Category:

Makeup

Mata adalah jendela hati. Segala sesuatu yang terkait dengan mata, tidak dapat kita sepelekan begitu saja. Bagi kaum perempuan yang menempatkan make up sebagai bagian dari kebutuhan sehari-hari, maka make up pada bagian mata adalah satu hal terpenting. Dari mulai pensil alis, concealer untuk menyembunyikan kantung mata, eye liner, maskara, lensa kontak dan eyeshadow.

Peran eyeshadow sangat penting dalam rangkaian make up mata kita. Kosmetik ini dapat membuat mata kamu terlihat lebih besar dan tajam, serta membantu membentuk kelopak mata. Selain itu ia juga mampu memberikan ketegasan bagi tema riasan kamu. Kamu jadi akan terlihat seksi dan fierce dengan make up mata smokey eyes, misalnya.

Karena itu, tekhnik mengaplikasikan eye shadow secara tepat dan efektif mampu membuat penampilan kamu menawan dan terlihat cantik. Mengaplikasikan eye shadow secara kurang tepat akan membuat riasan kamu berantakan, dan menimbulkan rasa tidak percaya diri. Selain itu cara yang benar dalam proses membubuhkan eyeshadow membuat kulit kelopak mata kamu terjaga kelembaban dan kesehatannya,

Untuk itu, diperlukan cara yang cukup jitu dalam mengaplikasi eye shadow pada kelopak mata kamu sehingga terlihat lebih menarik, cantik dan pas dengan acara yang akan kamu hadiri. Berikut ini adalah beberapa tips jitu untuk kamu para wanita dalam mengaplikasikan eye shadow

  • Eyeshadow Primer

Sebaiknya, sebelum kamu menggunakan eyeshadow jangan sampai melupakan eyeshadow primer. Sama dengan fungsi face primer, maka fungsi eyeshadow primer adalah untuk mempersiapkan mata untuk semua bahan atau produk yang akan kamu aplikasikan nantinya.

Produk yang ringan, creamy dan mudah menyerap ini berfungsi untuk menahan minyak alami sehingga eyeshadow tidak akan menggumpal nantinya. Produk ini juga dapat memperbaiki warna kulit mata kamu, eyeshadow menjadi lebih tahan lama, memperhalus lipatan atau garis pada kelopak mata, serta membuat warna lebih mudah dibaurkan. Apabila kamu tidak memiliki eyeshadow primer, maka face primer dapat juga kamu pergunakan untuk bagian mata.

Kebanyakan orang menyarankan untuk mempergunakan eyeshadow primer jika bagian kulit mata kita berminyak. Padahal, eyeshadow atau eye primer sangat diperlukan bagi semua jenis kulit. Hanya saja jika kamu memiliki kulit terutama bagian kelopak yang berminyak maka sangat disarankan agar kamu memilih eye primer yang sesuai dengan kulit kamu. Usapkan dan biarkan eye primer selama kurang lebih 2-3 menit sebelum langkah selanjutnya.

  • Eyeshadow Base

Langkah selanjutnya adalah membubuhkan eyeshadow base yang bersifat lebih padat daripada eye creamer. Fungsinya sama dengan foundation saat kamu akan memulai riasan wajah. Dapat dikatakan bahwa eyeshadow base bagaikan kanvas kosong yang siap dilukis. Ia dapat warna eyeshadow yang kamu gunakan menjadi lebih cerah. Selain itu, jika kamu perlu menggunakan shimmer atau glitter, maka kedua bahan ini akan lebih mudah menempel jika kamu menggunakan eyeshadow base terlebih dahulu.

Jika kamu tidak memiliki eyeshadow base ada beberapa bahan lain yang dapat kamu pergunakan sebagai penggantinya, yaitu : gel liner, cream eyeshadow, concealer, pencil liner maupun cream foundation. Aplikasikan pada kelopak mata dan diamkan mengering selama 2 menit. Jika kamu akan menggunakan eyeshadow berwarna cerah atau pastel dan ingin agar eyeshadow terlihat menonjol, coba bubuhkan concealer atau foundation yang 2-3 kali lebih terang dari warna kulit kamu. Jika menginkan kesan yang lebih lembut, kamu bisa mengoleskan base, foundation atau concealer berwarna nude.

  • Pemilihan Warna Eyeshadow

Persiapkan semua peralatan termasuk brush serta siapkan quad atau eyeshadow palette kamu dan lalu pilihlah 3 warna yang menjadi pilihan kamu. Yang harus kamu ingat, warna yang kamu pilih harus senada dan bertingkat dari mulai gelap, medium dan terang/lembut. Itu adalah pilihan standar, terkecuali jika kamu menginginkan make up yang dramatis. Namun bagi kamu para pemula, tidak disarankan untuk mencoba make up dramatis pada awal-awal pemakaian.

  • Aplikasikan warna terang terlebih dahulu

Selalu ingatlah untuk memilih warna yang paling lembut terlebih dahulu. Siapkan brush dan ketuk-ketukkan sejenak untuk menghilangkan sisa eyeshadow sebelumnya. Pulaskan eyeshadow warna lembut ke bagian sudut terdalam dari mata kamu lalu baurkan ke sepertiga bagian kelopak mata. Jangan takut salah karena warna eyeshadow yang lebih gelap akan dapat kamu gunakan untuk mengoreksinya. Jika nuansanya kamu rasakan terlalu terang, coba basahi sedikit brush kamu dan sapukan ke bagian kelopak mata yang telah kamu bubuhi eyeshadow. Gunakan warna yang senada (atau highlighter, jika ada) dan sapukan tepat dibagian bawah alis mata untuk menonjolkan lengkung alis mata.

  • Warna medium atau lapisan kedua

Selanjutnya ambil warna medium atau mid-tone yang telah kamu persiapkan sebelumnya. Aplikasikan warna ini pada bagian tengah kelopak mata. Sisakan kira-kira sepertiga bagian kelopak mata terluar untuk warna eyeshadow kamu yang paling gelap. Siapkan brush yang masih bersih dan campurkan warna gelap dan terang. Jangan mencampurkan kedua warna ini terlalu banyak karena menyatu dengan warna mid-tone sebelumny. Yang kamu perlukan hanyalah agar tetap membuat warna-warna yang kamu baurkan tetap terlihat berbeda. Pencampuran ini diperlukan hanya untuk melembutkan perbedaan warna mid tone dengan yang terang sebelumnya.

  • Mengaplikasikan warna tergelap

Ambil warna eyeshadow tergelap yang telah kamu siapkan. Aplikasikan warna ini pada bagian sudit luar mata. Bagi kamu yang menginginkan tampilan yang lebih dramatis, kamu bisa sapukan warna ini pada sepertiga bagian dari kelopak mata. Sementara itu untuk penampilan di siang hari, tambahkan shade pada sudut luar kelopak mata dan padukan perlahan.

  • Bagian bawah mata

Untuk mempercantik bagian ini, tentu saja kamu dapat mempergunakan pencil alis atau eye liner. Namun, eyeshadow dapat juga kamu manfaatkan pada bagian ini, untuk penampilan yang berbeda. Gunakan warna eyeshadow gelap dan sapukan pada garis mata bagian bawah kamu untuk mendapatkan tampilan dramatis, atau gunakan warna medium atau mid-tone jika kamu menginginkan tampilan yang lebih kasual.

  • Sentuhan akhir

Perlu kamu pastikan bahwa garis eyeshadow warna gelap kamu pada kelopak mata bagian atas menyatu dengan eyeshadow yang kamu aplikasikan pada bagian bawah kelopak mata. Pertemuan kedua warna harus terlihat mulus dan menyatu. Jika kamu memiliki highlighter, sapukan pada bagian eyeshadow warna terang kamu agar terlihat menonjol. Warna muda atau lembut bisa tampak cemerlang apabila ia tampak bercahaya atau berkilau.

Tips Jitu Mengaplikasikan Eye Shadow Sesuai bentuk mata kamu

Mengetahui dengan pasti bentuk mata kamu sendiri adalah langkah paling awal untuk menentukan bagaimana kamu  harus mengaplikasikan eyeshadow. Beberapa bentuk mata adalah :

1. Almond eyes

bentuk mata sedikit menaik keatas.

Eyeshadow         : bebas dalam mengaplikasikan eyeshadow

Contoh pemilik mata jenis ini : Emma Watson, Angelina Jolie, Aiswarya Rai

2. Prominent eyes

mata menonjol dengan kelopak lebar sehingga memberikan kesan mata boneka atau mata ikan

Eyeshadow         : jangan membuat mata tampak makin menonjol. Berikan warna gelap pada bagian kelopak dan warna terang pada bawah alis

Contoh pemilik mata jenis ini : Anne Hattaway

3. Hooded eyes

sebagian atau separuh bagian kelopak mata tidak terlalu terlihat pada saat mata terbuka

Eyeshadow         : sebaiknya gunakan satu shade pada kelopak mata untuk membentuknya

Contoh pemilik mata jenis ini : Blake Lively

4. Close set eyes

jarak antara kedua mata terlihat sempit atau dekat

Eyeshadow         : aplikasikan eyeshadow warna muda pada bagian ujung dalam kelopak mata

Contoh pemilik mata jenis ini : Ginnifer Goodwin

5. Wide set eyes

jarak lebar antara kedua mata

Eyeshadow         : fokuskan make up mata pada sepertiga bagian dalam mata, karena warna gelap memberikan kesan sempit.

Contoh pemilik mata jenis ini : Kate Moss

6. Monolid (satu lapis kelopak) atau Asian eyes

berbentuk kecil (bisa saja berbentuk almond) namun tidak memiliki lipatan atau hanya memiliki lipatan yang tipis

Eyeshadow         : aplikasi light shade pada kelopak, sementara di ujung luar mata aplikasikan warna yang satu tone lebih tua. Aplikasikan warna medium pada bagian tengah lebarkan ke bagian luar. Dari lipatan ke bawah alis berikan light shade.

Contoh pemilik mata jenis ini : Song Hye Kyo

7. Deep set eyes

bentuk mata yang memiliki kesan cekung

Eyeshadow         : aplikasikan warna terang pada kelopak, warna gelap pada lipatan dan keatas sedikit. Gunakan light shade yang matte pada kelopak, medium shade pada lipatan, gelap pada ujung luar lipatan, beri highlight pada bawah alis

Contoh pemilik mata jenis ini : Kristen Stewart, Julianne Moore

8. Down turn eyes

sudut mata menurun sehingga terkesan sayu

Eyeshadow         : Fokuskan make up pada sudut luar mata. Light shade pada 2/3 kelopak, medium pada ujung luar mata serta dark shade pada lipatan mata naik ke atas.

Contoh pemilik mata jenis ini : Jennie Garth

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Macam-macam penyakit kulit akibat kosmetik – Di zaman sekarang penampilan menjadi harga mati bagi kaum wanita untuk bisa tampil lebih maksimal didepan banyak orang. Banyak yang memilih jalan pintas agar dirinya selalu tampak cantik dengan memakai produk kosmetik kecantikan yang ada.

Tanpa disadari, tidak sedikit perempuan terjebak oleh rayuan-rayuan kosmetik kecantikan yang malah beresiko untuk kesehatan kulit mereka. Bukannya menjadi cantik tapi justru mengakibatkan kerusakan pada bagian tubuhnya.

Inilah yang perlu kita khawatirkan, agar kaum perempuan lebih bijak dalam memilih produk kecantikan seperti kosmetik.

Kosmetik yang beredar di luaran sana, banyak sekali yang mempunyai kandungan bahan-bahan kimia, sehingga para dokter dan ahli pun sangat TIDAK menganjurkan pemakaian kosmetik tersebut terlalu sering.

Zat Kimia yang Terkandung Dalam Kosmetik

Berikut beberapa bahan berbahaya yang sering dijumpai pada kosmetik dan produk perawatan kulit lainnya. Bahan berikut adalah bahan sintetik yang sudah terbukti berbahaya bagi kesehatan menurut beberapa penelitian.

  • Sodium Lauryl Sulfate (SLS) and Ammonium Lauryl Sulfate (ALS)
  • Bahan Pengawet Paraben
  • Propylene Glycol
  • Isopropyl Alcohol
  • DEA (Diethanolamine), TEA (Triethanolamine) and MEA (Manoethanolamine)
  • Alumunium
  • Polyethylene Glyeol (PEG)

Kulit muka merupakan bagian tubuh yang sangat sensitif. Apabila terpapar bahan kimia secara terus menerus, akan berpotensi menimbulkan alergi atau cenderung mengalami macam-macam penyakit kulit akibat kosmetik yang berbahaya.

Macam – Macam Penyakit Kulit Akibat Kosmetik

Seseorang dapat mengalami gangguan kulit akibat penggunaan produk kosmetik. Gejala macam-macam penyakit kulit akibat kosmetik dapat terjadi pada waktu itu juga, beberapa hari, atau bahkan bertahun-tahun setelah penggunaan produk yang sama. Berikut macam-macam penyakit kulit akibat kosmetik pada kulit:

1. Dermatitis Kontak Alergi / Iritan

Gangguan dermatitis kontak iritan, secara langsung akan menyebabkan kerusakan kulit saat menggunakan kosmetik tertentu. Gejala utama yang ditimbulkan dapat berupa kulit terasa gatal, melepuh, memerah, perih, atau lecet.

Sedangkan dermatitis kontak alergi merupakan akibat dari adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Kulit kemerahan, bengkak, dan gatal-gatal adalah gejala-gejala yang dianggap paling umum. Gejala semacam ini dapat terlihat pada leher, wajah, telinga, mata, dan bibir.

Reaksi alergi ataupun iritasi memang jarang dapat dibedakan dengan cepat. Ada kalanya seseorang dapat mengalami kombinasi dari kedua gangguan di atas.

Macam-macam penyakit kulit akibat pemakaian kosmetik ini kebanyakan dipicu oleh kandungan pengawet dan pewangi yang mengakibatkan munculnya gejala, contohnya produk yang mempunyai kandungan asam alfa hidroksi (AHA) melebihi 10 persen.

Kadang-kadang reaksi alergi pada kulit juga dapat berupa warna kulit yang menggelap, muncul komedo, hingga folikulitis.

Reaksi kulit tadi bisa diakibatkan oleh bermacam-macam produk, seperti sampo, sabun, deodoran, makeup, pewarna rambut yang mempunyai kandungan ammonium persulfate (APS) dan p-phenylenediamine (PPD), pemoles kuku, serum, dan krim antikerut retin-A.

Produk yang mengandung tabir surya juga dapat menyebabkan reaksi dermatitis pada sebagian orang yang menggunakannya.

2. Akne Kosmetik

Jerawat adalah suatu keadaan dimana pori-pori kulit tersumbat, sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Penyumbatan pori-pori biasanya terjadi karena pemakaian kosmetik yang berisi banyak minyak atau pemakaian bedak yang menyatu bersama dengan faoundation.

Foundation yang terdapat pada bedak bisa membuat bubuk bedak gampang menyumbat pori-pori.

Beberapa kosmetik berupa alas bedak, pelembab malam, dan tabir surya dapat bersifat komedogenik karena mengandung bahan-bahan seperti: lanolin, minyak kelapa, minyak wijen, minyak kacang, petrolatum, propilen, glikol, miristispropionat, miristat, isotrearil, neopentoat.

3. Fotosensitivitas

Reaksi Fotosensitivitas akan timbul bila terpapar sinar matahari. Pemakaian ini tidak akan terjadi bila tidak terkena sinar matahari. Ini dapat disebabkan karena pemakaian parfum, tabir surya, atau cat rambut.

Selain itu, dapat pula terjadi setelah menggunakan antibiotik, obat penenang, dan antidiuretik. Kelainan yang timbul dapat berupa peradangan, kemerahan, dan hiperpigmentasi.

Ada 2 bentuk reaksi fotosensitivitas yaitu:

– Reaksi Foto Toksis

Dapat terjadi pada semua pemakai, disebabkan karena terpapar sinar matahari yang besar atau bahan Fotoreaktif. Bahan Foto Toksis dalam kosmetik antara lain furosomarin dan tar, yang terdapat pada parfum dan lipstik.

– Reaksi Foto Alergi

Reaksi ini jarang terjadi pada penderita yang sensitif, timbul lambat beberapa hari atau minggu setelah terpapar sinar matahari. Reaksi Foto Alergi masih dapat berlangsung lama, meskioun bahan penyebab sudah dihindari.

Bahan kosmetik mengandung bahan fotosensitier misalnya fragranse pada aftersave PABA pada tabir surya.

4. Perubahan Pigmentasi

Perubahan warna kulit, kuku, dan rambut dapat terjadi akibat pemakaian kosmetik.

Kelainan ini sebenarnya merupakan akibat reaksi kontak alergi sinar karena parfum atau zat warna yang terkandung dalam kosmetik.

Perubahan warna yang terjadi dapat berupa:

  • Hiperpigmentasi: Manifestasinya berupa bercak yang difus/retikuler kecoklatan, hitam, atau biru tua.
  • Depigmentasi: Berupa bercak yang kecoklatan atu putih.

Bahan yang bisa menyebabkan kelainan pigmen antara lain:

  • Warna Coklat pada Kuku: Formaldehid, resosinol.
  • Hiperpigmentasi Kulit: Petrolatum, Triclorcarbon, catcoaltar, minyak, kenanga, lavender, yasmin, sandalwood.
  • Depigmentasi: Hidrokinon, monobenzen, cinamat.

5. Urtikaria Kontak

Timbul Urtika (biduren) yang merah dan terasa gatal panas setelah pemakaian kosmetik. Reaksi ini dapat terjadi akibat pemakaian deodoran, cat kuku, parfum, pemerah pipi, sampo, pasta gigi, pengeriting, spray, dan cat rambut.

Tips Sederhana Untuk Menghindari Macam-Macam Penyakit Kulit Akibat Kosmetik

Macam-macam penyakit kulit akibat kosmetik biasanya bisa mereda dengan sendirinya. Namun agar terhindar dari sesuatu yang tidak diinginkan, ada baiknya menghindari dan mencegah produk kecantikan yang dinilai berisiko dengan cara-cara berikut.

  • Krim hydrocortisone yang dijual bebas, bisa menolong anda dalam meredakan peradangan. Tetapi jangan menggunakannya ke wajah tanpa mengonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter.
  • Hentikan pemakaian produk yang dicurigai sebagai penyebab gangguan kulit.
  • Pilih produk yang bahan baku kimianya paling sedikit untuk mencegah reaksi alergi.
  • Untuk meminimalisir risiko saat memakai parfum, aplikasikan pada pakaian dan bukan pada kulit. Untuk lebih aman, utamakan produk-produk yang tidak mempunyai kandungan bahan pewangi.
  • Produk yang mempunyai label tidak menyebabkan iritasi, hipoalergenik, dan lulus uji tes sensitivitas belum bisa menjamin bahwa produk itu memang tidak menyebabkan penyakit kulit.
  • Biasanya produk yang berbahan dasar cair berisi bahan pengawet, misalnya imidazolidinyl urea, phenoxyethanol, parabens, Quaternium-15, DMDM hydantoin, methylchloroisothiazolinone, dan formaldehyde.
  • Pakailah perawatan wajah yang alami seperti memakai masker buah untuk menghilangkan semua penyakit yang ada di wajah.
  • Biasakan untuk mencuci kulit dulu sebelum memakai perlengkapan kosmetik dan jangan sekali-kali meminjamkan make-up kepada orang lain.
  • Tutup rapat kotak atau tempat kosmetik anda, lalu simpan ditempat yang besih, tidak terkena sinar matahari secara langsung, dan juga ditempat yang tidak lembab untuk menjauhi pertumbuhan jamur.
  • Bersihkan terlebih dahulu wajah sesaat sebelum memakai make-up.
  • Ganti selalu alat make-up tiap 3-6 bulan sekali dan cuci setiap minggunya supaya tetap bersih.

Produk yang dianggap aman untuk digunakan pada satu orang belum tentu dapat bereaksi sama pada orang lain. Jika merasa ragu-ragu, coba lakukan pengetesan dengan mengoleskan produk tersebut pada salah satu bagian kecil tubuh, seperti pada bagian dalam lipatan siku.

Tunggu 2-3 hari guna memastikan reaksinya pada kulit. Hentikan bila kulit terasa bengkak, gatal, memerah, atau melepuh.

Apabila gejala alergi tidak juga hilang, maka sebaiknya anda segera memeriksanya kedokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Cara Menangani Macam-Macam Penyakit Kulit Akibat Kosmetik

Jika anda sudah mengalami penyakit alergi pada kulit wajah anda, anda dapat melakukan hal berikut :

1. Dengan Mentimun

Cara pertama yang dapat anda gunakan untuk menghindari penyakit kulit akibat kosmetik adalah dengan mentimun. Mentimun ini merupakan buah atau sayuran yang juga didalamnya memiliki kandungan air yang juga sangat banyak.

Dengan demikian mentimun juga dapat meringankan dan secara perlahan menyembuhkan iritasi pada kulit. Mentimun juga bisa memberikan efek mendinginkan dan melembabkan sehingga membuat kulit menjadi jauh lebih nyaman.

2. Gel Lidah Buaya

Cara berikutnya yakni dengan menggunakan gel lidah buaya. Kita juga tentu akan bisa tahu mengenai manfaat dari lidah buaya untuk kesehatan serta kecantikan kulit anda.

Lidah buaya sendiri juga memiliki efek melembabkan dan mendinginkan sehingga akan sangat baik untuk mengatasi masalah iritasi pada kulit. Coba anda oleskan gel lidah buaya pada kulit yang mengalami iritasi.

3. Madu

Tak perlu ditanyakan lagi tentang khasiat madu. Madu memang didalamnya juga memiliki banyak sekali manfaat dalam dunia kesehatan. Ketika anda mengalami masalah penyakit kulit karena kosmetik juga dapat segera mengoleskan madu dan dapat mengatasi berbagai masalah kulit salah satunya yaitu iritasi pada kulit.

Oleskan madu pada kulit yang iritasi atau anda juga bisa campurkan dengan masker dari mentimun.

4. Minyak Zaitun

Sudah dari dulu minyak zaitun dijadikan sebagai salah satu bahan alami untuk perawatan kulit. Minyak zaitun ini tak hanya dapat mencerahkan kulit dan mengatasi masalah bintik hitam pada kulit. Akan tetapi minyak zaitun juga dapat digunakan untuk mengatasi masalah penyakit kulit akibat kosmetik.

Langsung saja oleskan pada area wajah anda yang terkena penyakit kulit akibat kosmetik dan nantinya akan mengatasi radang serta memberikan efek dingin pada kulit anda.

5. Baking Soda

Baking soda memang kerap menjadi andalan orang untuk mengatasi masalah kulit yang iritasi. Caranya juga mudah. anda bisa campurkan baking soda dengan sedikit air sampai menjadi pasta.

Selanjutnya cara hindari penyakit kulit akibat kosmetik yaitu dioleskan secara merata pada area kulit anda. Kalau anda lakukan secara rutin dijamin nantinya masalah kulit anda akan teratasi dengan sebaik mungkin.

6. Susu Segar

Cara hindari penyakit kulit akibat kosmetik selanjutnya yang juga dapat anda gunakan adalah untuk mencerahkan dan melembabkan kulit.

Nantinya susu segar mengandung asam dan hidroxy yang akan membuat sel kulit anda mati dan mengelupas. Kemudian nanti akan diganti dengan sel kulit anda yang baru dan lebih sehat tentunya.

7. Sari Apel

Bahan alami yang satu ini juga menjadi salah satu cara hindari penyakit kulit akibat kosmetik yang anda dapat coba gunakan. Sari apel dapat anda gunakan untuk mengatasi masalah kulit yang mengalami iritasi karena kosmetik.

Caranya yaitu dengan anda oleskan sari apel pada kulit yang iritasi dengan bantuan kapas. Kemudian anda oleskan setiap hari sampai iritasi pada kulit anda sembuh.

8. Kompres dengan Air Dingin

Ketika kulit anda beresiko terserang penyakit kulit karena kosmetik yang anda gunakan, sekarang dapat anda atasi dengan mengompres air dingin. Dengan mengompres menggunakan air dingin akan dapat membantu mengempiskan pembengkakan dan meredakan rasa nyeri dan juga gatal pada kulit.

Anda juga bisa gunakan kain atau handuk yang bersih untuk mengompres kulit anda.

Tips Memilih Kosmetik Yang Aman

Berbagai jenis kosmetik menjadi produk yang digemari wanita. Mulai dari kosmetik yang bermanfaat untuk membersihkan wajah, mencearahkan, hingga serum vitamin untuk wajah.

Keinginan untuk tampil lebih baik sering menjebak seseorang untuk memakai kosmetik yang belum diketahui keamanannya. Berikut beberapa tips menentukan kosmetik yang aman digunakan.

1. Terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)

Kosmeti yang aman tentunya telah terdaftar di BPOM. Para produsen kosmetik harus menjalani beberapa prosedur sampai produk tersebut terbukti keamanannya, lalu produk tersebut memperoleh nomor register dari BPOM.

Teknologi saat ini sudah sangat pesat, sehingga banyak pemalsuan produk yang tidak mudah untuk dapat membedakan yang asli dengan yang palsu. Oleh sebab itu, belilah kosmetik di gerai resmi atau tempat yang terjamin keaslian produknya.

2. Menggunakan Kosmetik yang Sesuai Usia

Tips memilih kosmetik yang aman berikutnya adalah memakai kosmetik sesuai dengan umur yang dianjurkan. Remaja yang berusia belasan tahun pasti belum memerlukan cream antikerut yang dibuat untuk perempuan yang berusia diatas 40 tahun.

3. Pertimbangkan Harga dan Manfaat Produk

Jangan terlalu terburu-buru saat membeli kosmetik yang harganya murah. Produk berkualitas memerlukan bahan baku yang berkualitas pula.

4. Produk yang Bagus Biasanya Tidak Memberikan Hasil yang Instan

Mendapatkan kulit wajah yang indah dan sehat tidak bisa dalam waktu yang singkat. Produk yang memberikan hasil instan bisa kita curigai keamanannya, bisa jadi bahan baku yang dipakai dalam pembuatan kosmetik itu terlalu tinggi kadarnya.

Atau bahan yang dipakai jelas-jelas dilarang sebagai bahan baku kosmetik. Bahan-bahan tersebut bisa membuat kulit nampak cantik dalam waktu yang singkat, tapi memiliki efek samping jangka panjang yang sangat merugikan.

Sekian . . .

Kulit yang cantik sebenarnya adalah kulit yang sehat. Oleh sebab itu, untuk mempercantik kulit memang seharusnya dengan jalan memelihara kesehatan kulit terlebih dahulu.

Kulit yang sehat ialah kulit yang mempunyai fungsi normal, serta tanpa kelainan dan penyakit. Secara klinis, kulit sehat akan tampak tidak pucat, bersinar, cerah, halus bila diraba, kencang, lembab, serta bersih.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail