Ternyata Ini Lho Apa saja Manfaat, Khasiat, & Kegunaan Buah Naga untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Menyusui

by admin
0 comment

Buah naga sangat sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Buah naga banyak dijual di pasar, toko buah, dan supermarket. Buah naga atau Hylocereus undatus merupakan buah yang berasal dari daerah Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan, namun saat ini sudah mulai dibudidayakan di berbagai negara di Benua Asia.

Pada awalnya tanaman buah naga dibawa oleh orang Perancis ke Vietnam sebagai tanaman hias. Orang Vietnam dan Cina menganggap buah dari tanaman ini membawa berkah, sehingga mereka meletakkan buah ini di antara dua ekor patung naga yang berwarna hijau di atas meja altar. Warna buah yang berwarna merah tampak sangat mencolok di antara warna naga yang hijau. Kebiasaan tersebutlah yang kemudian melahirkan nama buah naga pada buah dari tanaman tersebut.

Buah naga memiliki kandungan nutrisi yang baik. Dalam 100 gram buah naga terdapat sekitar 268 kalori, 82% karbohidrat, 4% protein, 11% atau sekitar 9,2 mg vitamin C, dan 11% atau 107 mg kalsium. Biji buah naga yang berwarna hitam juga mengandung asam lemak, linoleic acid, dan linolenic acid. Kandungannya yang kaya akan nutrisi tersebut menjadikan buah naga sebagai makanan yang sehat dan bermanfaat.

Salah satu kelompok yang disarankan untuk rajin mengonsumsi buah naga adalah kelompok ibu hamil dan ibu menyusui. Hal ini dikarenakan buah naga dipercaya dapat memberikan manfaat terhadap kesehatan ibu hamil dan menyusui. Apa saja manfaat buah naga untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui? Bagaimana buah naga dapat bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui? Simak penjelasannya berikut ini.

  1. Buah naga dapat mengatasi masalah konstipasi

Konstipasi atau sulit buang air besar merupakan salah satu keluhan yang dapat dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama. Peningkatan kadar hormon progesteron selama kehamilan dapat menyebabkan penurunan kontraktilitas saluran pencernaan, memperlambat pergerakan sisa makanan di usus besar, meningkatkan penyerapan air di usus besar tersebut, sehingga feses menjadi lebih keras dan sulit di keluarkan.

Selain itu, adanya janin di dalam rahim menyebabkan rahim menjadi lebih besar, dan menekan usus besar. Hal ini menimbulkan nyeri dan ketidaknyamanan pada perut dan menambah parah konstipasi. Faktor-faktor lain juga dapat memperparah konstipasi pada ibu hamil, seperti kurangnya bergerak, kurang asupan serat, kurang cairan, konsumsi suplemen zat besi, dan konsumsi kalsium dalam bentuk vitamin.

Asupan serat setiap hari dapat membantu mengatasi masalah konstipasi dan melancarkan pencernaan. Salah satu makanan yang kaya serat adalah buah naga. Dalam satu porsi buah naga (100 gram) terdapat sekitar 0,3 – 0,9 gram serat. Konsumsi setidaknya 28 gram serat setiap hari selama masa kehamilan untuk memenuhi kebutuhan serat harian. Tambahkan buah naga ke dalam salad atau konsumsi langsung sebagai camilan, dan masalah konstipasi akan teratasi dengan baik.

  • Buah naga dapat membantu penyerapan zat besi

Ibu hamil sangat rentan mengalami anemia. Perubahan fisiologis dimana peningkatan volume plasma darah lebih tinggi dibanding peningkatan sel darah merah, membuat kadar hemoglobin dalam darah menjadi lebih rendah. Hal ini akan semakin parah jika sejak sebelum hamil, ibu sudah memiliki penyakit anemia, atau ketika ibu kurang mendapat asupan zat besi selama kehamilan.

Anemia akibat kekurangan zat besi sangat sering dialami oleh ibu hamil. Diperkirakan 1 dari 4 ibu hamil mengalami kekurangan zat besi. Kondisi anemia ini sangat berbahaya bagi kehamilan. Anemia pada awal kehamilan dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah, dan kematian saat persalinan. Sementara itu, anemia yang terjadi ketika usia kehamilan lengkap dapat meningkatkan resiko komplikasi persalinan pada ibu dan bayi, termasuk resiko perdarahan dan infeksi pada saat persalinan atau pasca persalinan.

Untuk mengatasi dan mencegah anemia pada ibu hamil, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi atau yang dikenal dengan tablet tambah darah, serta dibarengi dengan makanan tinggi zat besi. Namun suplemen dan makanan tinggi zat besi saja tidak cukup, karena belum tentu zat besi dari makanan dan suplemen tersebut dapat diserap dengan baik. Agar zat besi dapat diserap dengan baik oleh tubuh, ibu harus mengonsumsi buah dan makanan yang tinggi vitamin C. Vitamin C berperan dalam memaksimalkan penyerapan zat besi dan menjadi komponen penting dalam produksi hemoglobin pada sel darah merah. Buah naga merupakan salah satu buah yang kaya akan vitamin C. Dalam 100 gram buah naga terdapat 9,2 mg vitamin C. Konsumsi buah naga setiap hari dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian, memaksimalkan penyerapan zat besi, dan mengatasi masalah anemia pada ibu hamil.

  • Buah naga dapat melindungi bayi dari penyakit infeksi

Sumber nutrisi satu-satunya bagi bayi baru lahir hingga usia 6 bulan adalah ASI. Untuk mendapatkan kandungan ASI yang kaya nutrisi, ibu harus memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral hariannya. Salah satu vitamin yang penting bagi ibu dan bayi adalah vitamin C. Vitamin C bermanfaat untuk melindungi tubuh dari infeksi bakteri, virus, dan mikroorganisme lainnya. Vitamin C yang dikonsumsi oleh ibu, akan diturunkan kepada bayi melalui ASI, sehingga ibu wajib memenuhi kebutuhan vitamin C hariannya.

Buah naga merupakan buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Dalam 100 gram buah naga terdapat 9,2 mg vitamin C. Ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi buah naga setiap hari agar kebutuhan vitamin C nya terpenuhi, dan bayi akan mendapatkan bagian vitamin C dari ASI. Dengan demikian bayi akan terhindar dari infeksi dan tidak mudah sakit.

  • Buah naga dapat menjaga kesehatan tulang ibu menyusui

Ibu menyusui menyimpan kalsium di dalam tulangnya. Ketika tubuh ibu kekurangan kalsium dari makanan, maka tubuh akan mengambil kalsium dari tulang ibu untuk menyuplai kalsium yang cukup untuk bayi melalui ASI. Beberapa penelitian menunjukkan terjadi penurunan masa tulang pada ibu sebesar 3 – 5% selama masa menyusui. Hal tersebut dikarenakan kurangnya konsumsi makanan tinggi kalsium selama proses menyusui. Penurunan masa tulang akibat kalsium yang terambil dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah keropos.

Ibu menyusui usia 18 – 50 tahun perlu mengonsumsi 1.000 mg kalsium per hari untuk mencegah kerusakan tulang selama masa menyusui. Buah naga merupakan buah yang tinggi akan kalsium. Dalam 100 gram buah naga terdapat sekitar 107 mg kalsium. Konsumsi buah naga selama masa menyusui dapat memenuhi kebutuhan kalsium harian, mencegah kerusakan tulang ibu, dan menjaga kesehatannya.

Buah naga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui. Buah naga dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi jus atau dicampur dengan salad. Selain itu, buah naga juga aman dan tidak akan menimbulkan efek samping jika dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Pastikan ibu memasukkan buah naga dalam makanan harian ya.

Related Posts

Leave a Comment