Category:

Ibu & Anak

Tomat tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Hampir setiap hari kita menggunakan buah tomat untuk berbagai keperluan. Buah tomat juga pasti dapat kita temukan dengan mudah, baik di warung, pasar, toko sayur, hingga supermarket.

Tomat merupakan buah dari tanaman dengan nama latin Solanum lycopersicum atau dikenal dengan tanaman tomat. Tanaman tomat ini berasal dari wilayah barat Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Terdapat banyak sekali varian tomat yang tumbuh di berbagai daerah di dunia dengan berbagai iklim dan temperatur. Umumnya tanaman tomat tumbuh hingga setinggi 1 – 3 meter. Tanaman tomat termasuk tumbuhan menjalar dengan batang yang lemah dan biasanya harus disangga.

95% dari buah tomat adalah air, dengan 4% karbohidrat dan kurang dari 1% lemak dan protein. Dalam 100 gram tomat mengandung 18 kalori dan kandungan vitamin C yang cukup tinggi sebanyak 14 mg atau 17% dari kebutuhan harian. Tomat juga mengandung serat dan likopen yang baik untuk kesehatan.

Buah tomat memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan, termasuk untuk kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Beberapa manfaat tomat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui di antaranya yaitu sebagai berikut.

  1. Tomat dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi atau sulit buang air besar merupakan masalah yang sering dialami oleh ibu selama masa kehamilan. Banyak faktor yang dapat menyebabkan konstipasi pada ibu hamil. Peningkatan kadar hormon progesteron selama kehamilan dapat mengakibatkan penurunan kontraktilitas saluran cerna, menyebabkan sisa makanan berjalan lebih lambat di usus besar, yang kemudian mengakibatkan peningkatan penyerapan air di usus besar. Kondisi tersebut membuat feses menjadi lebih kering dan padat sehingga sulit dikeluarkan. Perubahan fisiologis tersebut semakin diperparah dengan asupan serat yang kurang, kurang minum, kurang bergerak, dan efek samping dari konsumsi suplemen zat besi dan kalsium. Selain itu kandungan yang semakin membesar juga dapat menekan usus sehingga menyebabkan ketidaknyamanan di perut ibu.

Buah tomat adalah buah yang kaya serat dan mengandung banyak air. Kandungan serat dalam buah tomat akan menstimulasi pergerakan usus dan menormalkan kembali pergerakan usus. Sementara itu, air dalam tomat berperan melancarkan pencernaan sehingga makanan dapat melewati usus dengan mudah dan tidak mengeras saat akan dikeluarkan. Oleh karena itu, konsumsi tomat selama masa kehamilan sangat direkomendasikan. Untuk hasil yang lebih optimal, imbangi juga dengan memperbanyak minum air dan melakukan olah raga ringan selama kehamilan.

  • Tomat dapat memaksimalkan penyerapan zat besi

Ibu hamil sangat rentan mengalami anemia akibat kekurangan zat besi. Diperkirakan 1 dari 4 ibu hamil mengalami anemia akibat kekurangan zat besi. Zat besi merupakan komponen penting dalam pembuatan sel darah merah. Sel darah merah ini berperan dalam penyaluran oksigen ke organ vital ibu dan janin. Anemia pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan kematian saat persalinan. Sementara itu, anemia pada akhir kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya perdarahan postpartum dan infeksi pada ibu dan bayi pada saat persalinan atau setelah persalinan.

Untuk mengatasi dan mencegah terjadinya anemia akibat kekurangan zat besi, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau yang dikenal dengan obat penambah darah dan meningkatkan asupan makanan tinggi zat besi. Namun konsumsi suplemen atau makanan tinggi zat besi tidak akan diserap maksimal tanpa adanya vitamin C di dalam tubuh. Vitamin C berperan sebagai zat perantara dalam penyerapan zat besi dari saluran cerna ke dalam tubuh, sehingga dengan vitamin C penyerapan zat besi menjadi maksimal. Tomat merupakan salah satu buah tinggi vitamin C sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu selama masa kehamilan.

  • Tomat dapat mencegah kelainan bawaan pada bayi

Tomat memiliki kandungan likopen, yaitu jenis antioksidan kuat yang mencegah terjadinya kerusakan pada sel. Konsumsi buah tomat selama kehamilan dapat mencegah perkembangan abnormal pada bayi, sehingga bayi dalam kandungan akan tumbuh sehat dan akan lahir dengan normal nantinya. Selain mencegah kelainan bawaan pada bayi, likopen dalam buah tomat juga mencegah terjadinya preeklamsia pada ibu, yaitu penyakit tekanan darah tinggi yang disertai dengan adanya urin dalam darah, pembengkakan pada kaki dan tangan, serta kejang. Preeklamsia dapat meningkatkan resiko kelahiran prematur dan kematian janin di dalam rahim.

  • Tomat dapat membantu pembentukan jaringan ikat pada bayi

Tomat memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, yaitu protein utama pada jaringan ikat tubuh yang membangun organ-organ tubuh, termasuk tulang dan jaringan kulit. Vitamin C sangat diperlukan oleh janin agar pertumbuhannya berjalan dengan baik dan normal. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan vitamin C harian melalui konsumsi tomat selama masa kehamilan menjadi sangat penting dan esensial.

  • Tomat dapat membantu memaksimalkan pertumbuhan otak dan tulang belakang

Tomat memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi. Asam folat ini sangat dibutuhkan selama masa kehamilan karena dapat membantu perkembangan otak dan tulang belakang janin dalam kandungan. Konsumsi asam folat yang sesuai dapat mengurangi resiko terjadinya neural tube defects, yaitu kelainan bawaan lahir yang menyerang otak dan tulang belakang. Neural tube defects dapat berupa celah abnormal pada tulang belakang, ukuran otak yang lebih kecil, sebagian otak hilang, dan kelainan otak dan tulang belakang lainnya.

  • Tomat dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi

Bayi baru lahir hingga usia 1 tahun biasanya sangat mudah sakit, terutama terserang virus influenza yang menyebabkan bayi batuk pilek dan demam. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi, bayi harus mendapat asupan vitamin C yang cukup. Karena pada 6 bulan awal bayi hanya bisa mengonsumsi ASI dari ibu, maka ibulah yang harus menyediakan vitamin C bagi bayi dengan cara mengonsumsi buah yang tinggi vitamin C seperti buah tomat. Konsumsi buah tomat secara rutin setiap hari mampu memenuhi kebutuhan vitamin C ibu dan bayi.

Tomat memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Tentunya ibu harus memilih buah tomat berkualitas agar hasilnya maksimal. Pilih buah tomat dengan warna merah terang tanpa bintik-bintik hitam dan noda. Hindari buah tomat yang terlalu keras atau terlalu lunak. Pilih buah tomat yang lebih berat karena berarti kandungan airnya lebih banyak. Ibu dapat mengetahui rasa dari buah tomat dengan cara mencium dari tangkainya. Disarankan untuk mendapatkan buah tomat langsung dari petani dan pilih buah tomat tanpa campuran bahan kimia.

Buah tomat paling baik disimpan dalam keadaan tanpa dicuci dalam temperatur ruangan dan tanpa terkena sinar matahari langsung. Selain itu tidak disarankan untuk memasukkan buah tomat ke dalam kulkas karena dapat mempengaruhi rasanya. Buah tomat yang belum matang bisa disimpan di dalam paper bag hingga matang.

Buah tomat dapat dikonsumsi dengan berbagai cara seperti ditambahkan ke dalam salad, dibuat sup, dibuat jus, ditambahkan ke dalam roti, atau dibuat saus tomat, sehingga dapat dipastikan ibu tidak akan bosan meski harus mengonsumsi tomat setiap hari.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Susu kedelai mungkin sudah tidak asing bagi kita, namun jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kedelai masih belum sepopuler susu sapi. Pada dasarnya, susu kedelai bukanlah susu, melainkan sari kacang kedelai yang berwarna putih kekuningan menyerupai susu. Susu kedelai atau dikenal juga dengan susu soya, dibuat dengan cara merendam dan menghaluskan kacang kedelai kemudian dididihkan dan disaring dari ampasnya. Susu kedelai menjadi minuman yang biasa dikonsumsi di Eropa dan Amerika Utara. Biasanya susu kedelai dihidangkan untuk sarapan pagi dan disajikan bersama dengan roti atau biskuit.

Rasa susu kedelai sangat dipengaruhi oleh bahan kacang kedelai yang digunakan. Namun secara umum rasanya tidak jauh berbeda dengan susu sapi. Kandungan nutrisi di dalam susu kedelai juga tidak kalah dari susu sapi biasa, bahkan susu kedelai lebih rendah lemak, rendah kalori, lebih tinggi kalsium, lebih tinggi vitamin A dibandingkan dengan susu sapi. Selain itu, susu kedelai juga mengandung sedikit serat dan tidak mengandung kolesterol. Susu kedelai juga menjadi pilihan utama bagi para vegetarian dan orang yang memiliki intoleransi terhadap laktosa susu sapi.

Susu kedelai dikenal sebagai susu kesehatan dan aman dikonsunsumsi semua kalangan, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Susu kedelai dipercaya memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan ibu selama masa kehamilan dan masa menyusui. Kira-kira apa saja manfaat susu kedelai untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana susu kedelai bisa bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut ini.

  1. Susu kedelai dapat mencegah kecacatan otak dan tulang belakang pada bayi

Perkembangan otak dan tulang belakang terjadi pada awal kehamilan, yaitu pada 3 – 4 minggu pertama. Infeksi, trauma, dan malnutrisi pada periode ini dapat menyebabkan kelainan pada perkembangan otak dan tulang belakang.

Kelainan bawaan pada otak dan tulang belakang bayi dikenal dengan neural tube defects. Neural tube defects merupakan kelainan bawaan yang paling sering terjadi pada bayi. Diperkirakan 3.000 kelahiran setiap tahun mengalami komplikasi neural tube defects. Kelainan yang termasuk neural tube defects di antaranya yaitu cacat lahir dengan celah pada tulang belakang (spina bifida), ukuran otak kecil atau sebagian otak hilang (anencephaly), penonjolan otak keluar dari tengkorak (encephalocele), dan kelainan otak dan tulang belakang lainnya.

Susu kedelai sangat tinggi akan kandungan asam folat. Penelitian menunjukkan pemberian suplemen asam folat dan pemenuhan kebutuhan asam folat pada masa sebelum kehamilan dan saat kehamilan dapat menurunkan resiko terjadinya neural tube defects hingga 50%. Oleh karena itu konsumsi susu kedelai secara rutin dapat memaksimalkan perkembangan otak dan tulang belakang bayi, serta mencegah terjadinya kelainan neural tube defects.

  • Susu kedelai dapat membantu pembentukan organ-organ janin

Susu kedelai memiliki kandungan protein yang tinggi. Protein sangat penting untuk pertumbuhan sel-sel dan organ pada tubuh janin. Dengan konsumsi susu kedelai yang rutin setiap hari, maka pembentukan organ-organ janin akan maksimal dan janin dapat lahir dengan normal. Beberapa protein yang dapat ditemukan dalam susu kedelai di antaranya yaitu lysin, glycine, isoleucine, arginine, dan threonine. Protein ini sangat bermanfaat bagi perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan.

  • Susu kedelai merupakan sumber omega 3 yang baik

Omega 3 merupakan asam lemak yang sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan. Sayangnya, tubuh tidak dapat memproduksi omega 3 sehingga hanya dapat diperoleh dari makanan atau minuman. Salah satu minuman yang kaya akan omega 3 adalah susu kedelai. DHA dan EPA adalah jenis omega 3 yang paling bermanfaat untuk ibu dan janin. EPA membantu perkembangan jantung, sistem imun, dan respon inflamasi pada janin. Sementara itu, DHA membantu pertumbuhan dan kerkembangan otak, mata, dan sistem saraf pusat. Selain itu, EPA dan DHA juga terbukti dapat mencegah terjadinya kelahiran prematur, menurunkan resiko penyakit preeklamsia pada ibu, dan dapat meningkatkan berat badan lahir bayi. Ibu disarankan untuk mengonsumsi susu kedelai setiap hari untuk mendapatkan manfaat omega 3.

  • Susu kedelai dapat mencegah terjadinya depresi postpartum

Setelah melahirkan, terjadi penurunan drastis kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh ibu. Hal ini dapat berkontribusi terhadap gangguan mood pasca persalinan (postpartum). Semakin drastis penurunan kadar hormon tersebut, semakin rentan ibu mengalami gangguan mood.

50% – 90% ibu yang baru melahirkan mengalami baby blues. Baby blues merupakan gejala depresi ringan seperti kecemasan, mudah tersinggung, mood swing, cengeng, sensitif, merasa kewalahan, dan kelelahan hebat. Biasanya baby blues mencapai puncaknya pada hari ke 4 dan ke 5 pasca persalinan, dan mereda pada hari ke 10. Baby blues biasanya akan hilang dengan sendirinya dan tidak memerlukan penanganan lebih lanjut, namun jika gejala baby blues terus dirasakan hingga 6 minggu dan semakin parah, maka ibu dikatakan mengalami depresi postpartum. Depresi postpartum inilah yang memerlukan pengobatan dan terapi dari psikiater. Dalam kondisi yang parah, depresi postpartum dapat berkembang menjadi postpartum psikosis, dimana ibu mengalami halusinasi dan delusi, serta seringkali berkeinginan untuk menyakiti diri sendiri atau bayi.

Defisiensi atau kekurangan omega 3 dapat meningkatkan resiko terjadinya depresi postpartum pada ibu. Oleh karena itu, ibu sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan atau minuman kaya omega 3 seperti susu kedelai pada saat kehamilan dan setelah melahirkan. Konsumsi susu kedelai bermanfaat untuk mencegah terjadinya depresi postpartum pada ibu.

  • Susu kedelai dapat menjaga kesehatan tulang ibu

Susu kedelai memiliki kandungan kalsium yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari kalsium dalam susu sapi. Kalsium merupakan mineral penting yang wajib dipenuhi selama masa menyusui. Bayi membutuhkan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Kalsium ini didapatkan bayi dari ibu melalui ASI. Jika ibu mengalami defisiensi atau kekurangan kalsium, maka tubuh ibu akan berusaha memenuhi kebutuhan kalsium bayi dengan cara mengambil cadangan kalsium dari tulang. Jika dibiarkan, hal ini akan berbahaya karena tulang ibu akan menjadi rapuh, keropos, dan mudah patah. Oleh karena itu, ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi minuman tinggi kalsium seperti susu kedelai agar kebutuhan kalsium dirinya dan bayi dapat terpenuhi tanpa merusak tulang ibu.

Susu kedelai ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Ibu dapat mengonsumsi 1 – 2 gelas susu kedelai setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya. Namun jika ibu memiliki alergi terhadap kacang kedelai, sebaiknya hindari meminum susu kedelai. Susu kedelai aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui selama tidak dikonsumsi secara berlebihan. Sangat jarang ditemukan efek samping negatif dari konsumsi susu kedelai. Namun jika ibu ragu dengan keamanan mengonsumsi susu kedelai pada masa kehamilan, ada baiknya untuk mendiskusikan hal tersebut dengan dokter kandungan ibu sebelum memasukkan susu kedelai ke dalam menu harian ibu.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Susu beruang sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Susu dengan gambar beruang di depannya ini memiliki merk Bear Brand. Susu beruang atau Bear Brand merupakan susu sapi steril yang dimiliki oleh Nestle. Susu beruang dijual di hampir seluruh wilayah Asia Tenggara. Susu beruang dibuat dengan cara mengolah susu sapi melalui proses sterilisasi, kemudian diawetkan dengan suhu tinggi melebihi titik didihnya. Hal tersebut menjadikan susu beruang akan tetap awet di dalam kemasan kalengnya meski tanpa ditambahkan bahan pengawet buatan. Selama kemasannya tidak rusak, susu beruang akan terjaga kualitasnya hingga dikonsumsi oleh masyarakat.

Susu beruang atau Bear Brand memiliki nutrisi yang sangat banyak di dalamnya, seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin A dan nutrisi penting lainnya. Susu beruang sangat direkomendasikan untuk semua kalangan, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Susu beruang memiliki manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat susu beruang untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui tersebut? Serta bagaimana susu beruang dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Simak penjelasannya dalam uraian berikut ini.

  1. Susu merupakan sumber vitamin D yang baik

Vitamin D merupakan salah satu vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin D sangat penting dalam masa kehamilan. Ibu hamil harus memenuhi kebutuhan vitamin D untuk mendukung kesehatan dirinya dan perkembangan bayinya. Asupan vitamin D yang cukup dapat mencegah terjadinya kelahiran bayi prematur dan mencegah infeksi pada ibu dan bayi. Penelitian menunjukkan vitamin D berperan penting dalam fungsi kekebalan tubuh, pembelahan sel yang sehat, dan baik untuk kesehatan tulang. Vitamin D juga penting untuk penyerapan dan metabolisme kalsium dan fosfor.

Susu beruang memiliki kandungan vitamin D yang tinggi. Konsumsi susu beruang selama masa kehamilan dapat memberikan berbagai manfaat dari vitamin D yang baik untuk kesehatan ibu dan perkembangan janin. Susu beruang juga dikemas tanpa bahan pengawet dan bahan tambahan lain, sehingga kandungan vitamin D di dalamnya maksimal dan mencukupi kebutuhan ibu.

  • Susu beruang dapat mengurangi kram pada kaki

Kram pada kaki merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu hamil. Biasanya kram pada kaki ini terjadi ketika memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan dan disebabkan oleh penekanan pada saraf dan pembuluh darah di area pinggang akibat rahim dan janin yang membesar. Asupan nutrisi yang kurang mineral kalsium dan magnesium juga dapat menyebabkan kram pada kaki. Selain itu, peregangan atau stretching yang tiba-tiba pada otot kaki juga berperan dalam menyebabkan kram pada kaki.

Susu beruang memiliki kandungan mineral penting seperti kalsium dan magnesium. Kedua mineral tersebut dapat mengurangi kram pada kaki. Selain itu, ibu juga bisa mengompres otot kaki yang kram dengan menggunakan air hangat untuk membantu merilekskan otot kaki. Hindari melakukan stretching tiba-tiba pada kaki, hindari berjalan berlebihan, berdiri terlalu lama dan duduk dengan menyilangkan kaki. Ibu juga disarankan untuk mengangkat kaki saat duduk untuk mengurangi penekanan pada daerah pinggang.

  • Susu beruang dapat memaksimalkan pertumbuhan organ-organ bayi

Vitamin A merupakan vitamin larut lemak yang disimpan di dalam hati. Vitamin A sangat diperlukan oleh ibu hamil. Dalam satu hari ibu hamil membutuhkan sekitar 770 mcg vitamin A. Vitamin A ini bermanfaat untuk perkembangan janin di dalam rahim, termasuk perkembangan jantung, paru, ginjal, mata, tulang, sistem sirkulasi, pernapasan, dan sistem saraf pusat. Susu beruang memiliki kandungan vitamin A di dalamnya dan dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin A harian ibu. Dengan demikian, konsumsi susu beruang dapat membantu memaksimalkan perkembangan organ-organ pada janin.

  • Susu beruang dapat meredakan heartburn

Heartburn adalah sensasi terbakar pada dada yang terjadi akibat dinding kerongkongan yang iritasi. Heartburn disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron yang menyebabkan relaksasi pada cardiac sphincter, yaitu otot yang membatasi antara lambung dan kerongkongan. Ketika cardiac sphincter mengalami relaksasi maka cairan dari lambung dapat naik hingga ke kerongkongan. Cairan lambung yang bersifat asam dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan menyebabkan nyeri dan sensasi terbakar. Nyeri pada dada ini bisa menjalar hingga ke leher dan tenggorokan, serta semakin parah ketika ibu hamil berbaring, membungkuk, dan memakai pakaian yang ketat. Ukuran perut yang semakin besar juga dapat menghambat pengosongan lambung, sehingga makanan berada dalam lambung dalam waktu yang lebih lama.

Susu beruang memiliki sifat menyejukkan dan berperan sebagai antacid atau penetral asam lambung, sehingga dapat meredakan heartburn. Ibu hamil dapat mengonsumsi susu beruang untuk mengatasi masalah perut dan asam lambung. Selain itu, ibu hamil juga disarankan untuk tidak berbaring hingga 1 – 3 jam setelah makan untuk mencegah naiknya cairan lambung, makan secara perlahan dan tidak terlalu banyak, serta hindari makanan penyebab asam lambung tinggi seperti coklat, makanan pedas, kopi, dan peppermint. Ibu juga harus mengunyah makanan hingga lembut, dan mengurangi makanan berlemak untuk mencegah peningkatan tekanan pada lambung.

  • Susu beruang dapat meningkatkan intelegensi bayi

Susu beruang memiliki kandungan iodine di dalamnya. Iodine ini terbukti dapat memaksimalkan perkembangan otak janin. Selain itu, iodine juga dapat meningkatkan IQ bayi, sehingga kelak anak akan memiliki tingkat intelegensi yang baik dan dapat dengan mudah mempelajari berbagai hal, serta berprestasi ketika memasuki usia sekolah. Konsumsi susu beruang sejak ibu hamil dapat memaksimalkan potensi bayi dan meningkatkan intelegensi bayi.

  • Susu beruang dapat menjaga kesehatan tulang ibu selama masa menyusui

Bayi disarankan untuk mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan. Selama 6 bulan ini bayi bergantung pada nutrisi yang terkandung di dalam ASI ibu. Bayi memerlukan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Kalsium ini didapat dari ASI. Jika ibu tidak mengonsumsi kalsium yang cukup untuk dirinya dan bayi, maka tubuh ibu akan mengambil cadangan kalsium dari tulang untuk diberikan kepada bayi. Kondisi ini jika dibiarkan dalam waktu yang lama akan mengganggu kesehatan tulang ibu. Tulang ibu akan menjadi rapuh, keropos, dan mudah sekali patah. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu untuk mendapatkan kalsium yang cukup dari makanan dan minuman yang dikonsumsinya.

Susu beruang merupakan susu sapi steril yang mengandung banyak nutrisi, terutama kalsium. Kalsium ini sangat penting untuk ibu pada masa menyusui. Konsumsi susu beruang sebanyak 2 – 3 gelas sehari pada masa menyusui dapat memenuhi kebutuhan kalsium ibu dan bayi, memfasilitasi perkembangan tulang dan gigi bayi, serta dapat menjaga kesehatan tulang ibu.

Susu beruang ternyata memiliki banyak sekali manfaat untuk ibu hamil dan menyusui. Susu beruang dapat dikonsumsi 2 – 3 gelas sehari pada masa hamil dan menyusui. Pastikan ibu menyediakan susu beruang di rumah ya dan konsumsi secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Semangka merupakan buah segar yang banyak disukai oleh kebanyakan orang. Semangka atau Citrullus lanatus merupakan tumbuhan yang tumbuh merambat dan berasal dari Afrika Selatan. Namun saat ini sudah banyak dibudidayakan di berbagai negara di dunia yang beriklim tropis dan subtropis. Buah semangka memiliki kulit buah yang berwarna hijau dengan daging buah berwarna merah atau kuning dan memiliki banyak biji berwarna hitam. Rasanya manis dan segar. Buah semangka dapat dimakan langsung atau diolah menjadi jus atau dicampur dalam salad buah.

Buah semangka memiliki kandungan air yang tinggi, yaitu mencapai 91% dari keseluruhan buah. Mengandung 6% gula dan rendah lemak. Dalam 100 gram buah semangka hanya terdapat sekitar 30 kalori dengan berbagai macam vitamin. Vitamin paling tinggi dalam buah semangka yaitu vitamin C sebanyak 8,1 mg atau 10% dari kebutuhan harian. Buah semangka juga mengandung karotenoid dan likopen, serta beberapa mineral penting seperti megnesium, kalium, dan zat besi.

Buah semangka memiliki kandungan zat gizi yang baik untuk kesehatan, termasuk jika dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Buah semangka dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu dan bayi. Apa saja manfaat buah semangka untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Bagaimana buah semangka bisa bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Yuk kita simak penjelasannya berikut ini.

  1. Buah semangka dapat meredakan dan mengatasi heartburn

Heartburn merupakan sensasi terbakar pada dada akibat iritasi pada kerongkongan. Heartburn pada ibu hamil disebabkan oleh tingginya kadar hormon progesteron yang mangakibatkan relaksasi pada cardiac sphincter, yaitu otot yang membatasi antara lambung dan kerongkongan. Relaksasinya cardiac sphincter ini menyebabkan cairan lambung naik ke kerongkongan. Karena cairan lambung ini bersifat asam, maka dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar. Heartburn terjadi pada 70% ibu hamil, terutama paling sering terjadi ketika memasuki trimester ketiga kehamilan. Nyeri heartburn dapat menjalar hingga ke leher dan tenggorokan. Nyeri semakin parah ketika ibu hamil berbaring, membungkuk, atau memakai pakaian ketat.

Buah semangka merupakan buah yang menyejukkan bagi lambung dan saluran cerna. Buah semangka dapat mengatasi dan meredakan gejala heartburn. Kandungan buah semangka yang tinggi air dan sejuk dapat mengurasi sensasi terbakar dan nyeri pada dada dengan cepat. Selain itu, hindari juga tidur pada waktu 1 – 3 jam setelah makan, hindari makanan yang dapat menstimulasi pengeluaran asam lambung berlebih seperti makanan pedas, coklat, kopi, sida, dan peppermint, serta hindari makan dengan porsi terlalu besar.

  • Buah semangka dapat mengurangi pembengkakan

Pembengkakan merupakan masalah yang sering terjadi pada ibu hamil. Pembengkakan terjadi akibat peningkatan hormon dan volume darah di dalam tubuh ibu. Natrium dan air lebih banyak disimpan di dalam tubuh dan rasa haus juga meningkat. Pembengkakan paling sering terjadi di area tungkai dan kaki, serta semakin parah jika berdiri atau duduk lama.

Buah semangka merupakan buah yang tinggi akan air. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi sumbatan pada vena dan otot, sehingga membantu mengurangi pembengkakan. Ibu juga disarankan untuk mengangkat kaki lebih tinggi dari hati untuk mengurangi pembengkakan, hindari berdiri atau duduk dalam waktu yang lama, serta berbaring ke sebelah kiri untuk mencegah rahim menekan pembuluh darah vena besar di dekat jantung. Selain itu, ibu juga harus menghindari makanan tinggi natrium seperti keripik, kerupuk, dan camilan asin.

  • Buah semangka dapat mencegah dehidrasi

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak air selama kehamilan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan kontraksi prematur dan meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi prematur. Buah semangka merupakan buah yang kaya akan air. Kandungan air dalam buah semangka mencapai 91% dari total keseluruhan buahnya. Mengonsumsi buah semangka merupakan cara yang menyenangkan dan mudah untuk tetap terhidrasi dengan baik. Badan ibu akan terasa lebih sehat dan segar dengan buah semangka.

  • Buah semangka dapat mengurangi kram pada kaki

Kram pada kaki merupakan masalah yang sering terjadi pada ibu hamil, terutama ketika memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan. Kram pada kaki ini dapat disebabkan oleh rahim dan janin yang menekan saraf dan pembuluh darah di sekitar area pinggang. Selain itu kram pada kaki juga dapat disebabkan oleh kurangnya asupan beberapa mineral tertentu seperti kalsium dan magnesium. Meregangkan otot tungkai secara tiba-tiba juga dapat menyebabkan kram pada kaki.

Buah semangka memiliki kandungan yang tinggi akan magnesium. Dalam 100 gram buah semangka terdapat sekitar 10 mg magnesium. Konsumsi buah semangka setiap hari dapat memenuhi kebutuhan magnesium harian dan mengurangi terjadinya kram pada kaki. Ibu juga dapat mengurangi kram kaki dengan cara mengompres otot yang mengalami kram dengan air hangat. Hindari meregangkan tungkai secara tiba-tiba dan berjalan secara berlebihan. Angkat kaki saat duduk untuk mengurangi tekanan.

  • Buah semangka dapat membantu melancarkan pencernaan

Konstipasi atau susah buang air besar merupakan masalah yang banyak terjadi pada ibu hamil. Konstipasi dapat disebabkan oleh peningkatan kadar hormon progesteron selama masa kehamilan. Peningkatan progesteron dapat menurunkan kontraktilitas saluran cerna, memperlambat pergerakan sisa makanan di usus besar, dan meningkatkan penyerapan cairan di usus besar, menjadikan feses menjadi kering, padat, dan sulit dikeluarkan. Faktor lain yang berkontribusi terhadap munculnya keluhan konstipasi pada ibu hamil adalah kurangnya asupan serat, kurangnya cairan, kurang aktivitas fisik, konsumsi suplemen zat besi dan kalsium. Ukuran rahim dan janin yang membesar juga dapat menekan usus dan menyebabkan ketidaknyamanan di perut.

Buah semangka merupakan buah yang tinggi serat dan tinggi air. Serat bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, melunakkan feses, dan memudahkan buang air besar. Kandungan air dalam buah semangka juga mempermudah pergerakan makanan dan sisa makanan di dalam usus. Buah semangka sangat efektif untuk mengatasi konstipasi pada ibu hamil. Selain itu, imbangi juga dengan aktivitas fisik, seperti senam hamil dan olah raga ringan setiap hari.

  • Buah semangka dapat melindungi bayi dari penyakit

Selama 6 bulan pertama, bayi mendapatkan nutrisi dari ibu dalam bentuk ASI. Kandungan nutrisi dalam ASI sangat dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh ibu. Oleh karena itu, ibu diharuskan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi dan kaya akan vitamin dan mineral. Salah satu nutrisi penting untuk bayi adalah vitamin C. Vitamin C bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi bayi dari penyakit. Buah semangka merupakan buah yang kaya akan vitamin C, sehingga baik untuk dikonsumsi ibu menyusui agar bayinya tidak mudah sakit. Kebutuhan vitamin C yang tercukupi akan membuat bayi lebih sehat dan tidak mudah sakit.

Buah semangka ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Pastikan ibu selalu menyediakan buah semangka di rumah untuk dikonsumsi setiap harinya, dan dapatkan tubuh sehat bagi ibu dan buah hati.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Kurma tentunya sudah tidak asing lagi bagi setiap orang. Biasanya buah kurma banyak ditemui di berbagai toko buah dan minimarket terutama pada bulan Ramadhan. Kurma memiliki nama latin Phoenix dactylifera, merupakan tanaman sejenis palm yang buahnya dapat dimakan. Pohon kurma berasal dari daerah Mesir dan Mesopotamia, namun saat ini sudah banyak dibudidayakan di Afrika, Timur Tengah, Asia dan wilayah tropis atau subtropis lainnya.

Pohon kurma dapat tumbuh hingga mencapai tinggi sekitar 15 – 25 m. Daunnya memiliki panjang 3 – 5 m dan berduri pada tangkai daunnya. Buah kurma berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 3 – 7 cm dan diameternya sekitar 2 – 3 cm. Pada saat masih muda buah kurma berwarna merah cerah hingga kuning terang dan berwarna kecoklatan ketika sudah matang. Rasanya sangat manis dan mengandung 75% gula setelah dikeringkan.

Buah kurma mengandung berbagai nutrisi penting. Buah kurma tinggi akan vitamin B3, B5 dan B6, serta mengandung vitamin A, B, C, E, dan K dalam jumlah yang sedikit. Buah kurma juga mengandung mineral penting, terutama kalium, magnesium, dan zat besi.

Saat ini, buah kurma banyak diambil ekstraknya dan diproduksi dalam bentuk sari kurma. Seperti buah kurma asli, sari kurma ini mengandung banyak nutrisi penting. Oleh karena itu, sari kurma banyak digunakan untuk pengobatan dan pemeliharaan kesehatan. Salah satunya sari kurma ini sangat baik untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat sari kurma untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Bagaimana kurma bisa bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Yuk simak penjelasannya dalam pembahasan berikut ini.

  1. Sari kurma merupakan sumber energi yang baik

Kelelahan dan lemas merupakan masalah yang sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Kelelahan ini terus dialami oleh ibu meskipun sudah tidur cukup di malam hari. Kelelahan pada trimester pertama kehamilan biasanya terjadi akibat berbagai perubahan fisik seperti peningkatan kebutuhan oksigen, peningkatan hormon progesteron dan relaxin, peningkatan metabolisme tubuh, dan perubahan psikososial seperti mood swings dan peran ganda. Sedangkan kelelahan pada trimester ketiga disebabkan oleh gangguan tidur akibat peningkatan berat badan dan ibu kesulitan menemukan posisi nyaman untuk tidur, ketidaknyamanan fisik seperti heartburn, dan insomnia akibat mood swings, kecemasan, dan kurang aktivitas fisik.

Kelelahan pada ibu hamil dapat diatasi dengan tidur cukup, menyelingi aktivitas dengan istirahat, dan konsumsi makanan minuman bergizi seimbang. Salah satunya yaitu dengan mengonsumsi sari kurma. Sari kurma dapat memberikan energi lebih banyak pada ibu. Sari kurma juga lebih mudah diserap tubuh sehingga dapat memberikan energi lebih cepat.

  • Sari kurma dapat mencegah anemia pada ibu hamil

Anemia merupakan kondisi terjadinya penurunan volume sel darah merah di dalam darah. Anemia dapat mengakibatkan berkurangnya kapasitas darah untuk mengangkut oksigen ke organ-organ vital ibu dan janin. Anemia paling sering terjadi akibat kekurangan zat besi. Diperkirakan satu dari empat ibu hamil tidak dapat memenuhi kebutuhan zat besi hariannya.

Anemia dapat membahayakan ibu dan janin. Anemia pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko bayi lahir prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan kematian saat persalinan. Ketika bayi dalam kandungan kekurangan zat besi, bayi akan mengambil zat besi ibu dan membahayakan keselamatan ibu. Sementara itu, anemia pada akhir kehamilan dapat meningkatkan resiko perdarahan pada ibu, dan infeksi saat persalinan atau setelah persalinan pada ibu dan bayi.

Sari buah kurma bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi anemia pada ibu hamil. Kuncinya terletak pada kandungan zat besi yang cukup tinggi pada sari kurma. Zat besi merupakan zat yang sangat penting dalam produksi sel darah merah. Dengan mengonsumsi sari kurma, maka ibu hamil dapat memenuhi kebutuhan zat besi harian dan terhindar dari anemia. Namun, jika kondisi anemia ibu sudah cukup parah maka konsumsi sari kurma juga harus dibarengi dengan konsumsi suplemen zat besi atau dikenal dengan obat penambah darah.

  • Sari kurma dapat mencegah kecacatan pada bayi

Sari kurma memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi. Asam folat merupakan nutrien yang sangat penting bagi perkembangan otak, tulang belakang, dan sistem saraf pusat bayi. Konsumsi asam folat pada masa kehamilan dapat mencegah terjadinya kelainan atau kecacatan bawaan lahir pada bayi, khususnya kecacatan pada otak dan tulang belakang. Asupan asam folat yang cukup dapat mencegah terjadinya neural tube defect pada bayi yaitu kelainan otak dan tulang belakang seperti kelainan dimana otak bayi hilang sebagian, penyakit spina bifida, atau bentuk otak yang abnormal. Oleh karena itu, konsumsi sari kurma selama kehamilan sangat baik, bahkan direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

  • Sari kurma dapat memaksimalkan pertumbuhan tulang dan gigi bayi

Manfaat selanjutnya dari sari kurma adalah mampu memaksimalkan pertumbuhan tulang dan gigi bayi. Hal ini dikarenakan kandungan magnesium dalam sari kurma yang cukup tinggi. Magnesium merupakan mineral penting yang membantu pembentukan tulang dan gigi pada bayi. Selain itu, magnesium juga bermanfaat bagi ibu untuk menurunkan resiko terjadinya beberapa penyakit berbahaya, seperti tekanan darah tinggi, preeklamsia, disfungsi plasenta, dan kelahiran prematur pada bayi.

  • Sari kurma dapat mengurangi kram pada kaki

Kram pada kaki biasa terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Biasanya disebabkan oleh rahim yang membesar dan menekan saraf-saraf dan pembuluh darah di pinggang. Selain itu dapat juga disebabkan oleh kurangnya asupan mineral seperti kalsium dan magnesium. Sari kurma memiliki kandungan magnesium yang cukup tinggi dan mengandung kalsium dalam jumlah yang sedikit. Mineral dalam sari kurma tersebut dapat meredakan kram kaki pada ibu hamil. Selain itu, ibu hamil juga dapat mengompres area kaki yang kram untuk membantu merilekskan otot, hindari stretching pada kaki, hindari berjalan berlebihan, dan angkat kaki saat duduk untuk mengurangi tekanan dan tegangan pada kaki.

  • Sari kurma dapat meningkatkan produksi ASI

Sari kurma juga bermanfaat bagi ibu menyusui. Sari kurma dapat meningkatkan prolaktin, yaitu hormon yang bertanggung jawab untuk menstimulasi produksi ASI. Sari kurma dapat menjadi solusi bagi ibu yang kurang produksi ASI nya. Konsumsi sari kurma secara rutin dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusi. Selain itu, sari kurma juga mengandung vitamin dan mineral penting lain yang bermanfaat untuk kesehatan ibu dan bayi.

Sari kurma ternyata memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Pilihlah sari kurma asli dengan campuran bahan lain yang minimal. Pastikan ibu mengonsumsi sari kurma secara rutin setiap hari dan dapatkan manfaat kesehatan untuk ibu dan buah hati.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Siapa yang tak kenal dengan buah pisang. Buah berwarna kuning ini memiliki banyak varian jenisnya. Buah pisang dapat kita temukan dengan mudah di warung, toko buah, dan minimarket. Menurut klasifikasi ilmiah, buah pisang termasuk ke dalam suku Musaceae. Tumbuhan pisang dapat tumbuh dengan subur di daerah beriklim tropis panas dan lembab. Pusat keragaman pisang berada di daerah Asia Tenggara, dan Australia tropis. Buah pisang tumbuh berkelompok-kelompok dan menjari atau disebut dengan sisir. Sebagian besar buah pisang akan berwarna kuning jika matang, namun ada juga yang berwarna merah, hijau, ungu, atau hitam.

Pisang merupakan buah yang memiliki kalori tinggi. Dalam 100 gram buah pisang terdapat sekitar 136 kalori yang semuanya berasal dari karbohidrat. Kalori ini lebih tinggi dua kali lipat dibanding apel yang hanya mengandung 54 kalori. Energi dari karbohidrat dalam pisang lebih mudah diserap dibandingkan karbohidrat pada nasi. Pisang juga kaya akan provitamin A dan vitamin B6, serta mengandung vitamin B lain seperti tiamin, riboflavin, dan niasin dalam jumlah yang lebih sedikit. Pisang juga kaya akan mineral penting seperti kalium, fosfor, kalsium, magnesium, dan zat besi.

Kandungan pisang sangat beragam dan bergizi tinggi. Hal ini menjadikan buah pisang sebagai buah yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satu kelompok yang disarankan untuk rutin mengonsumsi pisang adalah ibu hamil dan ibu menyusui. Pisang dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat pisang untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui tersebut? Serta bagaimana pisang dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Mari kita bahas dalam uraian berikut.

  1. Pisang dapat mencegah dan mengatasi anemia

Anemia akibat kekurangan zat besi pada ibu hamil merupakan masalah yang sangat sering terjadi. Diperkirakan satu dari empat ibu hamil tidak mendapatkan asupan zat besi yang cukup selama kehamilan. Pada saat hamil terjadi perubahan fisiologis pada tubuh, dimana terjadi peningkatan kadar sel darah merah dan volume plasma darah. Namun peningkatan volume plasma darah lebih tinggi daripada peningkatan sel darah merah, sehingga volume sel darah merah menjadi lebih sedikit. Jika hal ini diperparah dengan kurangnya asupan zat besi, maka akan menghasilkan anemia.

Anemia dapat menyebabkan berbagai masalah pada kehamilan. Anemia yang terjadi pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, berat bayi lahir rendah, dan kematian bayi saat persalinan. Sementara anemia pada akhir kehamilan dapat meningkatkan resiko perdarahan pasca bersalin pada ibu, serta meningkatkan resiko terjadinya infeksi saat persalinan dan pasca persalinan pada ibu dan bayi.

Untuk mengatasi dan mencegah terjadinya anemia, ibu hamil dengan kadar hemoglobin rendah disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau dikenal obat penambah darah. Selain itu, dapat juga dibantu dengan mengonsumsi buah pisang. Buah pisang mengandung zat besi yang cukup tinggi, yaitu sekitar 2 mg per 100 gram pisang. Kandungan zat besi pada pisang 10 kali lebih banyak daripada apel. Zat besi ini memiliki peran penting dalam meningkatkan produksi hemoglobin dan sel darah merah, sehingga dapat mencegah dan mengatasi anemia.

  • Pisang dapat meredakan mual muntah selama kehamilan

Mual dan muntah merupakan keluhan kehamilan yang paling banyak terjadi pada trimester pertama kehamilan. Diperkirakan hampir 50% ibu hamil mengalami mual selama kehamilan. Perubahan fisiologis yang menyebabkan mual dan muntah tidak diketahui secara pasti, namun penelitian menyatakan kadar hormon estrogen, progesteron, dan hCG yang lebih tinggi, serta kekurangan vitamin B6 dapat berkontribusi terhadap munculnya mual dan muntah. Gejala mual muntah biasanya terjadi hingga memasuki trimester kedua kehamilan.

Untuk meredakan gejala mual dan muntah, ibu disarankan untuk makan sedikit-sedikit tapi sering untuk mencegah perut benar-benar kosong. Ibu juga disarankan untuk mengonsumsi pisang, karena mengandung vitamin B6 yang tinggi. Dalam 100 gram pisang terdapat sekitar 0,5 mg vitamin B6. Asupan vitamin B6 yang cukup dapat mengurangi gejala mual muntah selama kehamilan.

  • Pisang dapat mencegah kecacatan pada bayi

Pisang memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi. Asam folat sangat penting untuk perkembangan otak dan tulang belakang bayi. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan bayi lahir prematur dan meningkatkan resiko terjadinya kecacatan pada bayi, seperti neural tube defect. Neural tube defect misalnya kelainan pada bayi dimana bayi tidak memiliki sebagian otaknya, penyakit spina bifida, atau kelainan pada otak dan tulang belakang lainnya.

  • Pisang dapat meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan

Kelelahan merupakan keluhan yang banyak dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Pada trimester pertama kehamilan, kelelahan dapat disebabkan oleh berbagai perubahan fisik seperti kebutuhan oksigen yang meningkat dan aktivitas metabolisme yang meningkat sebagai akibat dari peningkatan kadar progesteron, serta perubahan psikologis seperti mood swings. Sementara itu, kelelahan pada trimester ketiga dapat diakibatkan oleh gangguan tidur karena peningkatan berat badan dan sulit menemukan posisi nyaman, ketidaknyamanan fisik seperti heartburn, dan insomnia akibat mood swings dan cemas.

Salah satu cara untuk mengatasi kelelahan adalah dengan mengonsumsi makanan gizi seimbang serta meningkatkan energi. Buah pisang merupakan buah yang tinggi karbohidrat dan lebih cepat diserap oleh tubuh dibandingkan nasi. Oleh karena itu, buah pisang dapat memberikan energi lebih banyak dalam waktu yang singkat dan dapat mengurangi kelelahan.

  • Pisang dapat melancarkan pencernaan

Konstipasi atau susah buang air besar merupakan masalah yang paling sering terjadi pada ibu hamil. Konstipasi disebabkan oleh peningkatan kadar hormon progesteron dalam tubuh yang dapat menurunkan kontraktilitas saluran cerna, melambatkan laju makanan dan sisa makanan, serta meningkatkan penyerapan air di usus besar. Selain itu, konstipasi juga dapat disebabkan karena ibu yang kurang bergerak, kurang asupan serat, dan akibat konsumsi suplemen penambah zat besi dan kalsium. Ukuran rahim yang semakin besar juga dapat menekan usus besar sehingga menyebabkan nyeri dan kembung pada perut.

Buah pisang merupakan buah yang kaya akan serat dan kalium. Serat dan kalium ini sangat bermanfaat untuk sistem pencernaan, membantunya berfungsi dengan normal dan lancar. Pisang juga kaya akan pektin, yang bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi pencernaan. Imbangi juga dengan konsumsi air yang cukup, dan beraktivitas fisik seperti senam hamil dan olah raga ringan.

  • Pisang baik untuk produksi ASI

Buah pisang merupakan buah yang enak dan kaya akan vitamin dan mineral. Kandungannya yang tinggi kalori akan menghilangkan rasa lapar yang sering muncul selama masa menyusui. Selain itu buah pisang juga mengandung kalium yang banyak sehingga keseimbangan cairan dan elektrolit ibu dapat terjaga dengan baik. Dengan demikian, ibu tidak akan terhindar dari dehidrasi dan produksi ASI tetap melimpah.

Buah pisang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Pastikan ibu menyediakan buah pisang di rumah untuk dikonsumsi selama masa kehamilan dan menyusui.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Minyak zaitun merupakan salah satu minyak herbal yang sudah tidak asing lagi. Minyak zaitun dapat dengan mudah kita temui di berbagai minimarket atau pasar. Minyak zaitun dihasilkan dari proses pengolahan buah zaitun atau Olea europaea. Pohon buah zaitun ini berasal dari daerah Mediterania dan sudah dimanfaatkan sejak 8.000 tahun sebelum masehi. Namun seiring dengan perkembangan zaman pohon buah zaitun kini banyak dibudidayakan di berbagai negara.

Dalam praktik sehari-hari, mungkin kebanyakan dari kita mengetahui kegunaan minyak zaitun sebagai minyak untuk memasak, menggoreng, atau sebagai campuran saus salad. Namun ternyata minyak zaitun juga memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk untuk kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Kira-kira apa saja manfaat minyak zaitun untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana cara memanfaatkan minyak zaitun untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Simak penjelasannya dalam penjelasan berikut ya.

  1. Minyak zaitun dapat memaksimalkan perkembangan janin di dalam rahim

Pembentukan dan perkembangan organ janin dalam rahim dimulai saat memasuki hari ke 15 setelah pembuahan. Pada minggu ketiga kehamilan, perkembangan otak, tulang belakang, jantung, dan saluran cerna mulai terjadi. Jantung mulai berdetak saat memasuki usia lima minggu, disertai dengan mulai berkembangnya mata dan telinga. Selanjutnya pada minggu keenam kehamilan, paru-paru dan rangka tulang mulai terbentuk. Jantung dan sirkulasi lengkap pada usia 8 minggu. Sementara alat kelamin mulai berkembang pada usia 9 – 12 minggu. Selanjutnya perkembangan berlanjut hingga bayi siap dilahirkan pada minggu ke 38 atau lebih.

Selama masa perkembangan janin tersebut, ibu wajib mengonsumsi makanan bergizi tinggi untuk memfasilitasi perkembangan janin yang optimal. Salah satu yang disarankan untuk dikonsumsi ibu selama masa kehamilan adalah minyak zaitun. Minyak zaitun sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi dalam minyak zaitun sangat baik untuk perkembangan jantung bayi. Hasil penelitian juga menunjukkan konsumsi minyak zaitun selama masa kehamilan dapat memaksimalkan perkembangan dan fungsi otak, serta meningkatkan kemampuan belajar bayi.

  • Minyak zaitun dapat mengurangi stretch marks pada ibu hamil

Stretch marks atau dalam istilah medis dikenal dengan striae gravidarum adalah garis-garis atau coretan tidak beraturan yang berwarna merah hingga coklat yang muncul di perut, payudara, dan pantat pada ibu hamil. Stretch marks paling terlihat pada usia kehamilan 6 – 7 bulan. Stretch marks dihasilan dari penurunan kekuatan jaringan ikat akibat peningkatan kadar adrenal steroid di dalam tubuh ibu, serta disebabkan oleh pertumbuhan janin.

Seiring dengan perkembangan janin, otot-otot pinggang dan perut, termasuk kulitnya meregang untuk mengakomodasi pertumbuhan bayi sehingga muncul stretch marks. Biasanya stretch mark lebih banyak terjadi pada ibu muda, ibu dengan bayi yang lebih besar, dan ibu dengan indeks masa tubuh yang tinggi. Selain itu, ibu yang sejak sebelum kehamilan sudah memiliki stretch mark pada payudara dan paha, atau memiliki riwayat keluarga dengan striae gravidarum lebih beresiko mengalami stretch marks.

Manfaat minyak zaitun selanjutnya adalah mampu mengurangi stretch marks ini. Jika ibu rutin mengaplikasikan minyak zaitun ke area perut setiap hari, maka bisa jadi ibu tidak akan mengalami stretch marks, atau jika muncul stretch marks sekalipun biasanya stretch marks tersebut tidak terlalu banyak dan dalam beberapa kasus, bisa menghilang dengan penggunaan rutin. Untuk itu, sangat disarankan bagi ibu hamil untuk mengaplikasikan minyak zaitun ke perut setiap hari.

  • Minyak zaitun baik untuk meningkatkan refleks pada bayi

Pergerakan atau motorik bayi baru lahir sangat dipengaruhi oleh usia gestasi (usia kehamilan saat lahir) dan dapat dilihat dari postur, tonus otot, koordinasi, dan pergerakan. Hal tersebut memungkinkan bayi baru lahir untuk mengontrol dan mengkoordinasikan gerakannya. Ketika distimulasi, bayi baru lahir dengan motorik yang baik akan menunjukkan pergerakan yang ritmik dan spontan. Salah satu gerakan motorik bayi adalah gerakan refleks. Gerakan refleks ini dapat menggambarkan fungsi dan perkembangan saraf bayi. Ketidakadaan atau refleks yang abnormal, refleks yang terus menerus ada melebihi waktu normalnya, atau kembalinya refleks tertentu pada anak atau dewasa dapat mengindikasikan adanya penyakit atau kondisi patologis. Contohnya adalah refleks menghisap yang dapat dikaji dengan cara menyentuh bibir bayi dengan jari. Bayi akan membuka mulutnya dan mulai menghisap.

Manfaat minyak zaitun selanjutnya adalah mampu meningkatkan refleks normal pada bayi. Penelitian menunjukkan ibu yang mengonsumsi minyak zaitun secara rutin selama masa kehamilan memiliki bayi yang refleks motoriknya lebih baik dibanding dengan bayi dari ibu yang tidak mengonsumsi minyak zaitun selama kehamilannya. Oleh karena itu, ibu disarankan untuk mengonsumsi minyak zaitun secara rutin.

  • Minyak zaitun dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh ibu

Kehamilan seringkali membuat kekebalan tubuh ibu menurun, sehingga ibu rentan terkena berbagai penyakit infeksi. Untuk mengatasi masalah ini, ibu dapat menggunakan minyak zaitun. Minyak zaitun terbukti dapat meningkatkan kekebalan tubuh ibu. Hal ini dikarenakan kandungan minyak zaitun yang tinggi akan vitamin A. Vitamin A membantu membangun kekebalan tubuh yang kuat, sehingga melindungi ibu dari penyakit infeksi. Selain itu vitamin A juga baik untuk kesehatan mata, sehingga dengan mengonsumsi minyak zaitun secara rutin mata ibu akan terjaga kesehatannya dan pertumbuhan mata janin pun menjadi optimal.

  • Minyak zaitun dapat mengurangi nyeri pada puting susu ibu menyusui

Manfaat selanjutnya dari minyak zaitun adalah kemampuannya untuk mengurangi nyeri pada puting susu ibu menyusui. Minyak zaitun memiliki manfaat untuk mempertahankan kelembaban, anti nyeri, dan anti peradangan atau inflamasi, sehingga mencegah area kulit sekitar puting susu pecah-pecah, iritasi, dan nyeri. Hal tersebut dapat membuat ibu merasa lebih nyaman selama proses menyusui dan kebutuhan nutrisi bayi pun dapat terpenuhi dengan baik. Untuk mendapatkan manfaat ini, ibu dapat mengoleskan 1 – 2 tetes minyak zaitun ke puting payudara setiap setelah menyusui.

  • Minyak zaitun merupakan sumber lemak baik

Pada 6 bulan awal setelah lahir, ASI merupakan sumber nutrisi penting dan satu-satunya bagi bayi. Selama masa ini, ibu harus mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi agar ASI yang diproduksinya juga mengandung banyak nutrisi dan mampu memenuhi kebutuhan bayi. Salah satu nutrien penting untuk perkembangan otak bayi dan kualitas ASI adalah lemak baik. Lemak baik ini contohnya adalah asam lemak omega 3.

Minyak zaitun memiliki kandungan asam lemak omega 3, termasuk jenis alpha-linoleic acid (ALA) dan docosahexaenoic acid atau DHA. ALA bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi, sedangkan DHA bermanfaat untuk perkembangan otak bayi, menjaga kesehatan retina mata, dan dapat meningkatkan sistem imun bayi. Konsumsi minyak zaitun secara rutin dapat memberikan ASI yang maksimal dan kaya akan omega 3 untuk kesehatan bayi.

Minyak zaitun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Oleh karena itu, disarankan ibu hamil dan ibu menyusui untuk mengonsumsi minyak zaitun secara rutin. Minyak zaitun dapat digunakan untuk memasak atau lebih baik lagi dikonsumsi sebagai saus untuk salad. Pastikan ibu menyediakan minyak zaitun di rumah ya dan dapatkan manfaatnya untuk kesehatan.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Madu merupakan cairan kental dan manis yang dibuat oleh lebah dan beberapa serangga tertentu lainnya. Lebah memproduksi madu dari nektar bunga yang manis. Lebah kemudian menyimpan madu di tempat madu yang terbuat dari bahan lilin. Berbagai jenis madu yang berbeda menghasilkan madu yang berbeda pula.

Madu memiliki rasa manis dari kandungan monosakarida yaitu fruktosa dan glukosa. Dalam 100 gram madu terkandung sekitar 304 kilokalori, dan terdiri dari 17% air dan 82% karbohidrat, dengan kandungan lemak, serat, dan protein yang rendah. Sementara itu, kandungan vitamin dan mineral hanya mencapai 1 – 2% dari kebutuhan total.

Madu sudah diproduksi dan digunakan oleh manusia sejak zaman dahulu. Lukisan kuno di dinding gua di Spanyol menyebutkan bahwa madu sudah dikonsumsi manusia sejak 8.000 tahun yang lalu. Hingga saat ini madu masih dikonsumsi dengan berbagai tujuan, mulai dari pemanis hingga kesehatan kulit dan tubuh. Salah satu kelompok yang mendapatkan manfaat dari madu adalah ibu hamil dan ibu menyusui. Madu dikenal memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Kira-kira apa saja manfaat madu untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana madu dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut ini.

  1. Madu dapat meningkatkan kekebalan tubuh ibu hamil

Masa kehamilan merupakan masa yang sangat penting bagi seorang ibu. Pada masa ini ibu benar-benar harus menjaga kesehatannya, karena tidak hanya kesehatannya sendiri namun juga kesehatan bayi yang dikandungnya. Jika ibu mengalami sakit maka bayi pun akan terkena dampaknya. Bahkan pada kondisi penyakit tertentu, seperti infeksi virus dan penyakit kronis, kesakitan ibu dapat berdampak terhadap perkembangan janin hingga bisa menyebabkan kecacatan.

Salah satu manfaat dari madu untuk kesehatan ibu hamil adalah mampu meningkatkan kekebalan tubuh atau imunitas ibu. Madu juga berperan sebagai antibakteri dan antioksidan yang dapat melindungi tubuh ibu dari penyakit dan kerusakan akibat radikal bebas. Konsumsi madu selama masa kehamilan menjadi sangat penting untuk memaksimalkan pertumbuhan janin dan memelihara kesehatan ibu secara keseluruhan.

  • Madu dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengatasi insomnia

Pada trimester pertama dan ketiga kehamilan, kelelahan merupakan keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil. Pada trimester pertama kehamilan, kelelahan disebabkan oleh berbagai perubahan fisik seperti peningkatan kebutuhan dan penggunaan oksigen, peningkatan kadar hormon progesteron dan relaxin, dan peningkatan proses metabolisme di dalam tubuh. Selain itu dapat pula disebabkan oleh perubahan psikologis seperti mood swings dan peran ganda sebagai ibu dan istri. Sementara itu, pada trimester ketiga kehamilan, kelelahan dapat disebabkan karena gangguan tidur akibat peningkatan berat badan dan kesulitan menemukan posisi nyaman saat tidur, ketidaknyamanan fisik seperti heartburn, insomnia akibat mood swings, kecemasan akan mendapat peran ganda sebagai ibu dan istri, serta akibat penurunan aktivitas fisik.

Ketika kelelahan melanda, tidur yang berkualitas menjadi suatu keharusan bagi ibu hamil. Madu merupakan salah satu minuman yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi insomnia. Madu memiliki kemampuan hypnotic action yang dapat memaksimalkan tidur ibu. Untuk mendapatkan manfaat ini ibu dapat meminum segelas susu hangat yang dicampur dengan 1 sendok makan madu sebelum tidur agar mendapatkan tidur yang pulas dan berkualitas.

  • Madu dapat mencegah pilek dan batuk pada ibu hamil

Masalah kesehatan ringan seperti pilek dan batuk mudah sekali menyerang, termasuk pada ibu hamil. Meskipun tidak begitu parah, namun tentunya masalah pilek dan batuk sangat mengganggu keseharian ibu dan menimbulkan ketidaknyamanan. Manfaat madu yang selanjutnya adalah kemampuan antiviralnya yang dapat menghambat infeksi dan aktivitas virus di dalam tubuh, sehingga sangat efektif untuk mencegah pilek. Madu juga dikenal sebagai pereda batuk sehingga dapat meredakan batuk yang mengganggu. Untuk mendapatkan manfaat ini ibu dapat mengonsumsi madu secara langsung atau dicampur dengan jeruk nipis. Campurkan satu sendok teh jeruk nipis dengan segelas air hangat, lalu tambahkan beberapa sendok makan madu. Konsumsi air madu dan jeruk nipis setiap hari setelah makan.

  • Madu dapat meredakan nyeri tenggorokan

Menjelang trimester dua kehamilan, ibu hamil dapat mengalami heartburn. Heartburn merupakan sensasi terbakar pada dada akibat naiknya cairan asam lambung ke kerongkongan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron yang berdampak pada berelaksasinya cardiac sphincter atau otot yang menjadi pintu pembatas antara lambung dan kerongkongan. Cairan lambung yang bersifat asam dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan menyebabkan nyeri. Nyeri pada heartburn bisa menjalar hingga ke leher dan tenggorokan.

Selain mengatasi gejala heartburn dengan cara menghindari berbaring selama 1 – 3 jam setelah makan, dan mengurangi konsumsi makanan yang menstimulasi pengeluaran asam lambung (seperti kopi, makanan pedas, coklat), ibu juga dapat meredakan masalah nyeri tenggorokan yang terjadi akibat heartburn dengan menggunakan madu. Madu memiliki sifat anti inflamasi atau anti peradangan sehingga merekan nyeri pada tenggorokan. Selain nyeri tenggorokan akibat heartburn, manfaat madu ini juga berlaku untuk semua nyeri tenggorokan akibat penyebab lain. Cara mendapatkan manfaat ini adalah dengan mencampurkan madu ke dalam teh lemon atau teh jahe hangat, kemudian diminum selagi hangat.

  • Madu dapat meningkatkan produksi ASI

Beberapa ibu mungkin mengalami masalah dengan jumlah ASI yang sedikit. ASI yang sedikit tentu sangat beresiko karena bayi akan kelaparan dan tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan mengonsumsi smoothie madu dan telur. Caranya yaitu dengan memblender susu cair, buah-buahan organik sesuai selera, madu, dan 1 – 2 butir kuning telur mentah. Lalu blender semua bahan hingga tercampur rata dan minum setiap hari secara rutin. Selain itu, imbangi juga dengan melakukan pompa ASI secara rutin. Jika perlu, maksimalkan pompa ASI hingga 1,5 – 2 jam sekali selama siang hari.

Madu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Madu juga aman dikonsumsi selama masa kehamilan dan menyusui. Sebaiknya madu dikonsumsi sebanyak 3 – 5 sendok makan (180 – 200 kalori) setiap harinya. Kalori dari gula atau karbohidrat sederhana seperti yang terkandung dalam madu tidak boleh dikonsumsi melebihi 10% dari total kebutuhan kalori selama kehamilan, yaitu sekitar 1800 sampai 2400 kalori per hari. Oleh karena itu, batas aman yang dianjurkan dalam mengonsumsi madu adalah 3 – 5 sendok makan, dimana 1 sendok makan madu mengandung 60 kalori.

Dalam mengonsumsi madu disarankan untuk tidak mencampurkan madu ke dalam air atau minuman panas, karena air atau minuman panas dapat menghilangkan enzim baik dalam madu. Disarankan untuk mencampurkan madu ke dalam air hangat atau air dingin biasa. Untuk memilih madu, pastikan untuk memilih madu yang telah dipasteurisasi dan pilih madu organik dengan proses pengolahan yang minimal. Madu dengan kualitas yang baik dan diolah dengan cara yang sesuai dapat memberikan manfaat yang maksimal. Jangan lupa untuk mengonsumsi madu secara rutin setiap hari ya bu, dan dapatkan tubuh yang sehat selama masa kehamilan dan menyusui.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Buah tin merupakan buah yang mulai populer dan sudah tersebar di seluruh dunia. Buah tin atau yang memiliki nama latin Ficus carica ini berasal dari Asia Barat, namun sekarang sudah banyak dibudidayakan di berbagai negara di dunia seperti di wilayah Asia dan Amerika Selatan.

Pohon buah tin berukuran besar dan tinggi. Tingginya dapat mencapai 10 m. Batangnya lunak dan berwarna abu-abu. Pohon buah tin dapat tumbuh subur di daerah yang kering dan mendapat sinar matahari sepanjang tahun.

Sebenarnya yang disebut buah pada pohon buah tin sebenarnya adalah bagian dasar bunga yang berbentuk bulatan. Buah tin umumnya memiliki warna ungu kehitaman, namun ada juga yang berwarna putih, hijau, merah, dan kuning. Buah tin memiliki rasa yang manis dan banyak disukai. Buah tin dapat dikonsumsi langsung, dikeringkan, atau pun diolah menjadi selai dan makanan lain.

Buah tin merupakan sumber serat yang baik. Dalam 100 gram buah tin terkandung 14% serat sesuai kebutuhan harian. Buah tin juga mengandung berbagai macam vitamin dalam jumlah kecil, seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B9, vitamin C, dan vitamin K, serta beberapa mineral penting seperti mangan, magnesium, kalium, dan kalsium. Kandungan tersebut menjadikan buah tin sebagai buah yang bergizi dan baik untuk kesehatan.

Salah satu kelompok yang paling disarankan untuk mengonsumsi buah tin adalah ibu hamil dan menyusui. Buah tin memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat buah tin untuk ibu menyusui? Bagaimana memanfaatkan buah tin untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Simak penjelasan berikut ini ya.

  1. Buah tin dapat mencegah penyakit preeklamsia

Preeklamsia merupakan kondisi yang sangat berbahaya bagi ibu hamil. Preeklamsia dapat menyebabkan lepasnya plasenta, kelahiran prematur, pertumbuhan janin dalam rahim terhambat, dan distress pada bayi saat persalinan.

Preeklamsia dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu preeklamsia ringan dan preeklamsia berat. Pada preeklamsia ringan tekanan darah ibu melebihi 140/90 mmHg, terdapat protein di dalam urin dengan jumlah mencapai 300 mg/24 jam atau lebih dari 1+, disertai dengan pembengkakan pada area wajah dan lengan, serta peningkatan berat badan. Sementara itu, pada preeklamsia berat, tekanan darah ibu melebihi 160/90 mmHg, protein dalam urin melebihi 500 mg/24 jam atau lebih dari 3+, terjadi refleks tubuh berlebih, nyeri kepala, pandangan buram, nyeri pada perut atas, dan gangguan lainnya. Selain itu, ibu yang mengalami preeklamsia berat juga beresiko mengalami kejang.

Kondisi preeklamsia memerlukan perawatan segera. Apabila preeklamsia sangat berat, bayi terpaksa harus dilahirkan dengan cara di induksi. Tentunya hal ini akan sangat beresiko karena bayi akan lahir prematur dan bisa saja organ-organ di dalam tubuhnya belum siap sehingga perlu dirawat intensif.

Preeklamsia dapat mengancam keselamatan ibu dan janin. Oleh karena itu, preeklamsia perlu dicegah sedini mungkin. Buah tin bermanfaat untuk mencegah terjadinya preeklamsia pada ibu hamil. Kandungan kalium dalam buah tin dapat membantu mengontrol tekanan darah dan mengurangi resiko terjadinya preeklamsia pada ibu hamil, sehingga buah tin sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi selama masa kehamilan.

  • Buah tin dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi atau buang air besar merupakan masalah yang paling sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Konstipasi pada ibu hamil terjadi akibat peningkatan kadar hormon progesteron. Peningkatan progesteron ini menyebabkan penurunan kontraktilitas saluran cerna, menyebabkan makanan dan sisa makanan berjalan lebih lambat saat melewati usus besar dan mengakibatkan peningkatan penyerapan air di usus besar. Hal tersebut menjadikan feses menjadi lebih kering dan keras sehingga sulit dikeluarkan.

Faktor lain yang dapat berkontribusi terhadap munculnya masalah konstipasi adalah kurangnya aktivitas fisik, kurang asupan serat, kebutuhan cairan yang tidak tercukupi, konsumsi suplemen zat besi dan kalsium. Selain itu, ukuran rahim yang semakin membesar juga dapat menekan usus dan menyebabkan ketidaknyamanan pada perut dan memperparah kondisi konstipasi.

Buah tin merupakan buah yang kaya akan serat. Dalam 100 gram buah tin terdapat 2,9 gram serat atau sekitar 14% dari total kebutuhan serat harian. Serat dalam buah tin ini bermanfaat untuk menstimulasi pergerakan usus dan melancarkan pencernaan. Dengan pergerakan usus yang normal maka feses tidak akan menjadi keras dan buang air besar menjadi lancar. Oleh karena itu konsumsi buah tin sangat disarankan pada ibu hamil untuk mencegah dan mengatasi konstipasi. Selain itu, imbangi juga dengan asupan cairan sekitar 6 – 8 gelas per hari, aktivitas fisik dan olah raga ringan setiap harinya.

  • Buah tin dapat meredakan nyeri dada akibat heartburn

Heartburn merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil, khususnya pada usia trimester tiga kehamilan. Heartburn disebabkan oleh tingginya kadar hormon progesteron yang menyebabkan relaksasi pada cardiac sphincter, yaitu otot yang membatasi antara lambung dan keringkongan. Cardiac sphincter yang relaksasi menyebabkan naiknya cairan lambung ke kerongkongan. Karena cairan lambung bersifat sangat asam, maka cairan lambung dapat menyebabkan iritasi pada dinding kerongkongan. Hal ini menyebabkan nyeri dada dan sensasi panas pada dada. Nyeri in dapat menjalar hingga ke leher dan tenggorokan. Nyeri semakin parah ketika ibu berbaring, membungkuk, atau memakai pakaian ketat.

Selain itu ukuran rahim yang membesar hingga mendekati dada menyebabkan kemampuan lambung untuk mengosongkan isi lambung menjadi terbatas. Dengan demikian, makanan menjadi lebih lama berada di lambung dan menyebabkan heartburn.

Buah tin memiliki sifat basa, sehingga dapat menetralkan dan menyeimbangkan asam lambung. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengatasi nyeri dada akibat heartburn. Oleh karena itu, ibu hamil terutama saat memasuki trimester ketiga kehamilan, sangat disarankan untuk mengonsumsi buah tin. Selain itu, ibu juga dianjurkan untuk tetap duduk dan tidak berbaring selama 1 – 3 jam setelah makan untuk mencegah naiknya asam lambung ke kerongkongan, hindari makan terlalu cepat, usahakan makan perlahan dan kunyah sampai lembut untuk mencegah udara tertelan dan meningkatkan tekanan lambung. Hindari juga makanan pedas, coklat, kopi, soda, dan peppermint, karena makanan tersebut dapat menstimulasi pengeluaran cairan lambung.

  • Buah tin dapat menjaga kesehatan tulang ibu menyusui

Bayi mendapatkan asupan kalsium dari ASI yang dikeluarkan oleh tubuh ibu. Ketika kalsium ini tidak didapatkan dari makanan tinggi kalsium yang dikonsumsi ibu, bayi akan mengambil kalsium dari cadangan kalsium dalam tulang ibu. Oleh karena itu, jika ibu tidak mengonsumsi makanan tinggi kalsium selama menyusui, ibu beresiko mengalami gangguan pada tulangnya. Tulang ibu dapat menjadi lebih rapuh dan keropos akibat kekurangan kalsium.

Buah tin merupakan salah satu buah yang memiliki banyak kalsium. Kebutuhan kalsium ibu akan meningkat ketika menyusui, sehingga disarankan untuk memperbanyak konsumsi kalsium seperti yang terkandung dalam buah tin. Dengan asupan kalsium yang banyak, maka bayi pun akan mendapat ASI yang cukup kalsium dan tulang ibu pun tetap sehat, serta terhindar dari masalah tulang.

Buah tin memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Kandungan nutrisinya sangat diperlukan oleh ibu selama masa kehamilan dan saat menyusui. Oleh karena itu, ibu hamil dan menyusui sangat disarankan untuk mengonsumsi buah tin secara rutin agar tetap sehat dan bugar.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Saat ini buah plum mulai populer di kalangan masyarakat Indonesia. Buah plum dapat kita temui dengan mudah di berbagai supermarket dan toko buah terdekat. Buah plum merupakan buah dari genus Prunus. Buah plum jenis tertentu berasal dari daerah yang berbeda-beda, seperti Prunus domestica yaitu plum berwarna merah atau ungu yang berasal dari Eropa Timur dan pegunungan Kaukasia, Prunus salicina atau plum berwarna kehitaman dan Prunus simonii yang berasal dari Asia.

Buah plum termasuk buah berukuran sedang dengan diamater antara 2 sampai 7 cm dan berbentuk bulat bola atau lonjong. Daging buahnya padat dan berair, serta membungkus satu buah biji plum tunggal. Kulit buahnya halus dengan permukaan ditutupi lilin alami berwarna putih yang dikenal dengan sebutan “wax bloom”.

Hampir 87% dari buah plum adalah air, 11% karbohidrat, 1% protein, dan kurang dari 1% lemak. Dalam 100 gram buah plum terdapat sekitar 46 kalori, dan 9,5 mg vitamin C. Buah plum juga mengandung beberapa vitamin lain dalam jumlah yang sedikit, seperti vitamin A, B, E, dan K, serta beberapa mineral penting seperti kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfat, kalium, natrium, dan zink. Kandungan berbagai nutrisi tersebut menjadikan buah plum sebagai buah yang bergizi dan bermanfaat untuk kesehatan.

Buah plum disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, karena buah plum dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kehamilan dan membantu proses menyusui. Apa saja manfaat buah plum untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana buah plum dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan ibu menyusui? Mari kita bahas selengkapnya dalam uraian berikut ini.

  1. Buah plum dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi atau susah buang air besar merupakan masalah yang paling sering terjadi pada ibu hamil, khususnya ibu hamil pada trimester pertama dan trimester ketiga kehamilan. Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya konstipasi pada ibu hamil. Peningkatan kadar hormon progesteron selama masa kehamilan menyebabkan penurunan kontraktilitas saluran pencernaan, menjadikan sisa makanan bergerak lebih lambat saat melewati usus besar, menyebabkan penyerapan cairan oleh usus besar menjadi meningkat, sehingga feses menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan. Ibu hamil juga cenderung kurang beraktivitas sehingga pencernaan tidak terstimulasi dengan baik. Selain itu, faktor makanan yang kurang serat, kebutuhan cairan yang tidak terpenuhi, konsumsi suplemen zat besi dan kalsium, serta pembesaran rahim yang menekan usus, juga dapat berkontribusi terhadap munculnya keluhan konstipasi pada ibu hamil.

Buah plum merupakan buah yang tinggi serat. Dalam 1 porsi buah plum terdapat sekitar 1,5 gram serat. Serat ini sangat efektif mengatasi masalah konstipasi, dengan cara menstimulasi pergerakan usus, dan melancarkan pencernaan. Sisa makanan akan bergerak dengan lancar dan feses tidak keras. Ibu hamil pun dapat buang air besar dengan lebih lancar.

Selain konsumsi buah plum secara rutin, ibu hamil juga disarankan untuk banyak bergerak dan melakukan olah raga ringan, mengonsumsi lebih banyak air putih, mengurangi minuman soda, serta minum air hangat untuk menstimulasi pergerakan usus.

  • Buah plum dapat mencegah terjadinya hemoroid

Hemoroid atau wasir merupakan masalah pelebaran pembuluh darah di sekitar anus. Hemoroid dapat terjadi akibat tingginya hormon progesteron yang memicu pelebaran pembuluh darah dan akibat pembesaran rahim yang menekan usus bagian bawah dan rektum. Hemoroid paling sering terjadi pada ibu hamil yang mengalami konstipasi, kurang minum, makanan tidak bergizi, perokok, atau ibu hamil yang memiliki riwayat hemoroid sebelumnya.

Buah plum merupakan buah yang kaya serat, sehingga dapat meminimalkan resiko terjadinya hemoroid dengan cara melancarkan buang air besar. Serat dalam buah plum juga dapat melunakkan feses sehingga lebih mudah dikeluarkan. Ketika buang air besar lebih lancar maka ibu hamil tidak perlu mengedan dan dapat mengurangi tekanan pada area anus. Disarankan juga ibu hamil untuk mengangkat kaki ketika buang air besar untuk mengurangi tekanan pada anus dan mencegah hemoroid.

  • Buah plum mengatasi masalah gas berlebih dan kembung

Peningkatan kadar hormon progesteron selama masa kehamilan yang menyebabkan penurunan motilitas atau pergerakan saluran cerna juga dapat menimbulkan gas berlebih. Seiring dengan pertambahan usia kehamilan, maka rahim akan semakin membesar. Pembesaran rahim ini akan menekan usus yang berada di belakangnya dan mengakibatkan gangguan dalam proses pencernaan makanan dan sisa makanan. Makanan dan sisa makanan akan bergerak lebih lambat saat melewati usus, atau bahkan berhenti beberapa saat. Hal ini memungkinkan bakteri dalam usus untuk memproduksi gas lebih banyak, menyebabkan ibu hamil lebih sering buang angin dan merasakan kembung pada perut.

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, buah plum memiliki kandungan serat yang tinggi. Serat ini bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan menstimulasi pergerakan usus. Dengan demikian, makanan akan dapat melewati usus dengan kecepatan yang normal dan meminimalisir pembentukan gas. Selain itu, hindari juga makanan pembentuk gas seperti buncis, kol, bawang merah, dan makanan tinggi gula putih, hindari juga mengunyah permen karet, meminum minuman dengan sedotan, dan hindari mengonsumsi keju dan daun mints.

  • Buah plum dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi

Hingga usia 6 bulan, bayi hanya mendapatkan nutrisi dari ASI. Kandungan nutrisi dari ASI juga dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh ibu. Oleh karena itu, ibu wajib mengonsumsi makanan yang bergizi agar ASI yang diberikan kepada bayi juga memiliki nutrisi yang lengkap.

Buah plum merupakan salah satu buah dengan kandungan vitamin C yang cukup banyak, yaitu sekitar 9,5 mg dalam 100 gram buah plum. Vitamin C ini berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh bayi dari berbagai penyakit infeksi, seperti infeksi virus dan bakteri. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi bayi karena pada 6 bulan pertama biasanya bayi akan mudah sakit dan terserang infeksi seperti flu. Konsumsi buah plum secara rutin bagi ibu menyusui sangat direkomendasikan.

  • Buah plum dapat membantu menurunkan berat badan ibu

Setelah melahirkan, ibu memiliki PR khusus, yaitu mengembalikan berat badan ke berat badan normal. Secara alami penurunan berat badan dapat terjadi dengan menyusui anak, namun tentunya perlu dibantu dengan konsumsi makanan porsi cukup dan bergizi seimbang.

Buah plum merupakan buah yang baik untuk program diet. Konsumsi buah plum dapat membuat ibu merasa lebih kenyang dalam waktu yang lama. Hal ini mencegah ibu mengalami kelaparan dan makan berlebih selama proses menyusui. Ibu juga tidak perlu takut naik berat badan akibat mengonsumsi buah plum, karena buah plum memiliki jumlah kalori yang sedikit dan rendah lemak, sehingga sangat cocok dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Buah plum memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Ibu dapat mengonsumsi buah plum secara langsung atau dibuat jus dan dicampur bahan lain untuk menambah khasiatnya. Pastikan ibu mengonsumsi buah plum setiap hari ya dan dapatkan kesehatan tubuh yang maksimal.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail
Newer Posts