Category:

Manfaat

Wortel merupakan sayuran yang sangat populer. Hampir semua orang tahu dengan sayuran berwarna oranye yang satu ini. Wortel atau Daucus carota merupakan sayuran berbentuk akar yang berasal dari wilayah Eropa dan Asia Barat Daya, sedangkan tanamannya sendiri berasal dari Persia yang dibudidayakan untuk dimanfaatkan daun dan bijinya.

Wortel tinggi akan alpha dan beta-carotene, serta termasuk sumber vitamin K dan vitamin B6 yang baik. Alpha dan beta-carotene dapat dimetabolisasi menjadi vitamin A. 100 gram wortel dapat menghasilkan sekitar 835 mcg vitamin A atau sekitar 104% dari total kebutuhan harian. Wortel juga mengandung beberapa vitamin lainnya seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B9, C, dan E, namun dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Sementara itu, mineral yang terkandung dalam wortel meliputi mangan, kalium, fosfor, dan natrium.

Kandungan vitamin A yang tinggi pada wortel membuat wortel dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan mata. Banyak orang yang mengonsumsi wortel rutin setiap hari karena ingin mendapatkan mata yang sehat. Namun benarkah wortel bermanfaat untuk kesehatan mata? Lalu apa saja manfaat wortel untuk kesehatan mata? Mari kita simak penjelasannya dalam uraian berikut ini.

Cerita mengenai keajaiban wortel terhadap mata dimulai pada beberapa tahun setelah Perang Dunia II. Seorang tentara Inggris menyatakan bahwa wortel adalah kunci kemampuan mereka untuk membidik dan menggunakan senjata di dalam gelap. Dengan konsumsi wortel yang teratur setiap hari, kemampuan melihat di dalam gelap menjadi lebih tajam dan akurat. Sejak saat itu, wortel menjadi sayuran yang wajib dikonsumsi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan melihat di dalam gelap.

Beberapa dekade kemudian, rumor tersebut dikonfirmasi ternyata hanyalah cerita fiktif biasa. Angkatan Udara Inggris menciptakan isu tersebut semata-mata untuk menutupi penggunaan teknologi radar yang mereka gunakan. Namun pertanyaan yang belum terjawab adalah apakah benar wortel dapat meningkatkan ketajaman penglihatan ataukah hal tersebut hanyalah mitos?

Jawabannya adalah ya, dalam beberapa kondisi tertentu mengonsumsi wortel dapat memperbaiki penglihatan.

Vitamin A dalam Wortel Mencegah Kebutaan dan Penyakit pada Mata

Wortel sangat kaya akan beta-caroten, yaitu pigmen karotenoid yang penting dalam pembentukan vitamin A. Tubuh menggunakan beta-caroten untuk membuat vitamin A dan tentunya vitamin A merupakan nutrien penting bagi tubuh. Vitamin A membantu mata untuk mengubah rangsang cahaya menjadi sinyal yang dapat ditransmisikan dan diteruskan ke otak. Vitamin A memungkinkan kita untuk melihat dalam kondisi cahaya yang kurang. Selain itu, kornea (lapisan bening di depan mata) dapat menipis atau bahkan menghilang jika tubuh tidak mendapatkan vitamin A dalam jumlah yang cukup.

Defisiensi atau kekurangan vitamin A menjadi penyebab utama kebutaan di beberapa negara bekembang seperti Nepal dan India. Diperkirakan setiap tahun terdapat 250.000 hingga 500.000 anak yang menjadi buta akibat kekurangan vitamin A dan pemberian suplemen vitamin A atau beta-carotene terbukti dapat meningkatkan kemampuan penglihatan pada malam hari.

Namun mengenai berapa jumlah wortel yang harus dikonsumsi untuk meningkatkan penglihatan di malam hari masih belum jelas. Beberapa penelitian lebih sering mengeksplorasi manfaat dari pemberian beta-carotene atau vitamin A dalam bentuk suplemen daripada spesifik menggunakan wortel. Salah satu penelitian membandingkan pengaruh konsumsi 4,5 ons wortel rebus dalam 6 hari seminggu dengan komsumsi makanan lain yang tinggi vitamin A untuk mengatasi rabun senja pada ibu hamil. Hasilnya, semua makanan, baik wortel ataupun makanan tinggi vitamin A lainnya, memiliki dampak positif terhadap kondisi rabun senja. Penelitian tersebut menyatakan konsumsi wortel rebus selama 6 minggu dapat membantu ibu merespon cahaya dengan lebih baik.

Selain itu, kekurangan vitamin A juga dapat menyebabkan beberapa penyakit mata sebagai berikut.

  • Katarak

Katarak merupakan kondisi dimana terdapat awan keputihan di lensa mata, yang mengakibatkan mata menjadi tidak tembus cahaya dan transmisi cahaya ke retina mata menjadi terganggu. Penyebab terjadinya katarak sangat kompleks dan terkait dengan banyak faktor (multifaktor). Beberapa faktor resiko terjadinya katarak yaitu usia lanjut, genetik, faktor lingkungan, kelainan pada proses metabolisme tubuh, penggunaan obat-obatan, dan cedera pada mata. Satu-satunya cara untuk mengatasi katarak adalah dengan melakukan operasi untuk mengangkat lapisan awan pada lensa mata dan menanam implant lensa intraokuler.

  • Macular degeneration

Macular degeneration atau degenerasi makula ditandai dengan perubahan degeneratif pada pusat retina atau yang dikenal dengan makula. Degenarasi makula merupakan penyebab utama menurunnya kemampuan melihat pada lansia. Penyebab degenerasi makula tidak diketahui secara pasti, namun beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin perempuan, dan kebiasaan merokok, memiliki kontribusi terhadap munculnya penyakit ini.

Degenerasi makula terbagi menjadi degenerasi makula kering dan degenerasi makula basah. Pada degenerasi makula kering, terjadi atrofi (pengecilan otot) dan degenerasi pada lapisan retina, namun tidak diikuti oleh masuknya darah atau serum ke dalam retina, sedangkan pada degenerasi makula basah terjadi pembentukan pembuluh darah baru dan terjadi kebocoran cairan ke dalam ruang retina. Treatment pada degenerasi makula adalah dengan menggunakan berbagai terapi laser. Degenerasi makula dapat dicegah dengan menghindari kebiasaan merokok, dan konsumsi suplemen atau makanan tinggi vitamin C, vitamin E, zink, dan beta-carotene.

  • Xerophthalmia

Xerophthalmia merupakan penyakit mata lainnya yang dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Xerophthalmia ditandai dengan mata kering, kelopak mata membengkak, dan perlukaan pada kornea (lapisan bening di depan mata).

Lutein dalam Wortel dapat Melindungi Retina Mata

Wortel juga memiliki kandungan lutein, yaitu zat antioksidan yang penting bagi tubuh. Makanan dengan kandungan tinggi lutein dikenal dapat meningkatkan kepadatan pigmen di makula. Dengan meningkatnya kepadatan pigmen di makula, maka retina mata lebih terlindungi dan menurunkan resiko terkena degenerasi makula.

Kesimpulannya, wortel memiliki banyak manfaat untuk kesehatan mata, namun mengonsumsi wortel setiap hari tidak akan mengembalikan ketajaman mata menjadi normal. Kelainan pada lensa mata seperti mata minus dan berbagai penyakit mata seperti glaukoma dan katarak, tidak dapat disembuhkan hanya dengan mengonsumsi wortel. Penggunaan kacamata dan tindakan operasi pada mata masih diperlukan untuk mengatasi berbagai masalah tersebut.

Karena kandungannya yang tinggi akan vitamin A dan lutein, wortel merupakan pilihan yang tepat untuk dijadikan snack atau sayur dan dikonsumsi setiap hari. Namun perlu diingat untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Mengonsumsi terlalu banyak wortel tidak akan memberikan manfaat yang lebih besar, dikarenakan tubuh memiliki mekanisme sendiri untuk mengeluarkan kelebihan beta-carotene dan vitamin A ketika sudah memenuhi kapasitas tubuh untuk menyimpannya. Hal ini ditujukan untuk melindungi tubuh dari keracunan vitamin A. Selain itu, jika seseorang mengonsumsi terlalu banyak wortel, kulitnya akan berubah menjadi agak oranye, meskipun tidak menimbulkan gejala lain yang lebih berbahaya. Jadi konsumsilah wortel sewajarnya dan dapatkan manfaat dari vitamin A untuk kesehatan mata.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Tomat tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Hampir setiap hari kita menggunakan buah tomat untuk berbagai keperluan. Buah tomat juga pasti dapat kita temukan dengan mudah, baik di warung, pasar, toko sayur, hingga supermarket.

Tomat merupakan buah dari tanaman dengan nama latin Solanum lycopersicum atau dikenal dengan tanaman tomat. Tanaman tomat ini berasal dari wilayah barat Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Terdapat banyak sekali varian tomat yang tumbuh di berbagai daerah di dunia dengan berbagai iklim dan temperatur. Umumnya tanaman tomat tumbuh hingga setinggi 1 – 3 meter. Tanaman tomat termasuk tumbuhan menjalar dengan batang yang lemah dan biasanya harus disangga.

95% dari buah tomat adalah air, dengan 4% karbohidrat dan kurang dari 1% lemak dan protein. Dalam 100 gram tomat mengandung 18 kalori dan kandungan vitamin C yang cukup tinggi sebanyak 14 mg atau 17% dari kebutuhan harian. Tomat juga mengandung serat dan likopen yang baik untuk kesehatan.

Buah tomat memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan, termasuk untuk kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Beberapa manfaat tomat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui di antaranya yaitu sebagai berikut.

  1. Tomat dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi atau sulit buang air besar merupakan masalah yang sering dialami oleh ibu selama masa kehamilan. Banyak faktor yang dapat menyebabkan konstipasi pada ibu hamil. Peningkatan kadar hormon progesteron selama kehamilan dapat mengakibatkan penurunan kontraktilitas saluran cerna, menyebabkan sisa makanan berjalan lebih lambat di usus besar, yang kemudian mengakibatkan peningkatan penyerapan air di usus besar. Kondisi tersebut membuat feses menjadi lebih kering dan padat sehingga sulit dikeluarkan. Perubahan fisiologis tersebut semakin diperparah dengan asupan serat yang kurang, kurang minum, kurang bergerak, dan efek samping dari konsumsi suplemen zat besi dan kalsium. Selain itu kandungan yang semakin membesar juga dapat menekan usus sehingga menyebabkan ketidaknyamanan di perut ibu.

Buah tomat adalah buah yang kaya serat dan mengandung banyak air. Kandungan serat dalam buah tomat akan menstimulasi pergerakan usus dan menormalkan kembali pergerakan usus. Sementara itu, air dalam tomat berperan melancarkan pencernaan sehingga makanan dapat melewati usus dengan mudah dan tidak mengeras saat akan dikeluarkan. Oleh karena itu, konsumsi tomat selama masa kehamilan sangat direkomendasikan. Untuk hasil yang lebih optimal, imbangi juga dengan memperbanyak minum air dan melakukan olah raga ringan selama kehamilan.

  • Tomat dapat memaksimalkan penyerapan zat besi

Ibu hamil sangat rentan mengalami anemia akibat kekurangan zat besi. Diperkirakan 1 dari 4 ibu hamil mengalami anemia akibat kekurangan zat besi. Zat besi merupakan komponen penting dalam pembuatan sel darah merah. Sel darah merah ini berperan dalam penyaluran oksigen ke organ vital ibu dan janin. Anemia pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan kematian saat persalinan. Sementara itu, anemia pada akhir kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya perdarahan postpartum dan infeksi pada ibu dan bayi pada saat persalinan atau setelah persalinan.

Untuk mengatasi dan mencegah terjadinya anemia akibat kekurangan zat besi, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau yang dikenal dengan obat penambah darah dan meningkatkan asupan makanan tinggi zat besi. Namun konsumsi suplemen atau makanan tinggi zat besi tidak akan diserap maksimal tanpa adanya vitamin C di dalam tubuh. Vitamin C berperan sebagai zat perantara dalam penyerapan zat besi dari saluran cerna ke dalam tubuh, sehingga dengan vitamin C penyerapan zat besi menjadi maksimal. Tomat merupakan salah satu buah tinggi vitamin C sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu selama masa kehamilan.

  • Tomat dapat mencegah kelainan bawaan pada bayi

Tomat memiliki kandungan likopen, yaitu jenis antioksidan kuat yang mencegah terjadinya kerusakan pada sel. Konsumsi buah tomat selama kehamilan dapat mencegah perkembangan abnormal pada bayi, sehingga bayi dalam kandungan akan tumbuh sehat dan akan lahir dengan normal nantinya. Selain mencegah kelainan bawaan pada bayi, likopen dalam buah tomat juga mencegah terjadinya preeklamsia pada ibu, yaitu penyakit tekanan darah tinggi yang disertai dengan adanya urin dalam darah, pembengkakan pada kaki dan tangan, serta kejang. Preeklamsia dapat meningkatkan resiko kelahiran prematur dan kematian janin di dalam rahim.

  • Tomat dapat membantu pembentukan jaringan ikat pada bayi

Tomat memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, yaitu protein utama pada jaringan ikat tubuh yang membangun organ-organ tubuh, termasuk tulang dan jaringan kulit. Vitamin C sangat diperlukan oleh janin agar pertumbuhannya berjalan dengan baik dan normal. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan vitamin C harian melalui konsumsi tomat selama masa kehamilan menjadi sangat penting dan esensial.

  • Tomat dapat membantu memaksimalkan pertumbuhan otak dan tulang belakang

Tomat memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi. Asam folat ini sangat dibutuhkan selama masa kehamilan karena dapat membantu perkembangan otak dan tulang belakang janin dalam kandungan. Konsumsi asam folat yang sesuai dapat mengurangi resiko terjadinya neural tube defects, yaitu kelainan bawaan lahir yang menyerang otak dan tulang belakang. Neural tube defects dapat berupa celah abnormal pada tulang belakang, ukuran otak yang lebih kecil, sebagian otak hilang, dan kelainan otak dan tulang belakang lainnya.

  • Tomat dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi

Bayi baru lahir hingga usia 1 tahun biasanya sangat mudah sakit, terutama terserang virus influenza yang menyebabkan bayi batuk pilek dan demam. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi, bayi harus mendapat asupan vitamin C yang cukup. Karena pada 6 bulan awal bayi hanya bisa mengonsumsi ASI dari ibu, maka ibulah yang harus menyediakan vitamin C bagi bayi dengan cara mengonsumsi buah yang tinggi vitamin C seperti buah tomat. Konsumsi buah tomat secara rutin setiap hari mampu memenuhi kebutuhan vitamin C ibu dan bayi.

Tomat memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Tentunya ibu harus memilih buah tomat berkualitas agar hasilnya maksimal. Pilih buah tomat dengan warna merah terang tanpa bintik-bintik hitam dan noda. Hindari buah tomat yang terlalu keras atau terlalu lunak. Pilih buah tomat yang lebih berat karena berarti kandungan airnya lebih banyak. Ibu dapat mengetahui rasa dari buah tomat dengan cara mencium dari tangkainya. Disarankan untuk mendapatkan buah tomat langsung dari petani dan pilih buah tomat tanpa campuran bahan kimia.

Buah tomat paling baik disimpan dalam keadaan tanpa dicuci dalam temperatur ruangan dan tanpa terkena sinar matahari langsung. Selain itu tidak disarankan untuk memasukkan buah tomat ke dalam kulkas karena dapat mempengaruhi rasanya. Buah tomat yang belum matang bisa disimpan di dalam paper bag hingga matang.

Buah tomat dapat dikonsumsi dengan berbagai cara seperti ditambahkan ke dalam salad, dibuat sup, dibuat jus, ditambahkan ke dalam roti, atau dibuat saus tomat, sehingga dapat dipastikan ibu tidak akan bosan meski harus mengonsumsi tomat setiap hari.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Teh hijau merupakan jenis teh yang dibuat dari daun dan pucuk tanaman Camellia sinensis. Tidak seperti teh hitam atau teh oolong, teh hijau tidak mengalami proses penghancuran dan proses oksidasi. Teh hijau berasal dari negeri Cina, namun saat ini produksi dan pembuatannya sudah dilakukan di berbagai negara, khususnya di wilayah Asia.

Kandungan utama dalam teh hijau adalah air dengan kandungan 1 kalori per 100 mL. Teh hijau juga mengandung sedikit vitamin B1 dan B2, serta mineral penting seperti mangan. Teh hijau juga mengandung senyawa polifenol dan flavonoid yang baik untuk kesehatan. Teh hijau dipercaya mampu mencegah penyakit kanker, menurunkan tekanan darah, mengontrol gula darah, dan pereda alergi. Disamping manfaat untuk kesehatan tersebut, teh hijau juga dikenal dapat membantu menurunkan berat badan. Banyak orang yang rutin mengonsumsi teh hijau dalam program dietnya. Kira-kira apakah benar teh hijau bisa menurunkan berat badan? Lalu apa saja manfaat teh hijau untuk diet? Yuk simak penjelasan berikut ini.

Diet atau diartikan sebagai program penurunan berat badan merupakan hal yang penting dilakukan bagi individu yang mengalami kelebihan berat badan (overweight) dan obesitas. Kelebihan berat badan dan obesitas seringkali digunakan bergantian, padahal keduanya memiliki makna yang berbeda. Kelebihan berat badan atau overweight merupakan kondisi dimana Indeks Masa Tubuh (IMT) seseorang bernilai ≥25. Indeks Masa Tubuh sendiri dapat dihitung dengan membagi berat badan dalam kg dengan kuadrat tinggi badan dalam meter. Kondisi kelebihan berat badan tidak selalu diakibatkan oleh penumpukkan lemak. Tulang dan otot merupakan komponen tubuh lain yang dapat berkontribusi terhadap nilai berat badan seseorang. Sementara itu, obesitas diartikan sebagai kondisi dimana indeks masa tubuh seseorang bernilai ≥30 dan obesitas ini sudah dipastikan disebabkan oleh penumpukkan lemak berlebih di dalam tubuh.

Pada dasarnya, kelebihan berat badan dan obesitas terjadi akibat asupan kalori melebihi jumlah kalori yang digunakan oleh tubuh. Hal ini dipengaruhi oleh tiga faktor yang saling berhubungan. Faktor-faktor tersebut di antaranya yaitu sebagai berikut.

  • Faktor lingkungan obesogenik, yaitu faktor di luar individu yang mendukung asupan kalori yang lebih banyak dan penggunaan energi yang minimal. Contohnya yaitu porsi makanan di restoran yang lebih banyak, harga makanan yang terjangkau, jenis-jenis menu makanan yang tersedia merupakan makanan tinggi kalori, banyaknya varian dari minuman bersoda dan camilan, tersedianya remote control, dan penggunaan kendaraan bermotor untuk berpergian.
  • Faktor perilaku, yaitu yang merujuk kepada perilaku sedenter atau minim pergerakan. Contohnya yaitu kebiasaan menonton televisi, bermain video games, dan duduk sambil menggunakan komputer. Menonton televisi dapat menjadi penyebab terbesar obesitas dikarenakan aktivitasnya yang minim pergerakan fisik, menurunkan laju metabolisme tubuh, meningkatkan frekuensi makan dan meningkatkan asupan makanan melalui ngemil.
  • Faktor genetik, yaitu faktor yang berasal dari dalam diri individu. Obesitas bukan merupakan penyakit bawaan yang diturunkan, namun faktor genetik disini lebih mengacu pada bagaimana respon tubuh seseorang terhadap perubahan asupan kalori. Faktor genetik berkaitan dengan laju metabolisme dasar (basal metabolic rate), lokasi distribusi lemak tubuh, dan bagaimana respon seseorang ketika makan berlebih (overeating). Faktor genetik merupakan faktor yang berperan ketika dua orang yang sama memakan sejumlah kalori yang sama namun tidak mengalami penambahan atau penurunan berat badan yang sama.

Baik individu dengan kelebihan berat badan maupun obesitas yang memiliki kelebihan lemak, keduanya diharuskan untuk melakukan program diet untuk menurunkan berat badan. Pasalnya kondisi obesitas memiliki kaitan erat dengan berbagai masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung koroner, kelebihan kolesterol, penyakit hati, obstructive sleep apnea, penyakit asam lambung atau GERD, penyakit tulang belakang, osteoartritis, dan dapat meningkatkan resiko beberapa jenis kanker tertentu. Obesitas juga meningkatkan resiko terjadinya komplikasi selama atau setelah operasi, serta komplikasi selama kehamilan dan persalinan.

Teh Hijau dan Penurunan Berat Badan

Proses pengubahan makanan dan minuman ke dalam bentuk energi yang dapat digunakan tubuh disebut dengan metabolisme. Metabolisme memiliki kaitan erat dengan berat badan seseorang. Laju metabolisme menentukan banyaknya kalori dari makanan yang digunakan untuk aktivitas sel-sel tubuh. Ketika metabolisme meningkat maka energi dari makanan akan digunakan dan tidak disimpan dalam bentuk cadangan lemak.

Teh hijau memiliki kandungan kafein dan beberapa jenis flavonoid seperti catechin, kaempferol, quercetin, dan myricetin. Kandungan tersebut dapat mempercepat proses metabolisme di dalam tubuh. Catechin juga membantu membakar kelebihan lemak. Kafein dan catechin mampu meningkatkan penggunaan energi oleh tubuh, sehingga mencegah terjadinya perubahan energi menjadi cadangan lemak.

Literature review menyatakan terdapat pengaruh positif konsumsi teh hijau dengan penurunan berat badan, namun pengaruh ini hanya sedikit. Penelitian konsumsi teh hijau pada partisipan yang mengalami kelebihan berat badan dan obesitas menunjukkan bahwa teh hijau dapat membantu menurunkan berat badan namun hasil ini tidak signifikan sehingga peneliti menyimpulkan bahwa teh hijau tidak menyebabkan penurunan berat badan pada individu dengan kelebihan berat badan dan obesitas.

Meskipun penelitian secara klinis menyatakan pengaruh teh hijau untuk menurunkan berat badan ini tidak signifikan, namun banyak orang yang mengalami sendiri bahwa teh hijau efektif untuk menurunkan berat badan. Oleh karena itu, konsumsi teh hijau selama program diet wajib untuk dicoba. Tentunya program diet juga harus diimbangi dengan aktivitas fisik dan konsumsi makanan sesuai dengan porsi yang dibutuhkan.

Tips Program Diet dengan Teh Hijau

  1. Konsumsi teh hijau setiap hari

Teh hijau dapat dikonsumsi sebanyak 2 – 3 cangkir sehari. Teh hijau tawar dengan proses pengolahan yang minimal lebih disarankan karena memiliki kandungan nutrien yang lebih besar. Teh hijau aman dikonsumsi setiap hari, namun jika Anda memiliki masalah dengan jantung atau memiliki tekanan darah tinggi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi teh hijau dikarenakan kandungan kafein dalam teh hijau yang cukup tinggi.

  • Kurangi asupan kalori harian

Penurunan berat badan yang normal adalah 1 – 2 pon seminggu atau 0,5 – 1 kg per minggu. Untuk menurunkan berat badan dalam rentang normal tersebut diperlukan penurunan asupan kalori sebanyak 500 – 1.000 kalori per harinya. Konsumsi makanan dengan gizi seimbang. Perbanyak buah dan sayur untuk memperlancar pencernaan. Hindari ngemil makanan ringan atau ganti dengan buah. Usahakan untuk makan berlebih dan kunyah makanan hingga lembut sebelum ditelan untuk memudahkan makanan dicerna oleh tubuh.

  • Olah raga secara teratur

Aktivitas fisik selama program diet dapat meningkatkan laju metabolisme, menurunkan tekanan darah dan lemak, meningkatkan toleransi glukosa, dan menyehatkan jantung dan pernapasan. Untuk menurunkan berat badan diperlukan olah raga sedang hingga berat selama 150 – 420 menit per minggu atau sekitar 30 – 70 menit per hari. Olah raga aerobik dengan intensitas ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, dan berenang merupakan jenis olah raga yang paling direkomendasikan. Individu dengan obesitas mungkin akan kesulitan menjalani aktivitas fisik sehingga perlu dilakukan secara bertahap.

Pastikan Anda melakukan ketiga tips diatas secara bersamaan dan sesuai anjuran untuk mendapatkan program diet penurunan berat badan yang efektif, aman, dan sehat untuk tubuh Anda.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Susu kedelai mungkin sudah tidak asing bagi kita, namun jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kedelai masih belum sepopuler susu sapi. Pada dasarnya, susu kedelai bukanlah susu, melainkan sari kacang kedelai yang berwarna putih kekuningan menyerupai susu. Susu kedelai atau dikenal juga dengan susu soya, dibuat dengan cara merendam dan menghaluskan kacang kedelai kemudian dididihkan dan disaring dari ampasnya. Susu kedelai menjadi minuman yang biasa dikonsumsi di Eropa dan Amerika Utara. Biasanya susu kedelai dihidangkan untuk sarapan pagi dan disajikan bersama dengan roti atau biskuit.

Rasa susu kedelai sangat dipengaruhi oleh bahan kacang kedelai yang digunakan. Namun secara umum rasanya tidak jauh berbeda dengan susu sapi. Kandungan nutrisi di dalam susu kedelai juga tidak kalah dari susu sapi biasa, bahkan susu kedelai lebih rendah lemak, rendah kalori, lebih tinggi kalsium, lebih tinggi vitamin A dibandingkan dengan susu sapi. Selain itu, susu kedelai juga mengandung sedikit serat dan tidak mengandung kolesterol. Susu kedelai juga menjadi pilihan utama bagi para vegetarian dan orang yang memiliki intoleransi terhadap laktosa susu sapi.

Susu kedelai dikenal sebagai susu kesehatan dan aman dikonsunsumsi semua kalangan, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Susu kedelai dipercaya memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan ibu selama masa kehamilan dan masa menyusui. Kira-kira apa saja manfaat susu kedelai untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana susu kedelai bisa bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut ini.

  1. Susu kedelai dapat mencegah kecacatan otak dan tulang belakang pada bayi

Perkembangan otak dan tulang belakang terjadi pada awal kehamilan, yaitu pada 3 – 4 minggu pertama. Infeksi, trauma, dan malnutrisi pada periode ini dapat menyebabkan kelainan pada perkembangan otak dan tulang belakang.

Kelainan bawaan pada otak dan tulang belakang bayi dikenal dengan neural tube defects. Neural tube defects merupakan kelainan bawaan yang paling sering terjadi pada bayi. Diperkirakan 3.000 kelahiran setiap tahun mengalami komplikasi neural tube defects. Kelainan yang termasuk neural tube defects di antaranya yaitu cacat lahir dengan celah pada tulang belakang (spina bifida), ukuran otak kecil atau sebagian otak hilang (anencephaly), penonjolan otak keluar dari tengkorak (encephalocele), dan kelainan otak dan tulang belakang lainnya.

Susu kedelai sangat tinggi akan kandungan asam folat. Penelitian menunjukkan pemberian suplemen asam folat dan pemenuhan kebutuhan asam folat pada masa sebelum kehamilan dan saat kehamilan dapat menurunkan resiko terjadinya neural tube defects hingga 50%. Oleh karena itu konsumsi susu kedelai secara rutin dapat memaksimalkan perkembangan otak dan tulang belakang bayi, serta mencegah terjadinya kelainan neural tube defects.

  • Susu kedelai dapat membantu pembentukan organ-organ janin

Susu kedelai memiliki kandungan protein yang tinggi. Protein sangat penting untuk pertumbuhan sel-sel dan organ pada tubuh janin. Dengan konsumsi susu kedelai yang rutin setiap hari, maka pembentukan organ-organ janin akan maksimal dan janin dapat lahir dengan normal. Beberapa protein yang dapat ditemukan dalam susu kedelai di antaranya yaitu lysin, glycine, isoleucine, arginine, dan threonine. Protein ini sangat bermanfaat bagi perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan.

  • Susu kedelai merupakan sumber omega 3 yang baik

Omega 3 merupakan asam lemak yang sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan. Sayangnya, tubuh tidak dapat memproduksi omega 3 sehingga hanya dapat diperoleh dari makanan atau minuman. Salah satu minuman yang kaya akan omega 3 adalah susu kedelai. DHA dan EPA adalah jenis omega 3 yang paling bermanfaat untuk ibu dan janin. EPA membantu perkembangan jantung, sistem imun, dan respon inflamasi pada janin. Sementara itu, DHA membantu pertumbuhan dan kerkembangan otak, mata, dan sistem saraf pusat. Selain itu, EPA dan DHA juga terbukti dapat mencegah terjadinya kelahiran prematur, menurunkan resiko penyakit preeklamsia pada ibu, dan dapat meningkatkan berat badan lahir bayi. Ibu disarankan untuk mengonsumsi susu kedelai setiap hari untuk mendapatkan manfaat omega 3.

  • Susu kedelai dapat mencegah terjadinya depresi postpartum

Setelah melahirkan, terjadi penurunan drastis kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh ibu. Hal ini dapat berkontribusi terhadap gangguan mood pasca persalinan (postpartum). Semakin drastis penurunan kadar hormon tersebut, semakin rentan ibu mengalami gangguan mood.

50% – 90% ibu yang baru melahirkan mengalami baby blues. Baby blues merupakan gejala depresi ringan seperti kecemasan, mudah tersinggung, mood swing, cengeng, sensitif, merasa kewalahan, dan kelelahan hebat. Biasanya baby blues mencapai puncaknya pada hari ke 4 dan ke 5 pasca persalinan, dan mereda pada hari ke 10. Baby blues biasanya akan hilang dengan sendirinya dan tidak memerlukan penanganan lebih lanjut, namun jika gejala baby blues terus dirasakan hingga 6 minggu dan semakin parah, maka ibu dikatakan mengalami depresi postpartum. Depresi postpartum inilah yang memerlukan pengobatan dan terapi dari psikiater. Dalam kondisi yang parah, depresi postpartum dapat berkembang menjadi postpartum psikosis, dimana ibu mengalami halusinasi dan delusi, serta seringkali berkeinginan untuk menyakiti diri sendiri atau bayi.

Defisiensi atau kekurangan omega 3 dapat meningkatkan resiko terjadinya depresi postpartum pada ibu. Oleh karena itu, ibu sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan atau minuman kaya omega 3 seperti susu kedelai pada saat kehamilan dan setelah melahirkan. Konsumsi susu kedelai bermanfaat untuk mencegah terjadinya depresi postpartum pada ibu.

  • Susu kedelai dapat menjaga kesehatan tulang ibu

Susu kedelai memiliki kandungan kalsium yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari kalsium dalam susu sapi. Kalsium merupakan mineral penting yang wajib dipenuhi selama masa menyusui. Bayi membutuhkan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Kalsium ini didapatkan bayi dari ibu melalui ASI. Jika ibu mengalami defisiensi atau kekurangan kalsium, maka tubuh ibu akan berusaha memenuhi kebutuhan kalsium bayi dengan cara mengambil cadangan kalsium dari tulang. Jika dibiarkan, hal ini akan berbahaya karena tulang ibu akan menjadi rapuh, keropos, dan mudah patah. Oleh karena itu, ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi minuman tinggi kalsium seperti susu kedelai agar kebutuhan kalsium dirinya dan bayi dapat terpenuhi tanpa merusak tulang ibu.

Susu kedelai ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Ibu dapat mengonsumsi 1 – 2 gelas susu kedelai setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya. Namun jika ibu memiliki alergi terhadap kacang kedelai, sebaiknya hindari meminum susu kedelai. Susu kedelai aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui selama tidak dikonsumsi secara berlebihan. Sangat jarang ditemukan efek samping negatif dari konsumsi susu kedelai. Namun jika ibu ragu dengan keamanan mengonsumsi susu kedelai pada masa kehamilan, ada baiknya untuk mendiskusikan hal tersebut dengan dokter kandungan ibu sebelum memasukkan susu kedelai ke dalam menu harian ibu.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Susu beruang sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Susu dengan gambar beruang di depannya ini memiliki merk Bear Brand. Susu beruang atau Bear Brand merupakan susu sapi steril yang dimiliki oleh Nestle. Susu beruang dijual di hampir seluruh wilayah Asia Tenggara. Susu beruang dibuat dengan cara mengolah susu sapi melalui proses sterilisasi, kemudian diawetkan dengan suhu tinggi melebihi titik didihnya. Hal tersebut menjadikan susu beruang akan tetap awet di dalam kemasan kalengnya meski tanpa ditambahkan bahan pengawet buatan. Selama kemasannya tidak rusak, susu beruang akan terjaga kualitasnya hingga dikonsumsi oleh masyarakat.

Susu beruang atau Bear Brand memiliki nutrisi yang sangat banyak di dalamnya, seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin A dan nutrisi penting lainnya. Susu beruang sangat direkomendasikan untuk semua kalangan, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Susu beruang memiliki manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat susu beruang untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui tersebut? Serta bagaimana susu beruang dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Simak penjelasannya dalam uraian berikut ini.

  1. Susu merupakan sumber vitamin D yang baik

Vitamin D merupakan salah satu vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin D sangat penting dalam masa kehamilan. Ibu hamil harus memenuhi kebutuhan vitamin D untuk mendukung kesehatan dirinya dan perkembangan bayinya. Asupan vitamin D yang cukup dapat mencegah terjadinya kelahiran bayi prematur dan mencegah infeksi pada ibu dan bayi. Penelitian menunjukkan vitamin D berperan penting dalam fungsi kekebalan tubuh, pembelahan sel yang sehat, dan baik untuk kesehatan tulang. Vitamin D juga penting untuk penyerapan dan metabolisme kalsium dan fosfor.

Susu beruang memiliki kandungan vitamin D yang tinggi. Konsumsi susu beruang selama masa kehamilan dapat memberikan berbagai manfaat dari vitamin D yang baik untuk kesehatan ibu dan perkembangan janin. Susu beruang juga dikemas tanpa bahan pengawet dan bahan tambahan lain, sehingga kandungan vitamin D di dalamnya maksimal dan mencukupi kebutuhan ibu.

  • Susu beruang dapat mengurangi kram pada kaki

Kram pada kaki merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu hamil. Biasanya kram pada kaki ini terjadi ketika memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan dan disebabkan oleh penekanan pada saraf dan pembuluh darah di area pinggang akibat rahim dan janin yang membesar. Asupan nutrisi yang kurang mineral kalsium dan magnesium juga dapat menyebabkan kram pada kaki. Selain itu, peregangan atau stretching yang tiba-tiba pada otot kaki juga berperan dalam menyebabkan kram pada kaki.

Susu beruang memiliki kandungan mineral penting seperti kalsium dan magnesium. Kedua mineral tersebut dapat mengurangi kram pada kaki. Selain itu, ibu juga bisa mengompres otot kaki yang kram dengan menggunakan air hangat untuk membantu merilekskan otot kaki. Hindari melakukan stretching tiba-tiba pada kaki, hindari berjalan berlebihan, berdiri terlalu lama dan duduk dengan menyilangkan kaki. Ibu juga disarankan untuk mengangkat kaki saat duduk untuk mengurangi penekanan pada daerah pinggang.

  • Susu beruang dapat memaksimalkan pertumbuhan organ-organ bayi

Vitamin A merupakan vitamin larut lemak yang disimpan di dalam hati. Vitamin A sangat diperlukan oleh ibu hamil. Dalam satu hari ibu hamil membutuhkan sekitar 770 mcg vitamin A. Vitamin A ini bermanfaat untuk perkembangan janin di dalam rahim, termasuk perkembangan jantung, paru, ginjal, mata, tulang, sistem sirkulasi, pernapasan, dan sistem saraf pusat. Susu beruang memiliki kandungan vitamin A di dalamnya dan dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin A harian ibu. Dengan demikian, konsumsi susu beruang dapat membantu memaksimalkan perkembangan organ-organ pada janin.

  • Susu beruang dapat meredakan heartburn

Heartburn adalah sensasi terbakar pada dada yang terjadi akibat dinding kerongkongan yang iritasi. Heartburn disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron yang menyebabkan relaksasi pada cardiac sphincter, yaitu otot yang membatasi antara lambung dan kerongkongan. Ketika cardiac sphincter mengalami relaksasi maka cairan dari lambung dapat naik hingga ke kerongkongan. Cairan lambung yang bersifat asam dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan menyebabkan nyeri dan sensasi terbakar. Nyeri pada dada ini bisa menjalar hingga ke leher dan tenggorokan, serta semakin parah ketika ibu hamil berbaring, membungkuk, dan memakai pakaian yang ketat. Ukuran perut yang semakin besar juga dapat menghambat pengosongan lambung, sehingga makanan berada dalam lambung dalam waktu yang lebih lama.

Susu beruang memiliki sifat menyejukkan dan berperan sebagai antacid atau penetral asam lambung, sehingga dapat meredakan heartburn. Ibu hamil dapat mengonsumsi susu beruang untuk mengatasi masalah perut dan asam lambung. Selain itu, ibu hamil juga disarankan untuk tidak berbaring hingga 1 – 3 jam setelah makan untuk mencegah naiknya cairan lambung, makan secara perlahan dan tidak terlalu banyak, serta hindari makanan penyebab asam lambung tinggi seperti coklat, makanan pedas, kopi, dan peppermint. Ibu juga harus mengunyah makanan hingga lembut, dan mengurangi makanan berlemak untuk mencegah peningkatan tekanan pada lambung.

  • Susu beruang dapat meningkatkan intelegensi bayi

Susu beruang memiliki kandungan iodine di dalamnya. Iodine ini terbukti dapat memaksimalkan perkembangan otak janin. Selain itu, iodine juga dapat meningkatkan IQ bayi, sehingga kelak anak akan memiliki tingkat intelegensi yang baik dan dapat dengan mudah mempelajari berbagai hal, serta berprestasi ketika memasuki usia sekolah. Konsumsi susu beruang sejak ibu hamil dapat memaksimalkan potensi bayi dan meningkatkan intelegensi bayi.

  • Susu beruang dapat menjaga kesehatan tulang ibu selama masa menyusui

Bayi disarankan untuk mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan. Selama 6 bulan ini bayi bergantung pada nutrisi yang terkandung di dalam ASI ibu. Bayi memerlukan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Kalsium ini didapat dari ASI. Jika ibu tidak mengonsumsi kalsium yang cukup untuk dirinya dan bayi, maka tubuh ibu akan mengambil cadangan kalsium dari tulang untuk diberikan kepada bayi. Kondisi ini jika dibiarkan dalam waktu yang lama akan mengganggu kesehatan tulang ibu. Tulang ibu akan menjadi rapuh, keropos, dan mudah sekali patah. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu untuk mendapatkan kalsium yang cukup dari makanan dan minuman yang dikonsumsinya.

Susu beruang merupakan susu sapi steril yang mengandung banyak nutrisi, terutama kalsium. Kalsium ini sangat penting untuk ibu pada masa menyusui. Konsumsi susu beruang sebanyak 2 – 3 gelas sehari pada masa menyusui dapat memenuhi kebutuhan kalsium ibu dan bayi, memfasilitasi perkembangan tulang dan gigi bayi, serta dapat menjaga kesehatan tulang ibu.

Susu beruang ternyata memiliki banyak sekali manfaat untuk ibu hamil dan menyusui. Susu beruang dapat dikonsumsi 2 – 3 gelas sehari pada masa hamil dan menyusui. Pastikan ibu menyediakan susu beruang di rumah ya dan konsumsi secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Semangka merupakan buah segar yang banyak disukai oleh kebanyakan orang. Semangka atau Citrullus lanatus merupakan tumbuhan yang tumbuh merambat dan berasal dari Afrika Selatan. Namun saat ini sudah banyak dibudidayakan di berbagai negara di dunia yang beriklim tropis dan subtropis. Buah semangka memiliki kulit buah yang berwarna hijau dengan daging buah berwarna merah atau kuning dan memiliki banyak biji berwarna hitam. Rasanya manis dan segar. Buah semangka dapat dimakan langsung atau diolah menjadi jus atau dicampur dalam salad buah.

Buah semangka memiliki kandungan air yang tinggi, yaitu mencapai 91% dari keseluruhan buah. Mengandung 6% gula dan rendah lemak. Dalam 100 gram buah semangka hanya terdapat sekitar 30 kalori dengan berbagai macam vitamin. Vitamin paling tinggi dalam buah semangka yaitu vitamin C sebanyak 8,1 mg atau 10% dari kebutuhan harian. Buah semangka juga mengandung karotenoid dan likopen, serta beberapa mineral penting seperti megnesium, kalium, dan zat besi.

Buah semangka memiliki kandungan zat gizi yang baik untuk kesehatan, termasuk jika dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Buah semangka dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu dan bayi. Apa saja manfaat buah semangka untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Bagaimana buah semangka bisa bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Yuk kita simak penjelasannya berikut ini.

  1. Buah semangka dapat meredakan dan mengatasi heartburn

Heartburn merupakan sensasi terbakar pada dada akibat iritasi pada kerongkongan. Heartburn pada ibu hamil disebabkan oleh tingginya kadar hormon progesteron yang mangakibatkan relaksasi pada cardiac sphincter, yaitu otot yang membatasi antara lambung dan kerongkongan. Relaksasinya cardiac sphincter ini menyebabkan cairan lambung naik ke kerongkongan. Karena cairan lambung ini bersifat asam, maka dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar. Heartburn terjadi pada 70% ibu hamil, terutama paling sering terjadi ketika memasuki trimester ketiga kehamilan. Nyeri heartburn dapat menjalar hingga ke leher dan tenggorokan. Nyeri semakin parah ketika ibu hamil berbaring, membungkuk, atau memakai pakaian ketat.

Buah semangka merupakan buah yang menyejukkan bagi lambung dan saluran cerna. Buah semangka dapat mengatasi dan meredakan gejala heartburn. Kandungan buah semangka yang tinggi air dan sejuk dapat mengurasi sensasi terbakar dan nyeri pada dada dengan cepat. Selain itu, hindari juga tidur pada waktu 1 – 3 jam setelah makan, hindari makanan yang dapat menstimulasi pengeluaran asam lambung berlebih seperti makanan pedas, coklat, kopi, sida, dan peppermint, serta hindari makan dengan porsi terlalu besar.

  • Buah semangka dapat mengurangi pembengkakan

Pembengkakan merupakan masalah yang sering terjadi pada ibu hamil. Pembengkakan terjadi akibat peningkatan hormon dan volume darah di dalam tubuh ibu. Natrium dan air lebih banyak disimpan di dalam tubuh dan rasa haus juga meningkat. Pembengkakan paling sering terjadi di area tungkai dan kaki, serta semakin parah jika berdiri atau duduk lama.

Buah semangka merupakan buah yang tinggi akan air. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi sumbatan pada vena dan otot, sehingga membantu mengurangi pembengkakan. Ibu juga disarankan untuk mengangkat kaki lebih tinggi dari hati untuk mengurangi pembengkakan, hindari berdiri atau duduk dalam waktu yang lama, serta berbaring ke sebelah kiri untuk mencegah rahim menekan pembuluh darah vena besar di dekat jantung. Selain itu, ibu juga harus menghindari makanan tinggi natrium seperti keripik, kerupuk, dan camilan asin.

  • Buah semangka dapat mencegah dehidrasi

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak air selama kehamilan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan kontraksi prematur dan meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi prematur. Buah semangka merupakan buah yang kaya akan air. Kandungan air dalam buah semangka mencapai 91% dari total keseluruhan buahnya. Mengonsumsi buah semangka merupakan cara yang menyenangkan dan mudah untuk tetap terhidrasi dengan baik. Badan ibu akan terasa lebih sehat dan segar dengan buah semangka.

  • Buah semangka dapat mengurangi kram pada kaki

Kram pada kaki merupakan masalah yang sering terjadi pada ibu hamil, terutama ketika memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan. Kram pada kaki ini dapat disebabkan oleh rahim dan janin yang menekan saraf dan pembuluh darah di sekitar area pinggang. Selain itu kram pada kaki juga dapat disebabkan oleh kurangnya asupan beberapa mineral tertentu seperti kalsium dan magnesium. Meregangkan otot tungkai secara tiba-tiba juga dapat menyebabkan kram pada kaki.

Buah semangka memiliki kandungan yang tinggi akan magnesium. Dalam 100 gram buah semangka terdapat sekitar 10 mg magnesium. Konsumsi buah semangka setiap hari dapat memenuhi kebutuhan magnesium harian dan mengurangi terjadinya kram pada kaki. Ibu juga dapat mengurangi kram kaki dengan cara mengompres otot yang mengalami kram dengan air hangat. Hindari meregangkan tungkai secara tiba-tiba dan berjalan secara berlebihan. Angkat kaki saat duduk untuk mengurangi tekanan.

  • Buah semangka dapat membantu melancarkan pencernaan

Konstipasi atau susah buang air besar merupakan masalah yang banyak terjadi pada ibu hamil. Konstipasi dapat disebabkan oleh peningkatan kadar hormon progesteron selama masa kehamilan. Peningkatan progesteron dapat menurunkan kontraktilitas saluran cerna, memperlambat pergerakan sisa makanan di usus besar, dan meningkatkan penyerapan cairan di usus besar, menjadikan feses menjadi kering, padat, dan sulit dikeluarkan. Faktor lain yang berkontribusi terhadap munculnya keluhan konstipasi pada ibu hamil adalah kurangnya asupan serat, kurangnya cairan, kurang aktivitas fisik, konsumsi suplemen zat besi dan kalsium. Ukuran rahim dan janin yang membesar juga dapat menekan usus dan menyebabkan ketidaknyamanan di perut.

Buah semangka merupakan buah yang tinggi serat dan tinggi air. Serat bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, melunakkan feses, dan memudahkan buang air besar. Kandungan air dalam buah semangka juga mempermudah pergerakan makanan dan sisa makanan di dalam usus. Buah semangka sangat efektif untuk mengatasi konstipasi pada ibu hamil. Selain itu, imbangi juga dengan aktivitas fisik, seperti senam hamil dan olah raga ringan setiap hari.

  • Buah semangka dapat melindungi bayi dari penyakit

Selama 6 bulan pertama, bayi mendapatkan nutrisi dari ibu dalam bentuk ASI. Kandungan nutrisi dalam ASI sangat dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh ibu. Oleh karena itu, ibu diharuskan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi dan kaya akan vitamin dan mineral. Salah satu nutrisi penting untuk bayi adalah vitamin C. Vitamin C bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi bayi dari penyakit. Buah semangka merupakan buah yang kaya akan vitamin C, sehingga baik untuk dikonsumsi ibu menyusui agar bayinya tidak mudah sakit. Kebutuhan vitamin C yang tercukupi akan membuat bayi lebih sehat dan tidak mudah sakit.

Buah semangka ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Pastikan ibu selalu menyediakan buah semangka di rumah untuk dikonsumsi setiap harinya, dan dapatkan tubuh sehat bagi ibu dan buah hati.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Kurma tentunya sudah tidak asing lagi bagi setiap orang. Biasanya buah kurma banyak ditemui di berbagai toko buah dan minimarket terutama pada bulan Ramadhan. Kurma memiliki nama latin Phoenix dactylifera, merupakan tanaman sejenis palm yang buahnya dapat dimakan. Pohon kurma berasal dari daerah Mesir dan Mesopotamia, namun saat ini sudah banyak dibudidayakan di Afrika, Timur Tengah, Asia dan wilayah tropis atau subtropis lainnya.

Pohon kurma dapat tumbuh hingga mencapai tinggi sekitar 15 – 25 m. Daunnya memiliki panjang 3 – 5 m dan berduri pada tangkai daunnya. Buah kurma berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 3 – 7 cm dan diameternya sekitar 2 – 3 cm. Pada saat masih muda buah kurma berwarna merah cerah hingga kuning terang dan berwarna kecoklatan ketika sudah matang. Rasanya sangat manis dan mengandung 75% gula setelah dikeringkan.

Buah kurma mengandung berbagai nutrisi penting. Buah kurma tinggi akan vitamin B3, B5 dan B6, serta mengandung vitamin A, B, C, E, dan K dalam jumlah yang sedikit. Buah kurma juga mengandung mineral penting, terutama kalium, magnesium, dan zat besi.

Saat ini, buah kurma banyak diambil ekstraknya dan diproduksi dalam bentuk sari kurma. Seperti buah kurma asli, sari kurma ini mengandung banyak nutrisi penting. Oleh karena itu, sari kurma banyak digunakan untuk pengobatan dan pemeliharaan kesehatan. Salah satunya sari kurma ini sangat baik untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat sari kurma untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Bagaimana kurma bisa bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Yuk simak penjelasannya dalam pembahasan berikut ini.

  1. Sari kurma merupakan sumber energi yang baik

Kelelahan dan lemas merupakan masalah yang sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Kelelahan ini terus dialami oleh ibu meskipun sudah tidur cukup di malam hari. Kelelahan pada trimester pertama kehamilan biasanya terjadi akibat berbagai perubahan fisik seperti peningkatan kebutuhan oksigen, peningkatan hormon progesteron dan relaxin, peningkatan metabolisme tubuh, dan perubahan psikososial seperti mood swings dan peran ganda. Sedangkan kelelahan pada trimester ketiga disebabkan oleh gangguan tidur akibat peningkatan berat badan dan ibu kesulitan menemukan posisi nyaman untuk tidur, ketidaknyamanan fisik seperti heartburn, dan insomnia akibat mood swings, kecemasan, dan kurang aktivitas fisik.

Kelelahan pada ibu hamil dapat diatasi dengan tidur cukup, menyelingi aktivitas dengan istirahat, dan konsumsi makanan minuman bergizi seimbang. Salah satunya yaitu dengan mengonsumsi sari kurma. Sari kurma dapat memberikan energi lebih banyak pada ibu. Sari kurma juga lebih mudah diserap tubuh sehingga dapat memberikan energi lebih cepat.

  • Sari kurma dapat mencegah anemia pada ibu hamil

Anemia merupakan kondisi terjadinya penurunan volume sel darah merah di dalam darah. Anemia dapat mengakibatkan berkurangnya kapasitas darah untuk mengangkut oksigen ke organ-organ vital ibu dan janin. Anemia paling sering terjadi akibat kekurangan zat besi. Diperkirakan satu dari empat ibu hamil tidak dapat memenuhi kebutuhan zat besi hariannya.

Anemia dapat membahayakan ibu dan janin. Anemia pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko bayi lahir prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan kematian saat persalinan. Ketika bayi dalam kandungan kekurangan zat besi, bayi akan mengambil zat besi ibu dan membahayakan keselamatan ibu. Sementara itu, anemia pada akhir kehamilan dapat meningkatkan resiko perdarahan pada ibu, dan infeksi saat persalinan atau setelah persalinan pada ibu dan bayi.

Sari buah kurma bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi anemia pada ibu hamil. Kuncinya terletak pada kandungan zat besi yang cukup tinggi pada sari kurma. Zat besi merupakan zat yang sangat penting dalam produksi sel darah merah. Dengan mengonsumsi sari kurma, maka ibu hamil dapat memenuhi kebutuhan zat besi harian dan terhindar dari anemia. Namun, jika kondisi anemia ibu sudah cukup parah maka konsumsi sari kurma juga harus dibarengi dengan konsumsi suplemen zat besi atau dikenal dengan obat penambah darah.

  • Sari kurma dapat mencegah kecacatan pada bayi

Sari kurma memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi. Asam folat merupakan nutrien yang sangat penting bagi perkembangan otak, tulang belakang, dan sistem saraf pusat bayi. Konsumsi asam folat pada masa kehamilan dapat mencegah terjadinya kelainan atau kecacatan bawaan lahir pada bayi, khususnya kecacatan pada otak dan tulang belakang. Asupan asam folat yang cukup dapat mencegah terjadinya neural tube defect pada bayi yaitu kelainan otak dan tulang belakang seperti kelainan dimana otak bayi hilang sebagian, penyakit spina bifida, atau bentuk otak yang abnormal. Oleh karena itu, konsumsi sari kurma selama kehamilan sangat baik, bahkan direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

  • Sari kurma dapat memaksimalkan pertumbuhan tulang dan gigi bayi

Manfaat selanjutnya dari sari kurma adalah mampu memaksimalkan pertumbuhan tulang dan gigi bayi. Hal ini dikarenakan kandungan magnesium dalam sari kurma yang cukup tinggi. Magnesium merupakan mineral penting yang membantu pembentukan tulang dan gigi pada bayi. Selain itu, magnesium juga bermanfaat bagi ibu untuk menurunkan resiko terjadinya beberapa penyakit berbahaya, seperti tekanan darah tinggi, preeklamsia, disfungsi plasenta, dan kelahiran prematur pada bayi.

  • Sari kurma dapat mengurangi kram pada kaki

Kram pada kaki biasa terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Biasanya disebabkan oleh rahim yang membesar dan menekan saraf-saraf dan pembuluh darah di pinggang. Selain itu dapat juga disebabkan oleh kurangnya asupan mineral seperti kalsium dan magnesium. Sari kurma memiliki kandungan magnesium yang cukup tinggi dan mengandung kalsium dalam jumlah yang sedikit. Mineral dalam sari kurma tersebut dapat meredakan kram kaki pada ibu hamil. Selain itu, ibu hamil juga dapat mengompres area kaki yang kram untuk membantu merilekskan otot, hindari stretching pada kaki, hindari berjalan berlebihan, dan angkat kaki saat duduk untuk mengurangi tekanan dan tegangan pada kaki.

  • Sari kurma dapat meningkatkan produksi ASI

Sari kurma juga bermanfaat bagi ibu menyusui. Sari kurma dapat meningkatkan prolaktin, yaitu hormon yang bertanggung jawab untuk menstimulasi produksi ASI. Sari kurma dapat menjadi solusi bagi ibu yang kurang produksi ASI nya. Konsumsi sari kurma secara rutin dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusi. Selain itu, sari kurma juga mengandung vitamin dan mineral penting lain yang bermanfaat untuk kesehatan ibu dan bayi.

Sari kurma ternyata memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Pilihlah sari kurma asli dengan campuran bahan lain yang minimal. Pastikan ibu mengonsumsi sari kurma secara rutin setiap hari dan dapatkan manfaat kesehatan untuk ibu dan buah hati.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Siapa yang tak kenal dengan buah pisang. Buah berwarna kuning ini memiliki banyak varian jenisnya. Buah pisang dapat kita temukan dengan mudah di warung, toko buah, dan minimarket. Menurut klasifikasi ilmiah, buah pisang termasuk ke dalam suku Musaceae. Tumbuhan pisang dapat tumbuh dengan subur di daerah beriklim tropis panas dan lembab. Pusat keragaman pisang berada di daerah Asia Tenggara, dan Australia tropis. Buah pisang tumbuh berkelompok-kelompok dan menjari atau disebut dengan sisir. Sebagian besar buah pisang akan berwarna kuning jika matang, namun ada juga yang berwarna merah, hijau, ungu, atau hitam.

Pisang merupakan buah yang memiliki kalori tinggi. Dalam 100 gram buah pisang terdapat sekitar 136 kalori yang semuanya berasal dari karbohidrat. Kalori ini lebih tinggi dua kali lipat dibanding apel yang hanya mengandung 54 kalori. Energi dari karbohidrat dalam pisang lebih mudah diserap dibandingkan karbohidrat pada nasi. Pisang juga kaya akan provitamin A dan vitamin B6, serta mengandung vitamin B lain seperti tiamin, riboflavin, dan niasin dalam jumlah yang lebih sedikit. Pisang juga kaya akan mineral penting seperti kalium, fosfor, kalsium, magnesium, dan zat besi.

Kandungan pisang sangat beragam dan bergizi tinggi. Hal ini menjadikan buah pisang sebagai buah yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satu kelompok yang disarankan untuk rutin mengonsumsi pisang adalah ibu hamil dan ibu menyusui. Pisang dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat pisang untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui tersebut? Serta bagaimana pisang dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Mari kita bahas dalam uraian berikut.

  1. Pisang dapat mencegah dan mengatasi anemia

Anemia akibat kekurangan zat besi pada ibu hamil merupakan masalah yang sangat sering terjadi. Diperkirakan satu dari empat ibu hamil tidak mendapatkan asupan zat besi yang cukup selama kehamilan. Pada saat hamil terjadi perubahan fisiologis pada tubuh, dimana terjadi peningkatan kadar sel darah merah dan volume plasma darah. Namun peningkatan volume plasma darah lebih tinggi daripada peningkatan sel darah merah, sehingga volume sel darah merah menjadi lebih sedikit. Jika hal ini diperparah dengan kurangnya asupan zat besi, maka akan menghasilkan anemia.

Anemia dapat menyebabkan berbagai masalah pada kehamilan. Anemia yang terjadi pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, berat bayi lahir rendah, dan kematian bayi saat persalinan. Sementara anemia pada akhir kehamilan dapat meningkatkan resiko perdarahan pasca bersalin pada ibu, serta meningkatkan resiko terjadinya infeksi saat persalinan dan pasca persalinan pada ibu dan bayi.

Untuk mengatasi dan mencegah terjadinya anemia, ibu hamil dengan kadar hemoglobin rendah disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau dikenal obat penambah darah. Selain itu, dapat juga dibantu dengan mengonsumsi buah pisang. Buah pisang mengandung zat besi yang cukup tinggi, yaitu sekitar 2 mg per 100 gram pisang. Kandungan zat besi pada pisang 10 kali lebih banyak daripada apel. Zat besi ini memiliki peran penting dalam meningkatkan produksi hemoglobin dan sel darah merah, sehingga dapat mencegah dan mengatasi anemia.

  • Pisang dapat meredakan mual muntah selama kehamilan

Mual dan muntah merupakan keluhan kehamilan yang paling banyak terjadi pada trimester pertama kehamilan. Diperkirakan hampir 50% ibu hamil mengalami mual selama kehamilan. Perubahan fisiologis yang menyebabkan mual dan muntah tidak diketahui secara pasti, namun penelitian menyatakan kadar hormon estrogen, progesteron, dan hCG yang lebih tinggi, serta kekurangan vitamin B6 dapat berkontribusi terhadap munculnya mual dan muntah. Gejala mual muntah biasanya terjadi hingga memasuki trimester kedua kehamilan.

Untuk meredakan gejala mual dan muntah, ibu disarankan untuk makan sedikit-sedikit tapi sering untuk mencegah perut benar-benar kosong. Ibu juga disarankan untuk mengonsumsi pisang, karena mengandung vitamin B6 yang tinggi. Dalam 100 gram pisang terdapat sekitar 0,5 mg vitamin B6. Asupan vitamin B6 yang cukup dapat mengurangi gejala mual muntah selama kehamilan.

  • Pisang dapat mencegah kecacatan pada bayi

Pisang memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi. Asam folat sangat penting untuk perkembangan otak dan tulang belakang bayi. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan bayi lahir prematur dan meningkatkan resiko terjadinya kecacatan pada bayi, seperti neural tube defect. Neural tube defect misalnya kelainan pada bayi dimana bayi tidak memiliki sebagian otaknya, penyakit spina bifida, atau kelainan pada otak dan tulang belakang lainnya.

  • Pisang dapat meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan

Kelelahan merupakan keluhan yang banyak dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Pada trimester pertama kehamilan, kelelahan dapat disebabkan oleh berbagai perubahan fisik seperti kebutuhan oksigen yang meningkat dan aktivitas metabolisme yang meningkat sebagai akibat dari peningkatan kadar progesteron, serta perubahan psikologis seperti mood swings. Sementara itu, kelelahan pada trimester ketiga dapat diakibatkan oleh gangguan tidur karena peningkatan berat badan dan sulit menemukan posisi nyaman, ketidaknyamanan fisik seperti heartburn, dan insomnia akibat mood swings dan cemas.

Salah satu cara untuk mengatasi kelelahan adalah dengan mengonsumsi makanan gizi seimbang serta meningkatkan energi. Buah pisang merupakan buah yang tinggi karbohidrat dan lebih cepat diserap oleh tubuh dibandingkan nasi. Oleh karena itu, buah pisang dapat memberikan energi lebih banyak dalam waktu yang singkat dan dapat mengurangi kelelahan.

  • Pisang dapat melancarkan pencernaan

Konstipasi atau susah buang air besar merupakan masalah yang paling sering terjadi pada ibu hamil. Konstipasi disebabkan oleh peningkatan kadar hormon progesteron dalam tubuh yang dapat menurunkan kontraktilitas saluran cerna, melambatkan laju makanan dan sisa makanan, serta meningkatkan penyerapan air di usus besar. Selain itu, konstipasi juga dapat disebabkan karena ibu yang kurang bergerak, kurang asupan serat, dan akibat konsumsi suplemen penambah zat besi dan kalsium. Ukuran rahim yang semakin besar juga dapat menekan usus besar sehingga menyebabkan nyeri dan kembung pada perut.

Buah pisang merupakan buah yang kaya akan serat dan kalium. Serat dan kalium ini sangat bermanfaat untuk sistem pencernaan, membantunya berfungsi dengan normal dan lancar. Pisang juga kaya akan pektin, yang bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi pencernaan. Imbangi juga dengan konsumsi air yang cukup, dan beraktivitas fisik seperti senam hamil dan olah raga ringan.

  • Pisang baik untuk produksi ASI

Buah pisang merupakan buah yang enak dan kaya akan vitamin dan mineral. Kandungannya yang tinggi kalori akan menghilangkan rasa lapar yang sering muncul selama masa menyusui. Selain itu buah pisang juga mengandung kalium yang banyak sehingga keseimbangan cairan dan elektrolit ibu dapat terjaga dengan baik. Dengan demikian, ibu tidak akan terhindar dari dehidrasi dan produksi ASI tetap melimpah.

Buah pisang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Pastikan ibu menyediakan buah pisang di rumah untuk dikonsumsi selama masa kehamilan dan menyusui.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Petai merupakan makanan yang sudah tidak asing lagi bagi orang Indonesia. Makanan yang memiliki bau menyengat ini banyak disukai oleh sebagian orang. Petai atau Parkia speciosa merupakan pohon dari daerah tropis yang termasuk ke dalam suku polong-polongan. Tumbuhan petai tersebar di berbagai daerah di Indonesia khususnya Nusantara bagian barat.

Pohon petai termasuk pohon menahun dengan tinggi dapat mencapai 20 m. Pohon petai dapat tumbuh di dataran rendah hingga pegunungan, tumbuh subur di daerah dengan tanah yang bertekstur halus, serta di tempat yang terkena sinar matahari sepanjang hari. Daun pohon petai tumbuh majemuk dan sejajar. Bunganya muncul di dekat ujung ranting. Biasanya memerlukan waktu 3 – 4 bulan setelah terjadi penyerbukan bunga hingga petai siap dipanen.

Buah petai berukuran besar dan memanjang. Dalam satu buah petai terdapat sekitar 20 biji. Jika dikonsumsi, petai akan menimbulkan bau pada mulut dan air kencing. Penyebab bau ini adalah kandungan berbagai asam amino dalam petai yang didominasi oleh asam amino yang mengandung sulfur. Ketika terpotong menjadi bagian yang lebih kecil, asam amino tersebut akan menghasilkan gas H₂S atau hidrogen sulfida yang dikenal sangat bau.

Meskipun petai seringkali dihindari karena menyebabkan bau mulut hingga beberapa hari setelah mengonsumsinya, namun ternyata petai dipercaya menyimpan manfaat untuk kesehatan. Salah satu manfaat kesehatan dari petai yang sedang banyak diperbincangkan adalah manfaatnya untuk memelihara kesehatan ginjal. Kira-kira apa saja manfaat petai untuk ginjal dan benarkah petai bisa bermanfaat untuk ginjal? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut ini.

Ginjal merupakan organ yang kompleks dan memiliki banyak fungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh. Fungsi utama ginjal adalah untuk membuang zat sisa metabolisme, memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit, serta membantu mempertahankan keseimbangan asam basa di dalam tubuh. Hormon yang diproduksi oleh ginjal memiliki peran penting dalam mengontrol tekanan darah, membantu produksi sel darah merah, dan metabolisme tulang. Ginjal juga penting dalam mempertahankan lingkungan intrasel dan ekstrasel agar sel-sel tubuh dapat berfungsi dengan normal.

Ginjal merupakan sepasang organ yang terletak di bagian perut belakang atas. Ginjal kanan terletak sedikit lebih bawah dari ginjal kiri karena berdekatan dengan hati. Ginjal berukuran panjang sekitar 12 cm, lebar 6 cm, dan tebalnya sekitar 2,5 cm pada orang dewasa. Berat ginjal pada pria mencapai 125 – 170 gram, dan wanita sekitar 115 – 155 gram. Ginjal dilindungi oleh tulang rusuk bawah dan terbungkus jaringan lemak. Aliran darah akan masuk ke ginjal untuk disaring dan dikeluarkan zat sisa metabolismenya dalam bentuk urin. Urin selanjutnya disalurkan ke kandung kemih melalui ureter. Di dalam kandung kemih urin ditampung, lalu dikeluarkan melalui uretra dengan proses yang disebut miksi atau kencing.

Petai Dipercaya dapat Mencegah Terjadinya Infeksi pada Ginjal dan Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih dan ginjal disebabkan oleh mikroorganisme penyebab penyakit. Penyakit infeksi saluran kemih terbagi menjadi dua bagian besar, yaitu infeksi saluran kemih bawah seperti infeksi pada kandung kemih, prostat, dan ureter, dan infeksi saluran kemih atas seperti infeksi pada berbagai lapisan ginjal dan abses di dalam ginjal. Beberapa faktor resiko infeksi saluran kemih dan ginjal di antaranya yaitu ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih secara sempurna, tersumbatnya saluran kemih baik karena kelainan bawaan, cedera, atau adanya batu, kekebalan tubuh yang menurun, penggunaan selang kencing (kateter), peradangan pada dinding uretra, diabetes, kehamilan, dan penyakit lain yang mengganggu pengeluaran urin.

Infeksi dapat terjadi ketika bakteri dapat mencapai kandung kemih, menempel dan berkembang biak di dinding saluran kemih, menyerang sistem kekebalan tubuh, dan menginisiasi peradangan. Sebagian besar infeksi saluran kemih dan ginjal terjadi akibat organisme dari anus yang naik ke lubang kencing dan masuk ke saluran kencing. Sementara itu, infeksi pada ginjal biasanya terjadi akibat urin yang naik kembali ke ginjal akibat kerusakan katup atau dapat juga diakibatkan karena saluran kencing yang tersumbat sehingga urin naik lagi ke ginjal.

Saat ini, banyak yang menyatakan bahwa petai memiliki manfaat untuk kesehatan ginjal, khususnya terkait peradangan dan infeksi pada ginjal. Hal ini didasarkan pada kandungan cyclic polysulphide dalam petai. Cyclic polysulphide merupakan senyawa utama pada petai yang membuat petai memiliki bau yang tajam. Senyawa ini terbukti memiliki efek anti bakteri dan anti jamur. Karena karakteristik inilah, petai dipercaya dapat digunakan untuk meringankan peradangan pada ginjal dan saluran kemih yang disebabkan oleh bakteri.

Namun meskipun demikian, hingga saat ini belum terdapat penelitian lebih lanjut mengenai manfaat petai untuk kesehatan ginjal, sehingga tidak disarankan untuk melakukan pengobatan penyakit ginjal dengan menggunakan petai.

Selain itu, konsumsi petai juga harus dibatasi pada orang yang mengalami penyakit ginjal. Hal ini dikarenakan jenis polong-polongan seperti petai mengandung protein, kalium, dan fosfat yang tinggi, dimana zat-zat tersebut lebih sulit diproses ginjal dan akan menghasilkan zat sisa yang lebih banyak. Pada pasien dengan penyakit ginjal, fungsi ginjalnya sudah menurun sehingga akan mengalami kesulitan untuk mengeluarkan zat sisa tersebut. Jika zat sisa tersebut menumpuk di dalam tubuh dapat menimbulkan keracunan dan dapat mengancam jiwa.

Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Kesehatan ginjal sangat penting untuk dijaga, mengingat fungsinya yang sangat penting bagi kelangsungan hidup. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal, di antaranya yaitu sebagai berikut.

  • Penuhi kebutuhan cairan harian

Orang dewasa biasanya membutuhkan cairan sekitar 2 liter per hari atau sebanyak 8 gelas. Dengan asupan cairan yang cukup, maka urin yang dihasilkan akan lebih banyak, jernih, dan konsentrasinya tidak terlalu pekat. Selain itu, semakin sering berkemih, maka urin tidak akan tertampung lebih lama di kandung kemih. Jika urin tertampung lama di kandung kemih, maka kandungan urin dapat mengendap dan mengakibatkan terbentuknya batu. Batu tersebut dapat menyumbat saluran kemih dan menyebabkan infeksi lainnya.

  • Hindari hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi merupakan salah satu faktor resiko terjadinya penyakit ginjal kronis. Kondisi hipertensi dapat menyebabkan aliran darah ke ginjal menjadi lebih sedikit. Aliran darah yang sedikit berarti sedikit juga oksigen yang mencapai sel-sel ginjal. Ketika ginjal tidak mendapat oksigen yang cukup, maka sel-sel di ginjal akan rusak dan bahkan mati, sehingga fungsi ginjal semakin menurun. Untuk mencegah hipertensi, pastikan untuk mengurangi konsumsi garam atau makanan tinggi garam, memelihara berat badan dalam rentang normal, tidur yang cukup, tidak merokok, dan hindari stress.

  • Konsumsi makanan sesuai kebutuhan dan bergizi seimbang

Konsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebih untuk menghindari kelebihan berat badan (overweight) dan obesitas. Perbanyak konsumsi sayur dan buah, untuk mendapatkan vitamin dan nutrisi yang penting lain. Nutrisi dari makanan akan disalurkan ke seluruh tubuh termasuk ke ginjal. Dengan makanan yang sehat maka ginjal pun akan sehat dan terhindar dari penyakit.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Minyak zaitun merupakan salah satu minyak herbal yang sudah tidak asing lagi. Minyak zaitun dapat dengan mudah kita temui di berbagai minimarket atau pasar. Minyak zaitun dihasilkan dari proses pengolahan buah zaitun atau Olea europaea. Pohon buah zaitun ini berasal dari daerah Mediterania dan sudah dimanfaatkan sejak 8.000 tahun sebelum masehi. Namun seiring dengan perkembangan zaman pohon buah zaitun kini banyak dibudidayakan di berbagai negara.

Dalam praktik sehari-hari, mungkin kebanyakan dari kita mengetahui kegunaan minyak zaitun sebagai minyak untuk memasak, menggoreng, atau sebagai campuran saus salad. Namun ternyata minyak zaitun juga memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk untuk kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Kira-kira apa saja manfaat minyak zaitun untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana cara memanfaatkan minyak zaitun untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Simak penjelasannya dalam penjelasan berikut ya.

  1. Minyak zaitun dapat memaksimalkan perkembangan janin di dalam rahim

Pembentukan dan perkembangan organ janin dalam rahim dimulai saat memasuki hari ke 15 setelah pembuahan. Pada minggu ketiga kehamilan, perkembangan otak, tulang belakang, jantung, dan saluran cerna mulai terjadi. Jantung mulai berdetak saat memasuki usia lima minggu, disertai dengan mulai berkembangnya mata dan telinga. Selanjutnya pada minggu keenam kehamilan, paru-paru dan rangka tulang mulai terbentuk. Jantung dan sirkulasi lengkap pada usia 8 minggu. Sementara alat kelamin mulai berkembang pada usia 9 – 12 minggu. Selanjutnya perkembangan berlanjut hingga bayi siap dilahirkan pada minggu ke 38 atau lebih.

Selama masa perkembangan janin tersebut, ibu wajib mengonsumsi makanan bergizi tinggi untuk memfasilitasi perkembangan janin yang optimal. Salah satu yang disarankan untuk dikonsumsi ibu selama masa kehamilan adalah minyak zaitun. Minyak zaitun sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi dalam minyak zaitun sangat baik untuk perkembangan jantung bayi. Hasil penelitian juga menunjukkan konsumsi minyak zaitun selama masa kehamilan dapat memaksimalkan perkembangan dan fungsi otak, serta meningkatkan kemampuan belajar bayi.

  • Minyak zaitun dapat mengurangi stretch marks pada ibu hamil

Stretch marks atau dalam istilah medis dikenal dengan striae gravidarum adalah garis-garis atau coretan tidak beraturan yang berwarna merah hingga coklat yang muncul di perut, payudara, dan pantat pada ibu hamil. Stretch marks paling terlihat pada usia kehamilan 6 – 7 bulan. Stretch marks dihasilan dari penurunan kekuatan jaringan ikat akibat peningkatan kadar adrenal steroid di dalam tubuh ibu, serta disebabkan oleh pertumbuhan janin.

Seiring dengan perkembangan janin, otot-otot pinggang dan perut, termasuk kulitnya meregang untuk mengakomodasi pertumbuhan bayi sehingga muncul stretch marks. Biasanya stretch mark lebih banyak terjadi pada ibu muda, ibu dengan bayi yang lebih besar, dan ibu dengan indeks masa tubuh yang tinggi. Selain itu, ibu yang sejak sebelum kehamilan sudah memiliki stretch mark pada payudara dan paha, atau memiliki riwayat keluarga dengan striae gravidarum lebih beresiko mengalami stretch marks.

Manfaat minyak zaitun selanjutnya adalah mampu mengurangi stretch marks ini. Jika ibu rutin mengaplikasikan minyak zaitun ke area perut setiap hari, maka bisa jadi ibu tidak akan mengalami stretch marks, atau jika muncul stretch marks sekalipun biasanya stretch marks tersebut tidak terlalu banyak dan dalam beberapa kasus, bisa menghilang dengan penggunaan rutin. Untuk itu, sangat disarankan bagi ibu hamil untuk mengaplikasikan minyak zaitun ke perut setiap hari.

  • Minyak zaitun baik untuk meningkatkan refleks pada bayi

Pergerakan atau motorik bayi baru lahir sangat dipengaruhi oleh usia gestasi (usia kehamilan saat lahir) dan dapat dilihat dari postur, tonus otot, koordinasi, dan pergerakan. Hal tersebut memungkinkan bayi baru lahir untuk mengontrol dan mengkoordinasikan gerakannya. Ketika distimulasi, bayi baru lahir dengan motorik yang baik akan menunjukkan pergerakan yang ritmik dan spontan. Salah satu gerakan motorik bayi adalah gerakan refleks. Gerakan refleks ini dapat menggambarkan fungsi dan perkembangan saraf bayi. Ketidakadaan atau refleks yang abnormal, refleks yang terus menerus ada melebihi waktu normalnya, atau kembalinya refleks tertentu pada anak atau dewasa dapat mengindikasikan adanya penyakit atau kondisi patologis. Contohnya adalah refleks menghisap yang dapat dikaji dengan cara menyentuh bibir bayi dengan jari. Bayi akan membuka mulutnya dan mulai menghisap.

Manfaat minyak zaitun selanjutnya adalah mampu meningkatkan refleks normal pada bayi. Penelitian menunjukkan ibu yang mengonsumsi minyak zaitun secara rutin selama masa kehamilan memiliki bayi yang refleks motoriknya lebih baik dibanding dengan bayi dari ibu yang tidak mengonsumsi minyak zaitun selama kehamilannya. Oleh karena itu, ibu disarankan untuk mengonsumsi minyak zaitun secara rutin.

  • Minyak zaitun dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh ibu

Kehamilan seringkali membuat kekebalan tubuh ibu menurun, sehingga ibu rentan terkena berbagai penyakit infeksi. Untuk mengatasi masalah ini, ibu dapat menggunakan minyak zaitun. Minyak zaitun terbukti dapat meningkatkan kekebalan tubuh ibu. Hal ini dikarenakan kandungan minyak zaitun yang tinggi akan vitamin A. Vitamin A membantu membangun kekebalan tubuh yang kuat, sehingga melindungi ibu dari penyakit infeksi. Selain itu vitamin A juga baik untuk kesehatan mata, sehingga dengan mengonsumsi minyak zaitun secara rutin mata ibu akan terjaga kesehatannya dan pertumbuhan mata janin pun menjadi optimal.

  • Minyak zaitun dapat mengurangi nyeri pada puting susu ibu menyusui

Manfaat selanjutnya dari minyak zaitun adalah kemampuannya untuk mengurangi nyeri pada puting susu ibu menyusui. Minyak zaitun memiliki manfaat untuk mempertahankan kelembaban, anti nyeri, dan anti peradangan atau inflamasi, sehingga mencegah area kulit sekitar puting susu pecah-pecah, iritasi, dan nyeri. Hal tersebut dapat membuat ibu merasa lebih nyaman selama proses menyusui dan kebutuhan nutrisi bayi pun dapat terpenuhi dengan baik. Untuk mendapatkan manfaat ini, ibu dapat mengoleskan 1 – 2 tetes minyak zaitun ke puting payudara setiap setelah menyusui.

  • Minyak zaitun merupakan sumber lemak baik

Pada 6 bulan awal setelah lahir, ASI merupakan sumber nutrisi penting dan satu-satunya bagi bayi. Selama masa ini, ibu harus mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi agar ASI yang diproduksinya juga mengandung banyak nutrisi dan mampu memenuhi kebutuhan bayi. Salah satu nutrien penting untuk perkembangan otak bayi dan kualitas ASI adalah lemak baik. Lemak baik ini contohnya adalah asam lemak omega 3.

Minyak zaitun memiliki kandungan asam lemak omega 3, termasuk jenis alpha-linoleic acid (ALA) dan docosahexaenoic acid atau DHA. ALA bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi, sedangkan DHA bermanfaat untuk perkembangan otak bayi, menjaga kesehatan retina mata, dan dapat meningkatkan sistem imun bayi. Konsumsi minyak zaitun secara rutin dapat memberikan ASI yang maksimal dan kaya akan omega 3 untuk kesehatan bayi.

Minyak zaitun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Oleh karena itu, disarankan ibu hamil dan ibu menyusui untuk mengonsumsi minyak zaitun secara rutin. Minyak zaitun dapat digunakan untuk memasak atau lebih baik lagi dikonsumsi sebagai saus untuk salad. Pastikan ibu menyediakan minyak zaitun di rumah ya dan dapatkan manfaatnya untuk kesehatan.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail
Newer Posts