Category:

Manfaat

Madu merupakan minuman yang sudah sangat terkenal dan sudah tidak asing lagi bagi setiap orang. Madu merupakan cairan kental dan manis yang dibuat oleh lebah dan beberapa jenis serangga tertentu lainnya. Lebah membuat madu dari sari-sari bunga yang manis dan mengandung gula atau yang dikenal dengan nektar bunga. Madu ini kemudian disimpan dalam tempat madu (honeycomb) yang terbuat dari bahan lilin. Madu yang dihasilkan oleh lebah sangat bergantung kepada jenis lebah yang membuatnya. Madu dengan jenis yang berbeda akan menghasilkan madu yang berbeda pula.

Madu memiliki rasa manis disebabkan karena kandungan monosakarida jenis fruktosa dan glukosa yang terkandung di dalamnya. Madu merupakan makanan dengan kandungan energi yang tinggi. Dalam 100 gram madu terdapat sekitar 304 kilokalori energi dengan kandungan nutrien lainnya yang sedikit. 82% dari madu merupakan karbohidrat, 17% air dan rendah lemak, serat, dan protein. Hampir semua mikroorganisme tidak dapat tumbuh di dalam madu, sehingga madu yang disimpan di tempat tertutup tidak akan basi hingga ribuan tahun.

Madu sudah diproduksi dan digunakan sejak zaman dahulu. Diperkirakan madu sudah digunakan manusia sejak 8.000 tahun yang lalu. Hingga saat ini madu masih banyak digunakan untuk berbagai keperluan, seperti untuk sajian makanan dan minuman, difermentasi, dan digunakan untuk memelihara kesehatan tubuh. Salah satunya madu dikenal bermanfaat untuk menjaga kesehatan bibir. Apa saja manfaat madu untuk kesehatan bibir dan bagaimana menggunakannya? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut.

  1. Madu dapat mengatasi bibir pecah-pecah

Masalah bibir pecah-pecah dapat terjadi kapan saja, terutama ketika cuaca panas dan kering. Atau jika tidak karena cuaca, bibir pecah-pecah juga dapat terjadi akibat efek sinar matahari atau penggunaan produk kosmetik yang membuat bibir menjadi kering. Untuk mengatasi bibir pecah-pecah Anda dapat menggunakan lip balm atau jika lebih senang yang alami, bisa juga dengan menggunakan madu.

Beberapa penelitian menunjukkan madu memiliki efek anti mikroba, anti inflamasi, dan dapat menyembuhkan luka. Manfaat madu tersebut mendasari penggunaan madu untuk kesehatan dan perawatan kulit dan bibir, serta berbagai masalah kesehatan lainnya. Madu akan membantu melembabkan bibir dan melindungi bibir pecah-pecah dari infeksi. Pilihlah madu organik, kemudian aplikasikan madu ke bibir dengan menggunakan jari atau cotton swab. Jika perlu aplikasikan lagi selama beberapa kali sehari jika bibir mulai terasa kering kembali.

  • Madu dapat melembabkan bibir

Bibir yang lembab merupakan bibir yang sehat. Dengan kondisi bibir yang lembab, bibir akan tampak lebih sehat dan penampilan akan semakin sempurna. Selain itu, bibir yang lembab membuat lipstick yang digunakan tampak lebih menyatu dengan bibir dan dapat meng cover bibir lebih sempurna.

Untuk mendapatkan bibir yang terjaga kelembabannya, Anda dapat menggunakan madu. Madu merupakan humectant alami, yang artinya madu dapat menarik cairan dan kelembaban dari udara seperti magnet dan menguncinya di dalam kulit bibir. Dengan demikian, madu membantu untuk menjaga agar bibir tetap lembab dan terhidrasi dengan baik. Bibir pun akan terasa lebih halus dan lembut. Caranya mendapatkan manfaat ini sangat mudah, Anda tinggal mengoleskan madu ke bibir yang telah dibersihkan sebelumnya. Aplikasikan sambil dipijat lembut dengan ujung jari. Biarkan madu selama 15 menit, kemudian bilas dengan air hingga bersih. Selanjutnya Anda dapat mengaplikasikan lip balm atau lipstick sesuai dengan kebutuhan.

  • Madu dapat mengangkat sel-sel kulit mati di permukaan bibir

Tidak hanya sel-sel kulit mati di permukaan kulit yang harus diangkat, namun sel-sel kulit mati di permukaan bibir juga harus diangkat. Jika sel-sel kulit mati di bibir dibiarkan menumpuk maka akan membuat bibir tampak lebih kusam dan warnanya tidak sehat. Hal tersebut akan membuat penampilan tanpa make up Anda tampak kusam dan tidak terawat.

Madu memiliki kandungan alami seperti antioksidan, enzim, dan nutrien. Enzim di dalam madu dapat berperan sebagai exfoliator alami yang bekerja melepaskan dan mengangkay sel-sel kulit mati dari permukaan bibir. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda dapat mencampurkan madu dengan baking soda. Campurkan madu dan baking soda dengan perbandingan 2 : 1. Setelah tercampur merata aplikasikan campuran ke bibir yang telah dibersihkan, sambil digosok dengan gerakan memutar. Kemudian bilas hingga bersih. Cara ini akan membuat kulit bibir menjadi lebih segar dan warnanya tampak lebih cerah.

  • Madu dapat melindungi bibir dari efek sinar matahari

Paparan sinar matahari berlebih sangat tidak baik untuk kesehatan kulit dan bibir. Paparan sinar matahari dapat menimbulkan radikal bebas yang membuat kerusakan pada sel-sel di bibir dan dapat menimbulkan kulit bibir yang kering dan pecah-pecah. Radikal bebas dapat mengganggu kesehatan bibir dan mengakibatkan kerusakan bibil hingga ke tingkat DNA nya.

Madu merupakan salah satu zat yang kaya akan antioksidan. Antioksidan dalam madu akan membantu melawan radikal bebas dan melindungi bibir dari kerusakan akibat efek sinar matahari. Karakteristik madu yang dapat melembabkan bibir dan menjaga status hidrasinya, membuat bibir sehat dan terhindar dari kekeringan. Anda dapat mengaplikasikan madu ke permukaan bibir sebelum tidur dan mengaplikasikannya lagi pada siang hari untuk melindungi bibir dari efek buruk sinar matahari.

  • Madu dapat membuat bibir berwarna pink dan lembut

Bibir pink yang lembut merupakan impian dari banyak orang. Tidak hanya membuat penampilan lebih maksimal, namun bibir pink dan lembut merupakan salah satu tanda bahwa bibir sehat. Bibir dapat menghitam akibat berbagai faktor, seperti dehidrasi, merokok, penggunaan produk kosmetik setiap saat, hiperpigmentasi, paparan sinar matahari berlebih, anemia, suplai darah yang tidak maksimal, konsumsi kafein dan minuman panas, kosmetik dengan kualitas rendah, serta ketidakseimbangan hormon. Warna bibir yang menghitam membuat tampilan wajah menjadi kusam dan tidak terawat.

Untuk mendapatkan bibir yang pink dan halus, Anda dapat menggunakan scrub madu dan gula. Scrub ini sangat halus, sehingga sangat cocok untuk kondisi bibir yang sensitif. Scrub gula dikenal efektif untuk exfoliation. Scrub ini akan mengangkat sel-sel kulit mati yang membuat bibir tampak gelap dan tidak indah.

Anda dapat menggunakan gula putih atau brown sugar untuk membuat scrub ini. Namun brown sugar lebih disarankan jika Anda menginginkan scrub yang lebih lembut. Brown sugar juga kaya akan antioksidan yang dapat melindungi bibir dari sinar ultraviolet. Glycolic acid dalam gula juga dapat mengondisikan dan melindungi bibir dari toksin.

Sementara itu, madu juga merupakan humectant alami yang mengikat kelembaban dalam bibir. Madu membantu mengangkat sel kulit mati dan membuat bibir lebih terhidrasi dan sehat. Enzim di dalam madu juga membantu mencerahkan wana bibir.

Anda dapat membuat scrub madu dan gula dengan cara mencampurkan 1 sendok makan brown sugar dengan 1 sendok makan madu. Aduk hingga merata. Aplikasikan scrub ke permukaan bibir dengan jari, lalu pijat lembut selama 1 menit. Pijatan ini bermanfaat untuk membantu exfoliation dan memaksimalkan sirkulasi darah ke bibir. Biarkan scrub di bibir selama beberapa menit sebelum dibilas dengan menggunakan air. Lakukan perawatan ini 2 – 3 kali seminggu hingga muncul perubahan pada bibir.

Madu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan bibir. Pastikan Anda selalu menyediakan madu di rumah sebagai perawatan bibir utama. Lakukan perawatan secara rutin untuk hasil yang maksimal dan dapatkan bibir yang sehat, lembut, dan lembab.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Madu merupakan cairan kental dan manis yang dibuat oleh lebah dan beberapa serangga tertentu lainnya. Lebah memproduksi madu dari nektar bunga yang manis. Lebah kemudian menyimpan madu di tempat madu yang terbuat dari bahan lilin. Berbagai jenis madu yang berbeda menghasilkan madu yang berbeda pula.

Madu memiliki rasa manis dari kandungan monosakarida yaitu fruktosa dan glukosa. Dalam 100 gram madu terkandung sekitar 304 kilokalori, dan terdiri dari 17% air dan 82% karbohidrat, dengan kandungan lemak, serat, dan protein yang rendah. Sementara itu, kandungan vitamin dan mineral hanya mencapai 1 – 2% dari kebutuhan total.

Madu sudah diproduksi dan digunakan oleh manusia sejak zaman dahulu. Lukisan kuno di dinding gua di Spanyol menyebutkan bahwa madu sudah dikonsumsi manusia sejak 8.000 tahun yang lalu. Hingga saat ini madu masih dikonsumsi dengan berbagai tujuan, mulai dari pemanis hingga kesehatan kulit dan tubuh. Salah satu kelompok yang mendapatkan manfaat dari madu adalah ibu hamil dan ibu menyusui. Madu dikenal memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Kira-kira apa saja manfaat madu untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana madu dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut ini.

  1. Madu dapat meningkatkan kekebalan tubuh ibu hamil

Masa kehamilan merupakan masa yang sangat penting bagi seorang ibu. Pada masa ini ibu benar-benar harus menjaga kesehatannya, karena tidak hanya kesehatannya sendiri namun juga kesehatan bayi yang dikandungnya. Jika ibu mengalami sakit maka bayi pun akan terkena dampaknya. Bahkan pada kondisi penyakit tertentu, seperti infeksi virus dan penyakit kronis, kesakitan ibu dapat berdampak terhadap perkembangan janin hingga bisa menyebabkan kecacatan.

Salah satu manfaat dari madu untuk kesehatan ibu hamil adalah mampu meningkatkan kekebalan tubuh atau imunitas ibu. Madu juga berperan sebagai antibakteri dan antioksidan yang dapat melindungi tubuh ibu dari penyakit dan kerusakan akibat radikal bebas. Konsumsi madu selama masa kehamilan menjadi sangat penting untuk memaksimalkan pertumbuhan janin dan memelihara kesehatan ibu secara keseluruhan.

  • Madu dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengatasi insomnia

Pada trimester pertama dan ketiga kehamilan, kelelahan merupakan keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil. Pada trimester pertama kehamilan, kelelahan disebabkan oleh berbagai perubahan fisik seperti peningkatan kebutuhan dan penggunaan oksigen, peningkatan kadar hormon progesteron dan relaxin, dan peningkatan proses metabolisme di dalam tubuh. Selain itu dapat pula disebabkan oleh perubahan psikologis seperti mood swings dan peran ganda sebagai ibu dan istri. Sementara itu, pada trimester ketiga kehamilan, kelelahan dapat disebabkan karena gangguan tidur akibat peningkatan berat badan dan kesulitan menemukan posisi nyaman saat tidur, ketidaknyamanan fisik seperti heartburn, insomnia akibat mood swings, kecemasan akan mendapat peran ganda sebagai ibu dan istri, serta akibat penurunan aktivitas fisik.

Ketika kelelahan melanda, tidur yang berkualitas menjadi suatu keharusan bagi ibu hamil. Madu merupakan salah satu minuman yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi insomnia. Madu memiliki kemampuan hypnotic action yang dapat memaksimalkan tidur ibu. Untuk mendapatkan manfaat ini ibu dapat meminum segelas susu hangat yang dicampur dengan 1 sendok makan madu sebelum tidur agar mendapatkan tidur yang pulas dan berkualitas.

  • Madu dapat mencegah pilek dan batuk pada ibu hamil

Masalah kesehatan ringan seperti pilek dan batuk mudah sekali menyerang, termasuk pada ibu hamil. Meskipun tidak begitu parah, namun tentunya masalah pilek dan batuk sangat mengganggu keseharian ibu dan menimbulkan ketidaknyamanan. Manfaat madu yang selanjutnya adalah kemampuan antiviralnya yang dapat menghambat infeksi dan aktivitas virus di dalam tubuh, sehingga sangat efektif untuk mencegah pilek. Madu juga dikenal sebagai pereda batuk sehingga dapat meredakan batuk yang mengganggu. Untuk mendapatkan manfaat ini ibu dapat mengonsumsi madu secara langsung atau dicampur dengan jeruk nipis. Campurkan satu sendok teh jeruk nipis dengan segelas air hangat, lalu tambahkan beberapa sendok makan madu. Konsumsi air madu dan jeruk nipis setiap hari setelah makan.

  • Madu dapat meredakan nyeri tenggorokan

Menjelang trimester dua kehamilan, ibu hamil dapat mengalami heartburn. Heartburn merupakan sensasi terbakar pada dada akibat naiknya cairan asam lambung ke kerongkongan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron yang berdampak pada berelaksasinya cardiac sphincter atau otot yang menjadi pintu pembatas antara lambung dan kerongkongan. Cairan lambung yang bersifat asam dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan menyebabkan nyeri. Nyeri pada heartburn bisa menjalar hingga ke leher dan tenggorokan.

Selain mengatasi gejala heartburn dengan cara menghindari berbaring selama 1 – 3 jam setelah makan, dan mengurangi konsumsi makanan yang menstimulasi pengeluaran asam lambung (seperti kopi, makanan pedas, coklat), ibu juga dapat meredakan masalah nyeri tenggorokan yang terjadi akibat heartburn dengan menggunakan madu. Madu memiliki sifat anti inflamasi atau anti peradangan sehingga merekan nyeri pada tenggorokan. Selain nyeri tenggorokan akibat heartburn, manfaat madu ini juga berlaku untuk semua nyeri tenggorokan akibat penyebab lain. Cara mendapatkan manfaat ini adalah dengan mencampurkan madu ke dalam teh lemon atau teh jahe hangat, kemudian diminum selagi hangat.

  • Madu dapat meningkatkan produksi ASI

Beberapa ibu mungkin mengalami masalah dengan jumlah ASI yang sedikit. ASI yang sedikit tentu sangat beresiko karena bayi akan kelaparan dan tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan mengonsumsi smoothie madu dan telur. Caranya yaitu dengan memblender susu cair, buah-buahan organik sesuai selera, madu, dan 1 – 2 butir kuning telur mentah. Lalu blender semua bahan hingga tercampur rata dan minum setiap hari secara rutin. Selain itu, imbangi juga dengan melakukan pompa ASI secara rutin. Jika perlu, maksimalkan pompa ASI hingga 1,5 – 2 jam sekali selama siang hari.

Madu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Madu juga aman dikonsumsi selama masa kehamilan dan menyusui. Sebaiknya madu dikonsumsi sebanyak 3 – 5 sendok makan (180 – 200 kalori) setiap harinya. Kalori dari gula atau karbohidrat sederhana seperti yang terkandung dalam madu tidak boleh dikonsumsi melebihi 10% dari total kebutuhan kalori selama kehamilan, yaitu sekitar 1800 sampai 2400 kalori per hari. Oleh karena itu, batas aman yang dianjurkan dalam mengonsumsi madu adalah 3 – 5 sendok makan, dimana 1 sendok makan madu mengandung 60 kalori.

Dalam mengonsumsi madu disarankan untuk tidak mencampurkan madu ke dalam air atau minuman panas, karena air atau minuman panas dapat menghilangkan enzim baik dalam madu. Disarankan untuk mencampurkan madu ke dalam air hangat atau air dingin biasa. Untuk memilih madu, pastikan untuk memilih madu yang telah dipasteurisasi dan pilih madu organik dengan proses pengolahan yang minimal. Madu dengan kualitas yang baik dan diolah dengan cara yang sesuai dapat memberikan manfaat yang maksimal. Jangan lupa untuk mengonsumsi madu secara rutin setiap hari ya bu, dan dapatkan tubuh yang sehat selama masa kehamilan dan menyusui.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Jeruk lemon merupakan salah satu jenis jeruk yang sudah sangat populer. Jeruk berwarna kuning ini memiliki nama latin Citrus limon. Jeruk lemon merupakan tanaman asli dari Asia Selatan, tepatnya di daerah India. Tumbuhan jeruk lemon dapat tumbuh subur di area tropis dan subtropis, serta dapat berbuah sepanjang tahun.

Lemon sangat kaya akan vitamin C. Dalam 100 gram jeruk lemon terdapat 53 mg vitamin C atau sekitar 64% dari kebutuhan harian. Jeruk lemon juga mengandung beberapa vitamin lain seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, dan B9 namun dalam jumlah yang sedikit. Kandungan mineral penting dalam buah lemon seperti kalsium, zat besi, mangan, kalium, fosfat, dan zink, juga cukup rendah. Selain itu buah jeruk lemon juga mengandung polifenol, terpenes, dan tanin dengan citric acid yang lebih tinggi dari buah jeruk lain.

Jeruk lemon biasanya diolah menjadi berbagai jenis minuman. Salah satunya yaitu dijadikan infused water lemon. Infused water lemon ini memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Apa saja manfaat infused water lemon untuk kesehatan tubuh? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut ini.

  1. Infused water lemon dapat menjaga status hidrasi tubuh

Sebagian orang tidak dapat memenuhi kebutuhan cairan hariannya dikarenakan tidak suka dengan rasa air putih yang tawar. Hal tersebut juga membuat sebagian orang tersebut lebih mimilih minuman berasa lainnya seperti teh manis, kopi, susu, atau bahkan minuman bersoda. Minuman dengan perasa tersebut tergolong kurang sehat karena mengandung banyak kalori dan dapat menimbulkan masalah kesehatan jika dikonsumsi terlalu banyak.

Jika Anda termasuk orang yang tidak menyukai rasa air putih, Anda dapat mencoba membuat infused water lemon. Menambahkan beberapa potong lemon ke dalam air putih Anda dapat menghilangkan rasa air putih yang tawar dan menjadikan minuman Anda lebih sehat. Infused water lemon juga dapat dikonsumsi dalam jumlah yang banyak seperti air putih biasa dan tidak mengandung kalori yang banyak, sehingga Anda dapat minum lebih banyak dan dapat memenuhi kebutuhan cairan setiap harinya.

  • Infused water lemon dapat membantu menurunkan berat badan

Bagi Anda yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas, infused water lemon dapat memberikan Anda manfaat yang sangat penting, yaitu dapat membantu menurunkan berat badan dan menyukseskan program diet Anda. Kandungan antioksidan polifenol dalam jeruk lemon dapat menurunkan berat badan secara signifikan. Selain itu antioksidan polifenol juga dapat meredakan keluhan dalam masalah gula darah yang tinggi, serta dapat memperbaiki resistensi insulin. Dengan mengonsumsi infused water lemon, Anda juga akan merasa kenyang lebih lama dan tidak kelaparan, sehingga dapat mengurangi asupan kalori dari makanan dan terhindar dari makan berlebih.

  • Infused water lemon dapat mencegah tanda-tanda penuaan pada kulit

Penuaan pada kulit dapat terjadi akibat pertambahan usia dan paparan matahari berlebih. Penuaan pada wajah ditandai dengan munculnya garis halus dan kerutan. Paparan sinar matahari berlebih dapat mengakibatkan munculnya radikal bebas. Radikal bebas ini memiliki susunan materi yang tidak stabil, sehingga dapat merusak setiap jaringan dan sel yang ditempelinya, termasuk protein kolagen pada kulit. Kolagen merupakan protein yang berperan dalam menjaga keelastisan kulit. Ketika banyak kolagen yang rusak maka kulit akan kendur dan muncul garis halus serta kerutan.

Jeruk lemon merupakan buah kaya antioksidan. Antioksidan ini bermanfaat untu melawan radikal bebas yang merusak sel kulit yang sehat. Selain itu, kandungan vitamin C di dalam jeruk lemon juga bermanfaat untuk produksi kolagen dalam kulit. Dengan konsumsi infused water lemon, kulit akan terhindar dari radikal bebas, tampak lebih kencang, dan bebas dari tanda-tanda penuaan.

  • Infused water lemon dapat melancarkan pencernaan

Di zaman modern seperti sekarang ini, konstipasi atau susah buang air besar tampaknya menjadi masalah yang banyak dialami. Makanan harian yang rendah serat, porsi makan besar dan tinggi karbohidrat, perilaku sedenter seperti menonton televisi dan seharian duduk di depan komputer, penggunaan kendaraan bermotor dan remote control merupakan kondisi keseharian yang meningkatkan resiko terjadinya konstipasi. Buang air besar yang tidak lancar akan mengakibatkan ketidaknyamanan dan membuat perut tampak buncit dan penuh.

Infused water lemon juga bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Kandungan citric acid dalam buah lemon dapat menstimulasi pergerakan saluran cerna dan memudahkan buang air besar. Asupan air yang cukup dalam infused water lemon juga membantu melancarkan pergerakan makanan dan sisa makanan di usus. Untuk melancarkan pencernaan, Anda dapat meminum infused water hangat atau dingin ketika bangun tidur. Seimbangi juga dengan asupan buah dan sayur kaya serat, dan perbanyak aktivitas fisik, agar pencernaan lancar dan terhindar dari masalah konstipasi.

  • Infused water lemon dapat mengatasi masalah bau mulut

Bau mulut merupakan masalah yang sangat mengganggu. Bau mulut sangat menghambat kita dalam berkomunikasi dengan orang lain dan seringkali membuat kita tidak percaya diri. Banyak faktor yang dapat menyebabkan bau mulut, seperti konsumsi makanan dengan bau tajam (bawang putih, jengkol, petai), kurangnya kebersihan gigi dan mulut yang mengakibatkan tumbuhnya bakteri, dan kebiasaan tidak sehat seperti merokok.

Manfaat lainnya dari infused water lemon adalah mampu mengurangi dan mengatasi masalah bau mulut ini. Buah jeruk lemon dipercaya dapat menstimulasi produksi saliva. Saliva ini dapat membilas mulut dan membersihkan mulut secara alami. Selain itu, saliva juga berfungsi mencegah mulut kering, yang merupakan salah satu kondisi yang rentan mengakibatkan bau mulut. Untuk menghindari dan mengatasi bau mulut, Anda dapat mengonsumsi infused water lemon setiap habis makan dan pertama kali setelah bangun tidur di pagi hari.

  • Infused water lemon merupakan sumber vitamin C yang baik

Buah lemon merupakan sumber vitamin C yang baik. Dalam 100 gram buah lemon terdapat sekitar 53 mg vitamin C. Dengan mencampurkan 4 ons lemon ke dalam air, Anda sudah memenuhi 50% kebutuhan vitamin C harian. Kebutuhan vitamin C harian untuk wanita adalah 75 mg dan pria sebanyak 90 mg. Vitamin C memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh, seperti membantu pembentukan kolagen yang penting untuk kesehatan kulit, tendon, dan ligamen, membantu penyerapan zat besi dari makanan, dan berperan penting dalam proses perbaikan tulang, gigi, dan kartilago.

  • Infused water lemon kaya akan antioksidan

Buah lemon memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, seperti flavonoid. Antioksidan ini dapat membantu tubuh untuk berfungsi dengan baik. Flavonoid adalah antioksidan baik yang akan melindungi sel-sel di dalam tubuh dari stress oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Stress oksidatif ini akan menimbulkan kerusakan dalam tubuh. Radikal bebas dapat didapatkan dari berbagai faktor, seperti zat kimia, polusi, radiasi, dan paparan matahari. Antioksidan dalam buah lemon akan melindungi tubuh dan seluruh sel-sel di dalamnya dari bahaya radikal bebas yang dapat merusak tubuh dan menimbulkan berbagai macam penyakit kronis.

Infused water lemon memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Cara membuatnya juga sangat mudah. Anda hanya perlu memotong lemon yang telah dicuci bersih, kemudian memasukkannya ke dalam air minum. Konsumsi infused water lemon sangat baik untuk kesehatan dan dapat meningkatkan kebugaran tubuh.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Buah tin merupakan buah yang mulai populer dan sudah tersebar di seluruh dunia. Buah tin atau yang memiliki nama latin Ficus carica ini berasal dari Asia Barat, namun sekarang sudah banyak dibudidayakan di berbagai negara di dunia seperti di wilayah Asia dan Amerika Selatan.

Pohon buah tin berukuran besar dan tinggi. Tingginya dapat mencapai 10 m. Batangnya lunak dan berwarna abu-abu. Pohon buah tin dapat tumbuh subur di daerah yang kering dan mendapat sinar matahari sepanjang tahun.

Sebenarnya yang disebut buah pada pohon buah tin sebenarnya adalah bagian dasar bunga yang berbentuk bulatan. Buah tin umumnya memiliki warna ungu kehitaman, namun ada juga yang berwarna putih, hijau, merah, dan kuning. Buah tin memiliki rasa yang manis dan banyak disukai. Buah tin dapat dikonsumsi langsung, dikeringkan, atau pun diolah menjadi selai dan makanan lain.

Buah tin merupakan sumber serat yang baik. Dalam 100 gram buah tin terkandung 14% serat sesuai kebutuhan harian. Buah tin juga mengandung berbagai macam vitamin dalam jumlah kecil, seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B9, vitamin C, dan vitamin K, serta beberapa mineral penting seperti mangan, magnesium, kalium, dan kalsium. Kandungan tersebut menjadikan buah tin sebagai buah yang bergizi dan baik untuk kesehatan.

Salah satu kelompok yang paling disarankan untuk mengonsumsi buah tin adalah ibu hamil dan menyusui. Buah tin memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat buah tin untuk ibu menyusui? Bagaimana memanfaatkan buah tin untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Simak penjelasan berikut ini ya.

  1. Buah tin dapat mencegah penyakit preeklamsia

Preeklamsia merupakan kondisi yang sangat berbahaya bagi ibu hamil. Preeklamsia dapat menyebabkan lepasnya plasenta, kelahiran prematur, pertumbuhan janin dalam rahim terhambat, dan distress pada bayi saat persalinan.

Preeklamsia dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu preeklamsia ringan dan preeklamsia berat. Pada preeklamsia ringan tekanan darah ibu melebihi 140/90 mmHg, terdapat protein di dalam urin dengan jumlah mencapai 300 mg/24 jam atau lebih dari 1+, disertai dengan pembengkakan pada area wajah dan lengan, serta peningkatan berat badan. Sementara itu, pada preeklamsia berat, tekanan darah ibu melebihi 160/90 mmHg, protein dalam urin melebihi 500 mg/24 jam atau lebih dari 3+, terjadi refleks tubuh berlebih, nyeri kepala, pandangan buram, nyeri pada perut atas, dan gangguan lainnya. Selain itu, ibu yang mengalami preeklamsia berat juga beresiko mengalami kejang.

Kondisi preeklamsia memerlukan perawatan segera. Apabila preeklamsia sangat berat, bayi terpaksa harus dilahirkan dengan cara di induksi. Tentunya hal ini akan sangat beresiko karena bayi akan lahir prematur dan bisa saja organ-organ di dalam tubuhnya belum siap sehingga perlu dirawat intensif.

Preeklamsia dapat mengancam keselamatan ibu dan janin. Oleh karena itu, preeklamsia perlu dicegah sedini mungkin. Buah tin bermanfaat untuk mencegah terjadinya preeklamsia pada ibu hamil. Kandungan kalium dalam buah tin dapat membantu mengontrol tekanan darah dan mengurangi resiko terjadinya preeklamsia pada ibu hamil, sehingga buah tin sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi selama masa kehamilan.

  • Buah tin dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi atau buang air besar merupakan masalah yang paling sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Konstipasi pada ibu hamil terjadi akibat peningkatan kadar hormon progesteron. Peningkatan progesteron ini menyebabkan penurunan kontraktilitas saluran cerna, menyebabkan makanan dan sisa makanan berjalan lebih lambat saat melewati usus besar dan mengakibatkan peningkatan penyerapan air di usus besar. Hal tersebut menjadikan feses menjadi lebih kering dan keras sehingga sulit dikeluarkan.

Faktor lain yang dapat berkontribusi terhadap munculnya masalah konstipasi adalah kurangnya aktivitas fisik, kurang asupan serat, kebutuhan cairan yang tidak tercukupi, konsumsi suplemen zat besi dan kalsium. Selain itu, ukuran rahim yang semakin membesar juga dapat menekan usus dan menyebabkan ketidaknyamanan pada perut dan memperparah kondisi konstipasi.

Buah tin merupakan buah yang kaya akan serat. Dalam 100 gram buah tin terdapat 2,9 gram serat atau sekitar 14% dari total kebutuhan serat harian. Serat dalam buah tin ini bermanfaat untuk menstimulasi pergerakan usus dan melancarkan pencernaan. Dengan pergerakan usus yang normal maka feses tidak akan menjadi keras dan buang air besar menjadi lancar. Oleh karena itu konsumsi buah tin sangat disarankan pada ibu hamil untuk mencegah dan mengatasi konstipasi. Selain itu, imbangi juga dengan asupan cairan sekitar 6 – 8 gelas per hari, aktivitas fisik dan olah raga ringan setiap harinya.

  • Buah tin dapat meredakan nyeri dada akibat heartburn

Heartburn merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil, khususnya pada usia trimester tiga kehamilan. Heartburn disebabkan oleh tingginya kadar hormon progesteron yang menyebabkan relaksasi pada cardiac sphincter, yaitu otot yang membatasi antara lambung dan keringkongan. Cardiac sphincter yang relaksasi menyebabkan naiknya cairan lambung ke kerongkongan. Karena cairan lambung bersifat sangat asam, maka cairan lambung dapat menyebabkan iritasi pada dinding kerongkongan. Hal ini menyebabkan nyeri dada dan sensasi panas pada dada. Nyeri in dapat menjalar hingga ke leher dan tenggorokan. Nyeri semakin parah ketika ibu berbaring, membungkuk, atau memakai pakaian ketat.

Selain itu ukuran rahim yang membesar hingga mendekati dada menyebabkan kemampuan lambung untuk mengosongkan isi lambung menjadi terbatas. Dengan demikian, makanan menjadi lebih lama berada di lambung dan menyebabkan heartburn.

Buah tin memiliki sifat basa, sehingga dapat menetralkan dan menyeimbangkan asam lambung. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengatasi nyeri dada akibat heartburn. Oleh karena itu, ibu hamil terutama saat memasuki trimester ketiga kehamilan, sangat disarankan untuk mengonsumsi buah tin. Selain itu, ibu juga dianjurkan untuk tetap duduk dan tidak berbaring selama 1 – 3 jam setelah makan untuk mencegah naiknya asam lambung ke kerongkongan, hindari makan terlalu cepat, usahakan makan perlahan dan kunyah sampai lembut untuk mencegah udara tertelan dan meningkatkan tekanan lambung. Hindari juga makanan pedas, coklat, kopi, soda, dan peppermint, karena makanan tersebut dapat menstimulasi pengeluaran cairan lambung.

  • Buah tin dapat menjaga kesehatan tulang ibu menyusui

Bayi mendapatkan asupan kalsium dari ASI yang dikeluarkan oleh tubuh ibu. Ketika kalsium ini tidak didapatkan dari makanan tinggi kalsium yang dikonsumsi ibu, bayi akan mengambil kalsium dari cadangan kalsium dalam tulang ibu. Oleh karena itu, jika ibu tidak mengonsumsi makanan tinggi kalsium selama menyusui, ibu beresiko mengalami gangguan pada tulangnya. Tulang ibu dapat menjadi lebih rapuh dan keropos akibat kekurangan kalsium.

Buah tin merupakan salah satu buah yang memiliki banyak kalsium. Kebutuhan kalsium ibu akan meningkat ketika menyusui, sehingga disarankan untuk memperbanyak konsumsi kalsium seperti yang terkandung dalam buah tin. Dengan asupan kalsium yang banyak, maka bayi pun akan mendapat ASI yang cukup kalsium dan tulang ibu pun tetap sehat, serta terhindar dari masalah tulang.

Buah tin memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Kandungan nutrisinya sangat diperlukan oleh ibu selama masa kehamilan dan saat menyusui. Oleh karena itu, ibu hamil dan menyusui sangat disarankan untuk mengonsumsi buah tin secara rutin agar tetap sehat dan bugar.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Saat ini buah plum mulai populer di kalangan masyarakat Indonesia. Buah plum dapat kita temui dengan mudah di berbagai supermarket dan toko buah terdekat. Buah plum merupakan buah dari genus Prunus. Buah plum jenis tertentu berasal dari daerah yang berbeda-beda, seperti Prunus domestica yaitu plum berwarna merah atau ungu yang berasal dari Eropa Timur dan pegunungan Kaukasia, Prunus salicina atau plum berwarna kehitaman dan Prunus simonii yang berasal dari Asia.

Buah plum termasuk buah berukuran sedang dengan diamater antara 2 sampai 7 cm dan berbentuk bulat bola atau lonjong. Daging buahnya padat dan berair, serta membungkus satu buah biji plum tunggal. Kulit buahnya halus dengan permukaan ditutupi lilin alami berwarna putih yang dikenal dengan sebutan “wax bloom”.

Hampir 87% dari buah plum adalah air, 11% karbohidrat, 1% protein, dan kurang dari 1% lemak. Dalam 100 gram buah plum terdapat sekitar 46 kalori, dan 9,5 mg vitamin C. Buah plum juga mengandung beberapa vitamin lain dalam jumlah yang sedikit, seperti vitamin A, B, E, dan K, serta beberapa mineral penting seperti kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfat, kalium, natrium, dan zink. Kandungan berbagai nutrisi tersebut menjadikan buah plum sebagai buah yang bergizi dan bermanfaat untuk kesehatan.

Buah plum disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, karena buah plum dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kehamilan dan membantu proses menyusui. Apa saja manfaat buah plum untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana buah plum dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan ibu menyusui? Mari kita bahas selengkapnya dalam uraian berikut ini.

  1. Buah plum dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi atau susah buang air besar merupakan masalah yang paling sering terjadi pada ibu hamil, khususnya ibu hamil pada trimester pertama dan trimester ketiga kehamilan. Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya konstipasi pada ibu hamil. Peningkatan kadar hormon progesteron selama masa kehamilan menyebabkan penurunan kontraktilitas saluran pencernaan, menjadikan sisa makanan bergerak lebih lambat saat melewati usus besar, menyebabkan penyerapan cairan oleh usus besar menjadi meningkat, sehingga feses menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan. Ibu hamil juga cenderung kurang beraktivitas sehingga pencernaan tidak terstimulasi dengan baik. Selain itu, faktor makanan yang kurang serat, kebutuhan cairan yang tidak terpenuhi, konsumsi suplemen zat besi dan kalsium, serta pembesaran rahim yang menekan usus, juga dapat berkontribusi terhadap munculnya keluhan konstipasi pada ibu hamil.

Buah plum merupakan buah yang tinggi serat. Dalam 1 porsi buah plum terdapat sekitar 1,5 gram serat. Serat ini sangat efektif mengatasi masalah konstipasi, dengan cara menstimulasi pergerakan usus, dan melancarkan pencernaan. Sisa makanan akan bergerak dengan lancar dan feses tidak keras. Ibu hamil pun dapat buang air besar dengan lebih lancar.

Selain konsumsi buah plum secara rutin, ibu hamil juga disarankan untuk banyak bergerak dan melakukan olah raga ringan, mengonsumsi lebih banyak air putih, mengurangi minuman soda, serta minum air hangat untuk menstimulasi pergerakan usus.

  • Buah plum dapat mencegah terjadinya hemoroid

Hemoroid atau wasir merupakan masalah pelebaran pembuluh darah di sekitar anus. Hemoroid dapat terjadi akibat tingginya hormon progesteron yang memicu pelebaran pembuluh darah dan akibat pembesaran rahim yang menekan usus bagian bawah dan rektum. Hemoroid paling sering terjadi pada ibu hamil yang mengalami konstipasi, kurang minum, makanan tidak bergizi, perokok, atau ibu hamil yang memiliki riwayat hemoroid sebelumnya.

Buah plum merupakan buah yang kaya serat, sehingga dapat meminimalkan resiko terjadinya hemoroid dengan cara melancarkan buang air besar. Serat dalam buah plum juga dapat melunakkan feses sehingga lebih mudah dikeluarkan. Ketika buang air besar lebih lancar maka ibu hamil tidak perlu mengedan dan dapat mengurangi tekanan pada area anus. Disarankan juga ibu hamil untuk mengangkat kaki ketika buang air besar untuk mengurangi tekanan pada anus dan mencegah hemoroid.

  • Buah plum mengatasi masalah gas berlebih dan kembung

Peningkatan kadar hormon progesteron selama masa kehamilan yang menyebabkan penurunan motilitas atau pergerakan saluran cerna juga dapat menimbulkan gas berlebih. Seiring dengan pertambahan usia kehamilan, maka rahim akan semakin membesar. Pembesaran rahim ini akan menekan usus yang berada di belakangnya dan mengakibatkan gangguan dalam proses pencernaan makanan dan sisa makanan. Makanan dan sisa makanan akan bergerak lebih lambat saat melewati usus, atau bahkan berhenti beberapa saat. Hal ini memungkinkan bakteri dalam usus untuk memproduksi gas lebih banyak, menyebabkan ibu hamil lebih sering buang angin dan merasakan kembung pada perut.

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, buah plum memiliki kandungan serat yang tinggi. Serat ini bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan menstimulasi pergerakan usus. Dengan demikian, makanan akan dapat melewati usus dengan kecepatan yang normal dan meminimalisir pembentukan gas. Selain itu, hindari juga makanan pembentuk gas seperti buncis, kol, bawang merah, dan makanan tinggi gula putih, hindari juga mengunyah permen karet, meminum minuman dengan sedotan, dan hindari mengonsumsi keju dan daun mints.

  • Buah plum dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi

Hingga usia 6 bulan, bayi hanya mendapatkan nutrisi dari ASI. Kandungan nutrisi dari ASI juga dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh ibu. Oleh karena itu, ibu wajib mengonsumsi makanan yang bergizi agar ASI yang diberikan kepada bayi juga memiliki nutrisi yang lengkap.

Buah plum merupakan salah satu buah dengan kandungan vitamin C yang cukup banyak, yaitu sekitar 9,5 mg dalam 100 gram buah plum. Vitamin C ini berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh bayi dari berbagai penyakit infeksi, seperti infeksi virus dan bakteri. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi bayi karena pada 6 bulan pertama biasanya bayi akan mudah sakit dan terserang infeksi seperti flu. Konsumsi buah plum secara rutin bagi ibu menyusui sangat direkomendasikan.

  • Buah plum dapat membantu menurunkan berat badan ibu

Setelah melahirkan, ibu memiliki PR khusus, yaitu mengembalikan berat badan ke berat badan normal. Secara alami penurunan berat badan dapat terjadi dengan menyusui anak, namun tentunya perlu dibantu dengan konsumsi makanan porsi cukup dan bergizi seimbang.

Buah plum merupakan buah yang baik untuk program diet. Konsumsi buah plum dapat membuat ibu merasa lebih kenyang dalam waktu yang lama. Hal ini mencegah ibu mengalami kelaparan dan makan berlebih selama proses menyusui. Ibu juga tidak perlu takut naik berat badan akibat mengonsumsi buah plum, karena buah plum memiliki jumlah kalori yang sedikit dan rendah lemak, sehingga sangat cocok dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Buah plum memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Ibu dapat mengonsumsi buah plum secara langsung atau dibuat jus dan dicampur bahan lain untuk menambah khasiatnya. Pastikan ibu mengonsumsi buah plum setiap hari ya dan dapatkan kesehatan tubuh yang maksimal.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Buah plum hitam merupakan buah yang mulai trend saat ini. Buah berwarna hitam keunguan ini dapat kita temui di berbagai supermarket dan toko buah. Pohon buah plum berukuran sedang dengan ketinggian 5 – 6 meter. Pohon buah plum berbunga pada waktu yang berbeda-beda di berbagai belahan dunia, misalnya di bulan Januari di Taiwan, dan awal April di Inggris. Buah plum biasanya memiliki diameter 2 – 7 cm, dan berbentuk bulat bola atau oval. Daging buahnya padat dan berair dengan kulit buah tipis dan halus. Buah plum yang telah matang akan memiliki lapisan putih yang menutupi kulit luarnya. Lapisan ini merupakan lilin epikutikular yang dikenal dengan sebutan “wax bloom”.

Buah plum hitam mentah 87% kandungannya adalah air, 11% karbohidrat, 1% protein, dan kurang dari 1% lemak. Dalam 100 gram buah plum hitam terdapat 12% vitamin C atau sekitar 9,5 mg. Buah plum hitam juga mengandung sedikit vitamin A, vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B9, vitamin E, dan vitamin A, serta beberapa mineral penting seperti kalium, mangan, magnesium, dan fosfat. Kandungan-kandungan tersebut menjadikan buah plum hitam sebagai buah yang kaya nutrisi dan bermanfaat untuk kesehatan.

Selain bermanfaat untuk kesehatan, buah plum hitam juga bermanfaat untuk diet dan program penurunan berat badan. Kira-kira apa saja manfaat buah plum hitam untuk diet? Bagaimana cara memanfaatkan buah plum hitam untuk diet? Mari kita bahas dalam uraian berikut ini.

Diet atau program penurunan berat badan merupakan hal yang sangat penting bagi individu dengan berat badan berlebih atau obesitas. Berat badan berlebih dan obesitas merupakan dua kondisi yang berbeda. Berat badan berlebih atau overweight merupakan kondisi tubuh dengan Indeks Masa Tubuh (IMT) ≥ 25. Biasanya berat badan berlebih hanya dikaitkan dengan kelebihan masa tubuh, dan tidak selalu diakibatkan oleh penumpukkan lemak berlebih. Otot, tulang, lemak, dan air adalah komponen yang berkontribusi terhadap masa tubuh. Sementara itu, obesitas didefinisikan sebagai kondisi dimana Indeks Masa Tubuh (IMT) ≥ 30, dan ditandai dengan adanya penumpukkan lemak berlebih pada tubuh. Seseorang yang obesitas sudah pasti memiliki berat badan berlebih, namun orang yang memiliki berat badan berlebih belum tentu obesitas.

Kelebihan berat badan dan obesitas terjadi ketika asupan kalori melebihi jumlah kalori yang digunakan. Kelebihan berat badan dan obesitas diakibatkan oleh interaksi dinamis antara 3 faktor penyebab obesitas, yaitu:

  • Lingkungan obesogenik, yaitu lingkungan yang mendorong asupan energi dan mencegah penggunaan energi. Faktor obesogenik misalnya makanan tinggi kalori yang murah, peningkatan konsumsi minuman bersoda dan camilan, anggaran untuk makanan yang lebih tinggi, porsi makanan di restoran yang lebih besar, penggunaan remote control dan kendaraan bermotor.
  • Perilaku, yaitu perilaku sedenter atau perilaku yang minim pergerakan seperti menonton televisi, duduk di depan komputer, dan bermain video games.
  • Genetik atau faktor keturunan merupakan faktor yang mempengaruhi kerentanan seseorang untuk mengalami penurunan atau peningkatan berat badan sebagai respon terhadap perubahan asupan kalori. Faktor genetik adalah faktor penyebab perbedaan jumlah penurunan berat badan, pada dua individu yang mengonsumsi makanan yang sama.

Ketiga faktor tersebut saling berinteraksi dan menyebabkan kondisi kelebihan berat badan atau obesitas pada seseorang.

Kondisi berat badan berlebih dan obesitas merupakan kondisi yang tidak sehat dan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan. Obesitas dapat meningkatkan resiko kematian dan kesakitan secara signifikan. Obesitas dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti diabetes, kolesterol tinggi atau hiperlipidemia, penyakit hati, obstructive sleep apnea, penyakit asam lambung atau GERD, penyakit tulang belakang, osteoartritis, dan meningkatkan resiko beberapa jenis kanker tertentu.

Selain itu obesitas juga dapat memberikan dampak negatif terhadap aspek psikologis dan sosial. Obesitas dapat menyebabkan harga diri rendah, gambaran diri yang negatif, depresi, dan putus asa. Sementara itu dari aspek sosial, obesitas masih memiliki banyak stigma, menyebabkan isolasi sosial, dan diskriminasi dalam lingkungan sosial, pendidikan, dan pekerjaan.

Dampak dari obesitas dan kelebihan berat badan ini menjadikan perlunya program diet dan penurunan berat badan pada individu dengan obesitas dan kelebihan berat badan. Tujuan dari diet penurunan berat badan adalah untuk mencapai berat badan normal dan meningkatkan kesehatan tubuh. Untuk memaksimalkan program diet, Anda dapat memasukkan buah plum hitam dalam program diet. Buah plum hitam memiliki beberapa manfaat penting, di antaranya yaitu.

  1. Buah plum hitam dapat melancarkan pencernaan dan buang air besar

Buah plum hitam memiliki kandungan serat yang tinggi. Dalam 1 porsi buah plum hitam terdapat 1,5 gram serat. Serat ini sangat baik untuk menstimulasi pergerakan usus, melancarkan pencernaan, dan memudahkan buang air besar. Pencernaan dan buang air besar yang lancar sangat penting untuk diet, karena dengan itu makanan bisa diproses dengan lebih baik dan tidak terjadi penumpukkan sisa makanan di perut, yang dapat menyebabkan perut buncit dan kembung. Barengi konsumsi buah plum hitam dengan minum air putih yang banyak dan beraktivitas fisik, agar pencernaan sehat dan terhindar dari konstipasi.

  • Buah plum hitam dapat membuat kita lebih kenyang

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, buah plum hitam sangat kaya akan serat. Selain bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan buang air besar, serat dalam buah plum hitam juga dapat membuat kita merasa lebih kenyang. Serat dipercaya dapat membuat kita merasa kenyang lebih lama, sehingga menghindarkan kita dari makan berlebih dan tentunya sangat membantu program diet untuk menurunkan berat badan.

  • Buah plum hitam memiliki kalori yang rendah

Kalori menjadi sesuatu yang sangat penting dalam hal diet. Karena asupan kalori yang berlebih dapat membuat tubuh mengubah energi yang tidak terpakai menjadi cadangan lemak. Tidak seperti buah-buahan manis lainnya, buah plum hitam tidak akan membuat Anda gemuk ketika dikonsumsi dalam jumlah yang besar. Hal ini dikarenakan kandungan kalori dalam buah plum hitam sangat rendah. Dalam setiap buah plum hanya mengandung sekitar 30 kalori atau sekitar 1,5% dari kebutuhan kalori harian.

  • Buah plum hitam memiliki indeks glikemik yang rendah

Buah plum hitam memiliki indeks glikemik yang rendah, artinya buah plum hitam tidak menyebabkan peningkatan tajam dalam kadar gula darah. Hal ini sangat baik jika plum hitam dikonsumsi saat program diet untuk menurunkan berat badan. Anda tetap dapat mendapatkan manfaat dari buah plum hitam tanpa khawatir gula darah akan naik drastis dan mengakibatkan kenaikan pada berat badan.

Buah plum hitam memiliki banyak manfaat untuk diet, sehingga disarankan untuk dikonsumsi selama menjalani program diet untuk menurunkan berat badan. Imbangi konsumsi buah plum hitam dengan olah raga teratur selama 30 menit sebanyak 5 – 7 kali dalam seminggu. Manfaat buah plum hitam untuk diet akan membantu Anda yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas untuk menurunkan berat badan hingga ke rentang normal dan tubuh Anda akan terasa lebih sehat dan bugar.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Siapa yang tak kenal dengan buah pepaya? Buah berwarna oranye cerah ini memiliki rasa yang manis dan banyak disukai. Pepaya atau Carica Papaya merupakan tumbuhan khas daerah tropis. Pepaya berasal dari Meksiko dan daerah lain di sekitar Amerika Selatan, kemudian pepaya menyebar secara alami ke berbagai daerah tropis dan subtropis lainnya, seperti Asia Tenggara, Hawai, California, dan Florida.

Pohon pepaya memiliki ukuran yang lebih kecil dari pohon lainnya. Biasanya pohon pepaya hanya memiliki satu batang utama dan tidak memiliki cabang. Daunnya tersusun secara spiral mendekati pangkal atas pohon. Daunnya berukuran besar dengan bentuk menjari. Buah pepaya memiliki bagian perut yang besar, dengan ukuran panjang sekitar 15 – 45 cm dan diameter sekitar 10 – 30 cm. Ketika matang buahnya terasa lebih lunak dan berwarna oranye.

88% dari buah pepaya adalah air, 11% karbohidrat, dan sedikit lemak dan protein. Dalam 100 gram buah pepaya terdapat 62 mg vitamin C, 38 mcg folat, dan vitamin penting lainnya, seperti vitamin A, B, E, dan K, serta mineral seperti kalsium, magnesium, kalium, dan zat besi. Buah pepaya juga mengandung phytochemical seperti karotenoid, dan folifenol.

Kandungan nutrien dalam pepaya yang tinggi menjadikan buah pepaya sebagai buah yang kaya manfaat. Salah satunya, buah pepaya bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Apa saja manfaat buah pepaya untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Serta bagaimana buah pepaya dapat bermanfaat? Mari kita bahas dalam uraian berikut ini.

  1. Buah pepaya dapat meredakan nyeri dada akibat heartburn

Heartburn merupakan nyeri pada dada bawah dekat jantung akibat iritasi dinding kerongkongan. Heartburn pada ibu hamil terjadi sebagai akibat tingginya kadar hormon progesteron di dalam tubuh, yang menyebabkan relaksasi pada otot cardiac sphincter. Otot cardiac sphincter ini berfungsi untuk menutup perbatasan antara kerongkongan dan lambung, untuk mencegah isi lambung naik ke kerongkongan. Relaksasinya sphincter ini mengakibatkan isi lambung yang asam naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi. Iritasi dinding kerongkongan ini menyebabkan nyeri dan sensasi terbakar di sekitar area jantung. Nyeri akibat heartburn dapat menjalar hingga ke leher dan tenggorokan, serta bertambah parah ketika ibu berbaring, bersandar setelah makan, atau ketika memakai pakaian ketat. Biasanya heartburn terjadi pada trimester ketiga kehamilan.

Buah pepaya memiliki kemampuan untuk melancarkan pencernaan dan membantu menetralisir keasaman berlebih pada lambung. Hal ini menjadikan buah pepaya bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi heartburn pada ibu hamil. Selain dengan mengonsumsi buah pepaya, ibu juga harus membatasi makanan berlemak, tidak makan berlebihan, duduk dan tidak berbaring selama 1 – 3 jam setelah makan, dan hindari makanan pedas, coklat, kopi, soda dan peppermint. Makanan-makanan tersebut dapat menstimulasi pelepasan asam lambung, yang kemudian dapat naik hingga ke kerongkongan dan menyebabkan heartburn.

  • Buah pepaya dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi atau susah buang air besar merupakan masalah yang paling sering terjadi pada ibu hamil, khususnya pada trimester pertama kehamilan. Peningkatan kadar hormon progesteron selama kehamilan menyebabkan penurunan kontraktilitas pada saluran pencernaan, menyebabkan sisa makanan berjalan lebih lambat di usus besar dan penyerapan cairan di usus besar menjadi meningkat. Kondisi tersebut menyebabkan feses menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan. Kebiasaan ibu yang kurang bergerak, kurang asupan serat, dan kurang minum juga dapat menyebabkan konstipasi. Selain itu, saat hamil usus besar akan tertekan oleh rahim dan janin yang membesar, sehingga buang air besar semakin sulit dan perut menjadi tidak nyaman. Konsumsi suplemen zat besi dan kalsium juga berkontribusi untuk menyebabkan konstipasi pada trimester pertama dan ketiga kehamilan.

Buah pepaya merupakan buah yang sangat kaya akan serat. Buah pepaya terbukti dapat melancarkan pencernaan dan mempermudah buang air besar. Oleh karena itu, buah pepaya sangat efektif untuk mengatasi konstipasi pada masa kehamilan. Selain itu, perlu juga untuk meningkatkan aktivitas fisik, seperti senam hamil dan olah raga ringan, minum 6 – 8 gelas per hari, minum air hangat untuk menstimulasi pergerakan usus, mengurangi minuman soda, dan menghindari konsumsi keju berlebih.

  • Buah pepaya dapat mengurangi gas dan mengatasi kembung

Memasuki trimester kedua kehamilan, ibu akan mengalami masalah dengan gas yang dalam bahasa medis dikenal dengan flatulence. Flatulence merupakan kondisi buang angin atau kentut berlebih. Flatulence terjadi akibat peningkatan hormon progesteron, sehingga pergerakan saluran cerna menjadi menurun. Ukuran rahim yang semakin membesar dan menekan usus, juga menghambat pergerakan makanan dan sisa makanan di usus, sehingga memungkinkan bakteri dalam usus untuk memproduksi lebih banyak gas. Kondisi tersebut menyebabkan ibu hamil buang angin secara berlebih dan mengalami perut kembung.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, buah pepaya memiliki kandungan serat yang tinggi. Kandungan serat ini bermanfaat untuk menstimulasi pergerakan usus dan mempercepat pergerakan sisa makanan di usus. Dengan lancarnya pergerakan makanan dan sisa makanan, maka bakteri tidak memiliki cukup waktu untuk memproduksi gas, sehingga buah pepaya efektif untuk mengatasi gas berlebih dan perut kembung. Selain itu, disarankan ibu hamil untuk menghindari makanan yang menyebabkan gas, seperti buncis, kol, bawang merah, dan makanan lain yang mengandung banyak gula putih. Hindari juga mengunyah permen karet, minuman bersoda, keju, dan mints.

  • Buah pepaya dapat meningkatkan produksi ASI

ASI merupakan sumber nutrisi penting bagi bayi, terutama bayi baru lahir yang belum dapat mengonsumsi makanan apapun. Selama masa menyusui sangat penting bagi ibu untuk memproduksi ASI yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Namun terdapat beberapa faktor yang dapat menghambat atau mengganggu produksi ASI seperti kelahiran sesar, hamil pertama, proses persalinan lama, perdarahan pasca persalinan, kelahiran prematur, penyakit diabetes, hipotiroidism, obesitas, gangguan endokrin, bagian plasenta yang tertinggal, riwayat operasi payudara, stress, merokok, konsumsi alkohol, dan penggunaan obat-obatan tertentu (antihistamin, pil KB).

Untuk memaksimalkan produksi ASI, diharapkan ibu menyusui bayi secara teratur, bila perlu lakukan pompa ASI setiap 1,5 – 2 jam sekali selama beberapa hari. Selain itu, dapat juga dimaksimalkan dengan mengonsumsi buah pepaya karena buah pepaya memiliki efek laktogenik yang membantu meningkatkan produksi ASI. Untuk hasil yang lebih maksimal, ibu dapat memilih pepaya hijau karena pepaya hijau lebih laktogenik dibanding pepaya oranye.

Buah pepaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Namun perlu diperhatikan bahwa saat sedang hamil, ibu hanya boleh mengonsumsi pepaya yang sudah benar-benar matang. Mengonsumsi pepaya yang belum matang pada saat hamil dapat mengancam pertumbuhan janin. Buah pepaya yang belum matang atau belum matang sempurna mengandung zat bernama latex. Latex mengandung enzim yang disebut papain. Enzim ini dapat mengancam pertumbuhan dan perkembangan janin. Papain dapat merusak membran sel janin dan mengancam kelangsungan hidupnya. Papain juga dapat menyebabkan perdarahan di dalam rahim, serta memicu kontraksi rahim sehingga berpotensi menjadikan bayi lahir prematur. Oleh karena itu, ibu hamil perlu menghindari buah pepaya yang belum benar-benar masak. Konsumsilah buah pepaya yang sudah matang dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan untuk mendapatkan manfaatnya.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Buah naga sangat sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Buah naga banyak dijual di pasar, toko buah, dan supermarket. Buah naga atau Hylocereus undatus merupakan buah yang berasal dari daerah Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan, namun saat ini sudah mulai dibudidayakan di berbagai negara di Benua Asia.

Pada awalnya tanaman buah naga dibawa oleh orang Perancis ke Vietnam sebagai tanaman hias. Orang Vietnam dan Cina menganggap buah dari tanaman ini membawa berkah, sehingga mereka meletakkan buah ini di antara dua ekor patung naga yang berwarna hijau di atas meja altar. Warna buah yang berwarna merah tampak sangat mencolok di antara warna naga yang hijau. Kebiasaan tersebutlah yang kemudian melahirkan nama buah naga pada buah dari tanaman tersebut.

Buah naga memiliki kandungan nutrisi yang baik. Dalam 100 gram buah naga terdapat sekitar 268 kalori, 82% karbohidrat, 4% protein, 11% atau sekitar 9,2 mg vitamin C, dan 11% atau 107 mg kalsium. Biji buah naga yang berwarna hitam juga mengandung asam lemak, linoleic acid, dan linolenic acid. Kandungannya yang kaya akan nutrisi tersebut menjadikan buah naga sebagai makanan yang sehat dan bermanfaat.

Salah satu kelompok yang disarankan untuk rajin mengonsumsi buah naga adalah kelompok ibu hamil dan ibu menyusui. Hal ini dikarenakan buah naga dipercaya dapat memberikan manfaat terhadap kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat buah naga untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Bagaimana buah naga dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Simak penjelasannya berikut ini.

  1. Buah naga dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi atau sulit buang air besar merupakan salah satu keluhan yang dapat dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama. Peningkatan kadar hormon progesteron selama kehamilan dapat menyebabkan penurunan kontraktilitas saluran pencernaan, memperlambat pergerakan sisa makanan di usus besar, meningkatkan penyerapan air di usus besar tersebut, sehingga feses menjadi lebih keras dan sulit di keluarkan.

Selain itu, adanya janin di dalam rahim menyebabkan rahim menjadi lebih besar, dan menekan usus besar. Hal ini menimbulkan nyeri dan ketidaknyamanan pada perut dan menambah parah konstipasi. Faktor-faktor lain juga dapat memperparah konstipasi pada ibu hamil, seperti kurangnya bergerak, kurang asupan serat, kurang cairan, konsumsi suplemen zat besi, dan konsumsi kalsium dalam bentuk vitamin.

Asupan serat setiap hari dapat membantu mengatasi masalah konstipasi dan melancarkan pencernaan. Salah satu makanan yang kaya serat adalah buah naga. Dalam satu porsi buah naga (100 gram) terdapat sekitar 0,3 – 0,9 gram serat. Konsumsi setidaknya 28 gram serat setiap hari selama masa kehamilan untuk memenuhi kebutuhan serat harian. Tambahkan buah naga ke dalam salad atau konsumsi langsung sebagai camilan, dan masalah konstipasi akan teratasi dengan baik.

  • Buah naga dapat membantu penyerapan zat besi

Ibu hamil sangat rentan mengalami anemia. Perubahan fisiologis dimana peningkatan volume plasma darah lebih tinggi dibanding peningkatan sel darah merah, membuat kadar hemoglobin dalam darah menjadi lebih rendah. Hal ini akan semakin parah jika sejak sebelum hamil, ibu sudah memiliki penyakit anemia, atau ketika ibu kurang mendapat asupan zat besi selama kehamilan.

Anemia akibat kekurangan zat besi sangat sering dialami oleh ibu hamil. Diperkirakan 1 dari 4 ibu hamil mengalami kekurangan zat besi. Kondisi anemia ini sangat berbahaya bagi kehamilan. Anemia pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan kematian saat persalinan. Sementara itu, anemia yang terjadi ketika usia kehamilan lengkap dapat meningkatkan resiko komplikasi persalinan pada ibu dan bayi, termasuk resiko perdarahan dan infeksi pada saat persalinan atau pasca persalinan.

Untuk mengatasi dan mencegah anemia pada ibu hamil, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau yang dikenal dengan tablet tambah darah, serta dibarengi dengan makanan tinggi zat besi. Namun suplemen dan makanan tinggi zat besi saja tidak cukup, karena belum tentu zat besi dari makanan dan suplemen tersebut dapat diserap dengan baik. Agar zat besi dapat diserap dengan baik oleh tubuh, ibu harus mengonsumsi buah dan makanan yang tinggi vitamin C. Vitamin C berperan dalam memaksimalkan penyerapan zat besi dan menjadi komponen penting dalam produksi hemoglobin pada sel darah merah. Buah naga merupakan salah satu buah yang kaya akan vitamin C. Dalam 100 gram buah naga terdapat 9,2 mg vitamin C. Konsumsi buah naga setiap hari dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian, memaksimalkan penyerapan zat besi, dan mengatasi masalah anemia pada ibu hamil.

  • Buah naga dapat melindungi bayi dari penyakit infeksi

Sumber nutrisi satu-satunya bagi bayi baru lahir hingga usia 6 bulan adalah ASI. Untuk mendapatkan kandungan ASI yang kaya nutrisi, ibu harus memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral hariannya. Salah satu vitamin yang penting bagi ibu dan bayi adalah vitamin C. Vitamin C bermanfaat untuk melindungi tubuh dari infeksi bakteri, virus, dan mikroorganisme lainnya. Vitamin C yang dikonsumsi oleh ibu, akan diturunkan kepada bayi melalui ASI, sehingga ibu wajib memenuhi kebutuhan vitamin C hariannya.

Buah naga merupakan buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Dalam 100 gram buah naga terdapat 9,2 mg vitamin C. Ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi buah naga setiap hari agar kebutuhan vitamin C nya terpenuhi, dan bayi akan mendapatkan bagian vitamin C dari ASI. Dengan demikian bayi akan terhindar dari infeksi dan tidak mudah sakit.

  • Buah naga dapat menjaga kesehatan tulang ibu menyusui

Ibu menyusui menyimpan kalsium di dalam tulangnya. Ketika tubuh ibu kekurangan kalsium dari makanan, maka tubuh akan mengambil kalsium dari tulang ibu untuk menyuplai kalsium yang cukup untuk bayi melalui ASI. Beberapa penelitian menunjukkan terjadi penurunan masa tulang pada ibu sebesar 3 – 5% selama masa menyusui. Hal tersebut dikarenakan kurangnya konsumsi makanan tinggi kalsium selama proses menyusui. Penurunan masa tulang akibat kalsium yang terambil dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah keropos.

Ibu menyusui usia 18 – 50 tahun perlu mengonsumsi 1.000 mg kalsium per hari untuk mencegah kerusakan tulang selama masa menyusui. Buah naga merupakan buah yang tinggi akan kalsium. Dalam 100 gram buah naga terdapat sekitar 107 mg kalsium. Konsumsi buah naga selama masa menyusui dapat memenuhi kebutuhan kalsium harian, mencegah kerusakan tulang ibu, dan menjaga kesehatannya.

Buah naga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Buah naga dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi jus atau dicampur dengan salad. Selain itu, buah naga juga aman dan tidak akan menimbulkan efek samping jika dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Pastikan ibu memasukkan buah naga dalam makanan harian ya.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Siapa yang tak kenal dengan kacang hijau. Kacang berukuran kecil dan berwarna hijau ini banyak dijual di pasar, warung, atau supermarket terdekat. Kacang hijau atau Vigna radiata merupakan jenis kacang yang termasuk ke dalam suku polong-polongan. Kacang hijau tumbuh subur di daerah tropis, dan banyak dibudidayakan di wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan. Di Indonesia, kacang hijau menempati urutan ketiga dalam kacang-kacangan penting dan banyak dikonsumsi, setelah kacang kedelai dan kacang tanah. Biji kacang hijau biasa direbus sampai lunak dan dibuat bubur kacang hijau, dapat juga dihaluskan dan dijadikan isian makanan, seperti onde-onde, roti, bakpau, dan bakpia.

Kacang hijau merupakan sumber protein tinggi dan sumber berbagai mineral penting, serta memiliki kandungan lemak yang tak jenuh. Dalam 100 gram kacang hijau terdapat 23,86 gram protein. Kacang hijau juga mengandung berbagai jenis vitamin, seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B9, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K. Beberapa mineral penting yang terkandung di dalam kacang hijau yaitu kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfat, kalium, dan zink. Kandungan kacang hijau yang tinggi akan nutrisi tersebut menjadikannya sangat bermanfaat untuk dikonsumsi setiap hari.

Salah satu kelompok yang sangat disarankan untuk mengonsumsi kacang hijau adalah ibu hamil dan menyusui. Kacau hijau dikenal sangat baik untuk meningkatkan kesehatan ibu dan janin, serta baik untuk proses menyusui. Apa saja manfaat kacang hijau untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui, serta bagaimana kacang hijau bisa bermanfaat? Mari kita bahas dalam uraian berikut.

  1. Kacang hijau dapat mencegah dan mengatasi anemia pada ibu hamil

Ketika memasuki masa kehamilan, jumlah sel darah merah pada ibu hamil meningkat hingga 25 sampai 33% lebih tinggi dibanding saat tidak hamil. Peningkatan sel darah merah ini sangat penting untuk kebutuhan transportasi oksigen tambahan ke rahim dan janin. Namun, peningkatan sel darah merah ini tidak sebanding dengan peningkatan volume plasma darah (cairan darah) yang lebih tinggi lagi, sebagai akibat dari perubahan hormonal dan peningkatan penumpukan natrium dan air dalam tubuh ibu. Kondisi tersebut menyebabkan kadar hemoglobin yang terdapat dalam sel darah merah menjadi turun, sehingga ibu hamil sangat rentan mengalami anemia.

Perubahan fisiologis tubuh dikombinasikan dengan kekurangan zat besi pada ibu dapat menjadi penyebab terjadinya anemia. Anemia pada ibu hamil menyebabkan penurunan kapasitas darah untuk menyalurkan oksigen ke organ-organ vital ibu dan janin. Anemia pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, berat badan lahir rendah pada bayi, dan kematian saat persalinan. Sementara itu, anemia pada saat usia kehamilan lengkap (>36 minggu), dapat meningkatkan resiko persalinan pada ibu dan bayi, terutama resiko perdarahan pasca persalinan dan infeksi saat dan pasca persalinan.

Untuk mengatasi dan mencegah anemia selama kehamilan, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau dikenal dengan obat penambah darah. Zat besi merupakan zat yang paling penting untuk pembentukan sel darah merah. Pemenuhan kebutuhan zat besi diketahui dapat mengatasi dan mencegah anemia pada ibu hamil. Selain itu, pemenuhan kebutuhan zat besi juga dapat dilengkapi dengan mengonsumsi kacang hijau. Kacang hijau sangat kaya akan zat besi, sehingga konsumsi kacang hijau secara rutin selama masa kehamilan dapat mencegah dan mengatasi anemia, sehingga janin akan tumbuh dengan baik dan sehat.

  • Kacang hijau dapat mengatasi konstipasi saat kehamilan

Pada saat hamil, kadar hormon progesteron dalam tubuh ibu meningkat. Peningkatan kadar progesteron ini dapat menyebabkan penurunan kontraktilitas saluran pencernaan, mengakibatkan pergerakan feses atau sisa makanan di dalam usus besar menjadi lebih lambat, dan menyebabkan penyerapan air dalam usus besar meningkat. Kondisi-kondisi tersebut menyebabkan terjadinya konstipasi atau susah buang air besar. Ukuran rahim yang membesar juga akan menekan usus besar sehingga meningkatkan ketidaknyamanan di perut. Konstipasi tersebut juga diperparah dengan efek samping konsumsi suplemen zat besi dan kalsium, serta kurangnya aktivitas fisik pada ibu hamil, yang juga menyebabkan konstipasi.

Kacang hijau memiliki kandungan serat yang tinggi. Serat ini bermanfaat untuk menstimulasi pergerakan usus dan melancarkan pencernaan, sehingga konsumsi kacang hijau secara rutin akan membantu melancarkan buang air besar dan mengurangi ketidaknyamanan pada pencernaan ibu. Jangan lupa juga untuk memperbanyak minum air putih minimal 6 – 8 gelas per hari dan melakukan aktivitas fisik, seperti senam hamil dan olah raga ringan lainnya. Asupan cairan yang cukup dan aktivitas fisik dapat membantu melancarkan buang air besar.

  • Kacang hijau dapat melindungi bayi dari kecacatan

Neural tube defect merupakan kelainan bawaan pada sistem saraf pusat yang paling sering terjadi dan menempati posisi kedua kelainan bawaan tersering di dunia. Diperkirakan 0,6 bayi dari 1.000 kelahiran hidup menderita kelainan ini. Neural tube defect merupakan kelainan bawaan serius yang mengenai otak dan tulang belakang, termasuk di dalamnya kondisi ukuran otak yang kecil atau hilangnya sebagian lobus otak (anencephaly), kelainan penonjolan otak dan selaput otak yang keluar dari tulang tengkorak (encephalocele), dan spina bifida.

Kelainan neural tube defect terjadi ketika adanya kesalahan saat perkembangan otak dan sistem saraf pusat bayi. Penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun faktor-faktor seperti penggunaan obat-obatan saat kehamilan, ibu yang kurang nutrisi, zat kimia, dan faktor genetik dapat mempengaruhi dan berdampak buruk terhadap perkembangan otak dan sistem saraf pusat bayi. Penelitian menunjukkan pemberian asam folat tambahan pada saat sebelum hamil dan awal kehamilan dapat menurunkan resiko terjadinya kelainan neural tube defect hingga 50%.

Kacang hijau merupakan salah satu sumber folat yang baik. Dalam 100 gram kacang hijau terkandung 159 mikrogram folat. Konsumsi makanan tinggi folat seperti kacang hijau dapat memfasilitasi perkembangan otak dan sistem saraf pusat janin dengan baik, sehingga terhindar dari kecacatan, terutama neural tube defect. Namun karena sifat folat yang larut dalam air dan mudah rusak akibat proses pemasakan, disarankan untuk mengolah kacang hijau dengan microwave atau dengan cara di steaming.

  • Kacang hijau dapat meningkatkan kualitas ASI

Kacang hijau merupakan makanan yang baik untuk ibu menyusui. Kacang hijau mengandung protein yang sangat penting untuk proses menyusui. Kandungan asam folat dalam kacang hijau juga dapat meningkatkan produksi dan kualitas dari ASI, serta sangat baik untuk perkembangan kognitif bayi. Selain itu kandungan vitamin B1 dalam kacang hijau juga berperan untuk mengubah karbohidrat menjadi energi, sehingga memelihara suplai ASI agar selalu baik.

Kacang hijau memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Pastikan ibu memasukkan kacang hijau ke dalam makanan harian ya dan dapatkan manfaatnya untuk kesehatan ibu dan janin.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail

Jeruk nipis sudah tidak asing lagi bagi setiap orang. Jeruk dengan warna hijau atau kekuningan ini memiliki rasa yang masam dan segar, serta sering digunakan dalam berbagai sajian makanan dan minuman.

Jeruk nipis atau yang memiliki nama latin Citrus aurantifolia merupakan tanaman buah yang berasal dari Indonesia dan tersebar di seluruh Asia dan Amerika Tengah. Jeruk nipis memiliki bentuk yang bulat atau bulat telur dengan diameter buah sepanjang 3 – 6 cm, kulit buahnya tipis, dan daging buahnya berwarna putih kehijauan. Buah jeruk nipis memiliki kandungan air yang tinggi yaitu sekitar 88%, mengandung karbohidrat sebesar 10%, dan protein kurang dari 1%. Jeruk nipis memiliki kandungan vitamin C yang tinggi yaitu sekitar 29,1 mg dalam setiap 100 gram jeruk nipis. Selain itu, jeruk nipis juga mengandung vitamin B, seperti B1, B2, B3, B5, B6, dan B9, serta kandungan mineral penting seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosfat, kalium, dan natrium. Karena kandungannya tersebut, jeruk nipis banyak digunakan untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan tubuh.

Selain digunakan untuk sajian makanan dan minuman, serta untuk memelihara kesehatan tubuh, jeruk nipis juga bermanfaat untuk program diet dan penurunan berat badan. Siapa saja yang memerlukan diet penurunan berat badan dan bagaimana manfaat jeruk nipis untuk diet? Mari kita bahas dalam penjelasan berikut ini.

Berat badan yang normal merupakan salah satu bentuk pemeliharaan kesehatan yang baik. Berat badan normal diartikan ketika kita memiliki Indeks Masa Tubuh (IMT) lebih dari 18 dan kurang dari 25. Indeks Masa Tubuh (IMT) dapat dihitung dengan cara membagi berat badan dalam kg dengan kuadrat dari tinggi badan dalam meter (BB / TB²).

Berat badan berlebih dan obesitas merupakan dua hal yang berbeda dan keduanya merupakan tanda kelebihan nutrisi yang tidak baik untuk kesehatan. Berat badan berlebih atau overweight adalah kondisi dimana nilai IMT ≥25, dan biasanya berkaitan dengan kelebihan berat badan namun tidak selalu akibat kelebihan lemak tubuh. Otot, tulang, lemak, dan air dapat berkontribusi terhadap berat badan. Sementara itu, obesitas merupakan kondisi dimana seseorang memiliki IMT ≥30, dan ditandai dengan kelebihan penumpukan lemak pada tubuh.

Kelebihan berat badan dan obesitas terjadi ketika asupan kalori melebihi banyaknya kalori yang digunakan. Kelebihan berat badan dan obesitas dapat disebabkan oleh interaksi antara faktor lingkungan yang obesogenik, perilaku, dan genetik.

Faktor lingkungan obesogenik merupakan kondisi lingkungan yang mendorong konsumsi energi dan menghambat penggunaan energi. Yang termasuk ke dalam faktor obesogenik yaitu tersedia dan terjangkaunya makanan tinggi kalori dengan porsi besar, peningkatan konsumsi minuman bersoda dan snack, seringnya makan di luar rumah, semakin banyaknya porsi sajian makanan di restoran, penggunaan remote control dan kendaraan bermotor, dan peningkatan aktivitas sedenter seperti menonton televisi, bermain video games, dan duduk di depan komputer.

Sementara itu faktor genetik atau keturunan akan mempengaruhi bagaimana respon seseorang terhadap perubahan asupan kalori dan mempengaruhi kecepatan metabolisme seseorang, sehingga sangat menentukan apakah seseorang lebih rentan mengalami penurunan atau penambahan berat badan. Selain itu, faktor genetik juga dapat menyebabkan perbedaan penurunan berat badan pada dua orang yang berbeda dengan pembatasan makanan yang sama. Interaksi antara faktor genetik dan lingkungan akan menimbulkan kondisi kelebihan berat badan dan obesitas.

Baik orang dengan kelebihan berat badan ataupun obesitas diharuskan untuk melakukan diet penurunan berat badan sebagai upaya meningkatkan kesehatannya. Karena jika kondisi obesitas dibiarkan maka akan meningkatkan resiko kematian dan kesakitan. Obesitas dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti diabetes, hiperlipidemia, penyakit hati, obstructive sleep apnea, GERD, penyakit tulang belakang, osteoartritis, dan meningkatkan resiko kanker tertentu.

Pembatasan kalori atau diet pada orang dengan kelebihan berat badan dan obesitas bertujuan untuk menurunkan berat badan hingga mencapai IMT normal dan tetap dalam rentang normal secara permanen. Penurunan berat badan yang normal adalah 1 – 2 pon atau 0,45 – 0,9 kg perminggu. Penurunan berat badan drastis melebihi rentang tersebut merupakan penurunan berat badan yang tidak sehat dan berpotensi menyebabkan dampak negatif bagi tubuh.

Diet untuk kelebihan berat badan dan obesitas dilakukan dengan mengurangi asupan kalori sebanyak 500 – 1000 kalori/ hari. Diet dengan karbohidrat rendah dapat menurunkan berat badan dengan lebih cepat. Selain itu, diet perlu dibarengi dengan olah raga atau aktivitas fisik. Disarankan untuk melakukan olah raga 5 – 7 hari per minggu dengan durasi 30 menit. Jenis olah raga yang disarankan adalah aerobik dengan intensitas sedang, seperti berjalan, bersepeda, dan berenang.

Diet dan olah raga tersebut juga dapat dioptimalkan dengan mengonsumsi jeruk nipis. Jeruk nipis dapat memberikan beberapa manfaat yang dapat mendukung keberhasilan diet penurunan berat badan. Beberapa manfaat tersebut di antaranya yaitu sebagai berikut.

  1. Jeruk nipis dapat melancarkan pencernaan

Meminum air jeruk nipis dapat melancarkan pencernaan. Jeruk nipis bersifat asam, sehingga dapat membantu saliva untuk memecah makanan, sehingga memudahkan tubuh untuk mencerna makanan tersebut. Selain itu, kandungan flavonoid dalam jeruk lemon dapat menstimulasi enzim-enzim pencernaan sehingga proses pencernaan dan penyerapan makanan menjadi lebih maksimal.

  • Jeruk nipis dapat meningkatkan metabolisme

Manfaat lainnya dari mengonsumsi air jeruk nipis adalah dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan metabolisme tubuh. Aktivitas metabolisme memerlukan energi untuk menjalankan prosesnya, sehingga aktivitas metabolisme yang meningkat menyebabkan penggunaan energi dari makanan juga meningkat dan mencegah penyimpanan energi dalam bentuk lemak.

  • Jeruk nipis dapat membantu membakar kalori

Jeruk nipis juga dapat membantu membakar kalori dari makanan. Jeruk nipis akan meningkatkan metabolisme tubuh, serta menstimulasi pemecahan dan menggunaan lemak tubuh. Dengan mengonsumsi air jeruk secara rutin, maka penumpukkan lemak berlebih di dalam tubuh akan semakin berkurang dan berat badan tubuh akan menurun.

  • Jeruk nipis dapat membuat kita merasa lebih kenyang

Manfaat jeruk nipis untuk diet dan penurunan berat badan selanjutnya adalah kemampuannya untuk membuat kita merasa lebih kenyang. Dengan kondisi perut yang lebih kenyang, maka asupan makanan harian pun akan berkurang dan memenuhi pembatasan kalori harian yaitu mengurangi 500 – 1000 kalori/ hari.

Untuk mendapatkan manfaat jeruk nipis untuk diet dan penurunan berat badan, Anda dapat mengonsumsi air jeruk nipis secara rutin. Cara membuatnya yaitu dengan mencampurkan 2 sendok teh air perasan jeruk nipis dengan segelas air putih hangat. Konsumsi air jeruk nipis ini setiap hari pada saat bangun tidur pertama kali secara rutin. Jangan lupa untuk berkumur setelah mengonsumsi air jeruk nipis, karena kondisi asam dari air jeruk nipis dapat melunakan enamel gigi dan membuatnya rusak. Selain itu, perbanyak juga konsumsi air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan harian dan mencegah dehidrasi.

0 comment
0 FacebookTwitterPinterestWhatsappTelegramLINEEmail