Category:

Ibu & Anak

Siapa yang tak kenal dengan buah pepaya? Buah berwarna oranye cerah ini memiliki rasa yang manis dan banyak disukai. Pepaya atau Carica Papaya merupakan tumbuhan khas daerah tropis. Pepaya berasal dari Meksiko dan daerah lain di sekitar Amerika Selatan, kemudian pepaya menyebar secara alami ke berbagai daerah tropis dan subtropis lainnya, seperti Asia Tenggara, Hawai, California, dan Florida.

Pohon pepaya memiliki ukuran yang lebih kecil dari pohon lainnya. Biasanya pohon pepaya hanya memiliki satu batang utama dan tidak memiliki cabang. Daunnya tersusun secara spiral mendekati pangkal atas pohon. Daunnya berukuran besar dengan bentuk menjari. Buah pepaya memiliki bagian perut yang besar, dengan ukuran panjang sekitar 15 – 45 cm dan diameter sekitar 10 – 30 cm. Ketika matang buahnya terasa lebih lunak dan berwarna oranye.

88% dari buah pepaya adalah air, 11% karbohidrat, dan sedikit lemak dan protein. Dalam 100 gram buah pepaya terdapat 62 mg vitamin C, 38 mcg folat, dan vitamin penting lainnya, seperti vitamin A, B, E, dan K, serta mineral seperti kalsium, magnesium, kalium, dan zat besi. Buah pepaya juga mengandung phytochemical seperti karotenoid, dan folifenol.

Kandungan nutrien dalam pepaya yang tinggi menjadikan buah pepaya sebagai buah yang kaya manfaat. Salah satunya, buah pepaya bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Apa saja manfaat buah pepaya untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana buah pepaya dapat bermanfaat? Mari kita bahas dalam uraian berikut ini.

  1. Buah pepaya dapat meredakan nyeri dada akibat heartburn

Heartburn merupakan nyeri pada dada bawah dekat jantung akibat iritasi dinding kerongkongan. Heartburn pada ibu hamil terjadi sebagai akibat tingginya kadar hormon progesteron di dalam tubuh, yang menyebabkan relaksasi pada otot cardiac sphincter. Otot cardiac sphincter ini berfungsi untuk menutup perbatasan antara kerongkongan dan lambung, untuk mencegah isi lambung naik ke kerongkongan. Relaksasinya sphincter ini mengakibatkan isi lambung yang asam naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi. Iritasi dinding kerongkongan ini menyebabkan nyeri dan sensasi terbakar di sekitar area jantung. Nyeri akibat heartburn dapat menjalar hingga ke leher dan tenggorokan, serta bertambah parah ketika ibu berbaring, bersandar setelah makan, atau ketika memakai pakaian ketat. Biasanya heartburn terjadi pada trimester ketiga kehamilan.

Buah pepaya memiliki kemampuan untuk melancarkan pencernaan dan membantu menetralisir keasaman berlebih pada lambung. Hal ini menjadikan buah pepaya bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi heartburn pada ibu hamil. Selain dengan mengonsumsi buah pepaya, ibu juga harus membatasi makanan berlemak, tidak makan berlebihan, duduk dan tidak berbaring selama 1 – 3 jam setelah makan, dan hindari makanan pedas, coklat, kopi, soda dan peppermint. Makanan-makanan tersebut dapat menstimulasi pelepasan asam lambung, yang kemudian dapat naik hingga ke kerongkongan dan menyebabkan heartburn.

  • Buah pepaya dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi atau susah buang air besar merupakan masalah yang paling sering terjadi pada ibu hamil, khususnya pada trimester pertama kehamilan. Peningkatan kadar hormon progesteron selama kehamilan menyebabkan penurunan kontraktilitas pada saluran pencernaan, menyebabkan sisa makanan berjalan lebih lambat di usus besar dan penyerapan cairan di usus besar menjadi meningkat. Kondisi tersebut menyebabkan feses menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan. Kebiasaan ibu yang kurang bergerak, kurang asupan serat, dan kurang minum juga dapat menyebabkan konstipasi. Selain itu, saat hamil usus besar akan tertekan oleh rahim dan janin yang membesar, sehingga buang air besar semakin sulit dan perut menjadi tidak nyaman. Konsumsi suplemen zat besi dan kalsium juga berkontribusi untuk menyebabkan konstipasi pada trimester pertama dan ketiga kehamilan.

Buah pepaya merupakan buah yang sangat kaya akan serat. Buah pepaya terbukti dapat melancarkan pencernaan dan mempermudah buang air besar. Oleh karena itu, buah pepaya sangat efektif untuk mengatasi konstipasi pada masa kehamilan. Selain itu, perlu juga untuk meningkatkan aktivitas fisik, seperti senam hamil dan olah raga ringan, minum 6 – 8 gelas per hari, minum air hangat untuk menstimulasi pergerakan usus, mengurangi minuman soda, dan menghindari konsumsi keju berlebih.

  • Buah pepaya dapat mengurangi gas dan mengatasi kembung

Memasuki trimester kedua kehamilan, ibu akan mengalami masalah dengan gas yang dalam bahasa medis dikenal dengan flatulence. Flatulence merupakan kondisi buang angin atau kentut berlebih. Flatulence terjadi akibat peningkatan hormon progesteron, sehingga pergerakan saluran cerna menjadi menurun. Ukuran rahim yang semakin membesar dan menekan usus, juga menghambat pergerakan makanan dan sisa makanan di usus, sehingga memungkinkan bakteri dalam usus untuk memproduksi lebih banyak gas. Kondisi tersebut menyebabkan ibu hamil buang angin secara berlebih dan mengalami perut kembung.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, buah pepaya memiliki kandungan serat yang tinggi. Kandungan serat ini bermanfaat untuk menstimulasi pergerakan usus dan mempercepat pergerakan sisa makanan di usus. Dengan lancarnya pergerakan makanan dan sisa makanan, maka bakteri tidak memiliki cukup waktu untuk memproduksi gas, sehingga buah pepaya efektif untuk mengatasi gas berlebih dan perut kembung. Selain itu, disarankan ibu hamil untuk menghindari makanan yang menyebabkan gas, seperti buncis, kol, bawang merah, dan makanan lain yang mengandung banyak gula putih. Hindari juga mengunyah permen karet, minuman bersoda, keju, dan mints.

  • Buah pepaya dapat meningkatkan produksi ASI

ASI merupakan sumber nutrisi penting bagi bayi, terutama bayi baru lahir yang belum dapat mengonsumsi makanan apapun. Selama masa menyusui sangat penting bagi ibu untuk memproduksi ASI yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Namun terdapat beberapa faktor yang dapat menghambat atau mengganggu produksi ASI seperti kelahiran sesar, hamil pertama, proses persalinan lama, perdarahan pasca persalinan, kelahiran prematur, penyakit diabetes, hipotiroidism, obesitas, gangguan endokrin, bagian plasenta yang tertinggal, riwayat operasi payudara, stress, merokok, konsumsi alkohol, dan penggunaan obat-obatan tertentu (antihistamin, pil KB).

Untuk memaksimalkan produksi ASI, diharapkan ibu menyusui bayi secara teratur, bila perlu lakukan pompa ASI setiap 1,5 – 2 jam sekali selama beberapa hari. Selain itu, dapat juga dimaksimalkan dengan mengonsumsi buah pepaya karena buah pepaya memiliki efek laktogenik yang membantu meningkatkan produksi ASI. Untuk hasil yang lebih maksimal, ibu dapat memilih pepaya hijau karena pepaya hijau lebih laktogenik dibanding pepaya oranye.

Buah pepaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Namun perlu diperhatikan bahwa saat sedang hamil, ibu hanya boleh mengonsumsi pepaya yang sudah benar-benar matang. Mengonsumsi pepaya yang belum matang pada saat hamil dapat mengancam pertumbuhan janin. Buah pepaya yang belum matang atau belum matang sempurna mengandung zat bernama latex. Latex mengandung enzim yang disebut papain. Enzim ini dapat mengancam pertumbuhan dan perkembangan janin. Papain dapat merusak membran sel janin dan mengancam kelangsungan hidupnya. Papain juga dapat menyebabkan perdarahan di dalam rahim, serta memicu kontraksi rahim sehingga berpotensi menjadikan bayi lahir prematur. Oleh karena itu, ibu hamil perlu menghindari buah pepaya yang belum benar-benar masak. Konsumsilah buah pepaya yang sudah matang dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan untuk mendapatkan manfaatnya.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Buah naga sangat sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Buah naga banyak dijual di pasar, toko buah, dan supermarket. Buah naga atau Hylocereus undatus merupakan buah yang berasal dari daerah Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan, namun saat ini sudah mulai dibudidayakan di berbagai negara di Benua Asia.

Pada awalnya tanaman buah naga dibawa oleh orang Perancis ke Vietnam sebagai tanaman hias. Orang Vietnam dan Cina menganggap buah dari tanaman ini membawa berkah, sehingga mereka meletakkan buah ini di antara dua ekor patung naga yang berwarna hijau di atas meja altar. Warna buah yang berwarna merah tampak sangat mencolok di antara warna naga yang hijau. Kebiasaan tersebutlah yang kemudian melahirkan nama buah naga pada buah dari tanaman tersebut.

Buah naga memiliki kandungan nutrisi yang baik. Dalam 100 gram buah naga terdapat sekitar 268 kalori, 82% karbohidrat, 4% protein, 11% atau sekitar 9,2 mg vitamin C, dan 11% atau 107 mg kalsium. Biji buah naga yang berwarna hitam juga mengandung asam lemak, linoleic acid, dan linolenic acid. Kandungannya yang kaya akan nutrisi tersebut menjadikan buah naga sebagai makanan yang sehat dan bermanfaat.

Salah satu kelompok yang disarankan untuk rajin mengonsumsi buah naga adalah kelompok ibu hamil dan ibu menyusui. Hal ini dikarenakan buah naga dipercaya dapat memberikan manfaat terhadap kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat buah naga untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Bagaimana buah naga dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Simak penjelasannya berikut ini.

  1. Buah naga dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi atau sulit buang air besar merupakan salah satu keluhan yang dapat dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama. Peningkatan kadar hormon progesteron selama kehamilan dapat menyebabkan penurunan kontraktilitas saluran pencernaan, memperlambat pergerakan sisa makanan di usus besar, meningkatkan penyerapan air di usus besar tersebut, sehingga feses menjadi lebih keras dan sulit di keluarkan.

Selain itu, adanya janin di dalam rahim menyebabkan rahim menjadi lebih besar, dan menekan usus besar. Hal ini menimbulkan nyeri dan ketidaknyamanan pada perut dan menambah parah konstipasi. Faktor-faktor lain juga dapat memperparah konstipasi pada ibu hamil, seperti kurangnya bergerak, kurang asupan serat, kurang cairan, konsumsi suplemen zat besi, dan konsumsi kalsium dalam bentuk vitamin.

Asupan serat setiap hari dapat membantu mengatasi masalah konstipasi dan melancarkan pencernaan. Salah satu makanan yang kaya serat adalah buah naga. Dalam satu porsi buah naga (100 gram) terdapat sekitar 0,3 – 0,9 gram serat. Konsumsi setidaknya 28 gram serat setiap hari selama masa kehamilan untuk memenuhi kebutuhan serat harian. Tambahkan buah naga ke dalam salad atau konsumsi langsung sebagai camilan, dan masalah konstipasi akan teratasi dengan baik.

  • Buah naga dapat membantu penyerapan zat besi

Ibu hamil sangat rentan mengalami anemia. Perubahan fisiologis dimana peningkatan volume plasma darah lebih tinggi dibanding peningkatan sel darah merah, membuat kadar hemoglobin dalam darah menjadi lebih rendah. Hal ini akan semakin parah jika sejak sebelum hamil, ibu sudah memiliki penyakit anemia, atau ketika ibu kurang mendapat asupan zat besi selama kehamilan.

Anemia akibat kekurangan zat besi sangat sering dialami oleh ibu hamil. Diperkirakan 1 dari 4 ibu hamil mengalami kekurangan zat besi. Kondisi anemia ini sangat berbahaya bagi kehamilan. Anemia pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan kematian saat persalinan. Sementara itu, anemia yang terjadi ketika usia kehamilan lengkap dapat meningkatkan resiko komplikasi persalinan pada ibu dan bayi, termasuk resiko perdarahan dan infeksi pada saat persalinan atau pasca persalinan.

Untuk mengatasi dan mencegah anemia pada ibu hamil, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau yang dikenal dengan tablet tambah darah, serta dibarengi dengan makanan tinggi zat besi. Namun suplemen dan makanan tinggi zat besi saja tidak cukup, karena belum tentu zat besi dari makanan dan suplemen tersebut dapat diserap dengan baik. Agar zat besi dapat diserap dengan baik oleh tubuh, ibu harus mengonsumsi buah dan makanan yang tinggi vitamin C. Vitamin C berperan dalam memaksimalkan penyerapan zat besi dan menjadi komponen penting dalam produksi hemoglobin pada sel darah merah. Buah naga merupakan salah satu buah yang kaya akan vitamin C. Dalam 100 gram buah naga terdapat 9,2 mg vitamin C. Konsumsi buah naga setiap hari dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian, memaksimalkan penyerapan zat besi, dan mengatasi masalah anemia pada ibu hamil.

  • Buah naga dapat melindungi bayi dari penyakit infeksi

Sumber nutrisi satu-satunya bagi bayi baru lahir hingga usia 6 bulan adalah ASI. Untuk mendapatkan kandungan ASI yang kaya nutrisi, ibu harus memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral hariannya. Salah satu vitamin yang penting bagi ibu dan bayi adalah vitamin C. Vitamin C bermanfaat untuk melindungi tubuh dari infeksi bakteri, virus, dan mikroorganisme lainnya. Vitamin C yang dikonsumsi oleh ibu, akan diturunkan kepada bayi melalui ASI, sehingga ibu wajib memenuhi kebutuhan vitamin C hariannya.

Buah naga merupakan buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Dalam 100 gram buah naga terdapat 9,2 mg vitamin C. Ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi buah naga setiap hari agar kebutuhan vitamin C nya terpenuhi, dan bayi akan mendapatkan bagian vitamin C dari ASI. Dengan demikian bayi akan terhindar dari infeksi dan tidak mudah sakit.

  • Buah naga dapat menjaga kesehatan tulang ibu menyusui

Ibu menyusui menyimpan kalsium di dalam tulangnya. Ketika tubuh ibu kekurangan kalsium dari makanan, maka tubuh akan mengambil kalsium dari tulang ibu untuk menyuplai kalsium yang cukup untuk bayi melalui ASI. Beberapa penelitian menunjukkan terjadi penurunan masa tulang pada ibu sebesar 3 – 5% selama masa menyusui. Hal tersebut dikarenakan kurangnya konsumsi makanan tinggi kalsium selama proses menyusui. Penurunan masa tulang akibat kalsium yang terambil dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah keropos.

Ibu menyusui usia 18 – 50 tahun perlu mengonsumsi 1.000 mg kalsium per hari untuk mencegah kerusakan tulang selama masa menyusui. Buah naga merupakan buah yang tinggi akan kalsium. Dalam 100 gram buah naga terdapat sekitar 107 mg kalsium. Konsumsi buah naga selama masa menyusui dapat memenuhi kebutuhan kalsium harian, mencegah kerusakan tulang ibu, dan menjaga kesehatannya.

Buah naga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Buah naga dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi jus atau dicampur dengan salad. Selain itu, buah naga juga aman dan tidak akan menimbulkan efek samping jika dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Pastikan ibu memasukkan buah naga dalam makanan harian ya.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Siapa yang tak kenal dengan kacang hijau. Kacang berukuran kecil dan berwarna hijau ini banyak dijual di pasar, warung, atau supermarket terdekat. Kacang hijau atau Vigna radiata merupakan jenis kacang yang termasuk ke dalam suku polong-polongan. Kacang hijau tumbuh subur di daerah tropis, dan banyak dibudidayakan di wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan. Di Indonesia, kacang hijau menempati urutan ketiga dalam kacang-kacangan penting dan banyak dikonsumsi, setelah kacang kedelai dan kacang tanah. Biji kacang hijau biasa direbus sampai lunak dan dibuat bubur kacang hijau, dapat juga dihaluskan dan dijadikan isian makanan, seperti onde-onde, roti, bakpau, dan bakpia.

Kacang hijau merupakan sumber protein tinggi dan sumber berbagai mineral penting, serta memiliki kandungan lemak yang tak jenuh. Dalam 100 gram kacang hijau terdapat 23,86 gram protein. Kacang hijau juga mengandung berbagai jenis vitamin, seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B9, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K. Beberapa mineral penting yang terkandung di dalam kacang hijau yaitu kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfat, kalium, dan zink. Kandungan kacang hijau yang tinggi akan nutrisi tersebut menjadikannya sangat bermanfaat untuk dikonsumsi setiap hari.

Salah satu kelompok yang sangat disarankan untuk mengonsumsi kacang hijau adalah ibu hamil dan menyusui. Kacau hijau dikenal sangat baik untuk meningkatkan kesehatan ibu dan janin, serta baik untuk proses menyusui. Apa saja manfaat kacang hijau untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui, serta bagaimana kacang hijau bisa bermanfaat? Mari kita bahas dalam uraian berikut.

  1. Kacang hijau dapat mencegah dan mengatasi anemia pada ibu hamil

Ketika memasuki masa kehamilan, jumlah sel darah merah pada ibu hamil meningkat hingga 25 sampai 33% lebih tinggi dibanding saat tidak hamil. Peningkatan sel darah merah ini sangat penting untuk kebutuhan transportasi oksigen tambahan ke rahim dan janin. Namun, peningkatan sel darah merah ini tidak sebanding dengan peningkatan volume plasma darah (cairan darah) yang lebih tinggi lagi, sebagai akibat dari perubahan hormonal dan peningkatan penumpukan natrium dan air dalam tubuh ibu. Kondisi tersebut menyebabkan kadar hemoglobin yang terdapat dalam sel darah merah menjadi turun, sehingga ibu hamil sangat rentan mengalami anemia.

Perubahan fisiologis tubuh dikombinasikan dengan kekurangan zat besi pada ibu dapat menjadi penyebab terjadinya anemia. Anemia pada ibu hamil menyebabkan penurunan kapasitas darah untuk menyalurkan oksigen ke organ-organ vital ibu dan janin. Anemia pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, berat badan lahir rendah pada bayi, dan kematian saat persalinan. Sementara itu, anemia pada saat usia kehamilan lengkap (>36 minggu), dapat meningkatkan resiko persalinan pada ibu dan bayi, terutama resiko perdarahan pasca persalinan dan infeksi saat dan pasca persalinan.

Untuk mengatasi dan mencegah anemia selama kehamilan, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau dikenal dengan obat penambah darah. Zat besi merupakan zat yang paling penting untuk pembentukan sel darah merah. Pemenuhan kebutuhan zat besi diketahui dapat mengatasi dan mencegah anemia pada ibu hamil. Selain itu, pemenuhan kebutuhan zat besi juga dapat dilengkapi dengan mengonsumsi kacang hijau. Kacang hijau sangat kaya akan zat besi, sehingga konsumsi kacang hijau secara rutin selama masa kehamilan dapat mencegah dan mengatasi anemia, sehingga janin akan tumbuh dengan baik dan sehat.

  • Kacang hijau dapat mengatasi konstipasi saat kehamilan

Pada saat hamil, kadar hormon progesteron dalam tubuh ibu meningkat. Peningkatan kadar progesteron ini dapat menyebabkan penurunan kontraktilitas saluran pencernaan, mengakibatkan pergerakan feses atau sisa makanan di dalam usus besar menjadi lebih lambat, dan menyebabkan penyerapan air dalam usus besar meningkat. Kondisi-kondisi tersebut menyebabkan terjadinya konstipasi atau susah buang air besar. Ukuran rahim yang membesar juga akan menekan usus besar sehingga meningkatkan ketidaknyamanan di perut. Konstipasi tersebut juga diperparah dengan efek samping konsumsi suplemen zat besi dan kalsium, serta kurangnya aktivitas fisik pada ibu hamil, yang juga menyebabkan konstipasi.

Kacang hijau memiliki kandungan serat yang tinggi. Serat ini bermanfaat untuk menstimulasi pergerakan usus dan melancarkan pencernaan, sehingga konsumsi kacang hijau secara rutin akan membantu melancarkan buang air besar dan mengurangi ketidaknyamanan pada pencernaan ibu. Jangan lupa juga untuk memperbanyak minum air putih minimal 6 – 8 gelas per hari dan melakukan aktivitas fisik, seperti senam hamil dan olah raga ringan lainnya. Asupan cairan yang cukup dan aktivitas fisik dapat membantu melancarkan buang air besar.

  • Kacang hijau dapat melindungi bayi dari kecacatan

Neural tube defect merupakan kelainan bawaan pada sistem saraf pusat yang paling sering terjadi dan menempati posisi kedua kelainan bawaan tersering di dunia. Diperkirakan 0,6 bayi dari 1.000 kelahiran hidup menderita kelainan ini. Neural tube defect merupakan kelainan bawaan serius yang mengenai otak dan tulang belakang, termasuk di dalamnya kondisi ukuran otak yang kecil atau hilangnya sebagian lobus otak (anencephaly), kelainan penonjolan otak dan selaput otak yang keluar dari tulang tengkorak (encephalocele), dan spina bifida.

Kelainan neural tube defect terjadi ketika adanya kesalahan saat perkembangan otak dan sistem saraf pusat bayi. Penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun faktor-faktor seperti penggunaan obat-obatan saat kehamilan, ibu yang kurang nutrisi, zat kimia, dan faktor genetik dapat mempengaruhi dan berdampak buruk terhadap perkembangan otak dan sistem saraf pusat bayi. Penelitian menunjukkan pemberian asam folat tambahan pada saat sebelum hamil dan awal kehamilan dapat menurunkan resiko terjadinya kelainan neural tube defect hingga 50%.

Kacang hijau merupakan salah satu sumber folat yang baik. Dalam 100 gram kacang hijau terkandung 159 mikrogram folat. Konsumsi makanan tinggi folat seperti kacang hijau dapat memfasilitasi perkembangan otak dan sistem saraf pusat janin dengan baik, sehingga terhindar dari kecacatan, terutama neural tube defect. Namun karena sifat folat yang larut dalam air dan mudah rusak akibat proses pemasakan, disarankan untuk mengolah kacang hijau dengan microwave atau dengan cara di steaming.

  • Kacang hijau dapat meningkatkan kualitas ASI

Kacang hijau merupakan makanan yang baik untuk ibu menyusui. Kacang hijau mengandung protein yang sangat penting untuk proses menyusui. Kandungan asam folat dalam kacang hijau juga dapat meningkatkan produksi dan kualitas dari ASI, serta sangat baik untuk perkembangan kognitif bayi. Selain itu kandungan vitamin B1 dalam kacang hijau juga berperan untuk mengubah karbohidrat menjadi energi, sehingga memelihara suplai ASI agar selalu baik.

Kacang hijau memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Pastikan ibu memasukkan kacang hijau ke dalam makanan harian ya dan dapatkan manfaatnya untuk kesehatan ibu dan janin.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Tanaman daun kelor merupakan tanaman yang dapat kita temukan di lingkungan sekitar, biasanya ditanam di kebun atau ladang. Tanaman daun kelor atau Moringa oleifera merupakan tanaman yang berasal dari Asia Selatan. Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dengan iklim tropis dan subtropis, serta tahan dengan kondisi panas yang ekstrim. Pada kondisi iklim yang sesuai tanaman daun kelor dapat tumbuh cepat dan berumur panjang.

Tanaman daun kelor dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 7 – 11 meter. Batangnya berkayu, berwarna putih kotor, dan permukaan kulitnya kasar. Daun kelor sendiri merupakan daun majemuk dengan tangkai yang panjang dan daunnya tersusun berseling. Daun kelor muda berwarna hijau muda, dan semakin tua usianya semakin gelap warnanya. Tanaman daun kelor juga memiliki buah berbentuk segitiga panjang, berwarna hijau ketika masih muda dan berwarna coklat ketika sudah tua. Bunga daun kelor berwarna putih kekuningan.

Di Indonesia, daun kelor dijadikan bahan pangan dan sering digunakan untuk obat. Daun kelor memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik, bahkan sangat direkomendasikan oleh badan kesehatan dunia untuk dikonsumsi pada masa pertumbuhan. Daun kelor mengandung vitamin C hingga 7 kali lebih banyak dari jeruk, kalsium hingga 4 kali lebih banyak dari susu, vitamin A hingga 4 kali lebih banyak dari wortel, protein hingga 2 kali lebih banyak dari susu, dan kalium yang 3 kali lebih banyak dari pisang. Kandungan-kandungan tersebut menjadikan daun kelor memiliki segudang manfaat, khususnya untuk kesehatan. Salah satunya adalah manfaat daun kelor untuk kesehatan rahim ibu hamil dan menyusui. Apa saja dan bagaimana daun kelor dapat bermanfaat bagi ibu hamil dan menyusui? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut.

Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan Rahim Ibu Hamil

  1. Daun kelor baik untuk suplai oksigen, termasuk untuk rahim

Hemoglobin merupakan bagian dari sel darah merah yang berperan untuk mengikat oksigen dan menyalurkannya ke seluruh tubuh. Saat memasuki masa kehamilan, jumlah sel darah merah di dalam tubuh meningkat hingga 25% sampai 33% lebih tinggi daripada saat tidak hamil. Peningkatan ini sangat penting untuk mendukung pemenuhan kebutuhan oksigen yang meningkat ke area rahim akibat perkembangan janin. Namun peningkatan sel darah merah ini tidak sebanding dengan peningkatan volume plasma darah (cairan darah) yang lebih tinggi akibat faktor perubahan hormon dan penambahan penyimpanan air di dalam tubuh. Hal ini menyebabkan ibu hamil sangat rentan mengalami anemia pada masa kehamilan, terlebih jika memang sebelum hamil sudah memiliki penyakit anemia.

Penyakit anemia selama masa kehamilan dapat mengancam kesehatan dan perkembangan janin. Kondisi anemia menyebabkan oksigen lebih yang terikat hemoglobin menjadi lebih sedikit, dan beresiko menyebabkan suplai darah ke rahim dan janin tidak cukup, yang selanjutnya dapat mengancam janin.

Untuk mengatasi masalah ini, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau dikenal dengan obat penambah darah. Selain itu, dapat juga dibantu dengan menggunakan daun kelor. Daun kelor memiliki kandungan zat besi dan kalsium yang tinggi, yang mana kedua zat tersebut sangat diperlukan untuk pembentukan sel darah merah, terutama hemoglobin. Dengan demikian, ibu hamil akan terhindar dari anemia dan penyakit anemia teratasi, sehingga suplai oksigen ke seluruh tubuh, terutama ke rahim dan janin, akan maksimal dan kebutuhan oksigen terpenuhi.

  • Daun kelor mengandung nutrisi tinggi untuk rahim dan janin

Saat hamil, ibu tidak hanya harus memenuhi kebutuhan nutrisi untuk dirinya namun juga untuk janinnya. Daun kelor merupakan daun yang sangat tinggi akan nutrisi penting, seperti zink, vitamin A dan C, kalium, kalsium, polifenol, flavonid, dan protein. Nutrisi tersebut sangat penting untuk menjaga kesehatan rahim dan memaksimalkan fungsinya sebagai tempat berkembangnya janin. Selain itu, polifenol, flavonoid, dan vitamin C dipercaya dapat mencegah kecacatan pada janin dengan cara melindungi janin dari kerusakan DNA.

Untuk mendapatkan manfaat daun kelor untuk kesehatan rahim ibu hamil, ibu dapat mengolah daun kelor dengan cara direbus dan dibuat teh. Cara membuat air rebusan daun kelor yaitu dengan merebus daun kelor yang telah dicuci dengan 3 gelas air. Didihkan dan biarkan hingga tersisa satu gelas. Kemudian saring dan minum air rebusan daun kelor selagi hangat tanpa campuran apapun.

Sementara itu untuk dibuat teh, daun kelor yang telah dicuci bersih harus dijemur hingga kering sempurna. Lalu tumbuk hingga berbentuk bubuk. Untuk menyeduh teh daun kelor, ambil 2 sendok daun kelor bubuk dan campur dengan air panas. Bubuk daun kelor juga dapat dicampurkan ke dalam berbagai makanan dan minuman.

Manfaat Daun Kelor untuk Ibu Menyusui

  • Daun kelor dapat membantu produksi ASI

Selama masa kehamilan, peningkatan hormon estrogen dan progesteron menstimulasi perkembangan payudara sebagai persiapan untuk masa menyusui. Hormon prolaktin yang bertanggung jawab terhadap produksi ASI juga meningkat seiring dengan perkembangan kehamilan. Namun, selama proses kehamilan, produksi ASI dihambat oleh hormon progesteron yang dihasilkan oleh plasenta. Ketika plasenta dilahirkan saat proses persalinan, maka tidak ada lagi penghambat produksi ASI dan ASI mulai dapat dikeluarkan. Namun jika hingga hari ketiga atau keempat payudara tidak distimulasi dengan cara disusukan pada bayi, maka kadar prolaktin akan menurun dan produksi ASI terganggu.

Terdapat beberapa faktor lain yang dapat menghambat produksi ASI, di antaranya yaitu persalinan cesar, persalinan pertama, persalinan lama, perdarahan pasca persalinan, kelahiran prematur, diabetes tipe I, hipotiroid, obesitas, penyakit endokrin, bagian plasenta yang tertinggal, riwayat operasi payudara, dan stress. Selain itu, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan penggunaan obat-obat tertentu juga dapat menyebabkan gangguan produksi ASI.

Untuk meningkatkan produksi ASI maka disarankan untuk menyusui bayi secara teratur, jika perlu lakukan pompa ASI setiap 1,5 sampai 2 jam sekali, hindari merokok, alkohol, dan konsultasikan setiap obat yang akan dikonsumsi dengan dokter. Selain itu dapat pula dibantu dengan menggunakan daun kelor.

Daun kelor mengandung vitamin dan mineral penting, serta zat aktif lainnya yang baik untuk proses menyusui, sehingga daun kelor sangat disarankan untk dikonsumsi oleh ibu pada masa kehamilan dan setelah persalinan. Daun kelor dapat diolah menjadi sayur untuk dikonsumsi. Daun kelor dapat menstimulasi produksi ASI dan meningkatkan produksinya. Penelitian menunjukkan, ibu yang mengonsumsi daun kelor secara rutin memproduksi ASI dua kali lebih banyak dibanding ibu yang tidak mengonsumsi daun kelor.

Daun kelor merupakan daun yang aman dan bermanfaat untuk dikonsumsi, terutama oleh ibu hamil dan menyusui. Namun kebersihan dalam pengolahannya tetap menjadi poin penting yang harus diperhatikan. Daun kelor harus dikonsumsi secara tidak berlebihan. Ibu tidak boleh mengonsumsi daun kelor melebihi 3000 mg/kg berat badan, karena melebihi jumlah tersebut dapat mengakibatkan efek negatif yang tidak diinginkan.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Buah zuriat merupakan buah yang cukup asing bagi sebagian orang. Biasanya buah zuriat dapat kita temui ketika bulan Ramadhan, dan banyak dijual di kios-kios di pinggir jalan. Buah zuriat atau dalam bahasa latin dikenal dengan Hyphaene thebaica merupakan buah asal Afrika, lebih tepatnya berasal dari daerah Mesir di sekitar sungai Nil. Pohon buah zuriat mirip seperti pohon palm. Buah zuriat yang telah matang memiliki warna ungu kehitaman atau coklat dengan ukuran diameter sekitar 10 cm. Rasa buah zuriat sangat manis, sehingga seringkali buah zuriat juga dijadikan campuran untuk berbagai sajian es, seperti es dawet dan es buah, serta digunakan untuk kue dan selai.

Buah zuriat sangat kaya akan berbagai vitamin penting, mineral, dan juga antioksidan. Kandungannya tersebut menjadikan buah zuriat memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dan kecantikan kulit wajah. Khasiat buah zuriat lainnya yang jarang diketahui adalah manfaatnya bagi program hamil atau promil. Kira-kira apa saja manfaat buah zuriat untuk promil dan bagaimana penjelasannya? Simak uraian berikut ini ya.

  1. Buah zuriat dapat mempercepat hamil

Dalam kebudayaan Mesir, buah zuriat dikenal sebagai buah yang sakral. Buah zuriat juga digunakan untuk kepentingan pengobatan sejak ribuan tahun yang lalu. Buah zuriat dipercaya dapat memberikan stamina dan kesuburan. Hingga zaman modern saat ini, buah zuriat masih dipercaya oleh masyarakat Mesir untuk mempercepat kehamilan pada seorang perempuan. Kandungan buah zuriat yang kaya akan berbagai nutrisi penting menjadikan buah zuriat baik untuk kesehatan organ-organ reproduksi wanita dan meningkatkan kesuburan, serta mempercepat kehamilan.

  • Buah zuriat dapat memperbaiki produksi sperma

Salah satu penyebab kemandulan adalah kurangnya jumlah sperma. Masalah kemandulan akibat kurang jumlah sperma ini cukup sulit diatasi. Namun salah satu penelitian di Mesir menunjukkan bahwa konsumsi buah zuriat dapat memperbaiki produksi sperma sehingga sperma dapat berfungsi dengan baik selama proses pembuahan. Tidak hanya bermanfaat bagi pria yang kekurangan jumlah sperma, namun buah zuriat juga bermanfaat bagi pria dengan jumlah sperma normal sehingga kualitas sperma membaik. Sperma yang berkualitas akan lebih mudah membuahi sel ovum dari wanita, sehingga kehamilan akan lebih cepat terjadi.

  • Buah zuriat dapat meningkatkan hormon seksual perempuan

Buah zuriat juga dikenal dapat meningkatkan hormon seksual perempuan. Hormon seksual ini sangat penting, terutama saat melakukan hubungan intim bersama pasangan. Hormon seksual yang cukup akan membuat perempuan lebih bergairah sehingga memberikan pengalaman hubungan yang saling memuaskan.

  • Buah zuriat dapat memperkuat rahim perempuan

Rahim merupakan organ reproduksi yang sangat penting. Di rahim hasil pembuahan akan menempel dan tumbuh seiring dengan berjalannya waktu. Rahim yang kuat sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup janin. Pada kondisi rahim yang tidak cukup kuat, janin yang terkandung bisa luruh dan akhirnya mengalami keguguran. Salah satu manfaat dari buah zuriat adalah kemampuannya dapat memperkuat rahim perempuan. Hal ini sangat bermanfaat karena janin senantiasa tumbuh disana dengan baik dan sehat. Dengan rahim yang kuat maka perempuan juga akan terhindar dari keguguran dan kehamilan akan berjalan dengan lancar.

  • Buah zuriat dapat meningkatkan kualitas sel telur

Radikal bebas dapat didapatkan dari berbagai sumber di kehidupan sehari-hari, seperti makanan yang tidak sehat, polusi, dan paparan terhadap sinar matahari berlebih. Radikal bebas dapat menyebabkan stress oksidatif di dalam tubuh dan dapat menyebabkan kerusakan jaringan, termasuk kerusakan pada sel telur. Kerusakan pada sel telur mengakibatkan kehamilan menjadi sulit terjadi karena kondisi sel telur yang tidak sehat. Buah zuriat memiliki kandungan antioksidan untuk mengatasi masalah ini. Antioksidan dalam buah zuriat dapat membantu melawan radikal bebas penyebab stress oksidatif. Ketika tubuh mendapat asupan antioksidan yang cukup, maka sel-sel di dalam tubuh akan semakin sehat dan dapat berfungsi dengan baik, termasuk sel telur yang berperan dalam proses pembuahan dan kehamilan.

  • Buah zuriat dapat meningkatkan hasrat seksual

Buah zuriat memiliki manfaat untuk melancarkan peredaran darah di seluruh tubuh, terutama ke area seksual. Dengan lancarnya sirkulasi darah ke area seksual maka dapat meningkatkan hasrat seksual, terutama pada pria. Sirkulasi darah yang lancar juga membuat tubuh menjadi lebih berenergi dan bersemangat sehingga hubungan intim menjadi lebih maksimal dan memuaskan, serta lebih besar peluang untuk terjadinya kehamilan.

  • Buah zuriat dapat memperlancar siklus menstruasi

Manfaat selanjutnya dari buah zuriat adalah kemampuannya untuk memperlancar siklus menstruasi pada wanita. Siklus menstruasi yang teratur salah satunya menandakan sehatnya sistem reproduksi wanita. Siklus menstruasi yang teratur setiap bulannya dapat membantu wanita dan pasangan untuk menentukan jadwal yang tepat untuk melakukan hubungan intim. Karena dengan siklus bulanan yang lebih teratur pengeluaran sel telur atau ovulasi dapat diperkirakan dengan lebih akurat. Hal ini sangat penting untuk memperbesar kemungkinan pertemuan antara sel sperma dengan sel ovum. Pertemuan antara sel sperma dan sel ovum selanjutnya akan memungkinkan proses pembuahan dan menjadikan terjadinya kehamilan.

Untuk mendapatkan manfaat-manfaat tersebut, Anda dapat mengonsumsi langsung buah zuriat atau diolah terlebih dahulu. Buah zuriat dapat dimakan langsung ataupun diolah dengan cara direbus, dipanggang, atau digoreng. Untuk dikonsumsi langsung kulit buah zuriat yang keras harus dikupas terlebih dahulu, baru daging buahnya bisa dikonsomsi.

Cara lain yang paling populer adalah dengan direbus. Untuk merebus buah zuriat, potonglah buah zuriat menjadi beberapa bagian sebelum direbus. Kemudian rebuslah bersama kulitnya selama 15 menit. Untuk menambahkan cita rasa, rebusan buah zuriat dapat dikonsumsi bersama dengan madu, susu, atau gula.

Selain itu buah zuriat juga dapat dibuat teh. Caranya yaitu dengan dikeringkan dan dihaluskan hingga berbentuk bubuk. Anda juga dapat menemukan buah zuriat bubuk di pasaran. Bubuk buah zuriat dapat diseduh langsung atau dapat juga dicampurkan ke dalam berbagai minuman seperti jus dan smoothies. Selain itu bisa juga menjadi campuran pancake, kue, roti, atau dibuat sirup. Biji buah zuriat juga bisa dimakan ketika belum matang, diolah seperti sayuran pada umumnya.

Buah zuriat dapat bertahan hingga satu minggu ketika disimpan di tempat yang dingin, kering, dan gelap. Tidak disarankan untuk menyimpan buah zuriat di dalam kulkas, karena kondisi kulkas yang terlalu lembab dapat membuat buah zuriat cepat membusuk.

Pastikan Anda memilih dan menyimpan buah zuriat dengan baik, serta mengonsumsinya secara rutin. Namun tidak disarankan juga untuk mengonsumsi buah zuriat secara berlebihan karena dapat menimbulkan masalah kesehatan lain yang tidak diharapkan. Konsumsi buah zuriat dalam jumlah yang cukup dan sesuai anjuran. Sebaiknya tidak hanya Anda yang mengonsumsi buah zuriat, namun pasangan pun harus ikut mengonsumsi buah zuriat agar hasilnya lebih maksimal. Jadi tunggu apa lagi, jika Anda dan pasangan sedang berencana untuk memiliki momongan, cobalah untuk mengonsumsi buah zuriat dan dapatkan manfaat buah zuriat untuk promil. Selamat mencoba.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Bawang merah merupakan salah satu bumbu masak yang selalu tersedia di rumah. Bawang merah adalah rempah yang digunakan untuk masakan, yang berasal dari Iran, Pakistan, dan pegunungan di sekitarnya. Kemudian bawang merah mulai menyebar ke seluruh belahan dunia. Selain digunakan sebagai bumbu masak, bawang putih juga dapat dimakan langsung, digunakan untuk acar, obat tradisional, zat pewarna, dan daunnya dapat digunakan untuk campuran sayur.

Tidak hanya bermanfaat sebagai olahan makanan, bawang merah juga ternyata bermanfaat untuk kesehatan bayi. Bawang merah memiliki kandungan vitamin C, serat, asam folat, kalium, kalsium, dan zat besi. Kandungan bawang merah tersebut sangat penting dan baik untuk kesehatan. Beberapa manfaat bawang merah mentah untuk kesehatan bayi di antaranya yaitu sebagai berikut.

  1. Bawang merah mentah dapat mengobati flu dan batuk pada bayi

Bayi sangat rentan mengalami masalah flu dan batuk. Hal ini dikarenakan kekebalan tubuhnya yang masih belum sempurna seperti orang dewasa. Saat buah hati mengalami flu dan batuk, biasanya ibu cepat panik dan langsung membawa bayi ke dokter, padahal sebenarnya masalah flu dan batuk ini tidak terlalu berbahaya selama tidak menyebabkan gangguan berarti pada bayi.

Untuk meredakan flu dan batuk yang terjadi pada bayi, ibu dapat memanfaatkan bawang merah mentah. Caranya yaitu dengan menghaluskan bawang merah mentah atau mengirisnya tipis-tipis. Kemudian tambahkan minyak telon secukupnya. Lalu aplikasikan campuran bawang merah dan minyak telon ini ke dada dan punggung, serta telapak kaki bayi, dengan menggunakan kapas. Kandungan vitamin C, vitamin B6, kalsium dan asam folat dalam bawang merah mentah dipercaya dapat menyembuhkan penyakit flu dan batuk pada bayi. Jangan lupa untuk menyusui bayi lebih sering dan berikan istirahat yang cukup. Jika keluhan tidak membaik setelah 3 hari, sebaiknya periksakan bayi ke dokter.

  • Bawang merah mentah dapat mengatasi demam pada bayi

Selain flu dan batuk, demam juga merupakan masalah yang paling sering terjadi pada bayi. Jika bayi mengalami demam yang tidak terlalu tinggi (< 38,5°C), ibu tidak perlu khawatir dan tidak perlu langsung membawa bayi ke dokter. Pada dasarnya, demam yang tidak terlalu tinggi merupakan respon tubuh yang normal ketika terjadi infeksi atau masuknya patogen ke dalam tubuh. Tubuh berusaha meningkatkan suhunya agar patogen atau agen infeksius (bakteri, virus) tidak dapat bertahan dan berkembang biak di dalam tubuh. Setelah infeksi teratasi masa suhu tubuh akan kembali normal dengan sendirinya.

Sambil menunggu suhu tubuh kembali normal secara alami, ibu dapat meningkatkan kenyamanan dan mempercepat penurunan suhu bayi dengan menggunakan bawang merah mentah. Cara membuatnya hampir sama seperti bawang merah untuk flu dan batuk, yaitu bawang merah diiris tipis dan dicampurkan dengan sedikit minyak kayu putih atau minyak telon. Kemudian balurkan ke kepala atas sekitar rambut, perut, punggung, dada, telapak kaki, dan ketiak bayi. Aplikasikan bawang merah ke bagian tersebut ketika bayi sedang tidur, sehingga baunya tidak membuat bayi merasa terganggu.

  • Bawang merah mentah dapat mengatasi perut kembung

Perut kembung mudah dialami oleh bayi. Salah satunya karena posisi menyusui yang tidak tepat, sehingga udara dapat masuk dan menyebabkan perut bayi kembung. Ketika perut kembung biasanya bayi akan lebih rewel dan tidak bisa tidur.

Perut kembung pada bayi dapat diperiksa dengan melakukan perkusi pada perut bayi. Caranya letakkan jari telunjuk kiri ibu pada perut bayi lalu ketuk-ketuk jari telunjuk tersebut dengan jari telunjuk kanan ibu. Bunyi perkusi pada perut yang kembung akan terdengar lebih keras dibanding ketika perut normal.

Untuk mengatasi perut kembung dengan menggunakan bawang merah mentah, caranya hampir sama dengan beberapa manfaat sebelumnya, yaitu dengan mencampurkan bawang merah yang telah ditumbuk dengan minyak telon, kemudian dibalurkan ke perut bayi. Agar lebih efektif, ibu dapat membalurkan ramuan bawang merah sambil melakukan pijat “ I Love U”. Caranya yaitu dimulai dengan membentuk huruf “I” terbalik dari perut kanan bawah ke kanan atas bayi. Lalu lanjutkan dengan membentuk huruf “L” terbalik, dari perut kanan bawah – kanan atas – kiri atas. Lalu membentuk huruf “U” terbaik, dari perut kanan bawah – kanan atas – kiri atas – kiri bawah. Gerakan ini searah dengan pergerakan di usus besar, sehingga memudahkan udara dikeluarkan dari perut bayi.

  • Bawang merah mentah dapat melindungi bayi dari bakteri dan virus

Bawang merah mentah ternyata juga mampu melindungi bayi dari bakteri dan virus. Hal ini dikarenakan bawang merah mampu memberikan efek antibakteri dan antivirus. Kandungan senyawa alliin dalam bawang merah akan diubah oleh enzim alliinase menjadi asam piruvat, amonia, dan aliisin, yang bekerja sebagai anti mikroba. Kandungan tersebut memungkinkan bawang merah untuk menyerap bakteri dan virus yang ada di sekitar bayi.

Untuk mendapatkan manfaat ini, ibu dapat memotong tipis bawang merah, kemudian masukkan ke dalam piring kecil. Lalu tempatkan potongan bawang merah tersebut di pojok kamar bayi. Ibu akan melihat potongan bawang merah berubah menjadi hitam pada pagi hari. Hal ini menandakan bawang merah telah menyerap bakteri dan virus. Usahakan agar mengiris bawang merah segar langsung ketika akan digunakan, hindari menggunakan irisan bawang merah yang telah disimpan di kulkas. Hal ini dikarenakan bawang merah yang telah disimpan di kulkas kemungkinan telah mengandung banyak bakteri dan virus yang berada di dalam kulkas.

  • Bawang merah mentah dapat memperlancar sirkulasi darah bayi

Manfaat selanjutnya dari bawang merah mentah adalah untuk memperlancar sirkulasi darah di dalam tubuh bayi. Kandungan asam fosfat dalam bawang merah mampu mendetoksifikasi dan menghilangkan toksin dalam pembuluh darah, sehingga sirkulasi darah bayi menjadi lancar. Untuk mendapatkan manfaat ini, ibu dapat menempelkan bawang merah di telapak kaki bayi, dengan cara diperban atau dengan memakai kaus kaki. Lalu biarkan selama minimal 4 jam, sebaiknya dilakukan saat bayi tertidur. Asam fosfat dalam bawang merah ini akan diserap dan meresap di kulit bayi melalui telapak kaki dan masuk ke dalam pembuluh darah. Selanjutnya asam fosfat tersebut akan bekerja untuk melancarkan peredaran darah bayi.

  • Bawang merah mentah dapat menghilangkan gatal akibat nyamuk

Manfaat bawang merah mentah untuk kesehatan bayi selanjutnya adalah mampu menghilangkan gatal akibat gigitan nyamuk. Bawang merah memiliki kemampuan antifungal yang dapat mengurangi resiko terjadinya infeksi. Air bawang merah mentah dapat mengurangi gatal dan pembengkakan akibat gigitan nyamuk. Untuk mendapatkan manfaat ini, ibu hanya perlu memotong bawang merah kemudian meletakkan potongannya di area kulit bayi yang mengalami gigitan nyamuk selama beberapa menit. Rasa gatal dan pembengkakan akibat gigitan nyamuk akan hilang dengan segera.

Itulah manfaat bawang merah mentah untuk kesehatan bayi. Jangan lupa untuk selalu menyediakan bawang merah di rumah ya bunda. Semoga bermanfaat.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Beberapa Makanan Sehat untuk Ibu Hamil harus diketahui supaya bayi di dalam kandungannya tetap dalam keadaan sehat dan normal selama berkembang di dalam perut. Ibu hamil membutuhkan makanan yang bernutrisi baik yang membantu pertumbuhan bayi tetap sehat dan normal. Karena jika seorang ibu hamil kurang mengonsumsi makanan bergizi hal fatal bisa terjadi.

Dengan demikian menu makanan sehat dan tepat harus dikonsumsi secara baik. pertumbuhan janin di dalam perut akan baik dan sehat selama ibunya mengonsumsi makanan sehat dalam jumlah cukup. Selain itu ibu hamil juga perlu menghindari beberapa makanan yang berbahaya untuk pertumbuhan janin di dalam kandungan. Olahan makanan yang sehat harus diketahui oleh ibu hamil supaya memiliki anak normal cerdas dan juga sehat.

Ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung gizi baik. Tidak hanya makanan pola hidup yang sehat juga harus diterapkan secara baik terutama dari lingkungan alam. Berikut ini adalah Beberapa Makanan Sehat untuk Ibu Hamil yang bisa dikonsumsi secara aman :

Makanan Sehat untuk Ibu Hamil 

1. Telur.

Telur mengandung protein yang cukup baik sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Selain itu juga mengandung kalori yang memenuhi kebutuhan tubuh. Dalam satu butir telur mengandung 90 kalori serta lebih dari 12 vitamin dan mengandung mineral mampu menutrisi tubuh secara baik. selain itu telur juga mendorong pertumbuhan otak bayi karena mengandung omega 3 yang memicu pengembangan pengelihatan pada bayi.

2. Ikan Salmon.

Protein tinggi di dalam ikan salmon sangat baik untuk dikonsumsi ibu hamil.  Akan tetapi jangan terlalu banyak dalam mengonsumsi salmon paling tidak hanya 12 ons saja untuk satu minggu.

3. Kacang – kacangan.

Sayuran dari hijau kacang – kacangan bisa dikonsumsi secara baik dan aman. Salah satunya adalah sayur buncis mengandung serat yang mampu memperlancar proses pencernaan pada ibu hamil. Sehingga bisa mengatasi masalah sembelit di saat hamil.

4. Ubi Jalar.

Ubi jalar ternyata menjadi makanan sehat yang bisa dikonsumsi oleh ibu hamil. Ubi jalar yang berwarna oranye mengandung vitamin A dan di butuhkan oleh tubuh baik si ibu maupun bayi di dalam kandungan. Ubi jalar ini bisa diolah untuk berbagai macam makanan sehingga sangat mudah dalam cara pengonsumsiannya.

Beberapa Makanan Sehat untuk Ibu Hamil yang sudah dijelaskan di atas sangat mudah didapatkan dan diolah untuk menjadi makanan. Misalnya telur bisa didadar direbus ataupun diolah menjadi makanan seperti omelet ataupun lainnya. Ikan salmon bisa digunakan sebagai ikan bakar atau masakan lainnya untuk menghindari rasa bosan di setiap konsumsiannya. Kemudian aturlah porsi secara tepat supaya tidak terlalu berlebihan dan hal ini untuk mencegah terjadinya obesitas di saat hamil.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Masa kehamilan merupakan masa yang penting bagi ibu dan calon bayi. Pada masa ini, segala sesuatu yang terjadi pada ibu akan berpengaruh terhadap kondisi bayi yang dikandungnya. Ketika ibu sehat maka bayi juga akan sehat, begitupun ketika kesehatan ibu terganggu maka kesehatan janin pun akan terganggu.

Salah satu yang paling mempengaruhi kondisi kesehatan ibu adalah makanan. Makanan merupakan sumber nutrisi dan energi bagi seluruh proses dan metabolisme pada tubuh ibu. Nutrisi ini juga akan tersalurkan ke bayi melalui plasenta. Sehingga apa yang ibu makan akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan bayi.

Makanan yang baik untuk kesehatan selama masa kehamilan ada buah dan sayur. Buah alpukat merupakan salah satu buah yang dikenal bermanfaat jika dikonsumsi selama masa kehamilan. Kandungan tinggi vitamin, mineral, dan antioksidan dalam buah alpukat dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu selama kehamilan, sehingga ibu dan bayi senantiasa sehat maksimal. Untuk mengatahui lebih lanjut mengenai manfaat buah alpukat untuk kesehatan ibu hamil dan bayi, simak penjelasan berikut ini ya.

  1. Alpukat merupakan sumber asam folat

Asam folat merupakan salah satu nutrisi penting selama kehamilan. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan kecacatan pada bayi seperti kelainan pada tulang belakang dan spina bifida. Oleh karena itu, asam folat yang cukup sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan organ bayi di dalam rahim. Alpukat dapat memenuhi kebutuhan asam folat tersebut. Dalam satu buah alpukat setidaknya terdapat 10 mcg asam folat.

  • Alpukat dapat mengatasi anemia pada ibu

Anemia merupakan kondisi kekurangan hemoglobin dalam darah. Hemoglobin merupakan senyawa yang sangat penting, yang berfungsi mengikat oksigen sehingga oksigen dapat diedarkan ke seluruh tubuh ibu dan disalurkan ke tubuh bayi. Ketika hemoglobin kurang maka janin beresiko mengalami hipoksia atau kekurangan oksigen. Hipoksia ini sangat berbahaya karena dapat mengancam keselamatan bayi.

Alpukat merupakan buah yang kaya akan zat besi. Zat besi ini merupakan komponen utama dalam pembentukan hemoglobin, sehingga asupan zat besi yang cukup dapat mengatasi dan mencegah anemia. Konsumsi alpukat sebagai sumber zat besi sangat disarankan dan baik untuk ibu hamil, terutama yang beresiko mengalami anemia.

  • Alpukat dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi merupakan masalah yang banyak dialami oleh ibu hamil, terutama ketika memasuki trimester ketiga kehamilan. Salah satu solusi untuk masalah ini adalah dengan mengonsumsi buah yang tinggi akan serat dan alpukat adalah salah satunya. Serat dalam alpukat dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengatasi konstipasi atau susah buang air besar.

  • Alpukat dapat meredakan morning sickness

Morning sickness merupakan salah satu gejala yang sering dialami ibu hamil terutama pada awal-awal kehamilan. Morning sickness dirasakan seperti mual-mual dan tidak nyaman pada perut terutama di pagi hari. Salah satu cara untuk meredakan gejala ini adalah dengan mengonsumsi buah alpukat. Kandungan vitamin C dan B6 dalam buah alpukat bermanfaat untuk meredakan morning sickness. Oleh karena itu disarankan untuk mengonsumsi buah alpukat setelah pertama kali bangun tidur. Selain itu, hindari juga untuk bangun tidur langsung saat pagi hari, usahakan untuk tidak membuat pergerakan tiba-tiba untuk menghindari mual.

  • Alpukat dapat memelihara kadar kolesterol dan gula darah dalam rentang normal

Alpukat juga bermanfaat untuk memelihara kadar kolesterol dan gula darah agar selalu berada pada rentang normal. Buah alpukat mengandung minyak yang di dalamnya terdapat oleic acid dan linoleic acid. Kedua senyawa asam ini sangat baik untuk mencegah kolesterol tinggi. Konsumsi buah alpukat yang rutin setiap hari dapat mengontrol kolesterol dan gula darah selama masa kehamilan.

  • Alpukat dapat meredakan kram kaki

Kram kaki merupakan masalah kesehatan yang cukup banyak dirasakan selama kehamilan. Biasanya kram kaki ini disebabkan oleh penurunan kadar kalium dalam tubuh. Buah alpukat adalah salah satu buah yang tinggi kalium, bahkan kandungan kaliumnya lebih banyak dibandingkan pisang. Kandungan kalium dan kalsium dalam buah alpukat dapat membantu meredakan masalah kram kaki pada ibu hamil.

  • Alpukat dapat mengoptimalkan perkembangan otak bayi

Choline merupakan salah satu nutrisi penting untuk perkembangan otak dan saraf-saraf pada bayi. Buah alpukat memiliki kandungan choline yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tersebut. Dalam satu cup buah alpukat setidaknya terdapat sekitar 22 mg choline yang penting untuk perkembangan bayi.

  • Alpukat dapat membantu penyerapan nutrien lain

Tidak hanya menjadi sumber nutrien yang baik, buah alpukat juga dapat membantu sistem pencernaan tubuh untuk menyerap nutrien dari makanan dengan lebih optimal. Buah alpukat dapat membantu penyerapan vitamin larut lemak yang terdapat dalam sejumlah makanan, seperti ubi manis, sayuran berdaun hijau, dan wortel.

  • Alpukat mencegah peningkatan berat badan berlebih pada ibu

Alpukat merupakan sumber serat yang baik. Serat ini bermanfaat untuk menurunkan resiko terjadinya peningkatan berat badan melebihi berat badan normal pada ibu. Hampir 25% serat dapat dicerna tubuh dan membantu bakteri baik dalam saluran cerna untuk memaksimalkan proses metabolisme tubuh. Dengan begitu, berat badan ibu akan terkontrol dan dalam rentang normal sehingga tidak menimbulkan penyulit saat persalinan.

  1. Alpukat dapat menjaga tekanan darah tetap normal

Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat menjadi salah satu gejala dari preeklamsia. Preeklamsia merupakan masalah serius pada ibu hamil. Pada kondisi terburuk preeklamsia dapat mengakibatkan perlunya terminasi kehamilan dan tentunya dapat mengancam keselamatan bayi. Alpukat merupakan sumber monounsaturated fat yang baik, yang dapat melindungi terhadap berbagai penyakit jantung dan dapat menurunkan tekanan darah. Konsumsi alpukat secara rutin dapat menjaga tekanan darah ibu tetap normal dan terhindar dari preeklamsia.

  1. Alpukat merupakan sumber omega 3

Omega 3 merupakan nutrien penting untuk kesehatan ibu dan bayi. Omega 3 diperlukan untuk perkembangan sistem saraf bayi, termasuk otak dan matanya. Bayi mendapatkan asupan omega 3 dari ibu sehingga ibu harus mendapatkan cukup omega 3 dari makanan yang dimakannya. Selain itu, DHA dalam omega 3 juga dapat mengurangi resiko terjadinya kelahiran prematur. Buah alpukat merupakan buah yang mengandung omega 3 dan omega 6, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi selama masa kehamilan.

Meskipun kaya akan segudang manfaat, alpukat tetap tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Menurut dokter Andrew Orr, seorang spesialis reproduksi dan gizi, alpukat tidak boleh dimakan secara berlebihan. Alpukat memiliki kandungan lemak baik yang tinggi, protein, enzim, asam amino dan vitamin penting lainnya. Kalori uah alpukat setara dengan makanan berat, namun perbedaannya alpukat dapat diolah menjadi berbagai sajian. Sebaiknya alpukat dikonsumsi sekali dalam sehari sebanyak setengah buah, dan sebaiknya digunakan sebagai sarapan. Pastikan ibu mengonsumsi buah alpukat setiap hari dalam jumlah yang disarankan agar mendapatkan manfaatnya secara optimal.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Mempercayai hal yang belum tentu kebenarannya jelas salah termasuk mengenai kehamilan pada ibu hamil. Mempercayai Pantangan Untuk Ibu Hamil yang sudah teruji kenenarannya karena hasil penelitian adalah hal yang harus kita patuhi apalagi menyangkut kehidupan buah hati.

Bagi sebagian orang apalagi yang tinggal di daerah yang sangat kental dengan sesuatu yang belum teruji kebenarannya (mitos), segala sesuatu hal yang akan terjadi pasti dikaitkan dengan kejadian yang belum tentu hal tersebut benar. Seperti yang kita tahu bahwa ada beberapa perilaku unik yang dilakukan oleh ibu hamil ketika dia mengandung buah hatinya. Terkadang hal tersebut tidak masuk diakal dan diluar penalaran dan uniknya dizaman yang sudah super cangghih dan modern ini hal tersebut masih saja kerap kita temui misalnya, membawa gunting atau benda tajam saat akan bepergian.

Nah, berikut ada beberapa hal yang harus anda ketahui mengenai mitos dan fakta Pantangan Untuk Ibu Hamil. Diantaranya, dengan mengkonsumsi hati ayam akan membuat darah pada bayi anda menjadi kuat. Hal tersebut tidak dibenarkan karena, selain hati mengandung jat besi juga mengandung retinol dan vitamin A sehingga apabila dikonsumsi secara berlebihan maka akan mengganggu pertumbuhan pada janin.

Kemudian, adahal yang paling aneh lagi yaitu melihat muka atau wajah seseorang yang tidak sedap dipandang maka akan mempengaruhi wajah si jabang bayi. Hal tersebut justru sangat salah karena, wajah atau bentuk tubuh dari bayi merupakan hasil pencampuran gen antara ayah dan ibunya maka sangat tidak dibenarkan mengenai hal tersebut. Kemudian, tidurnya ibu hamil harus menghadap kekiri jika tidak, hal tersebut akan menghambat aliran darah bagi si jabang bayi. Hal tersebut baru benar karena, aorta pada tubuh kita berada disebelah kanan dan juga dibelakang rahim ibu sehingga apabila kita tidur menghadap kanan ataupun terlentang maka akan menghambat pasokan oksigen yang diterima oleh si bayi.

Jika seorang ibu hamil menjadi sedikit hitam saat kehamilan maka akan mempunyai anak laki-laki dan begitu juga sebaliknya. Hal tersebut memang benar karena, seorang bayi laki-laki mempunyai hormon testosteron yang lebih kuat daripada bayi perempuan. Kemudian hal yang dibenarkan yaitu, mengkonsumsi sayuran katuk saat ibu hamil akan membantu produksi ASI. Karena sifat dari sayuran katuk yang pekat akan merangsang produksi ASI.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Mengatasi Masuk Angin ketika Hamil harus mengetahui cara yang aman karena dalam mengatasi masuk angin pada ibu hamil berbeda dengan ibu tidak hamil. Kehamilan merupakan sebuah anugerah yang sangat luar biasa karena suatu pernikahan mendambakan keturunan. Namun, wanita yang Hamil mengalami beberapa masalah kesehatan salah satunya Masuk Angin. Gangguan kesehatan yang satu ini hampir dialami oleh semua wanita hamil. Masuk Angin yang dialami oleh ibu Hamil sangat menganggu bayi dan ibu sehingga merasa tidak nyaman dalam beraktifitas meskipun untuk tidur. Dalam mengatasi Masuk Angin seorang ibu Hamil tidak dianjurkan untuk konsumsi obat – obatan kimia yang dijual di toko obat. Kami akan memberikan solusi terbaik dengan menggunakan cara alami dalam mengatasi Masuk Angin.

Mengatasi Masuk Angin dengan memanfaatkan tanaman yang ada disekitar kita memang lebih efisien dan efektif. Selain menghemat biaya dengan menerapkan cara alami tidak menimbulkan resiko atau efek samping berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin. Salah satunya adalah dengan meminum sari Jahe. Tanaman rimpang yang tumbuh subur diwilayah Indonesia ini memiliki kandungan yang mampu mengatasi malah Masuk Angin. Cara membuat ramuan sangatlah mudah, ambil Jahe sebesar ibu jari kemudian cuci hingga bersih. Setelah itu rebus Jahe tersebut dengan 1 gelas air dan tambahkan sedikit gula atau madu. Setelah mendidih angkat rebusan dari kompor dan tuangkan ke dalam gelas kemudian minum selagi hangat supaya angin yang masuk bisa keluar secara mudah melalui sendawa atau kentut. Selain itu tubuh akan terasa hangat dengan mengkonsumsi sari Jahe atau Wedang Jahe ini.

Mengatasi Masuk Angin dengan tanaman rimpang yang mampu mengatasi beberapa masalah kesehatan ini memang sangat aman dan menyehatkan ibu Hamil. Sehingga dengan konsumsi minuman ini pertumbuhan Bayi tidak akan terganggu justru akan semakin baik. Untuk menghidari terjadinya Masuk Angin ibu yang sedang Hamil jangan mandi dimalam hari serta tidak dianjurkan untuk tidur di lantai tanpa menggunakan alas kasur.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail