Kamu Harus Tahu, Apa Saja Manfaat, Khasiat, & Kegunaan Tomat untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Menyusui

by admin
0 comment

Tomat tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Hampir setiap hari kita menggunakan buah tomat untuk berbagai keperluan. Buah tomat juga pasti dapat kita temukan dengan mudah, baik di warung, pasar, toko sayur, hingga supermarket.

Tomat merupakan buah dari tanaman dengan nama latin Solanum lycopersicum atau dikenal dengan tanaman tomat. Tanaman tomat ini berasal dari wilayah barat Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Terdapat banyak sekali varian tomat yang tumbuh di berbagai daerah di dunia dengan berbagai iklim dan temperatur. Umumnya tanaman tomat tumbuh hingga setinggi 1 – 3 meter. Tanaman tomat termasuk tumbuhan menjalar dengan batang yang lemah dan biasanya harus disangga.

95% dari buah tomat adalah air, dengan 4% karbohidrat dan kurang dari 1% lemak dan protein. Dalam 100 gram tomat mengandung 18 kalori dan kandungan vitamin C yang cukup tinggi sebanyak 14 mg atau 17% dari kebutuhan harian. Tomat juga mengandung serat dan likopen yang baik untuk kesehatan.

Buah tomat memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan, termasuk untuk kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Beberapa manfaat tomat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui di antaranya yaitu sebagai berikut.

  1. Tomat dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi atau sulit buang air besar merupakan masalah yang sering dialami oleh ibu selama masa kehamilan. Banyak faktor yang dapat menyebabkan konstipasi pada ibu hamil. Peningkatan kadar hormon progesteron selama kehamilan dapat mengakibatkan penurunan kontraktilitas saluran cerna, menyebabkan sisa makanan berjalan lebih lambat di usus besar, yang kemudian mengakibatkan peningkatan penyerapan air di usus besar. Kondisi tersebut membuat feses menjadi lebih kering dan padat sehingga sulit dikeluarkan. Perubahan fisiologis tersebut semakin diperparah dengan asupan serat yang kurang, kurang minum, kurang bergerak, dan efek samping dari konsumsi suplemen zat besi dan kalsium. Selain itu kandungan yang semakin membesar juga dapat menekan usus sehingga menyebabkan ketidaknyamanan di perut ibu.

Buah tomat adalah buah yang kaya serat dan mengandung banyak air. Kandungan serat dalam buah tomat akan menstimulasi pergerakan usus dan menormalkan kembali pergerakan usus. Sementara itu, air dalam tomat berperan melancarkan pencernaan sehingga makanan dapat melewati usus dengan mudah dan tidak mengeras saat akan dikeluarkan. Oleh karena itu, konsumsi tomat selama masa kehamilan sangat direkomendasikan. Untuk hasil yang lebih optimal, imbangi juga dengan memperbanyak minum air dan melakukan olah raga ringan selama kehamilan.

  • Tomat dapat memaksimalkan penyerapan zat besi

Ibu hamil sangat rentan mengalami anemia akibat kekurangan zat besi. Diperkirakan 1 dari 4 ibu hamil mengalami anemia akibat kekurangan zat besi. Zat besi merupakan komponen penting dalam pembuatan sel darah merah. Sel darah merah ini berperan dalam penyaluran oksigen ke organ vital ibu dan janin. Anemia pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan kematian saat persalinan. Sementara itu, anemia pada akhir kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya perdarahan postpartum dan infeksi pada ibu dan bayi pada saat persalinan atau setelah persalinan.

Untuk mengatasi dan mencegah terjadinya anemia akibat kekurangan zat besi, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau yang dikenal dengan obat penambah darah dan meningkatkan asupan makanan tinggi zat besi. Namun konsumsi suplemen atau makanan tinggi zat besi tidak akan diserap maksimal tanpa adanya vitamin C di dalam tubuh. Vitamin C berperan sebagai zat perantara dalam penyerapan zat besi dari saluran cerna ke dalam tubuh, sehingga dengan vitamin C penyerapan zat besi menjadi maksimal. Tomat merupakan salah satu buah tinggi vitamin C sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu selama masa kehamilan.

  • Tomat dapat mencegah kelainan bawaan pada bayi

Tomat memiliki kandungan likopen, yaitu jenis antioksidan kuat yang mencegah terjadinya kerusakan pada sel. Konsumsi buah tomat selama kehamilan dapat mencegah perkembangan abnormal pada bayi, sehingga bayi dalam kandungan akan tumbuh sehat dan akan lahir dengan normal nantinya. Selain mencegah kelainan bawaan pada bayi, likopen dalam buah tomat juga mencegah terjadinya preeklamsia pada ibu, yaitu penyakit tekanan darah tinggi yang disertai dengan adanya urin dalam darah, pembengkakan pada kaki dan tangan, serta kejang. Preeklamsia dapat meningkatkan resiko kelahiran prematur dan kematian janin di dalam rahim.

  • Tomat dapat membantu pembentukan jaringan ikat pada bayi

Tomat memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, yaitu protein utama pada jaringan ikat tubuh yang membangun organ-organ tubuh, termasuk tulang dan jaringan kulit. Vitamin C sangat diperlukan oleh janin agar pertumbuhannya berjalan dengan baik dan normal. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan vitamin C harian melalui konsumsi tomat selama masa kehamilan menjadi sangat penting dan esensial.

  • Tomat dapat membantu memaksimalkan pertumbuhan otak dan tulang belakang

Tomat memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi. Asam folat ini sangat dibutuhkan selama masa kehamilan karena dapat membantu perkembangan otak dan tulang belakang janin dalam kandungan. Konsumsi asam folat yang sesuai dapat mengurangi resiko terjadinya neural tube defects, yaitu kelainan bawaan lahir yang menyerang otak dan tulang belakang. Neural tube defects dapat berupa celah abnormal pada tulang belakang, ukuran otak yang lebih kecil, sebagian otak hilang, dan kelainan otak dan tulang belakang lainnya.

  • Tomat dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi

Bayi baru lahir hingga usia 1 tahun biasanya sangat mudah sakit, terutama terserang virus influenza yang menyebabkan bayi batuk pilek dan demam. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi, bayi harus mendapat asupan vitamin C yang cukup. Karena pada 6 bulan awal bayi hanya bisa mengonsumsi ASI dari ibu, maka ibulah yang harus menyediakan vitamin C bagi bayi dengan cara mengonsumsi buah yang tinggi vitamin C seperti buah tomat. Konsumsi buah tomat secara rutin setiap hari mampu memenuhi kebutuhan vitamin C ibu dan bayi.

Tomat memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Tentunya ibu harus memilih buah tomat berkualitas agar hasilnya maksimal. Pilih buah tomat dengan warna merah terang tanpa bintik-bintik hitam dan noda. Hindari buah tomat yang terlalu keras atau terlalu lunak. Pilih buah tomat yang lebih berat karena berarti kandungan airnya lebih banyak. Ibu dapat mengetahui rasa dari buah tomat dengan cara mencium dari tangkainya. Disarankan untuk mendapatkan buah tomat langsung dari petani dan pilih buah tomat tanpa campuran bahan kimia.

Buah tomat paling baik disimpan dalam keadaan tanpa dicuci dalam temperatur ruangan dan tanpa terkena sinar matahari langsung. Selain itu tidak disarankan untuk memasukkan buah tomat ke dalam kulkas karena dapat mempengaruhi rasanya. Buah tomat yang belum matang bisa disimpan di dalam paper bag hingga matang.

Buah tomat dapat dikonsumsi dengan berbagai cara seperti ditambahkan ke dalam salad, dibuat sup, dibuat jus, ditambahkan ke dalam roti, atau dibuat saus tomat, sehingga dapat dipastikan ibu tidak akan bosan meski harus mengonsumsi tomat setiap hari.

Related Posts

Leave a Comment