma bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi anemia pada ibu hamil. Kuncinya terletak pada kandungan zat besi yang cukup tinggi pada sari kurma. Zat besi merupakan zat yang sangat penting dalam produksi sel darah merah. Dengan mengonsumsi sari kurma, maka ibu hamil dapat memenuhi kebutuhan zat besi harian dan terhindar dari anemia. Namun, jika kondisi anemia ibu sudah cukup parah maka konsumsi sari kurma juga harus dibarengi dengan konsumsi suplemen zat besi atau dikenal dengan obat penambah darah.

  • Sari kurma dapat mencegah kecacatan pada bayi

Sari kurma memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi. Asam folat merupakan nutrien yang sangat penting bagi perkembangan otak, tulang belakang, dan sistem saraf pusat bayi. Konsumsi asam folat pada masa kehamilan dapat mencegah terjadinya kelainan atau kecacatan bawaan lahir pada bayi, khususnya kecacatan pada otak dan tulang belakang. Asupan asam folat yang cukup dapat mencegah terjadinya neural tube defect pada bayi yaitu kelainan otak dan tulang belakang seperti kelainan dimana otak bayi hilang sebagian, penyakit spina bifida, atau bentuk otak yang abnormal. Oleh karena itu, konsumsi sari kurma selama kehamilan sangat baik, bahkan direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

  • Sari kurma dapat memaksimalkan pertumbuhan tulang dan gigi bayi

Manfaat selanjutnya dari sari kurma adalah mampu memaksimalkan pertumbuhan tulang dan gigi bayi. Hal ini dikarenakan kandungan magnesium dalam sari kurma yang cukup tinggi. Magnesium merupakan mineral penting yang membantu pembentukan tulang dan gigi pada bayi. Selain itu, magnesium juga bermanfaat bagi ibu untuk menurunkan resiko terjadinya beberapa penyakit berbahaya, seperti tekanan darah tinggi, preeklamsia, disfungsi plasenta, dan kelahiran prematur pada bayi.

  • Sari kurma dapat mengurangi kram pada kaki

Kram pada kaki biasa terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Biasanya disebabkan oleh rahim yang membesar dan menekan saraf-saraf dan pembuluh darah di pinggang. Selain itu dapat juga disebabkan oleh kurangnya asupan mineral seperti kalsium dan magnesium. Sari kurma memiliki kandungan magnesium yang cukup tinggi dan mengandung kalsium dalam jumlah yang sedikit. Mineral dalam sari kurma tersebut dapat meredakan kram kaki pada ibu hamil. Selain itu, ibu hamil juga dapat mengompres area kaki yang kram untuk membantu merilekskan otot, hindari stretching pada kaki, hindari berjalan berlebihan, dan angkat kaki saat duduk untuk mengurangi tekanan dan tegangan pada kaki.

  • Sari kurma dapat meningkatkan produksi ASI

Sari kurma juga bermanfaat bagi ibu menyusui. Sari kurma dapat meningkatkan prolaktin, yaitu hormon yang bertanggung jawab untuk menstimulasi produksi ASI. Sari kurma dapat menjadi solusi bagi ibu yang kurang produksi ASI nya. Konsumsi sari kurma secara rutin dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusi. Selain itu, sari kurma juga mengandung vitamin dan mineral penting lain yang bermanfaat untuk kesehatan ibu dan bayi.

Sari kurma ternyata memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Pilihlah sari kurma asli dengan campuran bahan lain yang minimal. Pastikan ibu mengonsumsi sari kurma secara rutin setiap hari dan dapatkan manfaat kesehatan untuk ibu dan buah hati.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Siapa yang tak kenal dengan buah pisang. Buah berwarna kuning ini memiliki banyak varian jenisnya. Buah pisang dapat kita temukan dengan mudah di warung, toko buah, dan minimarket. Menurut klasifikasi ilmiah, buah pisang termasuk ke dalam suku Musaceae. Tumbuhan pisang dapat tumbuh dengan subur di daerah beriklim tropis panas dan lembab. Pusat keragaman pisang berada di daerah Asia Tenggara, dan Australia tropis. Buah pisang tumbuh berkelompok-kelompok dan menjari atau disebut dengan sisir. Sebagian besar buah pisang akan berwarna kuning jika matang, namun ada juga yang berwarna merah, hijau, ungu, atau hitam.

Pisang merupakan buah yang memiliki kalori tinggi. Dalam 100 gram buah pisang terdapat sekitar 136 kalori yang semuanya berasal dari karbohidrat. Kalori ini lebih tinggi dua kali lipat dibanding apel yang hanya mengandung 54 kalori. Energi dari karbohidrat dalam pisang lebih mudah diserap dibandingkan karbohidrat pada nasi. Pisang juga kaya akan provitamin A dan vitamin B6, serta mengandung vitamin B lain seperti tiamin, riboflavin, dan niasin dalam jumlah yang lebih sedikit. Pisang juga kaya akan mineral penting seperti kalium, fosfor, kalsium, magnesium, dan zat besi.

Kandungan pisang sangat beragam dan bergizi tinggi. Hal ini menjadikan buah pisang sebagai buah yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satu kelompok yang disarankan untuk rutin mengonsumsi pisang adalah ibu hamil dan ibu menyusui. Pisang dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat pisang untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui tersebut? Serta bagaimana pisang dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Mari kita bahas dalam uraian berikut.

  1. Pisang dapat mencegah dan mengatasi anemia

Anemia akibat kekurangan zat besi pada ibu hamil merupakan masalah yang sangat sering terjadi. Diperkirakan satu dari empat ibu hamil tidak mendapatkan asupan zat besi yang cukup selama kehamilan. Pada saat hamil terjadi perubahan fisiologis pada tubuh, dimana terjadi peningkatan kadar sel darah merah dan volume plasma darah. Namun peningkatan volume plasma darah lebih tinggi daripada peningkatan sel darah merah, sehingga volume sel darah merah menjadi lebih sedikit. Jika hal ini diperparah dengan kurangnya asupan zat besi, maka akan menghasilkan anemia.

Anemia dapat menyebabkan berbagai masalah pada kehamilan. Anemia yang terjadi pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, berat bayi lahir rendah, dan kematian bayi saat persalinan. Sementara anemia pada akhir kehamilan dapat meningkatkan resiko perdarahan pasca bersalin pada ibu, serta meningkatkan resiko terjadinya infeksi saat persalinan dan pasca persalinan pada ibu dan bayi.

Untuk mengatasi dan mencegah terjadinya anemia, ibu hamil dengan kadar hemoglobin rendah disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau dikenal obat penambah darah. Selain itu, dapat juga dibantu dengan mengonsumsi buah pisang. Buah pisang mengandung zat besi yang cukup tinggi, yaitu sekitar 2 mg per 100 gram pisang. Kandungan zat besi pada pisang 10 kali lebih banyak daripada apel. Zat besi ini memiliki peran penting dalam meningkatkan produksi hemoglobin dan sel darah merah, sehingga dapat mencegah dan mengatasi anemia.

  • Pisang dapat meredakan mual muntah selama kehamilan

Mual dan muntah merupakan keluhan kehamilan yang paling banyak terjadi pada trimester pertama kehamilan. Diperkirakan hampir 50% ibu hamil mengalami mual selama kehamilan. Perubahan fisiologis yang menyebabkan mual dan muntah tidak diketahui secara pasti, namun penelitian menyatakan kadar hormon estrogen, progesteron, dan hCG yang lebih tinggi, serta kekurangan vitamin B6 dapat berkontribusi terhadap munculnya mual dan muntah. Gejala mual muntah biasanya terjadi hingga memasuki trimester kedua kehamilan.

Untuk meredakan gejala mual dan muntah, ibu disarankan untuk makan sedikit-sedikit tapi sering untuk mencegah perut benar-benar kosong. Ibu juga disarankan untuk mengonsumsi pisang, karena mengandung vitamin B6 yang tinggi. Dalam 100 gram pisang terdapat sekitar 0,5 mg vitamin B6. Asupan vitamin B6 yang cukup dapat mengurangi gejala mual muntah selama kehamilan.

  • Pisang dapat mencegah kecacatan pada bayi

Pisang memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi. Asam folat sangat penting untuk perkembangan otak dan tulang belakang bayi. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan bayi lahir prematur dan meningkatkan resiko terjadinya kecacatan pada bayi, seperti neural tube defect. Neural tube defect misalnya kelainan pada bayi dimana bayi tidak memiliki sebagian otaknya, penyakit spina bifida, atau kelainan pada otak dan tulang belakang lainnya.

  • Pisang dapat meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan

Kelelahan merupakan keluhan yang banyak dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Pada trimester pertama kehamilan, kelelahan dapat disebabkan oleh berbagai perubahan fisik seperti kebutuhan oksigen yang meningkat dan aktivitas metabolisme yang meningkat sebagai akibat dari peningkatan kadar progesteron, serta perubahan psikologis seperti mood swings. Sementara itu, kelelahan pada trimester ketiga dapat diakibatkan oleh gangguan tidur karena peningkatan berat badan dan sulit menemukan posisi nyaman, ketidaknyamanan fisik seperti heartburn, dan insomnia akibat mood swings dan cemas.

Salah satu cara untuk mengatasi kelelahan adalah dengan mengonsumsi makanan gizi seimbang serta meningkatkan energi. Buah pisang merupakan buah yang tinggi karbohidrat dan lebih cepat diserap oleh tubuh dibandingkan nasi. Oleh karena itu, buah pisang dapat memberikan energi lebih banyak dalam waktu yang singkat dan dapat mengurangi kelelahan.

  • Pisang dapat melancarkan pencernaan

Konstipasi atau susah buang air besar merupakan masalah yang paling sering terjadi pada ibu hamil. Konstipasi disebabkan oleh peningkatan kadar hormon progesteron dalam tubuh yang dapat menurunkan kontraktilitas saluran cerna, melambatkan laju makanan dan sisa makanan, serta meningkatkan penyerapan air di usus besar. Selain itu, konstipasi juga dapat disebabkan karena ibu yang kurang bergerak, kurang asupan serat, dan akibat konsumsi suplemen penambah zat besi dan kalsium. Ukuran rahim yang semakin besar juga dapat menekan usus besar sehingga menyebabkan nyeri dan kembung pada perut.

Buah pisang merupakan buah yang kaya akan serat dan kalium. Serat dan kalium ini sangat bermanfaat untuk sistem pencernaan, membantunya berfungsi dengan normal dan lancar. Pisang juga kaya akan pektin, yang bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi pencernaan. Imbangi juga dengan konsumsi air yang cukup, dan beraktivitas fisik seperti senam hamil dan olah raga ringan.

  • Pisang baik untuk produksi ASI

Buah pisang merupakan buah yang enak dan kaya akan vitamin dan mineral. Kandungannya yang tinggi kalori akan menghilangkan rasa lapar yang sering muncul selama masa menyusui. Selain itu buah pisang juga mengandung kalium yang banyak sehingga keseimbangan cairan dan elektrolit ibu dapat terjaga dengan baik. Dengan demikian, ibu tidak akan terhindar dari dehidrasi dan produksi ASI tetap melimpah.

Buah pisang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Pastikan ibu menyediakan buah pisang di rumah untuk dikonsumsi selama masa kehamilan dan menyusui.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Petai merupakan makanan yang sudah tidak asing lagi bagi orang Indonesia. Makanan yang memiliki bau menyengat ini banyak disukai oleh sebagian orang. Petai atau Parkia speciosa merupakan pohon dari daerah tropis yang termasuk ke dalam suku polong-polongan. Tumbuhan petai tersebar di berbagai daerah di Indonesia khususnya Nusantara bagian barat.

Pohon petai termasuk pohon menahun dengan tinggi dapat mencapai 20 m. Pohon petai dapat tumbuh di dataran rendah hingga pegunungan, tumbuh subur di daerah dengan tanah yang bertekstur halus, serta di tempat yang terkena sinar matahari sepanjang hari. Daun pohon petai tumbuh majemuk dan sejajar. Bunganya muncul di dekat ujung ranting. Biasanya memerlukan waktu 3 – 4 bulan setelah terjadi penyerbukan bunga hingga petai siap dipanen.

Buah petai berukuran besar dan memanjang. Dalam satu buah petai terdapat sekitar 20 biji. Jika dikonsumsi, petai akan menimbulkan bau pada mulut dan air kencing. Penyebab bau ini adalah kandungan berbagai asam amino dalam petai yang didominasi oleh asam amino yang mengandung sulfur. Ketika terpotong menjadi bagian yang lebih kecil, asam amino tersebut akan menghasilkan gas H₂S atau hidrogen sulfida yang dikenal sangat bau.

Meskipun petai seringkali dihindari karena menyebabkan bau mulut hingga beberapa hari setelah mengonsumsinya, namun ternyata petai dipercaya menyimpan manfaat untuk kesehatan. Salah satu manfaat kesehatan dari petai yang sedang banyak diperbincangkan adalah manfaatnya untuk memelihara kesehatan ginjal. Kira-kira apa saja manfaat petai untuk ginjal dan benarkah petai bisa bermanfaat untuk ginjal? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut ini.

Ginjal merupakan organ yang kompleks dan memiliki banyak fungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh. Fungsi utama ginjal adalah untuk membuang zat sisa metabolisme, memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit, serta membantu mempertahankan keseimbangan asam basa di dalam tubuh. Hormon yang diproduksi oleh ginjal memiliki peran penting dalam mengontrol tekanan darah, membantu produksi sel darah merah, dan metabolisme tulang. Ginjal juga penting dalam mempertahankan lingkungan intrasel dan ekstrasel agar sel-sel tubuh dapat berfungsi dengan normal.

Ginjal merupakan sepasang organ yang terletak di bagian perut belakang atas. Ginjal kanan terletak sedikit lebih bawah dari ginjal kiri karena berdekatan dengan hati. Ginjal berukuran panjang sekitar 12 cm, lebar 6 cm, dan tebalnya sekitar 2,5 cm pada orang dewasa. Berat ginjal pada pria mencapai 125 – 170 gram, dan wanita sekitar 115 – 155 gram. Ginjal dilindungi oleh tulang rusuk bawah dan terbungkus jaringan lemak. Aliran darah akan masuk ke ginjal untuk disaring dan dikeluarkan zat sisa metabolismenya dalam bentuk urin. Urin selanjutnya disalurkan ke kandung kemih melalui ureter. Di dalam kandung kemih urin ditampung, lalu dikeluarkan melalui uretra dengan proses yang disebut miksi atau kencing.

Petai Dipercaya dapat Mencegah Terjadinya Infeksi pada Ginjal dan Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih dan ginjal disebabkan oleh mikroorganisme penyebab penyakit. Penyakit infeksi saluran kemih terbagi menjadi dua bagian besar, yaitu infeksi saluran kemih bawah seperti infeksi pada kandung kemih, prostat, dan ureter, dan infeksi saluran kemih atas seperti infeksi pada berbagai lapisan ginjal dan abses di dalam ginjal. Beberapa faktor resiko infeksi saluran kemih dan ginjal di antaranya yaitu ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih secara sempurna, tersumbatnya saluran kemih baik karena kelainan bawaan, cedera, atau adanya batu, kekebalan tubuh yang menurun, penggunaan selang kencing (kateter), peradangan pada dinding uretra, diabetes, kehamilan, dan penyakit lain yang mengganggu pengeluaran urin.

Infeksi dapat terjadi ketika bakteri dapat mencapai kandung kemih, menempel dan berkembang biak di dinding saluran kemih, menyerang sistem kekebalan tubuh, dan menginisiasi peradangan. Sebagian besar infeksi saluran kemih dan ginjal terjadi akibat organisme dari anus yang naik ke lubang kencing dan masuk ke saluran kencing. Sementara itu, infeksi pada ginjal biasanya terjadi akibat urin yang naik kembali ke ginjal akibat kerusakan katup atau dapat juga diakibatkan karena saluran kencing yang tersumbat sehingga urin naik lagi ke ginjal.

Saat ini, banyak yang menyatakan bahwa petai memiliki manfaat untuk kesehatan ginjal, khususnya terkait peradangan dan infeksi pada ginjal. Hal ini didasarkan pada kandungan cyclic polysulphide dalam petai. Cyclic polysulphide merupakan senyawa utama pada petai yang membuat petai memiliki bau yang tajam. Senyawa ini terbukti memiliki efek anti bakteri dan anti jamur. Karena karakteristik inilah, petai dipercaya dapat digunakan untuk meringankan peradangan pada ginjal dan saluran kemih yang disebabkan oleh bakteri.

Namun meskipun demikian, hingga saat ini belum terdapat penelitian lebih lanjut mengenai manfaat petai untuk kesehatan ginjal, sehingga tidak disarankan untuk melakukan pengobatan penyakit ginjal dengan menggunakan petai.

Selain itu, konsumsi petai juga harus dibatasi pada orang yang mengalami penyakit ginjal. Hal ini dikarenakan jenis polong-polongan seperti petai mengandung protein, kalium, dan fosfat yang tinggi, dimana zat-zat tersebut lebih sulit diproses ginjal dan akan menghasilkan zat sisa yang lebih banyak. Pada pasien dengan penyakit ginjal, fungsi ginjalnya sudah menurun sehingga akan mengalami kesulitan untuk mengeluarkan zat sisa tersebut. Jika zat sisa tersebut menumpuk di dalam tubuh dapat menimbulkan keracunan dan dapat mengancam jiwa.

Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Kesehatan ginjal sangat penting untuk dijaga, mengingat fungsinya yang sangat penting bagi kelangsungan hidup. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal, di antaranya yaitu sebagai berikut.

  • Penuhi kebutuhan cairan harian

Orang dewasa biasanya membutuhkan cairan sekitar 2 liter per hari atau sebanyak 8 gelas. Dengan asupan cairan yang cukup, maka urin yang dihasilkan akan lebih banyak, jernih, dan konsentrasinya tidak terlalu pekat. Selain itu, semakin sering berkemih, maka urin tidak akan tertampung lebih lama di kandung kemih. Jika urin tertampung lama di kandung kemih, maka kandungan urin dapat mengendap dan mengakibatkan terbentuknya batu. Batu tersebut dapat menyumbat saluran kemih dan menyebabkan infeksi lainnya.

  • Hindari hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi merupakan salah satu faktor resiko terjadinya penyakit ginjal kronis. Kondisi hipertensi dapat menyebabkan aliran darah ke ginjal menjadi lebih sedikit. Aliran darah yang sedikit berarti sedikit juga oksigen yang mencapai sel-sel ginjal. Ketika ginjal tidak mendapat oksigen yang cukup, maka sel-sel di ginjal akan rusak dan bahkan mati, sehingga fungsi ginjal semakin menurun. Untuk mencegah hipertensi, pastikan untuk mengurangi konsumsi garam atau makanan tinggi garam, memelihara berat badan dalam rentang normal, tidur yang cukup, tidak merokok, dan hindari stress.

  • Konsumsi makanan sesuai kebutuhan dan bergizi seimbang

Konsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebih untuk menghindari kelebihan berat badan (overweight) dan obesitas. Perbanyak konsumsi sayur dan buah, untuk mendapatkan vitamin dan nutrisi yang penting lain. Nutrisi dari makanan akan disalurkan ke seluruh tubuh termasuk ke ginjal. Dengan makanan yang sehat maka ginjal pun akan sehat dan terhindar dari penyakit.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Minyak zaitun merupakan salah satu minyak herbal yang sudah tidak asing lagi. Minyak zaitun dapat dengan mudah kita temui di berbagai minimarket atau pasar. Minyak zaitun dihasilkan dari proses pengolahan buah zaitun atau Olea europaea. Pohon buah zaitun ini berasal dari daerah Mediterania dan sudah dimanfaatkan sejak 8.000 tahun sebelum masehi. Namun seiring dengan perkembangan zaman pohon buah zaitun kini banyak dibudidayakan di berbagai negara.

Dalam praktik sehari-hari, mungkin kebanyakan dari kita mengetahui kegunaan minyak zaitun sebagai minyak untuk memasak, menggoreng, atau sebagai campuran saus salad. Namun ternyata minyak zaitun juga memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk untuk kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Kira-kira apa saja manfaat minyak zaitun untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana cara memanfaatkan minyak zaitun untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Simak penjelasannya dalam penjelasan berikut ya.

  1. Minyak zaitun dapat memaksimalkan perkembangan janin di dalam rahim

Pembentukan dan perkembangan organ janin dalam rahim dimulai saat memasuki hari ke 15 setelah pembuahan. Pada minggu ketiga kehamilan, perkembangan otak, tulang belakang, jantung, dan saluran cerna mulai terjadi. Jantung mulai berdetak saat memasuki usia lima minggu, disertai dengan mulai berkembangnya mata dan telinga. Selanjutnya pada minggu keenam kehamilan, paru-paru dan rangka tulang mulai terbentuk. Jantung dan sirkulasi lengkap pada usia 8 minggu. Sementara alat kelamin mulai berkembang pada usia 9 – 12 minggu. Selanjutnya perkembangan berlanjut hingga bayi siap dilahirkan pada minggu ke 38 atau lebih.

Selama masa perkembangan janin tersebut, ibu wajib mengonsumsi makanan bergizi tinggi untuk memfasilitasi perkembangan janin yang optimal. Salah satu yang disarankan untuk dikonsumsi ibu selama masa kehamilan adalah minyak zaitun. Minyak zaitun sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi dalam minyak zaitun sangat baik untuk perkembangan jantung bayi. Hasil penelitian juga menunjukkan konsumsi minyak zaitun selama masa kehamilan dapat memaksimalkan perkembangan dan fungsi otak, serta meningkatkan kemampuan belajar bayi.

  • Minyak zaitun dapat mengurangi stretch marks pada ibu hamil

Stretch marks atau dalam istilah medis dikenal dengan striae gravidarum adalah garis-garis atau coretan tidak beraturan yang berwarna merah hingga coklat yang muncul di perut, payudara, dan pantat pada ibu hamil. Stretch marks paling terlihat pada usia kehamilan 6 – 7 bulan. Stretch marks dihasilan dari penurunan kekuatan jaringan ikat akibat peningkatan kadar adrenal steroid di dalam tubuh ibu, serta disebabkan oleh pertumbuhan janin.

Seiring dengan perkembangan janin, otot-otot pinggang dan perut, termasuk kulitnya meregang untuk mengakomodasi pertumbuhan bayi sehingga muncul stretch marks. Biasanya stretch mark lebih banyak terjadi pada ibu muda, ibu dengan bayi yang lebih besar, dan ibu dengan indeks masa tubuh yang tinggi. Selain itu, ibu yang sejak sebelum kehamilan sudah memiliki stretch mark pada payudara dan paha, atau memiliki riwayat keluarga dengan striae gravidarum lebih beresiko mengalami stretch marks.

Manfaat minyak zaitun selanjutnya adalah mampu mengurangi stretch marks ini. Jika ibu rutin mengaplikasikan minyak zaitun ke area perut setiap hari, maka bisa jadi ibu tidak akan mengalami stretch marks, atau jika muncul stretch marks sekalipun biasanya stretch marks tersebut tidak terlalu banyak dan dalam beberapa kasus, bisa menghilang dengan penggunaan rutin. Untuk itu, sangat disarankan bagi ibu hamil untuk mengaplikasikan minyak zaitun ke perut setiap hari.

  • Minyak zaitun baik untuk meningkatkan refleks pada bayi

Pergerakan atau motorik bayi baru lahir sangat dipengaruhi oleh usia gestasi (usia kehamilan saat lahir) dan dapat dilihat dari postur, tonus otot, koordinasi, dan pergerakan. Hal tersebut memungkinkan bayi baru lahir untuk mengontrol dan mengkoordinasikan gerakannya. Ketika distimulasi, bayi baru lahir dengan motorik yang baik akan menunjukkan pergerakan yang ritmik dan spontan. Salah satu gerakan motorik bayi adalah gerakan refleks. Gerakan refleks ini dapat menggambarkan fungsi dan perkembangan saraf bayi. Ketidakadaan atau refleks yang abnormal, refleks yang terus menerus ada melebihi waktu normalnya, atau kembalinya refleks tertentu pada anak atau dewasa dapat mengindikasikan adanya penyakit atau kondisi patologis. Contohnya adalah refleks menghisap yang dapat dikaji dengan cara menyentuh bibir bayi dengan jari. Bayi akan membuka mulutnya dan mulai menghisap.

Manfaat minyak zaitun selanjutnya adalah mampu meningkatkan refleks normal pada bayi. Penelitian menunjukkan ibu yang mengonsumsi minyak zaitun secara rutin selama masa kehamilan memiliki bayi yang refleks motoriknya lebih baik dibanding dengan bayi dari ibu yang tidak mengonsumsi minyak zaitun selama kehamilannya. Oleh karena itu, ibu disarankan untuk mengonsumsi minyak zaitun secara rutin.

  • Minyak zaitun dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh ibu

Kehamilan seringkali membuat kekebalan tubuh ibu menurun, sehingga ibu rentan terkena berbagai penyakit infeksi. Untuk mengatasi masalah ini, ibu dapat menggunakan minyak zaitun. Minyak zaitun terbukti dapat meningkatkan kekebalan tubuh ibu. Hal ini dikarenakan kandungan minyak zaitun yang tinggi akan vitamin A. Vitamin A membantu membangun kekebalan tubuh yang kuat, sehingga melindungi ibu dari penyakit infeksi. Selain itu vitamin A juga baik untuk kesehatan mata, sehingga dengan mengonsumsi minyak zaitun secara rutin mata ibu akan terjaga kesehatannya dan pertumbuhan mata janin pun menjadi optimal.

  • Minyak zaitun dapat mengurangi nyeri pada puting susu ibu menyusui

Manfaat selanjutnya dari minyak zaitun adalah kemampuannya untuk mengurangi nyeri pada puting susu ibu menyusui. Minyak zaitun memiliki manfaat untuk mempertahankan kelembaban, anti nyeri, dan anti peradangan atau inflamasi, sehingga mencegah area kulit sekitar puting susu pecah-pecah, iritasi, dan nyeri. Hal tersebut dapat membuat ibu merasa lebih nyaman selama proses menyusui dan kebutuhan nutrisi bayi pun dapat terpenuhi dengan baik. Untuk mendapatkan manfaat ini, ibu dapat mengoleskan 1 – 2 tetes minyak zaitun ke puting payudara setiap setelah menyusui.

  • Minyak zaitun merupakan sumber lemak baik

Pada 6 bulan awal setelah lahir, ASI merupakan sumber nutrisi penting dan satu-satunya bagi bayi. Selama masa ini, ibu harus mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi agar ASI yang diproduksinya juga mengandung banyak nutrisi dan mampu memenuhi kebutuhan bayi. Salah satu nutrien penting untuk perkembangan otak bayi dan kualitas ASI adalah lemak baik. Lemak baik ini contohnya adalah asam lemak omega 3.

Minyak zaitun memiliki kandungan asam lemak omega 3, termasuk jenis alpha-linoleic acid (ALA) dan docosahexaenoic acid atau DHA. ALA bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi, sedangkan DHA bermanfaat untuk perkembangan otak bayi, menjaga kesehatan retina mata, dan dapat meningkatkan sistem imun bayi. Konsumsi minyak zaitun secara rutin dapat memberikan ASI yang maksimal dan kaya akan omega 3 untuk kesehatan bayi.

Minyak zaitun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Oleh karena itu, disarankan ibu hamil dan ibu menyusui untuk mengonsumsi minyak zaitun secara rutin. Minyak zaitun dapat digunakan untuk memasak atau lebih baik lagi dikonsumsi sebagai saus untuk salad. Pastikan ibu menyediakan minyak zaitun di rumah ya dan dapatkan manfaatnya untuk kesehatan.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Minyak zaitun merupakan minyak yang mudah kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Minyak zaitun dapat kita temui di berbagai toko kosmetik, minimarket, dan supermarket. Pada dasarnya, minyak zaitun merupakan cairan yang dihasilkan dari buah zaitun atau Olea europaea, yaitu tanaman pohon yang berasal dari Mediterania. Pohon zaitun telah dibudidayakan di Mediterania sejak 8.000 tahun sebelum masehi. Minyak zaitun diproduksi dengan cara menghancurkan buah zaitun dan diambil ekstraknya.

Minyak zaitun memiliki banyak sekali kegunaan. Minyak zaitun biasa digunakan untuk memasak, mulai dari menggoreng makanan atau sebagai campuran saus salad. Minyak zaitun juga digunakan untuk keperluan kosmetik, obat-obatan, sabun, dan sebagai bahan bakar lampu minyak tradisional, serta sering digunakan dalam ritual acara keagamaan.

Salah satu manfaat dari minyak zaitun adalah kemampuannya untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan rambut. Beberapa produk perawatan rambut bahkan memasukkan minyak zaitun sebagai bahan utamanya. Banyak yang mempercayai bahwa minyak zaitun adalah sahabat rambut yang sehat. Sebenarnya apa saja manfaat minyak zaitun untuk kesehatan rambut dan bagaimana cara memanfaatkannya? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut ini.

  1. Minyak zaitun dapat melembabkan dan menghaluskan rambut

Minyak zaitun berperan sebagai humectant alami, yang artinya minyak zaitun dapat menarik air dan kelembaban ke dalam rambut serta menguncinya. Hal ini bermanfaat untuk menjaga rambut agar tetap lembab dan terhindar dari kekeringan. Rambut yang lembab akan terasa lebih halus dan lembut. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda dapat menambahkan minyak zaitun ke dalam conditioner Anda dan gunakan conditioner tersebut setiap habis keramas. Rambut akan terjaga kelembabannya dan terasa lebih halus dan lembut.

  •  Minyak zaitun dapat memberi kilauan pada rambut dan membuat rambut bercahaya

Rambut yang berkilau dan bercahaya merupakan impian setiap orang. Selain tampak indah, rambut yang berkilau dan bercahaya juga menandakan kondisi rambut yang sehat. Untuk mendapatkan rambut yang berkilau dan bercahaya, Anda dapat menggunakan minyak zaitun. Caranya yaitu dengan mengaplikasikan sedikit minyak zaitun ke rambut dan kulit kepala setiap hari, untuk memberikan kesan rambut berkilau dan bercahaya.

Untuk hasil yang lebih maksimal, lakukan juga perawatan rambut lainnya seperti shampoo, conditioner, dan toner rambut. Namun perlu diingat untuk tidak berlebihan saat mengaplikasikan minyak zaitun, karena jika terlalu banyak dapat membuat rambut tampak lepek.

  • Minyak zaitun dapat mengatasi masalah rambut kusut

Rambut yang mudah kusut merupakan masalah rambut yang sangat mengganggu. Pasalnya, rambut yang mudah kusut benar-benar mengganggu penampilan dan memberikan kesan berantakan pada penampilan. Kita jadi harus sering-sering menyisir rambut, bahkan tidak jarang rambut sering tersimpul dan sulit untuk diuraikan.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat menggunakan minyak zaitun. Minyak zaitun termasuk ke dalam conditioning agents yang dapat membantu mengurangi friksi atau gesekan pada rambut, membantu menguraikan rambut, mencegah rambut tersimpul dan membuatnya lebih mudah diatur. Caranya yaitu dengan melakukan masker rambut dengan minyak zaitun. Ambil sedikit minyak zaitun, kemudian aplikasikan minyak ke rambut dan kulit kepala terutama pada bagian yang kering. Tutupi rambut dengan shower cap dan biarkan selama 15 menit. Selanjutnya bilas minyak dari rambut dengan air hangat. Lalu keramas seperti biasa. Jika masih terasa berminyak dan lengket ulangi langkah pencucian rambut hingga benar-benar bersih.

  • Minyak zaitun dapat melindungi rambut dari kerusakan

Beberapa literatur menyatakan bahwa minyak zaitun dapat meresap hingga ke bagian dalam rambut dan mengurangi jumlah air yang diserap oleh rambut, sehingga dapat mengurangi pembengkakan pada batang rambut. Hal ini sangat penting untuk kesehatan rambut, karena dengan berkurangnya pembengkakan pada batang rambut maka akan mengurangi stress atau tekanan pada rambut. Dengan demikian rambut akan terlindungi dari berbagai kerusakan. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda dapat melakukan masker rambut dengan minyak zaitun seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

  • Minyak zaitun dapat mengurangi ketombe

Ketombe merupakan masalah rambut yang sering dialami oleh kebanyakan orang dan sangat mengganggu. Pada kondisi yang parah, ketombe dan kulit kepala yang mengelupas akan berjatuhan dan mengotori pakaian. Tentunya hal ini akan sangat memalukan jika dilihat oleh orang lain. Tak jarang masalah ketombe bisa menurunkan kepercayaan diri seseorang.

Pada dasarnya minyak zaitun tidak dapat mengobati ketombe. Pengobatan ketombe satu-satunya adalah dengan mengetahui penyebab pasti munculnya ketombe. Namun minyak zaitun dapat mengurangi ketombe dan kulit kepala yang mengelupas. Caranya yaitu dengan mengambil sedikit minyak zaitun, kemudian aplikasikan ke kulit kepala sambil dipijat. Selanjutnya sisir rambut agar ketombe dan kulit kepala yang mengelupas berjatuhan atau menempel pada sisir. Kemudian biarkan minyak zaitun meresap ke rambut dengan cara membungkus rambut dengan shower cap. Biarkan selama beberapa menit, lalu bilas dengan air hangat dan lakukan keramas seperti biasa.

  • Minyak zaitun dapat mengatasi ujung rambut yang bercabang

Ujung rambut yang bercabang dapat membuat tampilan gaya rambut tidak teratur dan terkesan berantakan. Jika Anda memiliki masalah dengan kondisi ujung rambut yang bercabang, Anda bisa mencoba menggunakan minyak zaitun untuk mengatasinya. Minyak zaitun dapat menghaluskan ujung rambut yang rusak dan kering. Caranya yaitu dengan mengaplikasikan minyak zaitun pada ujung rambut, sekitar 2 inchi dari ujungnya. Meskipun Anda hanya mentreatment bagian ujung rambut, pastikan rambut diikat untuk mencegah minyak zaitun mengenai baju Anda.

  • Minyak zaitun dapat mengatasi masalah rambut rusak

Penggunaan hair dryer, catok, bleaching, pewarnaan, dan treatment rambut lainnya dapat menyebabkan rambut rusak. Zat-zat kimia yang digunakan bersifat keras dan dapat merusak protein rambut. Rambut yang rusak menjadi kering, bercabang, dan tampak tidak beraturan.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat menggunakan minyak zaitun. Gunakan minyak zaitun minimal setelah 72 jam dari waktu treatment rambut. Caranya ambil 1 – 2 sendok minyak zaitun, atau jika rambut Anda panjang dan tebal bisa menggunakan sekitar ¼ cup minyak zaitun. Kemudian aplikasikan minyak zaitun ke rambut selama beberapa menit sambil dipijat. Untuk hasil yang efektif, bungkus rambut dengan menggunakan shower cap dan biarkan meresap hingga 15 menit atau lebih. Setelah itu sisir rambut dengan menggunakan sisir bergigi jarang. Hal ini akan memudahkan rambut untuk ditata setelahnya. Lalu bilas dengan menggunakan air hingga bersih. Selanjutnya keramaslah dengan menggunakan shampoo seperti biasa.

Minyak zaitun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan rambut. Anda dapat memilih minyak zaitun murni atau extra-virgin olive oil untuk hasil yang lebih efektif bagi rambut Anda. Minyak zaitun jenis tersebut memiliki formula yang ringan serta tidak mengandung zat kimia yang menyebabkan rambut kering ketika digunakan berlebih. Minyak zaitun murni memiliki tekstur yang lebih tebal dan dapat melembabkan serta memberikan kilau pada rambut. Anda dapat membeli extra-virgin olive oil di grosir terdekat atau di toko kosmetik. Selamat mencoba.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Madu merupakan minuman yang sudah sangat terkenal dan sudah tidak asing lagi bagi setiap orang. Madu merupakan cairan kental dan manis yang dibuat oleh lebah dan beberapa jenis serangga tertentu lainnya. Lebah membuat madu dari sari-sari bunga yang manis dan mengandung gula atau yang dikenal dengan nektar bunga. Madu ini kemudian disimpan dalam tempat madu (honeycomb) yang terbuat dari bahan lilin. Madu yang dihasilkan oleh lebah sangat bergantung kepada jenis lebah yang membuatnya. Madu dengan jenis yang berbeda akan menghasilkan madu yang berbeda pula.

Madu memiliki rasa manis disebabkan karena kandungan monosakarida jenis fruktosa dan glukosa yang terkandung di dalamnya. Madu merupakan makanan dengan kandungan energi yang tinggi. Dalam 100 gram madu terdapat sekitar 304 kilokalori energi dengan kandungan nutrien lainnya yang sedikit. 82% dari madu merupakan karbohidrat, 17% air dan rendah lemak, serat, dan protein. Hampir semua mikroorganisme tidak dapat tumbuh di dalam madu, sehingga madu yang disimpan di tempat tertutup tidak akan basi hingga ribuan tahun.

Madu sudah diproduksi dan digunakan sejak zaman dahulu. Diperkirakan madu sudah digunakan manusia sejak 8.000 tahun yang lalu. Hingga saat ini madu masih banyak digunakan untuk berbagai keperluan, seperti untuk sajian makanan dan minuman, difermentasi, dan digunakan untuk memelihara kesehatan tubuh. Salah satunya madu dikenal bermanfaat untuk menjaga kesehatan bibir. Apa saja manfaat madu untuk kesehatan bibir dan bagaimana menggunakannya? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut.

  1. Madu dapat mengatasi bibir pecah-pecah

Masalah bibir pecah-pecah dapat terjadi kapan saja, terutama ketika cuaca panas dan kering. Atau jika tidak karena cuaca, bibir pecah-pecah juga dapat terjadi akibat efek sinar matahari atau penggunaan produk kosmetik yang membuat bibir menjadi kering. Untuk mengatasi bibir pecah-pecah Anda dapat menggunakan lip balm atau jika lebih senang yang alami, bisa juga dengan menggunakan madu.

Beberapa penelitian menunjukkan madu memiliki efek anti mikroba, anti inflamasi, dan dapat menyembuhkan luka. Manfaat madu tersebut mendasari penggunaan madu untuk kesehatan dan perawatan kulit dan bibir, serta berbagai masalah kesehatan lainnya. Madu akan membantu melembabkan bibir dan melindungi bibir pecah-pecah dari infeksi. Pilihlah madu organik, kemudian aplikasikan madu ke bibir dengan menggunakan jari atau cotton swab. Jika perlu aplikasikan lagi selama beberapa kali sehari jika bibir mulai terasa kering kembali.

  • Madu dapat melembabkan bibir

Bibir yang lembab merupakan bibir yang sehat. Dengan kondisi bibir yang lembab, bibir akan tampak lebih sehat dan penampilan akan semakin sempurna. Selain itu, bibir yang lembab membuat lipstick yang digunakan tampak lebih menyatu dengan bibir dan dapat meng cover bibir lebih sempurna.

Untuk mendapatkan bibir yang terjaga kelembabannya, Anda dapat menggunakan madu. Madu merupakan humectant alami, yang artinya madu dapat menarik cairan dan kelembaban dari udara seperti magnet dan menguncinya di dalam kulit bibir. Dengan demikian, madu membantu untuk menjaga agar bibir tetap lembab dan terhidrasi dengan baik. Bibir pun akan terasa lebih halus dan lembut. Caranya mendapatkan manfaat ini sangat mudah, Anda tinggal mengoleskan madu ke bibir yang telah dibersihkan sebelumnya. Aplikasikan sambil dipijat lembut dengan ujung jari. Biarkan madu selama 15 menit, kemudian bilas dengan air hingga bersih. Selanjutnya Anda dapat mengaplikasikan lip balm atau lipstick sesuai dengan kebutuhan.

  • Madu dapat mengangkat sel-sel kulit mati di permukaan bibir

Tidak hanya sel-sel kulit mati di permukaan kulit yang harus diangkat, namun sel-sel kulit mati di permukaan bibir juga harus diangkat. Jika sel-sel kulit mati di bibir dibiarkan menumpuk maka akan membuat bibir tampak lebih kusam dan warnanya tidak sehat. Hal tersebut akan membuat penampilan tanpa make up Anda tampak kusam dan tidak terawat.

Madu memiliki kandungan alami seperti antioksidan, enzim, dan nutrien. Enzim di dalam madu dapat berperan sebagai exfoliator alami yang bekerja melepaskan dan mengangkay sel-sel kulit mati dari permukaan bibir. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda dapat mencampurkan madu dengan baking soda. Campurkan madu dan baking soda dengan perbandingan 2 : 1. Setelah tercampur merata aplikasikan campuran ke bibir yang telah dibersihkan, sambil digosok dengan gerakan memutar. Kemudian bilas hingga bersih. Cara ini akan membuat kulit bibir menjadi lebih segar dan warnanya tampak lebih cerah.

  • Madu dapat melindungi bibir dari efek sinar matahari

Paparan sinar matahari berlebih sangat tidak baik untuk kesehatan kulit dan bibir. Paparan sinar matahari dapat menimbulkan radikal bebas yang membuat kerusakan pada sel-sel di bibir dan dapat menimbulkan kulit bibir yang kering dan pecah-pecah. Radikal bebas dapat mengganggu kesehatan bibir dan mengakibatkan kerusakan bibil hingga ke tingkat DNA nya.

Madu merupakan salah satu zat yang kaya akan antioksidan. Antioksidan dalam madu akan membantu melawan radikal bebas dan melindungi bibir dari kerusakan akibat efek sinar matahari. Karakteristik madu yang dapat melembabkan bibir dan menjaga status hidrasinya, membuat bibir sehat dan terhindar dari kekeringan. Anda dapat mengaplikasikan madu ke permukaan bibir sebelum tidur dan mengaplikasikannya lagi pada siang hari untuk melindungi bibir dari efek buruk sinar matahari.

  • Madu dapat membuat bibir berwarna pink dan lembut

Bibir pink yang lembut merupakan impian dari banyak orang. Tidak hanya membuat penampilan lebih maksimal, namun bibir pink dan lembut merupakan salah satu tanda bahwa bibir sehat. Bibir dapat menghitam akibat berbagai faktor, seperti dehidrasi, merokok, penggunaan produk kosmetik setiap saat, hiperpigmentasi, paparan sinar matahari berlebih, anemia, suplai darah yang tidak maksimal, konsumsi kafein dan minuman panas, kosmetik dengan kualitas rendah, serta ketidakseimbangan hormon. Warna bibir yang menghitam membuat tampilan wajah menjadi kusam dan tidak terawat.

Untuk mendapatkan bibir yang pink dan halus, Anda dapat menggunakan scrub madu dan gula. Scrub ini sangat halus, sehingga sangat cocok untuk kondisi bibir yang sensitif. Scrub gula dikenal efektif untuk exfoliation. Scrub ini akan mengangkat sel-sel kulit mati yang membuat bibir tampak gelap dan tidak indah.

Anda dapat menggunakan gula putih atau brown sugar untuk membuat scrub ini. Namun brown sugar lebih disarankan jika Anda menginginkan scrub yang lebih lembut. Brown sugar juga kaya akan antioksidan yang dapat melindungi bibir dari sinar ultraviolet. Glycolic acid dalam gula juga dapat mengondisikan dan melindungi bibir dari toksin.

Sementara itu, madu juga merupakan humectant alami yang mengikat kelembaban dalam bibir. Madu membantu mengangkat sel kulit mati dan membuat bibir lebih terhidrasi dan sehat. Enzim di dalam madu juga membantu mencerahkan wana bibir.

Anda dapat membuat scrub madu dan gula dengan cara mencampurkan 1 sendok makan brown sugar dengan 1 sendok makan madu. Aduk hingga merata. Aplikasikan scrub ke permukaan bibir dengan jari, lalu pijat lembut selama 1 menit. Pijatan ini bermanfaat untuk membantu exfoliation dan memaksimalkan sirkulasi darah ke bibir. Biarkan scrub di bibir selama beberapa menit sebelum dibilas dengan menggunakan air. Lakukan perawatan ini 2 – 3 kali seminggu hingga muncul perubahan pada bibir.

Madu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan bibir. Pastikan Anda selalu menyediakan madu di rumah sebagai perawatan bibir utama. Lakukan perawatan secara rutin untuk hasil yang maksimal dan dapatkan bibir yang sehat, lembut, dan lembab.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Madu merupakan cairan kental dan manis yang dibuat oleh lebah dan beberapa serangga tertentu lainnya. Lebah memproduksi madu dari nektar bunga yang manis. Lebah kemudian menyimpan madu di tempat madu yang terbuat dari bahan lilin. Berbagai jenis madu yang berbeda menghasilkan madu yang berbeda pula.

Madu memiliki rasa manis dari kandungan monosakarida yaitu fruktosa dan glukosa. Dalam 100 gram madu terkandung sekitar 304 kilokalori, dan terdiri dari 17% air dan 82% karbohidrat, dengan kandungan lemak, serat, dan protein yang rendah. Sementara itu, kandungan vitamin dan mineral hanya mencapai 1 – 2% dari kebutuhan total.

Madu sudah diproduksi dan digunakan oleh manusia sejak zaman dahulu. Lukisan kuno di dinding gua di Spanyol menyebutkan bahwa madu sudah dikonsumsi manusia sejak 8.000 tahun yang lalu. Hingga saat ini madu masih dikonsumsi dengan berbagai tujuan, mulai dari pemanis hingga kesehatan kulit dan tubuh. Salah satu kelompok yang mendapatkan manfaat dari madu adalah ibu hamil dan ibu menyusui. Madu dikenal memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Kira-kira apa saja manfaat madu untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana madu dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut ini.

  1. Madu dapat meningkatkan kekebalan tubuh ibu hamil

Masa kehamilan merupakan masa yang sangat penting bagi seorang ibu. Pada masa ini ibu benar-benar harus menjaga kesehatannya, karena tidak hanya kesehatannya sendiri namun juga kesehatan bayi yang dikandungnya. Jika ibu mengalami sakit maka bayi pun akan terkena dampaknya. Bahkan pada kondisi penyakit tertentu, seperti infeksi virus dan penyakit kronis, kesakitan ibu dapat berdampak terhadap perkembangan janin hingga bisa menyebabkan kecacatan.

Salah satu manfaat dari madu untuk kesehatan ibu hamil adalah mampu meningkatkan kekebalan tubuh atau imunitas ibu. Madu juga berperan sebagai antibakteri dan antioksidan yang dapat melindungi tubuh ibu dari penyakit dan kerusakan akibat radikal bebas. Konsumsi madu selama masa kehamilan menjadi sangat penting untuk memaksimalkan pertumbuhan janin dan memelihara kesehatan ibu secara keseluruhan.

  • Madu dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengatasi insomnia

Pada trimester pertama dan ketiga kehamilan, kelelahan merupakan keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil. Pada trimester pertama kehamilan, kelelahan disebabkan oleh berbagai perubahan fisik seperti peningkatan kebutuhan dan penggunaan oksigen, peningkatan kadar hormon progesteron dan relaxin, dan peningkatan proses metabolisme di dalam tubuh. Selain itu dapat pula disebabkan oleh perubahan psikologis seperti mood swings dan peran ganda sebagai ibu dan istri. Sementara itu, pada trimester ketiga kehamilan, kelelahan dapat disebabkan karena gangguan tidur akibat peningkatan berat badan dan kesulitan menemukan posisi nyaman saat tidur, ketidaknyamanan fisik seperti heartburn, insomnia akibat mood swings, kecemasan akan mendapat peran ganda sebagai ibu dan istri, serta akibat penurunan aktivitas fisik.

Ketika kelelahan melanda, tidur yang berkualitas menjadi suatu keharusan bagi ibu hamil. Madu merupakan salah satu minuman yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi insomnia. Madu memiliki kemampuan hypnotic action yang dapat memaksimalkan tidur ibu. Untuk mendapatkan manfaat ini ibu dapat meminum segelas susu hangat yang dicampur dengan 1 sendok makan madu sebelum tidur agar mendapatkan tidur yang pulas dan berkualitas.

  • Madu dapat mencegah pilek dan batuk pada ibu hamil

Masalah kesehatan ringan seperti pilek dan batuk mudah sekali menyerang, termasuk pada ibu hamil. Meskipun tidak begitu parah, namun tentunya masalah pilek dan batuk sangat mengganggu keseharian ibu dan menimbulkan ketidaknyamanan. Manfaat madu yang selanjutnya adalah kemampuan antiviralnya yang dapat menghambat infeksi dan aktivitas virus di dalam tubuh, sehingga sangat efektif untuk mencegah pilek. Madu juga dikenal sebagai pereda batuk sehingga dapat meredakan batuk yang mengganggu. Untuk mendapatkan manfaat ini ibu dapat mengonsumsi madu secara langsung atau dicampur dengan jeruk nipis. Campurkan satu sendok teh jeruk nipis dengan segelas air hangat, lalu tambahkan beberapa sendok makan madu. Konsumsi air madu dan jeruk nipis setiap hari setelah makan.

  • Madu dapat meredakan nyeri tenggorokan

Menjelang trimester dua kehamilan, ibu hamil dapat mengalami heartburn. Heartburn merupakan sensasi terbakar pada dada akibat naiknya cairan asam lambung ke kerongkongan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron yang berdampak pada berelaksasinya cardiac sphincter atau otot yang menjadi pintu pembatas antara lambung dan kerongkongan. Cairan lambung yang bersifat asam dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan menyebabkan nyeri. Nyeri pada heartburn bisa menjalar hingga ke leher dan tenggorokan.

Selain mengatasi gejala heartburn dengan cara menghindari berbaring selama 1 – 3 jam setelah makan, dan mengurangi konsumsi makanan yang menstimulasi pengeluaran asam lambung (seperti kopi, makanan pedas, coklat), ibu juga dapat meredakan masalah nyeri tenggorokan yang terjadi akibat heartburn dengan menggunakan madu. Madu memiliki sifat anti inflamasi atau anti peradangan sehingga merekan nyeri pada tenggorokan. Selain nyeri tenggorokan akibat heartburn, manfaat madu ini juga berlaku untuk semua nyeri tenggorokan akibat penyebab lain. Cara mendapatkan manfaat ini adalah dengan mencampurkan madu ke dalam teh lemon atau teh jahe hangat, kemudian diminum selagi hangat.

  • Madu dapat meningkatkan produksi ASI

Beberapa ibu mungkin mengalami masalah dengan jumlah ASI yang sedikit. ASI yang sedikit tentu sangat beresiko karena bayi akan kelaparan dan tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan mengonsumsi smoothie madu dan telur. Caranya yaitu dengan memblender susu cair, buah-buahan organik sesuai selera, madu, dan 1 – 2 butir kuning telur mentah. Lalu blender semua bahan hingga tercampur rata dan minum setiap hari secara rutin. Selain itu, imbangi juga dengan melakukan pompa ASI secara rutin. Jika perlu, maksimalkan pompa ASI hingga 1,5 – 2 jam sekali selama siang hari.

Madu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Madu juga aman dikonsumsi selama masa kehamilan dan menyusui. Sebaiknya madu dikonsumsi sebanyak 3 – 5 sendok makan (180 – 200 kalori) setiap harinya. Kalori dari gula atau karbohidrat sederhana seperti yang terkandung dalam madu tidak boleh dikonsumsi melebihi 10% dari total kebutuhan kalori selama kehamilan, yaitu sekitar 1800 sampai 2400 kalori per hari. Oleh karena itu, batas aman yang dianjurkan dalam mengonsumsi madu adalah 3 – 5 sendok makan, dimana 1 sendok makan madu mengandung 60 kalori.

Dalam mengonsumsi madu disarankan untuk tidak mencampurkan madu ke dalam air atau minuman panas, karena air atau minuman panas dapat menghilangkan enzim baik dalam madu. Disarankan untuk mencampurkan madu ke dalam air hangat atau air dingin biasa. Untuk memilih madu, pastikan untuk memilih madu yang telah dipasteurisasi dan pilih madu organik dengan proses pengolahan yang minimal. Madu dengan kualitas yang baik dan diolah dengan cara yang sesuai dapat memberikan manfaat yang maksimal. Jangan lupa untuk mengonsumsi madu secara rutin setiap hari ya bu, dan dapatkan tubuh yang sehat selama masa kehamilan dan menyusui.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail