Ini Lho Apa Saja Manfaat, Khasiat, & Kegunaan Buah Plum Hitam untuk Diet

by admin
0 comment

Buah plum hitam merupakan buah yang mulai trend saat ini. Buah berwarna hitam keunguan ini dapat kita temui di berbagai supermarket dan toko buah. Pohon buah plum berukuran sedang dengan ketinggian 5 – 6 meter. Pohon buah plum berbunga pada waktu yang berbeda-beda di berbagai belahan dunia, misalnya di bulan Januari di Taiwan, dan awal April di Inggris. Buah plum biasanya memiliki diameter 2 – 7 cm, dan berbentuk bulat bola atau oval. Daging buahnya padat dan berair dengan kulit buah tipis dan halus. Buah plum yang telah matang akan memiliki lapisan putih yang menutupi kulit luarnya. Lapisan ini merupakan lilin epikutikular yang dikenal dengan sebutan “wax bloom”.

Buah plum hitam mentah 87% kandungannya adalah air, 11% karbohidrat, 1% protein, dan kurang dari 1% lemak. Dalam 100 gram buah plum hitam terdapat 12% vitamin C atau sekitar 9,5 mg. Buah plum hitam juga mengandung sedikit vitamin A, vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B9, vitamin E, dan vitamin A, serta beberapa mineral penting seperti kalium, mangan, magnesium, dan fosfat. Kandungan-kandungan tersebut menjadikan buah plum hitam sebagai buah yang kaya nutrisi dan bermanfaat untuk kesehatan.

Selain bermanfaat untuk kesehatan, buah plum hitam juga bermanfaat untuk diet dan program penurunan berat badan. Kira-kira apa saja manfaat buah plum hitam untuk diet? Bagaimana cara memanfaatkan buah plum hitam untuk diet? Mari kita bahas dalam uraian berikut ini.

Diet atau program penurunan berat badan merupakan hal yang sangat penting bagi individu dengan berat badan berlebih atau obesitas. Berat badan berlebih dan obesitas merupakan dua kondisi yang berbeda. Berat badan berlebih atau overweight merupakan kondisi tubuh dengan Indeks Masa Tubuh (IMT) ≥ 25. Biasanya berat badan berlebih hanya dikaitkan dengan kelebihan masa tubuh, dan tidak selalu diakibatkan oleh penumpukkan lemak berlebih. Otot, tulang, lemak, dan air adalah komponen yang berkontribusi terhadap masa tubuh. Sementara itu, obesitas didefinisikan sebagai kondisi dimana Indeks Masa Tubuh (IMT) ≥ 30, dan ditandai dengan adanya penumpukkan lemak berlebih pada tubuh. Seseorang yang obesitas sudah pasti memiliki berat badan berlebih, namun orang yang memiliki berat badan berlebih belum tentu obesitas.

Kelebihan berat badan dan obesitas terjadi ketika asupan kalori melebihi jumlah kalori yang digunakan. Kelebihan berat badan dan obesitas diakibatkan oleh interaksi dinamis antara 3 faktor penyebab obesitas, yaitu:

  • Lingkungan obesogenik, yaitu lingkungan yang mendorong asupan energi dan mencegah penggunaan energi. Faktor obesogenik misalnya makanan tinggi kalori yang murah, peningkatan konsumsi minuman bersoda dan camilan, anggaran untuk makanan yang lebih tinggi, porsi makanan di restoran yang lebih besar, penggunaan remote control dan kendaraan bermotor.
  • Perilaku, yaitu perilaku sedenter atau perilaku yang minim pergerakan seperti menonton televisi, duduk di depan komputer, dan bermain video games.
  • Genetik atau faktor keturunan merupakan faktor yang mempengaruhi kerentanan seseorang untuk mengalami penurunan atau peningkatan berat badan sebagai respon terhadap perubahan asupan kalori. Faktor genetik adalah faktor penyebab perbedaan jumlah penurunan berat badan, pada dua individu yang mengonsumsi makanan yang sama.

Ketiga faktor tersebut saling berinteraksi dan menyebabkan kondisi kelebihan berat badan atau obesitas pada seseorang.

Kondisi berat badan berlebih dan obesitas merupakan kondisi yang tidak sehat dan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan. Obesitas dapat meningkatkan resiko kematian dan kesakitan secara signifikan. Obesitas dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti diabetes, kolesterol tinggi atau hiperlipidemia, penyakit hati, obstructive sleep apnea, penyakit asam lambung atau GERD, penyakit tulang belakang, osteoartritis, dan meningkatkan resiko beberapa jenis kanker tertentu.

Selain itu obesitas juga dapat memberikan dampak negatif terhadap aspek psikologis dan sosial. Obesitas dapat menyebabkan harga diri rendah, gambaran diri yang negatif, depresi, dan putus asa. Sementara itu dari aspek sosial, obesitas masih memiliki banyak stigma, menyebabkan isolasi sosial, dan diskriminasi dalam lingkungan sosial, pendidikan, dan pekerjaan.

Dampak dari obesitas dan kelebihan berat badan ini menjadikan perlunya program diet dan penurunan berat badan pada individu dengan obesitas dan kelebihan berat badan. Tujuan dari diet penurunan berat badan adalah untuk mencapai berat badan normal dan meningkatkan kesehatan tubuh. Untuk memaksimalkan program diet, Anda dapat memasukkan buah plum hitam dalam program diet. Buah plum hitam memiliki beberapa manfaat penting, di antaranya yaitu.

  1. Buah plum hitam dapat melancarkan pencernaan dan buang air besar

Buah plum hitam memiliki kandungan serat yang tinggi. Dalam 1 porsi buah plum hitam terdapat 1,5 gram serat. Serat ini sangat baik untuk menstimulasi pergerakan usus, melancarkan pencernaan, dan memudahkan buang air besar. Pencernaan dan buang air besar yang lancar sangat penting untuk diet, karena dengan itu makanan bisa diproses dengan lebih baik dan tidak terjadi penumpukkan sisa makanan di perut, yang dapat menyebabkan perut buncit dan kembung. Barengi konsumsi buah plum hitam dengan minum air putih yang banyak dan beraktivitas fisik, agar pencernaan sehat dan terhindar dari konstipasi.

  • Buah plum hitam dapat membuat kita lebih kenyang

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, buah plum hitam sangat kaya akan serat. Selain bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan buang air besar, serat dalam buah plum hitam juga dapat membuat kita merasa lebih kenyang. Serat dipercaya dapat membuat kita merasa kenyang lebih lama, sehingga menghindarkan kita dari makan berlebih dan tentunya sangat membantu program diet untuk menurunkan berat badan.

  • Buah plum hitam memiliki kalori yang rendah

Kalori menjadi sesuatu yang sangat penting dalam hal diet. Karena asupan kalori yang berlebih dapat membuat tubuh mengubah energi yang tidak terpakai menjadi cadangan lemak. Tidak seperti buah-buahan manis lainnya, buah plum hitam tidak akan membuat Anda gemuk ketika dikonsumsi dalam jumlah yang besar. Hal ini dikarenakan kandungan kalori dalam buah plum hitam sangat rendah. Dalam setiap buah plum hanya mengandung sekitar 30 kalori atau sekitar 1,5% dari kebutuhan kalori harian.

  • Buah plum hitam memiliki indeks glikemik yang rendah

Buah plum hitam memiliki indeks glikemik yang rendah, artinya buah plum hitam tidak menyebabkan peningkatan tajam dalam kadar gula darah. Hal ini sangat baik jika plum hitam dikonsumsi saat program diet untuk menurunkan berat badan. Anda tetap dapat mendapatkan manfaat dari buah plum hitam tanpa khawatir gula darah akan naik drastis dan mengakibatkan kenaikan pada berat badan.

Buah plum hitam memiliki banyak manfaat untuk diet, sehingga disarankan untuk dikonsumsi selama menjalani program diet untuk menurunkan berat badan. Imbangi konsumsi buah plum hitam dengan olah raga teratur selama 30 menit sebanyak 5 – 7 kali dalam seminggu. Manfaat buah plum hitam untuk diet akan membantu Anda yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas untuk menurunkan berat badan hingga ke rentang normal dan tubuh Anda akan terasa lebih sehat dan bugar.

Related Posts

Leave a Comment